PTPN Group
Sorotan terbaru dari Tag # PTPN Group
PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Damsos
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025 di Gedung BP BUMN, Jakarta, di penghujung Juni 2026 lalu. RUPS dihadiri dan disaksikan para pemegang saham yang diwakili PT Danantara Asset Management dan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN). Pada RUPS tersebut, Perseroan menyampaikan pertanggungjawaban kinerja Tahun Buku 2025 yang menunjukkan hasil transformasi perusahaan melalui peningkatan profitabilitas, penguatan fundamental bisnis, serta penerapan tata kelola perusahaan yang semakin baik. PTPN Group membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp6,39 triliun pada tahun 2025, meningkat sekitar 81 perseb dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan juga mencatat pertumbuhan EBITDA operasional, penjualan, arus kas operasional, serta penguatan struktur permodalan sebagai fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. Perbaikan kinerja tersebut turut tercermin dari meningkatnya tingkat kesehatan perusahaan. Sejak tahun 2021, PTPN Group terus menunjukkan penguatan fundamental melalui perbaikan tata kelola, restrukturisasi keuangan, serta peningkatan kualitas operasional hingga mencapai peringkat A (Stable) pada tahun 2025–2026. Sejalan dengan peningkatan kinerja, PTPN Group juga terus memperkuat kontribusi sosial melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, Perseroan merealisasikan Program TJSL sebesar Rp103,15 miliar, yang terdiri atas Program Community Involvement and Development (CID) sebesar Rp84,20 miliar serta Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) sebesar Rp18,95 miliar. Program-program tersebut difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui pilar sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola, serta penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Pelaksanaan TJSL PTPN Group terus diarahkan pada pendekatan impact-driven, sehingga mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi yang dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. "Transformasi yang kami jalankan tidak hanya memperkuat kinerja dan kesehatan perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pertumbuhan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ke depan, PTPN Group akan terus memperkuat daya saing, tata kelola, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi bangsa dan negara," ujarnya. Melalui transformasi yang berkelanjutan, PTPN Group berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah bagi negara, memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan dampak terhadap pembangunan Nasional.
PTPN Group Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif
Pekanbaru, katakabar.com - PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara dorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul, dan adaptif yang mampu menjawab tantangan industri masa depan. Pada kegiatan bertajuk “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” yang dihadiri langsung Rektor Universitas Riau, Profesor Dr Sri Indarti serta ratusan Kepala Program Studi di Universitas Riau, Pekanbaru, di pekan ketiga Mei 2026 lalu, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjelaskan bahwa di lingkungan kerja di BUMN, terutama PTPN IV PalmCo telah mengalami perubahan secara fundamental seiring derasnya arus digitalisasi, disrupsi teknologi, persaingan global, hingga tuntutan keberlanjutan lingkungan. Untuk itu, ucap dia, talenta yang memiliki karakter kuat, mampu belajar cepat, lincah beradaptasi, dan siap bekerja di tengah perubahan yang dinamis. “BUMN hari ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki learning agility, kemampuan beradaptasi, serta mampu bekerja kolaboratif di tengah perubahan yang sangat cepat,” jelas Bambang yang juga alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau tersebut. Sebagai contoh, ia menjabarkan transformasi yang berlangsung di PTPN IV PalmCo telah mengubah pola operasional perusahaan secara menyeluruh melalui penerapan teknologi digital berbasis data. Mulai dari pengelolaan kebun, pemantauan panen, transportasi, pengolahan di pabrik, hingga pengawasan produksi secara real-time melalui pemanfaatan geospasial, artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta dashboard digital terintegrasi. Menurut Bambang, sektor perkebunan modern kini telah berkembang menjadi industri berbasis teknologi presisi atau precision agriculture yang membutuhkan SDM dengan penguasaan teknologi dan kemampuan berpikir adaptif. “Transformasi industri tidak bisa dihindari. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perubahan, menguasai teknologi, dan memiliki pola pikir inovatif,” papar pria berkacamata itu. Selain penguatan kompetensi teknis, Bambang juga menekankan pentingnya karakter sebagai pondasi utama dalam membangun talenta masa depan. Ia mengatakan proses rekrutmen yang dilangsungkan oleh BUMN ini tidak lagi menitikberatkan pada indeks prestasi atau sertifikat kompetensi, tetapi mengukur integritas, etika kerja, hingga kemampuan menyelesaikan persoalan melalui implementasi budaya kerja AKHLAK. .