Panen Raya

Sorotan terbaru dari Tag # Panen Raya

Polsek Mandau Lihat Lahan Persiapan Panen Raya Jagung Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI di Rejosari Hukrim
Hukrim
Kamis, 21 Mei 2026 | 14:54 WIB

Polsek Mandau Lihat Lahan Persiapan Panen Raya Jagung Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI di Rejosari

Bathin Solapan, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau survei (cek) pengelolaan lahan program gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri rangkaian program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kegiatan survei, kata Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Kamis (21/5) siang, dalam rangka persiapan Panen Raya Jagung di kawasan Jalan Rejosari  RT 03 RW 03, Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkaliis, Riau. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, pengelolaan kegiatan Panen Raya Jagung bersama pemilik lahan yakni Kelompok Pengelola Tani Berkah bekerja sama dengan BUMdes Air Kulim. "Pemilik Lahan, Sumadi alias Akong, Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis dan Desa Air Kulim telah mendorong untuk mendukung Program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia," ulasnya. Kegiatan tersebut program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong ielompok masyarakat, BUMdes Desa Air Kulim dan pemilik kebun untuk memanfaatkan lahan kebun kelapa sawit untuk ditanami jagung secara tumpang sari . "Total luas lahan sementara dua hektar telah memasuki usia tanam kurang lebih 100 hari dengan tinggi tanaman mencapai 170 centimeter juga sudah berbuah tetapi ada juga yang kecil terkena banjir lantaran intensitas hujan tinggi. Saat ini sedang dilakukan pemupukan Kelompok Tani Berkah," ucap Betty.

Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung dan Luncurkan Program Ketapang Polri Hukrim
Hukrim
Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:17 WIB

Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung dan Luncurkan Program Ketapang Polri

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di lahan milik BumDes Rumbai Lestari, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (16/5) sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak se Indonesia guna mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional pemerintah. Selain itu, kegiatan dirangkaikan dengan Zoom Meeting Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG Polri yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, bersama Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. hadir langsung pimpin kegiatan tersebut. Turut hadir Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops, Kompol Wan Mantazakka, S.H., M.H., Kabag SDM, Kompol Ali Azar, S.Sos., Kabag Log, AKP Herry Juana Putra, Kasat Reskrim, AKP Roemin Putra, S.H., M.H., Kasat Lantas, AKP Sardianto, S.E., Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Jenri Adekson Lubis, S.H., M.H., serta Kasi Humas, Iptu Iskandar Nopianto. Hadir pula Kepala Desa Sesap, Jimri, S.Pd.I., Ketua Kelompok Tani BumDes Rumbai Lestari, Ari Widianto, Ketua Ansor Kepulauan Meranti, Mutaqin, Kanit Binmas Aiptu Djoko Susilo, dan Kanit Propam, Aipda Erry Soeyeri. Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting nasional bersama jajaran Polri se Indonesia. Setelah itu, Kapolres bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani melaksanakan panen raya jagung pipil di lahan seluas satu hektare milik BumDes Rumbai Lestari. Dari lahan tersebut menghasilkan panen sekitar satu ton jagung pipil. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan kegiatan tersebut bentuk nyata komitmen Polri mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah. “Panen raya jagung ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Keterlibatan aktif Polres Kepulauan Meranti bersama kelompok tani diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas produksi pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan, program ketahanan pangan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BumDes, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan lokal. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.15 WIB itu berjalan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi, sekaligus semangat kolaborasi mendukung swasembada pangan nasional.

Panen Raya di Mekar Baru, H Asmar: Targetkan Tiga Tahun Panen Swasembada 19 Ribu Ton Riau
Riau
Rabu, 04 Februari 2026 | 14:53 WIB

Panen Raya di Mekar Baru, H Asmar: Targetkan Tiga Tahun Panen Swasembada 19 Ribu Ton

