Lagi, Polsek Mandau Survei Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung Seuas 1 Juta Hektar Polri
Bathin Solpan, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) kembali melaksanakan survei sekaligus pengecekan pengelolaan lahan program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, "Lokasi pengelolaan lahan yang tersebut di Jalan Rejosari RT 03 RW 03 Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis seluas dua hektar," ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, lewat Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan melalui siaran pers, Selasa (19/5) malam Di kegiatan tersebut, ulas Kasi Humas Polsek Mandau, Kapolsek Mandau yang inisiasi didukung Pj Kades Air Kulim, Suryati, Bhabinkamtibmas Desa Air Kulim, Brigadir Polisi Bambang Siregar, personel, Faizunsyah, Ketua Kelompok Tani Berkah, Aditya Kurniawan, Ketua Bumdes Desa Air Kulim, di mana Kelompok Pengelola Tani Berkah bekerja sama dengan BumDes Air Kulim, serta pemilik lahan Sumadi aliad Akong. "Bibit untuk Ketahanan Pangan (Ketapang) jenis jagung pipil," terangnya. Kegiatan tersebut merupakan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H, Prabowo Subianto, sebut Betty, di mana Polri mendorong kelompok masyarakat, BumDes Air Kulim, dan pemilik kebun untuk memanfaatkan lahan kebun kelapa sawit tumpang sari tanaman jagung pipil. "Total luas lahan sementara 2 hektar yang memasuki usia tanam kurang lebih 1 minggu dan sedang dilakukan pemupukan oleh Kelompok Tani Berkah," tandasnya.
Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung dan Luncurkan Program Ketapang Polri
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di lahan milik BumDes Rumbai Lestari, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (16/5) sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak se Indonesia guna mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional pemerintah. Selain itu, kegiatan dirangkaikan dengan Zoom Meeting Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG Polri yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, bersama Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. hadir langsung pimpin kegiatan tersebut. Turut hadir Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops, Kompol Wan Mantazakka, S.H., M.H., Kabag SDM, Kompol Ali Azar, S.Sos., Kabag Log, AKP Herry Juana Putra, Kasat Reskrim, AKP Roemin Putra, S.H., M.H., Kasat Lantas, AKP Sardianto, S.E., Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Jenri Adekson Lubis, S.H., M.H., serta Kasi Humas, Iptu Iskandar Nopianto. Hadir pula Kepala Desa Sesap, Jimri, S.Pd.I., Ketua Kelompok Tani BumDes Rumbai Lestari, Ari Widianto, Ketua Ansor Kepulauan Meranti, Mutaqin, Kanit Binmas Aiptu Djoko Susilo, dan Kanit Propam, Aipda Erry Soeyeri. Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting nasional bersama jajaran Polri se Indonesia. Setelah itu, Kapolres bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani melaksanakan panen raya jagung pipil di lahan seluas satu hektare milik BumDes Rumbai Lestari. Dari lahan tersebut menghasilkan panen sekitar satu ton jagung pipil. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan kegiatan tersebut bentuk nyata komitmen Polri mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah. “Panen raya jagung ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Keterlibatan aktif Polres Kepulauan Meranti bersama kelompok tani diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas produksi pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan, program ketahanan pangan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BumDes, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan lokal. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.15 WIB itu berjalan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi, sekaligus semangat kolaborasi mendukung swasembada pangan nasional.