“Attitude adalah fondasi, sedangkan hard skill menjadi akselerator. Keduanya harus berjalan beriringan,” tutur pria berkacamata tersebut. Dalam paparannya, Bambang turut menguraikan sejumlah kompetensi yang diproyeksikan menjadi kebutuhan utama industri masa depan, seperti data analytics, digital mindset, sustainability, green energy, serta pemahaman terhadap AI dan otomasi. Ia juga memperkenalkan konsep EntrePlanters, yakni transformasi pola pikir insan perkebunan agar tidak hanya bekerja sebagai pegawai administratif, namun memiliki mentalitas layaknya entrepreneur yang mengedepankan inovasi, efisiensi, ownership mindset, dan keberlanjutan bisnis. Kepala Unit Penunjang Akademik pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK), Julita SE MSi Ak CA, menyampaikan Student Journey ASRI yang resmi diluncurkan tersebut merupakan bagian dari pengembangan sistem terintegrasi Universitas Riau untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. "Sistem ini diharapkan mampu memenuhi keterampilan, pengalaman organisasi, kepemimpinan, serta portofolio talenta yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, potensi dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa dapat lebih mudah dikenali serta disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja," beber Julita. Senada, Rektor Universitas Riau, Prof Sri Indarti menilai peluncuran Student Journey ASRI sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan industri di era digital. Di kegiatan yang sama, Sri secara khusus menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bambang, yang juga merupakan mahasiswanya angkatan 1993 tersebut untuk hadir secara langsung memberikan wawasan dan pengalaman kepada sivitas akademika Universitas Riau. Menurut Sri, pemaparan tersebut menjadi bekal penting dalam memperkuat pengembangan future talent di lingkungan kampus agar lebih selaras dengan kebutuhan industri modern. Sri juga menyampaikan kebanggaannya karena Bambang merupakan salah satu alumni Universitas Riau yang berhasil menorehkan karier hingga menjadi pucuk pimpinan di lingkungan PTPN IV Regional III. Menurutnya, capaian tersebut menjadi contoh nyata bahwa lulusan Universitas Riau mampu bersaing dan dipercaya memimpin perusahaan besar nasional. “Beliau adalah salah satu alumni Universitas Riau yang patut menjadi teladan. Perjalanan karier hingga dipercaya menjadi Region Head PTPN IV Regional III menunjukkan bahwa alumni Universitas Riau mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional,” tuturnya. Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat terus diperkuat guna menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan transformasi global yang terus berkembang.
PTPN Group Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Rumah dan Jamban Sehat di Sergai
Serdang Bedagai, katakabar.com - PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara III (Persero), terus perkuat kontribusi mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Di antara program TJSL ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan bedah rumah dan pembangunan jamban sehat bagi masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara. Kehadiran program tersebut membawa kebahagiaan bagi Darmawan, warga Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, selama ini mendambakan tempat tinggal yang aman dan layak huni. "Seperti mimpi rasanya bisa punya rumah yang layak huni seperti ini," ucap Darmawan saat menghadiri acara Penyerahan Bantuan Bedah Rumah dan Jamban Sehat yang berlangsung di Pekan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, di pekan kedua Juni 2026 lalu. Program ini bagian dari komitmen berkelanjutan PTPN IV PalmCo mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Pada 2026 ini, perusahaan merealisasikan bantuan berupa satu unit bedah rumah dan pembangunan tujuh unit jamban sehat bagi masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai. Pelaksana Harian (Plh) Region Head PTPN IV Regional I, Ahmad Diponegoro, menjelaskan perbaikan kualitas hunian dan sanitasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan. Program tersebut merupakan kelanjutan dari intervensi gizi yang telah dijalankan perusahaan sejak September 2025. "Tahun lalu, kami mendampingi hingga 200 balita di Sergai melalui pemberian makanan tambahan bergizi setiap minggunya selama enam bulan penuh, lengkap dengan paket komoditas pangan esensial berupa telur, beras, kacang hijau, dan minyak goreng. Hasil evaluasi bersama Dinas P2KBP2PA menunjukkan tingkat keberhasilan yang mencapai 98 persen. Sebanyak 196 balita secara total berhasil terbebas dari risiko stunting dan kini mencapai tumbuh kembang ideal," tutur Ahmad Diponegoro. Keberhasilan tersebut mendorong perusahaan untuk melanjutkan intervensi yang lebih komprehensif. Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat (people), perusahaan juga memperhatikan aspek sanitasi dan lingkungan tempat tinggal (planet) guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dalam jangka panjang. Program TJSL ini dijalankan dengan berpedoman pada prinsip keberlanjutan 3P (People, Planet, Profit). Melalui pendekatan tersebut, PTPN IV PalmCo menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan. Acara penyerahan bantuan turut dihadiri perwakilan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Kepala Dinas P2KBP2PA Kabupaten Serdang Bedagai, General Manager Unit Group Serdang 2, Manajer Kebun Rambutan, serta jajaran camat dari Kecamatan Sei Bamban, Sei Rampah, Tanjung Beringin, dan Tebing Tinggi. Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, PTPN IV Regional I berharap program tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Perusahaan juga berharap produktivitas operasional yang terus terjaga dapat menjadi fondasi untuk memperluas berbagai program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sebagai bagian dari transformasi yang dijalankan PTPN IV PalmCo dan Holding Perkebunan Nusantara, program ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah berkelanjutan melalui pembangunan sosial yang inklusif, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta dukungan terhadap pencapaian target pembangunan nasional, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tegaskan komitmen dukung kesehatan masyarakat dan aksi kemanusiaan lewat pelaksanaan PTPN Blood Donor Day 2026 di Ballroom Gedung Agro Plaza Lantai 18, Jakarta, Kamis (18/6) lalu. Kegiatab usung tema “One Drop of Humanity. Give Blood, Save Lives'. Selain menghadirkan layanan donor darah, berbagai program edukasi dan pemeriksaan kesehatan melalui rangkaian kegiatan Health Talks dan Health & Wellness Booths yang dapat diakses seluruh peserta. Di sesi Health Talks yang dipandu Melaney Ricardo, peserta memperoleh wawasan sekaligus berkesempatan berinteraksi langsung dengan para narasumber mengenai pentingnya donor darah, serta gaya hidup sehat dari para narasumber yakni dr. Reisa Broto Asmoro, serta dr. Santi Christiani, Sp.PD-KHOM, yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait kesehatan serta pentingnya menjaga kualitas hidup melalui tindakan preventif dan kepedulian terhadap sesama. Selain donor darah, peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, antara lain Rapid Test (pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah), Skin Check, Pap Smear, Body Mass Index, Naluri Wellness, serta Pemeriksaan Payudara Klinis yang didukung oleh PMI Kabupaten Tangerang, Kimia Farma, Naluri dan Siloam Hospitals. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PTPN Group dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat. Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih, menyampaikan kegiatan ini wujud komitmen PTPN Group dalam membangun budaya kepedulian sosial dan semangat kerelawanan melalui program Employee Volunteering Day, sekaligus mendukung implementasi Program PTPN Sehat sebagai salah satu dari 9 Inisiatif Strategis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group. Program tersebut menempatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kepedulian kemanusiaan sebagai bagian penting dari budaya kerja perusahaan yang berkelanjutan. "Melalui PTPN Blood Donor Day, kami ingin mengajak Nusantara EntrePlanters PTPN Group serta masyarakat berpartisipasi dalam gerakan donor darah menumbuhkan semangat kerelawanan dan kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan," ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta dan pendonor, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) juga menyediakan berbagai doorprize yang dapat diikuti oleh seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan. PTPN Group berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya hidup sehat, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.
PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar
Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat (Rescep) membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak musibah kebakaran di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo Regional III menyalurkan bantuan sebesar Rp199 juta untuk mendukung pembangunan kembali SDN 011 Desa Langkitin yang sebelumnya terbakar. Bantuan tersebut diserahkan Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, didampingi Business Support Head, Achmedi Akbar, kepada Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti. Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PTPN IV PalmCo membantu masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. “Kami sangat mengapresiasi PTPN yang telah membantu membangun kembali sekolah yang terbakar. Jika menunggu biaya dari APBD, tentu harus melalui proses pengajuan dan pembahasan yang memerlukan waktu. Alhamdulillah PTPN dapat membantu lebih cepat,” jelasnya. Menurutnya, hubungan antara PTPN IV dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu selama ini terjalin dengan baik. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. “Sekali lagi terima kasih telah membantu pembangunan kampung kita ini dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di Rokan Hulu. Bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga keagamaan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Daerah kita masih membutuhkan dukungan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur,” ucap Wabup Rokan Hulu. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan serta komitmen untuk hadir bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa SDN 011 Desa Langkitin. Untuk itu, atas arahan Dirut PalmCo, kami bergerak cepat, dan melalui bantuan ini kami berharap proses pembangunan kembali sekolah dapat berjalan lebih cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman. PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” sebut Bambang.
