Pembunuhan
Sorotan terbaru dari Tag # Pembunuhan
Skandal Hukum! Dugaan Tangkap Lepas dan Transaksi Rp200 Juta Guncang Kasus Pembunuhan di Sontang
Pasir Pengaraian, katakabar.com – Keadilan dipertanyakan di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Rokan Hulu. Kasus bentrokan maut di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, yang merenggut nyawa seorang buruh, kini berubah jadi skandal besar yang mengguncang rasa keadilan masyarakat, bahkan hingga ke level nasional. Di balik proses hukum yang berjalan, muncul isu yang sangat mengerikan dan memuakkan. Publik digemparkan oleh dugaan praktik "tangkap lepas" terhadap sosok yang disebut sebagai otak intelektual pelaku pembunuhan berinisial AP. Lebih mencengangkan, beredar luas kabar kebebasan tersebut didapatkan melalui transaksi gelap bernilai fantastis, mencapai angka Rp200 Juta. "Isu ini bukan lagi sekadar bisik-bisik. Di warung kopi, ruang publik, hingga media sosial, pembicaraan tentang jual beli hukum ini semakin keras dan sulit dibendung," ujar aktivis peduli hukum meminta namanya dirahasiakan, dengan nada geram kepada katakabar.com, Rabu (29/4). Darah di Tanah Sawit Insiden berdarah itu terjadi Sabtu (7/2) lalu di areal eks PT Berkat Satu. Di mana bentrokan antar kelompok tewaskan seorang warga berinisial BB, dan melukai lima orang lainnya. Polisi sempat menunjukkan keseriusan dengan mengamankan sedikitnya 12 orang terduga pelaku. Tetapi, publik kini bertanya-tanya, di mana dalang utama di balik kekerasan tersebut? Mengapa sosok yang disebut sebagai otak justru bisa berjalan seenaknya? Keadilan Dijual Sumber terpercaya media ini menyoroti betapa rendahnya harga keadilan jika dugaan ini terbukti benar. Menurutnya, membebaskan tersangka pembunuhan dengan alasan sekadar "kooperatif" adalah hal yang sangat tidak masuk akal dan mencederai rasa nurani. "Kalau benar ada transaksi Rp200 juta demi melepaskan otak pembunuhan, ini bukan sekadar pelanggaran, ini adalah pengkhianatan terhadap kemanusiaan! Ini soal nyawa, bukan soal pelanggaran lalu lintas yang bisa digampangkan begitu saja," tegasnya. Ia menilai, alasan tersangka kooperatif sehingga diberi keringanan adalah pembenaran yang sangat buruk. "Menghilangkan nyawa orang itu tindakan berat. Kenapa bisa semudah itu proses hukumnya? Kami curiga ada permainan kotor di balik layar. Apakah aturan sudah diinjak-injak demi kepentingan segelintir orang?" ucapnya. Ia menegaskan, pihaknya bersama jaringan jurnalis tidak akan tinggal diam. Kasus ini akan terus dikawal sampai terang benderang. Darah korban tidak boleh sia-sia hanya karena ada oknum yang bermain mata. Polisi Tepis Tapi Ragu Tetap Ada Menanggapi kegaduhan ini, pihak kepolisian melalui Ipda M. Ali Akbar, S.H BKO Polres Rokan Hulu mewakili Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu, tepis keras isu uang jaminan senilai Rp200 juta. Diitegaskannya, penangguhan penahanan dilakukan karena tersangka dianggap kooperatif dan syarat administrasi terpenuhi, serta disetujui oleh para pihak. Ia menegaskan tidak ada uang yang diterima, melainkan jaminan orang. "Kalau mereka mengajukan jaminan uang, tentu dititipkan ke Panitera, kalau tidak mereka mengajukan orang. Soal isu angka Rp200 juta itu tidak benar," jelas Ipda M. Ali. Tetapi, jawaban tersebut belum sepenuhnya meredam keresahan justru perlu dipertanyakan kelayakan syarat tersebut. "Harus ditelusuri betul, apakah poin-poin kesepakatan dan syarat yang dipakai itu benar-benar sesuai undang-undang atau hanya rekayasa untuk memuluskan jalan tersangka keluar? Jangan sampai hukum hanya menjadi mainan bagi mereka yang punya kuasa dan uang," tandasnya. Kini, mata seluruh masyarakat tertuju pada institusi penegak hukum. Apakah keadilan benar-benar buta, atau justru "bisa dibeli"?
Polres Asahan Bongkar Pembunuhan Wanita 20 Tahun, Pelaku Ternyata Orang Dekat
Sat Reskrim Polres Asahan mengungkap kasus pembunuhan AIP (20) di Jalan Batu Asah, Kisaran Barat.
Diduga Bermotif Dendam Pembagian Harta, Mantan Abang Ipar di Langkat Bunuh Adiknya
Langkat, Katakabar.com - Suasana di Dusun VII Air Panas, Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, yang awalnya tenang mendadak heboh....
Dituduh Membunuh Keponakan, Kisah Haru Bibi yang 20 Tahun Korbankan Hidup Demi Keluarga
Kasus pilu bibi dituduh bunuh keponakan di laporkan ke Polresta Deli Serdang
Bibi Dilaporkan Keponakan Kasus Pembunuhan, Klaim Asuransi Mencuat Diduga Jadi Penyebab ?
Binjai, Katakabar.com - Pengacara Darman Sagala, S.H. mengaku heran dengan pemberitaan yang saat ini beredar di beberapa media massa terkait persoalan hukum y...
Keluarga Demo DPRD Minta Gelar RDP Terkait Dugaan Penggelapan HP Milik Korban Pembunuhan
Hape korban pembunuhan minta dibalikan, keluarga menuntut hingga melakukan aksi demo di DPRD Sumut
Terdakwa Pembunuh Wartawan Di Vonis Seumur Hidup, LBH Medan : Mereka By Order, Saatnya Ungkap Otak Pelaku di Pomdam I/BB
Terdakwa Pembunuh Wartawan Di Vonis Seumur Hidup, LBH Medan : Mereka By Order, Saatnya Ungkap Otak Pelaku di Pomdam I/BB
Usai Merayakan Hari Ulang Tahun, Harianto Turnip Membunuh Tiar Martha Situngkir
Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap wanita berusia 33 tahun bernama Tiar Martha Situngkir, yang jasadnya ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan
Mayat Wanita Mrs X Ditemukan Tertancap Pisau Di Desa Sampali
Sesosok mayat wanita ditemukan tergeletak perkebunan sawit Jalan Jatirejo, Desa Sampali, Percut Seituan, Deli Serdang
Sadis! Anak Tega Gorok Leher Ibu Kandungnya
Sadis, seorang anak tega menghabisi ibu kandungnya dengan menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau cutter.