Kolaborasi Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden RI Tanam Jagung Pipil di Harapan Baru
Mandau, katakabar.com - Tanaman jagung pipil tumbuh subur di atas lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar Langkat RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Program tersebut hasil kolaborasi Polres Bengkalis, Polsek Mandau dengan Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur, guna mendukung program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kapolse Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Selasa (12/5) sore, menyatakan kegiatan pengelolaan lahan penanaman jagung untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto "Lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar langkat RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, milik Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur. Di mana Bhabinkamtibmas Desa Harapan Baru, Aiptu Trismon sinergi dengan Kelompok Tani Budi Makmur sinergi dalam pengelolaan lahan," ujar Betty. Dijelaskan Kasi Humas Polsek Mandau, pengelolaan lahan menggunakan alat seperti Multivator Mini, Cangkul, dan Garpu Tanah. Tidak hanya itu, untuk proses gembur tanah pakai alat traktor, dan dilakukan penanaman jagung pipil di pertengahan Maret 2026 lalu. "Saat ini jagung pipil tumbuh subur di lahan seluas 2 hektar dengan harapan padamusim panen raya nanti hasilnya bagus,'" ucap Betty. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis, dan Desa Harapan baru, tambah Betty, terus mendorong, dan mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri merupakan program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, melalui sinergi dengan kelompok masyarakat, Desa Harapan baru, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan untuk tanam jagung. Selama kegiatan berlangsung terdapat keadaan aman, terkendali, dan lancar di mana kehadiran Polri mendapat respons positif di tengah masyarakat
KAI Services Hadirkan Berbagai Program Layanan Buat Penumpang Selama Masa Angleb 2026
Jakarta, katakabar.com - Selain perkuat sumber daya manusia, KAI Services juga siapkan berbagai program layanan tambahan untuk para penumpang di masa Angkutan Lebaran 2026. Berbagai unit bisnis menyiapkan program memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang. Unit ResCleaning menyiapkan 18 personel khusus untuk mengkampanyekan gerakan “Sadar Sampah” di area stasiun guna menjaga kebersihan lingkungan selama masa mudik. Sementara, unit Resparking menyiapkan berbagai peningkatan layanan, meliputi perluasan lahan parkir, peningkatan kapasitas parkir, pengecatan ulang marka dan rambu parkir, pengaspalan area parkir, pembaruan sistem parkir, pemasangan kanopi di sejumlah titik strategis Resparking juga menyediakan sarung helm gratis bagi pengendara sepeda motor yang memarkirkan kendaraannya di stasiun. Fasilitas ini bertujuan melindungi helm dari hujan maupun debu selama kendaraan ditinggalkan. Selain itu, tersedia pula layanan dongkrak hidrolik dan jumper aki gratis bagi pengguna kendaraan roda empat yang membutuhkan bantuan teknis saat mengambil kendaraannya setelah melakukan perjalanan. Layanan ini tersedia di sejumlah stasiun besar, di antaranya Gambir, Pasar Senen, Bandung Utara, Kiaracondong Utara, Cirebon, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta Tugu, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, hingga Jember. KAI Services juga melakukan penebalan personel keamanan di sejumlah stasiun besar, khususnya pada wilayah dengan volume penumpang tinggi. Di wilayah Regional Jakarta, penguatan keamanan dilakukan di beberapa stasiun seperti Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Cikarang, Cikampek, dan Sukabumi, dengan tambahan dua personel keamanan di setiap stasiun untuk setiap shift. Khusus di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, penambahan personel keamanan mencapai 12 personel per hari guna memastikan pengamanan selama periode arus mudik. Di sisi logistik, KAI Services memastikan ketersediaan stok barang, kelancaran distribusi, serta kesiapan gudang logistik, termasuk evaluasi kapasitas gudang dan pengaturan tata letak barang agar operasional berjalan optimal. Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, KAI Services akan all out dalam memberikan pelayanan kepada penumpang di masa Angkutan Lebaran 2026. Semua unit layanan akan menghadrikan program untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang dalam melakukan perjalanan mudik lebaran. “KAI Services mempersiapkan pelayanan terbaik untuk penumpang saat Angleb 2026. Sebagai central of services PT KAI (Persero), momen Angleb menjadi ajang untuk kami memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan. Kami memastikan perjalanan para penumpang nyaman dan aman sampai ke rumah keluarga serta kerabat dan sanak saudara di kampung untuk merayakan hari raya idul fitri," kata Ixfan.
