Produk Sawit

Sorotan terbaru dari Tag # Produk Sawit

Lewat Pelatihan Karakterisasi Produk Sawit dan Kakao BPDP dan DJBC Perkuat Kapasitas SDM di Medan Sumut
Sumut
Kemarin

Lewat Pelatihan Karakterisasi Produk Sawit dan Kakao BPDP dan DJBC Perkuat Kapasitas SDM di Medan

Medan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) taja Pelatihan Peningkatan Kapasitas Karakterisasi Produk Turunan Kelapa Sawit dan Kakao Angkatan I di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Medan. Kegiatan ini diikuti peserta dari BPDP dan DJBC untuk memperdalam pemahaman mengenai karakteristik, klasifikasi, mutu, serta ketentuan ekspor produk turunan kelapa sawit dan kakao. Selama tiga hari, peserta memperoleh wawasan secara langsung dari para pakar dan praktisi industri. Prof. Dr. Ir. Udin Hasanudin membuka sesi dengan membahas perkembangan industri dan hilirisasi kelapa sawit, dilanjutkan Dr. Hasrul Abdi Hasibuan yang mengulas klasifikasi berbagai produk turunan kelapa sawit. Pemahaman mengenai karakteristik dan mutu produk kelapa sawit kemudian diperdalam melalui materi yang disampaikan Ilmi Fadhillah Rizki, Manda Edy Mulyono, M. Erlangga Habibi Nasution, dan M. Anshari. Selain kelapa sawit, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai potensi hilirisasi kakao melalui pemaparan Ariza Budi Tunjungsari mengenai perkembangan industri kakao dan isu terkini. Selanjutnya, Hendy Firmanto membahas teknik identifikasi, pengambilan sampel, serta analisis mutu produk kakao sebagai bekal penting dalam proses pemeriksaan dan perdagangan ekspor. Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui studi kasus mengenai klasifikasi produk dan implikasi fiskal komoditas kelapa sawit dan kakao. Peserta turut mengikuti kunjungan ke Oil Palm Education Center (OPEC), Laboratorium PPKS, dan Galeri PPKS untuk melihat secara langsung proses identifikasi, pengujian, serta pengembangan produk turunan kelapa sawit. Melalui kegiatan ini, BPDP dan DJBC berharap dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung tata kelola perdagangan komoditas perkebunan yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat hilirisasi dan meningkatkan daya saing produk kelapa sawit dan kakao Indonesia di pasar global.

BPDP Dukung Samade Dorong Kemandirian Ekonomi dan Swasembada Pangan di Rohil Sawit
Sawit
Rabu, 08 Oktober 2025 | 16:34 WIB

BPDP Dukung Samade Dorong Kemandirian Ekonomi dan Swasembada Pangan di Rohil

Bagansiapiapi, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dukung Asosiasi Sawit Masa Depanku (Samade) gelar Pelatihan Penguatan UKMK Produk Sawit untuk Kemandirian Ekonomi dan Swasembada Pangan di Kabupaten Rokan Hilir, untuk Indonesia, di Gedung Pertemuan H Misran Rais Bagansiapiapi, Minggu (5/10) lalu. Staf Ahli Bupati Rokan Hilir, Azuar, SE., yang buka kegiatan dihadiri Ketua Umum DPP Samade diwakili Sekretaris DPD Samade Rokan Hilir, Adharsam, SE, Direktur Utama BPDP diwakili Staf Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM, Linda Sitanandra, Fungsional Bidang Perkebunan DKPP Rokan Hilir, Hermana, SP, MMP, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Rokan Hilir diwakili Eva Diana Roza SE, MM., serta seratus orang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari Rokan Hilir sekitarnya. Ketua Panitia Pelaksana, Anisa Armarosa, menjelaskan kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta dari Asosiasi Samade. Di kegiatan ini, para pelaku UMKM diberikan pemahaman bagaimana upaya dilakukan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan Swasembada pangan khususnya dari bahan kelapa sawit. "Ada tiga narasumber kami siapkan, di antaranya dari Dinas Koperasi, DKPP, dan Asosiasi Samade. Para pelaku UMKM diberi pelatihan bagaimana mengolah dan berkreasi untuk membuat berbagai olahan produk yang berasal dari bahan kelapa sawit," ujar Anisa, dilansir dari laman EMG, Rabu (8/10). Menurut Anisa, ada banyak produk yang bisa dihasilkan melalui bahan kelapa sawit jika dikelola dengan baik. Selain berbentuk minyak, ada produk lain bisa dihasilkan melalui bahan kelapa sawit. "Di sini, para pelaku UMKM diberikan pemahaman apa saja bahan kelapa sawit bisa menjadi produk yang bernilai ekonomis, seperti mengolah lidi, sabun, lilin, parfum bahkan produk kerajinan tangan lainnya, artinya sawit tidak hanya menghasilkan minyak saja melainkan banyak produk yang bisa di hasilkan melalui bahan kelapa sawit," terangnya. Staf Divisi Kerja Sama, Humas dan UMKM BPDP, Linda Sitanandra berharap melalui kegiatan ini bermanfaat bagi pelaku UMKM, dan petani kelapa sawit sehingga muncul berbagai inovasi mengolah bahan kelapa sawit. "Kami berharap melalui kegiatan ini bisa memberi output secara maksimal, dan bermanfaat bagi petani kelapa sawit, dan pelaku UMKM, sehingga kegiatan ke depan lebih berwarna, dan banyak inovasi dari teman UMKM," ucapnya "Kami tetap selalu mendampingi teman teman UMKM hingga sukses kedepan," tambah Linda. Sekretaris DPD Samade Rohil, Adharsam, SE, mengajak seluruh peserta UMKM untuk memanfaatkan pelatihan ini guna meningkatkan kualitas dan kuantitas berkreasi dan berinovasi mengolah bahan kelapa sawit jadi produk yang bernilai ekonomi. "Saya berpesan kepada seluruh peserta, manfaatkan momen pelatihan ini untuk mengasah kemampuan kita dalam mengolah bahan kelapa sawit menjadi sebuah produk yang bernilai ekonomis. Yakinlah ilmu yang didapat melalui pelatihan ini tidak hanya sebatas mengasah kemampuan namun juga bisa meningkatkan perekonomian jika diikuti dengan baik dan benar," tuturnya. Staf Ahli Bupati Rokan Hilir Bidang Ekonomi, Azuar, SE., mengapresiasi pihak Samade dan BPDP yang telah menggelar kegiatan pelatihan ini. Ia berharap ini langkah kongkrit yang dilakukan oleh Samade dan BPDP dalam meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM di Rokan Hilir. "Kami mewakili dari pemerintah daerah sambut baik, dan dukung atas terlaksananya kegiatan ini. Pemerintah menilai kelapa sawit aset bangsa memiliki multi fungsi untuk kehidupan manusia. Dengan pelatihan ini akan banyak kreatifitas, dan inovasi yang diciptakan dari bahan kelapa sawit," jelasnya. Jika pelatihan ini diikut,i dan diterapkan dengan benar, sebut Azuar, ke depan akan terbuka lapangan pekerjaan dengan mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para pelaku UMKM.