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menghadiri kegiatan Panen Raya sekaligus penanaman padi di lahan Optimasi Lahan (OPLAH), di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (4/2). Kegiatan ini bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dukung ketahanan pangan nasional dan Program Strategis Nasional (PSN) Swasembada Pangan. Turut hadir di kegiatan tersebut Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kepala Satgas Swasembada Pangan Provinsi Riau, perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi Riau, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kepala Perum Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, TNI–Polri, para kepala OPD, camat, kepala desa, Brigade Pangan, kelompok tani (Poktan/Gapoktan), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi, S.P, melaporkan hasil panen padi tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Peningkatan produksi padi tahun ini mencapai lebih dari 3.000 ton. Ini capaian yang sangat menggembirakan dan menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya. Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan beras masyarakat Kepulauan Meranti mencapai sekitar 19 ribu ton per tahun, sementara produksi lokal baru berkisar 6.000 ton per tahun. Tetapi dengan optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman (IP) menjadi dua hingga tiga kali tanam per tahun, pemerintah optimistis ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat ditekan. Optimalisasi Lahan dan Modernisasi Pertanian Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, serta peralihan dari sistem manual ke mekanisasi pertanian. Pemerintah daerah juga telah membentuk Brigade Pangan yang dilengkapi alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung percepatan tanam dan panen. Tetapi, sejumlah kebutuhan masih menjadi perhatian, terutama keterbatasan combine harvester dan gudang penyimpanan alsintan agar peralatan pertanian dapat terawat dengan baik dan tidak rusak akibat cuaca. Bulog Siap Serap Gabah Petani Untuk menjamin kepastian pasar, Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyatakan kesiapan menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong semangat bertanam. Bupati: Geografis Bukan Hambatan Tapi Peluang Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan kondisi geografis Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan dengan lahan gambut dan pengaruh pasang surut laut bukanlah penghalang bagi pertanian pangan. “Kita berada di bibir Selat Malaka dengan tantangan alam yang besar. Tetapi hari ini kita buktikan, melalui program Optimasi Lahan, wilayah marginal bisa menjadi hamparan hijau yang produktif. Petani Meranti adalah petarung tangguh,” tegasnya. Menurut H Asmar, kegiatan panen raya ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kontribusi nyata Kepulauan Meranti terhadap kedaulatan pangan nasional. “Sebagai wilayah terluar, kemandirian pangan Meranti adalah bagian dari kedaulatan negara. Setiap bulir padi yang kita panen hari ini adalah pesan kepada pusat: dari pesisir Riau, kami siap memberi makan negeri,” ucapnya. Bupati mengajak para petani dan kelompok tani untuk terus meningkatkan kapasitas dengan memanfaatkan teknologi pertanian serta menggunakan varietas benih yang tahan terhadap kadar salinitas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, lanjutnya, akan terus berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat dalam mencari solusi terbaik demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada pangan. Di akhir sambutan, H Asmar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Satgas Swasembada Pangan, BBPOPT, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah melakukan pendampingan, monitoring, dan koordinasi sehingga program ini berjalan dengan baik.

Perkuat Swasembada PN 2026, Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung Serentak di Bagan Melibur Hukrim
Hukrim
Kamis, 08 Januari 2026 | 15:00 WIB

Perkuat Swasembada PN 2026, Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung Serentak di Bagan Melibur

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti menunjukkan komitmen konkret dukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 dengan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I, Kamis (8/1). Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., dan menjadi simbol kuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat tani menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Turut hadir di kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama Polres Kepulauan Meranti, Deputi Area Manager PT ITA Hadi Purnawan, Camat Merbau Wan Jumiati, S.E., M.Si., Danramil 06 Merbau Kapten Arh Rikman Sinaga, Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., Sekretaris Desa Bagan Melibur Soni Afrizal, S.Pd., M.M., Kelompok Tani Jaya Desa Bagan Melibur, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Merbau. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan dari Deputi Area Manager PT ITA, serta sambutan Kapolres Kepulauan Meranti. Acara kemudian dilanjutkan dengan panen jagung secara simbolis, sesi foto bersama, dan partisipasi dalam Zoom Panen Raya Jagung Serentak Nasional Tahun 2026 yang digelar secara terpusat. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk ketahanan dan swasembada pangan. “Panen raya jagung ini merupakan bentuk dukungan nyata Polres Kepulauan Meranti terhadap program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026, sekaligus wujud kolaborasi Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah,” tegas Kapolres. Ia berharap, kegiatan ini mampu memperkuat stabilitas pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ke depan, Polres Kepulauan Meranti akan terus melakukan koordinasi dengan Bulog terkait penyerapan hasil panen, sekaligus mendorong keberlanjutan program pertanian berbasis kemitraan antara aparat, pemerintah, dunia usaha, dan kelompok tani. Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Polres Kepulauan Meranti optimistis kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional akan semakin kuat dan berkelanjutan.

Resmikan Rumah Singgah Desa dan Panen Raya Jagung Pipil di Teluk Samak, Ini Asa H Asmar Riau
Riau
Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:46 WIB