Lewat Program Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat, Holding PTPN Dukung Indonesia Emas 2045
Tanah Grogot, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional V melaksanakan Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, di penghujung Februari 2026 lalu. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, dengan menyasar langsung Keluarga Risiko Stunting (KRS) melalui intervensi gizi terpadu dan perbaikan sanitasi. Kegiatan tersebut dihadiri Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, Kepala Divisi TJSL PTPN IV, Ridho Syahputra Manurung, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, Group Manager Unit Group Kalimantan Timur, Agung Kwartanto, Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol. Program Pengentasan Stunting ini langkah strategis dan berkelanjutan untuk menekan prevalensi stunting melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, edukasi kesehatan, hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PTPN IV dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyampaikan penanganan stunting dilakukan melalui program berkelanjutan yang berfokus pada perbaikan gizi dan sanitasi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penanganan stunting bukanlah inisiatif baru bagi perusahaan, melainkan komitmen berkelanjutan yang telah dijalankan secara masif dalam beberapa tahun terakhir. “Pada 2024, bantuan makanan tambahan bergizi menjangkau 1.313 anak, dan meningkat menjadi 2.077 anak pada tahun 2025. Perusahaan juga aktif menjalankan Program Bapak Asuh Anak Stunting,” jelasnya. Ia menegaskan penanganan stunting membutuhkan konsistensi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Generasi sehat adalah fondasi bangsa yang kuat. Kami ingin terus berkontribusi secara konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan balita dan ibu hamil di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tegas Jatmiko. Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, mengungkapkan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, prevalensi stunting di Kalimantan Timur masih berada di angka 22,2 persen, sedangkan Kabupaten Paser mencapai 23,4 persen. Angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional dan ambang batas WHO sebesar 20 persen. Sebagai upaya intervensi, sebanyak 936 keluarga di Kabupaten Paser ditetapkan sebagai sasaran Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). “Kehadiran PTPN IV sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi praktik baik yang direplikasi oleh mitra usaha lainnya,” ucap Nurizky. Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol, aminkan Nurizky. Ia menyambut baik sinergi tersebut sebagai penguatan upaya daerah dalam mengejar target penurunan stunting. “Kami optimistis percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Paser dapat dicapai pada tahun ini,” tuturnya. Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menimpali implementasi program di Kabupaten Paser menyasar 100 keluarga KRS dengan skema pendampingan intensif selama enam bulan. Program ini dirancang untuk memastikan perbaikan status gizi keluarga berlangsung secara konsisten dan terukur. “Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh paket makanan bergizi secara berkala, meliputi susu untuk ibu hamil dan balita, telur sebagai sumber protein hewani, beras, serta biskuit untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga,” terang Sudarma. Di tahap awal, program menyasar 85 baduta dan 15 ibu hamil. Sebanyak 100 paket makanan bergizi siap saji disalurkan kepada keluarga KRS, disertai bantuan lanjutan berupa susu formula, telur, dan beras. Intervensi dilakukan melalui skema Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan sesuai standar gizi Kementerian Kesehatan. PMT Pemulihan diberikan setiap dua minggu selama tiga bulan dan dapat diperpanjang hingga maksimal enam bulan berturut-turut. Program ini juga dilengkapi dengan kunjungan rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pencegahan stunting, serta dukungan perbaikan sanitasi melalui pembangunan dua unit jamban sehat. Sudarma menegaskan keterlibatan perusahaan tidak bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. “Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dengan intervensi yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya. Ke depan, Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 akan dilaksanakan oleh seluruh regional PTPN IV PalmCo dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait sebagai kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program pemerintah secara berkelanjutan.
Kawal Inpres Koperasi Merah Putih, ISMEI Wilayah II Siap Eksekusi Program Kemenkop di Sumbagteng
Jakarta, katakabar.com – Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah II bergerak cepat kawal program strategis nasional dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Koordinator Wilayah II ISMEI, Farhan Abrar, menegaskan komitmen untuk memastikan program pusat benar-benar terealisasi di wilayah Sumatera bagian tengah. Penegasan itu disampaikan Farhan usai bertemu dengan Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, di Jakarta, Senin (23/2). Pertemuan tersebut membahas langkah taktis dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam keterangannya, Selasa (24/2), Farhan menekankan program kementerian tidak boleh berhenti pada tataran kebijakan di pusat. “Instruksi dari Ibu Wamen sudah sangat jelas. Kami di Wilayah II siap pasang badan untuk eksekusi. Tugas kami sekarang memastikan program pusat ini benar-benar masuk ke daerah dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Farhan. ISMEI Wilayah II sendiri meliputi wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi. Farhan menyebut, konsolidasi internal telah dilakukan guna memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu komando bersama pengurus pusat ISMEI. Sebagai langkah konkret, pemberdayaan koperasi desa akan diintegrasikan dalam agenda kemahasiswaan daerah, salah satunya melalui skema Soemitro Fest. Program ini akan melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi di empat provinsi tersebut sebagai motor penggerak di lapangan. “Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton. Kami siap menjadi ujung tombak untuk membawa program ini masuk ke desa-desa. ISMEI Wilayah II memastikan koperasi desa menjadi tumpuan ekonomi warga, dan kami akan terus mengawal sampai berjalan optimal,” tegasnya. Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah ini diharapkan mampu mempercepat pembentukan Koperasi Desa dan.Kelurahan Merah Putih sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Sumatera bagian tengah. Peran aktif mahasiswa dinilai menjadi kunci dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran di daerah.
Terapkan Program Kapolda Riau, Personel Polres Kepulauan Meranti Kenakan Tanjak dan Selempang Tiap Jumat
Selatpanjang, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti resmi terapkan pemakaian tanjak dan selempang bagi seluruh personel setiap hari Jumat. Kebijakan ini merupakan program Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan yang dilaksanakan di seluruh jajaran Polda Riau, dan dilaunching serentak, Jumat (20/2). Di Polres Kepulauan Meranti, apel launching tersebut dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, didampingi Wakapolres, Kompol Detis Mayer Silitonga, serta diikuti para pejabat utama, perwira, dan seluruh personel. Turut hadir Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Sri Afrizal Cik, Sekretaris Umum Datuk Zaini Mahaddun, Ketua Umum Majelis Kekerabatan Adat LAMR Hj. Drs. Idham, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Saiful Bakhri. Prosesi launching ditandai dengan pemasangan tanjak dan selempang secara simbolis oleh Kapolres bersama Ketua LAMR kepada perwakilan personel. Momen itu menjadi penegasan seragam kepolisian kini berpadu dengan identitas budaya Melayu. Dalam arahannya, Kapolres Kepulauan Meranti menegaskan pemakaian tanjak dan selempang bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bersejarah yang sarat makna. "Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat nilai-nilai adat serta menjaga marwah budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning,” ujar AKBP Aldi. Menurutnya, tanjak dan selempang bukan sekadar atribut pelengkap. Di balik kain yang tersemat di kepala dan pundak itu, tersimpan simbol jati diri, kehormatan, serta harapan masyarakat terhadap polisi yang santun dan berintegritas. "Tanjak dan selempang bukan hanya atribut. Ini adalah simbol jati diri dan lambang kehormatan. Di pundak setiap anggota tersemat harapan masyarakat tentang kesantunan, tanggung jawab, dan integritas dalam bertugas,” tegasnya. AKBP Aldi menambahkan, budaya Melayu mengajarkan kekuatan tidak semata-mata lahir dari ketegasan, tetapi juga dari kelembutan budi, kehalusan tutur kata, serta kebijaksanaan dalam bertindak. "Polisi yang profesional adalah polisi yang mampu menghadirkan rasa aman sekaligus dicintai masyarakat,” tambahnya. Kapolres juga menekankan pendekatan humanis tidak cukup dibangun melalui tugas operasional semata, tetapi harus ditopang dengan sentuhan budaya dan penghormatan terhadap kearifan lokal. "Dengan mengenakan tanjak dan selempang, kami ingin menunjukkan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat Melayu, hadir di tengah-tengah mereka, menjaga serta menghormati nilai-nilai yang dijunjung tinggi,” ucap AKBP Aldi. Kapolres menyampaikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti dan Disporapar atas sinergi dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Negeri Sagu. Selanjutnya, ia turut mengajak seluruh personel menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Ramadhan adalah bulan pengendalian diri, kesabaran, serta penguatan nilai spiritual dan sosial yang selaras dengan tugas kepolisian,” tandasnya.