Resmikan Rumah Singgah Desa dan Panen Raya Jagung Pipil di Teluk Samak, Ini Asa H Asmar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmikan Rumah Singgah Desa, sekaligus pimpin Panen Raya Jagung Pipil, dan penanaman jagung pipil baru di Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang, Sabtu (6/12). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis pertanian. Di kegiatan itu Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, sejumlah Kepala OPD, Camat Rangsang, Kepala Desa Teluk Samak, serta para ketua dan anggota kelompok tani setempat. Acara dimulai dengan peresmian Rumah Singgah Desa Teluk Samak oleh Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar. Setelah peresmian, rombongan bergerak menuju lahan pertanian untuk melaksanakan panen raya jagung pipil. Camat Rangsang, Budi Cahyadi, S.IP, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Teluk Samak yang telah mengalokasikan 20 persen Dana Desa melalui BUMDes untuk mendukung program ketahanan pangan. “Alhamdulillah, Desa Teluk Samak dapat melaksanakan program ketahanan pangan di bidang pertanian jagung pipil jenis BC18, yang hari ini dipanen pada usia tanam 106 hari. Kami berharap dukungan sarana dan prasarana seperti hand tractor dan peralatan pertanian lainnya,” ujar Camat. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengapresiasi Pemerintah Desa, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pengembangan jagung pipil di Teluk Samak. “Panen raya ini bukti masyarakat Desa Teluk Samak siap dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional. Kita berharap tanaman jagung terus berkembang menjadi sektor unggulan yang menopang ekonomi daerah,” kata H Asmar. Ia menilai semangat masyarakat dalam membudidayakan jagung pipil sebagai potensi besar bagi desa untuk bertransformasi menjadi pusat inovasi dan penggerak ekonomi rakyat. “Saya bangga dengan masyarakat Desa Teluk Samak. Ke depan, jagung pipil ini tidak hanya dikelola BUMDes, tetapi bisa dikembangkan di halaman rumah warga. Ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan,” jelasnya. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat program ketahanan pangan melalui peningkatan infrastruktur, pendampingan teknis, dan kebijakan yang mendukung masyarakat tani. “Panen raya ini bukan sekadar panen, tetapi simbol kebangkitan desa menuju kemandirian, produktivitas, dan daya saing. Saya berharap keberhasilan ini dapat ditiru oleh desa-desa lain di Kepulauan Meranti,” ucapnya. Di akhir kegiatan, H Asmar meminta Dinas Pertanian mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian ke Kementerian Pertanian bagi desa yang masih kekurangan fasilitas. Ia juga menginstruksikan Dinas PUPR untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur pendukung sektor pertanian. “Pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan penguatan ketahanan pangan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” sebutnya.

Bunda PAUD Kepulauan Meranti Beri Pujian TK Aisyiyah, Panen Karya Letarikan Kuliner Lokal Sejak Dini Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 29 November 2025 | 14:26 WIB

Bunda PAUD Kepulauan Meranti Beri Pujian TK Aisyiyah, Panen Karya Letarikan Kuliner Lokal Sejak Dini

Kepulauam Meranti, katakabar.com - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, beri apresiasi ke Aisyiyah Bustanul Athfal, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Panen Karya angkat tema pelestarian dan pengenalan warisan kuliner lokal, Sabtu (29/11). Kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan penguatan implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada pembelajaran berpusat pada anak, menyenangkan, dan bermakna. Melalui Panen Karya, peserta didik tidak hanya menampilkan hasil belajar, tetapi mengekspresikan bakat, mengasah kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak usia dini. “Kegiatan Panen Hasil Karya ini merupakan bukti nyata keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka. Ini bukan sekadar pameran, tetapi cerminan dari proses belajar yang memberi ruang bagi anak untuk berkembang sesuai potensi dan minatnya,” ujar Hj Ismiatun. Istri Bupati Kepulauan Meranti itu sampaikan kebanggaannya kepada para pendidik dan orang tua murid yang telah berperan aktif mendukung kegiatan sekolah. Ia menilai setiap karya yang dipamerkan mencerminkan imajinasi, kemampuan motorik halus, serta kepercayaan diri anak-anak. Menurutnya, pengenalan kuliner lokal sejak dini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah. “Pelestarian warisan kuliner adalah bagian dari menjaga identitas budaya. Perkembangan dan pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tambahnya. Sementara, Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Mardani, menjelaskan Panen Karya menjadi media untuk menampilkan hasil pembelajaran siswa kepada orang tua dan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi serta kolaborasi antara guru, siswa, dan wali murid. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bunda PAUD dan seluruh orang tua siswa. Sinergi dan kekompakan inilah yang membuat kegiatan Panen Karya berjalan lancar dan sukses,” imbuhnya. Rangkaian kegiatan Panen Karya diisi dengan kunjungan ke bazar dan pameran karya orang tua siswa, pembagian hadiah bagi pemenang lomba, serta pemberian penghargaan kepada orang tua inspiratif yang berpartisipasi aktif dalam mendukung program sekolah.

'Lumbung Pangan' Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Riau
Riau
Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:53 WIB

'Lumbung Pangan' Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, S.H, M.M hadiri Panen Raya program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa, di Desa Bangun Purba Timur Jaya, Rabu (6/8). Kegiatan ini bagian dari program "Lumbung Pangan' yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal. Program ini dilaksanakan atas kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Baznas Provinsi Riau, dan Baznas Kabupaten Rokan Hulu. Didampingi Kadis Pertanian, Fisman Hendri, S.Hut,Ketua Baznas Rokan Hulu, Baihaqi Adhduha, Lc, M.H, Camat Bangun Purba, Admiral, S.P, Kades Bangun Purba Timur, Jaya Saiful Hadi, serta pihak terkait lainnya. Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program pemberdayaan ini. “Panen Raya ini bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang besar, terutama memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa,” ujar Wabup. Ia berharap agar program seperti ini terus berlanjut dan dapat direplikasi di desa-desa lainnya karena menjadi momentum memperkuat ketahanan pangan desa dan menjadi simbol keberhasilan dalam upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.