Workshop di Riau, Samade dan BPDP Gaet Gen Z Jadi Admin Pengusul Program Strategis Sawit
Pekanbaru, katakabar.com - Ketua Sawitku Masa Depanku (Samade) Kabupaten Bengkalis, sekaligus Ketua pelaksana workshop, Sukanto, menjelaskan workshop ini sangat penting lantaran banyak pengurus kelompok tani (Poktan) saat ini sudah berusia lanjut sehingga kurang menguasai sistem aplikasi pengusulan terbaru. Workshop Gen Z Sawit didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), guna siapkan tenaga admin dan operator kompeten dalam proses pengusulan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), serta Sarana dan Prasarana (Sarpras). Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi kendala teknologi dan administrasi selama ini menghambat pencapaian target percepatan peremajaan sawit rakyat di wilayah Riau. "Workshop ini diikuti 100 peserta meliputi 45 mahasiswa penerima beasiswa sawit BPDPKS dan 55 pemuda perwakilan lembaga pekebun se Provinsi Riau. Kami ingin menggaet anak muda dari lingkungan poktan agar bisa membantu proses pengajuan PSR dan Sarpras secara digital. Dengan Riau sebagai wilayah sawit terluas, keterlibatan Gen Z sangat krusial agar target dari Ditjenbun bisa tercapai," terang Sukanto, dilansir dari laman resmi BPDP, Sabtu pagi. Kepala Divisi Kerja Sama dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Dirinya menekankan seperti yang disampaikan Presiden RI, H Prabowo Subianto saat Rakornas Pemda di Sentul Jawa Barat, bahwa sawit adalah miracle crop yang berkontribusi besar terhadap devisa negara. Berdasarkan data BPS, nilai ekspor CPO dan turunannya terus meningkat dengan nilai US24,2 miliar pada 2025, atau setara kurang lebih Rp404 triliun. "Gen Z harus ambil peran perputaran ekonomi ini. Itu sebabnya, kami tidak hanya ingin kegiatan ini menjadi seremoni, tapi harus ada hasil nyata berupa peningkatan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) PSR dalam satu bulan ke depan. Selain itu, kami mendorong anak muda Riau untuk kreatif menciptakan produk turunan sawit seperti yang sudah dilakukan alumni LPDP dengan produk batik menggunakan malam dari sawit," tegas Helmi. Sementara, Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Vera Virgianti, menimpali realisasi PSR di Riau saat ini baru mencapai 40-50% dari target tahunan 10.000 hektare. Dari total 3,7 juta hektare lahan sawit di Riau, sekitar 60% kebun rakyat yang memerlukan peremajaan. "Sejak 2017 silam, Riau sudah merealisasikan 47.897 hektare dengan kucuran dana mencapai Rp1,5 triliun. Namun, kendala utama di lapangan adalah kurangnya penguasaan teknologi aplikasi oleh lembaga pekebun dalam mengunggah dokumen persyaratan," jelas Vera. Dia berharap kehadiran para admin dari kalangan Gen Z ini dapat mempercepat proses verifikasi di tingkat kabupaten, mulai dari pengunggahan legalitas kelembagaan hingga pemahaman regulasi lahan. "Legalitas lahan tidak harus SHM, bisa SKT atau SKGR selama di luar kawasan hutan. Aturan-aturan terbaru ini yang harus dipahami dan dibantu oleh anak muda agar proses di aplikasi tidak mandek," imbuhnya. Melalui kolaborasi antara Samade, BPDP, dan Disbun Riau ini, diharapkan kendala teknis pengusulan program pemerintah dapat teratasi sehingga kesejahteraan petani kelapa sawit rakyat di Riau terus meningkat di masa datang.
Luncurkan Program Mining Points bagi Seluruh Investor, Bittime: Total Prize Pool hingga 100.000 USDT
Jakarta, katakabar.com - Bittime, platform crypto exchange berizin dan diawasi di Indonesia, memperkenalkan Bittime Mining-Points dengan total prize pool hingga 100.000 $USDT. Program insentif berbasis aktivitas trading dan referral ini dirancang untuk mendorong partisipasi investor terhadap platform Bittime. Usung prinsip keterbukaan dan kemudahan akses, program ini dapat diikuti oleh seluruh investor aset kripto. Di mana, para investor dapat mengumpulkan poin dari aktivitas trading pada aset kripto yang didukung dan memperoleh 2.000 poin dari setiap referral yang berhasil. Selanjutnya akumulasi poin tersebut akan ditukarkan dan dibagikan sebagai rewards dalam bentuk aset kripto Palapa ($PLPA). Dengan pendekatan ini, Bittime optimistis dapat mendorong partisipasi investor melalui aktivitas penggunaan platform. Sebelumnya, dalam praktik industri aset kripto global, istilah “mining” tidak lagi terbatas pada aktivitas teknis pemrosesan blockchain, tetapi juga berkembang sebagai skema insentif berbasis partisipasi pengguna. Di Indonesia sendiri, program insentif pada platform aset kripto umumnya hadir dalam bentuk promosi terbatas atau program loyalitas jangka pendek. Melalui Bittime Mining Points, Bittime mengadopsi pendekatan insentif yang terstruktur dengan mengaitkan aktivitas trading dan referral terhadap mekanisme penguatan ekosistem secara menyeluruh. Akumulasi Bittime Mining-Points dilakukan secara otomatis dan real-time berdasarkan aktivitas trading yang memenuhi kriteria serta partisipasi pengguna dalam program referral yang termasuk dalam ketentuan program. Sebagai bagian dari mekanisme program, Bittime akan mengembalikan 100 persen net trading fee dari aktivitas trading dan referral yang memenuhi syarat, melalui insentif kepada investor selama periode program MiningPoints. Lebih lanjut, Insentif atau rewards tersebut akan dibagikan dalam bentuk aset kripto Palapa ($PLPA). Dan setiap transaksi yang dilakukan pengguna akan berkontribusi pada perolehan poin sesuai dengan mekanisme perhitungan yang telah ditentukan. Pengguna dapat memantau akumulasi Mining Points secara langsung melalui platform Bittime. Informasi mengenai periode konversi, tata cara penukaran poin, serta ketentuan lainnya akan disampaikan secara transparan melalui kanal komunikasi resmi Bittime. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengguna memperoleh pemahaman yang jelas sebelum mengikuti program. Melalui Bittime Mining Points, Bittime menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program insentif yang selaras dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan penguatan ekosistem aset kripto di Indonesia. Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto nasional. Diketahui investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.
KAI Daop 7 Madiun Seru Masyarakat Coba Program Rail Tour Jatim Paket Wisata Kota Sejuta Pantai
Madiun, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pariwisata tematik "Rail Tour Jawa Timur" yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu. Program yang merupakan buah dari sinergi kuat antara PT KAI Daop 7 Madiun dengan dua belas Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur, yaitu pemerintah Kabupaten Magetan, Ngawi, Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Jombang, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten dan Kota Blitar yang melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Tujuannya jelas: memanfaatkan jaringan perkeretaapian sebagai tulang punggung untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkelanjutan dan inklusif. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan "Rail Tour Jawa Timur" dirancang untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang unik dan terintegrasi. Program ini secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kenyamanan moda transportasi kereta api. "Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal," ujarnya lewat keterangan resmi. "Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat. Perjalanan tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur," tambah Tohari. Eksplorasi Pantai Tulungagung: Paket Wisata dan Open Trip Sebagai bagian dari "Rail Tour Jawa Timur", KAI Daop 7 Madiun telah menyiapkan serangkaian paket wisata menarik dan membuka layanan open trip. Salah satu unggulannya adalah Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung. Paket dibanderol dengan tarif Rp385.000 per orang. Layanan ini tersedia dengan titik keberangkatan (start) dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono dan Stasiun Kediri. Fasilitas Termasuk (Include): Tiket Kereta Api PP menggunakan KA Gajayana untuk keberangkatan dan KA Malabar untuk kembalinya, Tour Guide, Angkutan Lanjutan (Feeder), dan HTM tempat wisata. Adapun destinasi utama adalah Pantai Midodaren, Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung yang ikonik, serta pusat oleh-oleh khas daerah Tulungagung. “PT KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program ini. Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” sebut Tohari