Kejar Target ROA 7,6 Persen 2029, PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset
Bogor, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan egaskan komitmen memperkuat struktur finansial, dan nilai ekonomi perseroan melalui program optimasi pemanfaatan aset tetap berupa tanah dan bangunan. Langkah ini diambil sebagai respon strategis terhadap target Return on Asset (ROA) yang ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029. Di acara Reviu Optimasi Aset Tetap Tanah, dan Bangunan yang digelar di Aula PT Riset Perkebunan Nusantara, Bogor pada tanggal 16 hingga 17 April 2026 lalu, Manajemen paparkan pencapaian ROA perseroan, yang hingga Desember 2025 (unaudited), realisasi ROA konsolidasi PTPN Group tercatat sebesar 3,27 persen. Capaian tersebut setara dengan 117,63 persen dari target tahun 2025 sebesar 2,78 persen. Meski telah melampaui target tahunan, PTPN Group tetap fokus pada penguatan tata kelola aset untuk mengejar target jangka panjang yang tercantum dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029. ROA yang ditetapkan perusahaan meningkat secara bertahap hingga mencapаi 7,6 persen рada tahun 2029. Hal ini menuntut penguatan strategi optimalisasi aset, peningkatan efisiensi operasional, serta perbaikan kinerja pada entitas Sub Holding dan Anak Perusahaan dengan ROA rendah atau negatif, agar aset yang dimiliki PTPN Group dapat memberikan kontribusi laba yang lebih optimal dan berkelanjutan sesuai target RJPP. Guna mengakselerasi pencapaian target tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyelenggarakan sesi khusus Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan jajaran Direksi, Region Head Sub Holding, serta Kepala Divisi terkait. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi dari aspek GRC (Governance, Risk and Compliance) terhadap langkah-langkah yang telah diambil, serta mengevaluasi aspek penting lainnya yang mencakup strategi, struktur organisasi, sumber daya manusia, teknologi analisis, hingga alur proses pengelolaan. Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan optimalisasi aset salah satu inisiatif strategis untuk memastikan seluruh sumber daya perusahaan dikelola secara produktif dan akuntabel. Ia menekankan perlunya pergeseran paradigma dari metode konvensional menuju pendekatan yang lebih modern dan adaptif. Selain berfokus pada sisi finansial dan teknologi, Agung menginstruksikan penguatan pendekatan sosial kemasyarakatan yang humanis namun tetap strategis, guna menjawab kompleksitas permasalahan di setiap wilayah dengan solusi yang lebih relevan dan efektif. “Kita tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional di tengah dinamika bisnis yang sangat cepat. Direksi ingin seluruh entitas di PTPN Group bergerak dalam satu sistem yang seragam, kredibel, dan akuntabel," ujarnya. Dengan sistem yang baik, tambah Direktur Aset, setiap aset tidak hanya sekadar tercatat dan teridentifikasi, tetapi harus dapat dimonitor perkembangannya serta dijaga nilainya secara berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
Jakarta, katakabar.com - Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) gandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Kerja sama yang dijalankan sepanjang 2024 hingga 2026 itu mencakup pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata dan tata usaha negara, penyusunan pendapat hukum (legal opinion), hingga langkah pemulihan aset dan penagihan kewajiban pihak ketiga. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, sinergi lintas wilayah dengan institusi kejaksaan menjadi bagian dari strategi memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sekaligus memitigasi risiko hukum di tengah kompleksitas persoalan agraria. “Kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi adalah langkah strategis untuk membangun pengawalan hukum secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penyelesaian sengketa,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu. Sejumlah Kejati yang telah menjalin kerja sama antara lain Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Jejaring ini mencakup seluruh regional operasional PalmCo. Pendekatannya dibagi dalam dua tahap. Pada tahap preventif, perusahaan meminta pendampingan sejak awal dalam setiap kebijakan strategis agar memiliki landasan hukum yang kuat. Sementara pada tahap kuratif, JPN memberikan bantuan hukum dalam proses persidangan maupun penyelesaian sengketa. Di Kalimantan Tengah, kesepakatan kerja sama diteken pada 13 Februari 2026. Kepala Kejati Kalimantan Tengah Nurcahyo J.M. menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum secara profesional untuk memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor hukum. Adapun di Sumatera Barat, nota kesepahaman diteken pada 12 November 2024. Kepala Kejati Sumatera Barat Muhibuddin menegaskan komitmen institusinya mendukung penguatan tata kelola perusahaan agar selaras dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi. Kompleksitas Sengketa Agraria Langkah ini dinilai relevan mengingat luasnya areal HGU yang dikelola PalmCo serta kompleksitas persoalan lahan di sejumlah daerah. Sengketa agraria, tumpang tindih klaim, hingga penguasaan lahan oleh pihak ketiga menjadi tantangan yang kerap dihadapi perusahaan perkebunan negara. Untuk memperkuat posisi hukum, perusahaan juga menyusun dokumentasi historis HGU dalam bentuk “buku putih” sebagai langkah antisipatif atas potensi klaim di masa mendatang. Pengamat tata kelola BUMN menilai kolaborasi dengan aparat penegak hukum dapat mempercepat penyelesaian sengketa dan meminimalkan kerugian negara, sepanjang tetap dijalankan secara transparan dan akuntabel. Bagi PalmCo, pengamanan aset tidak hanya terkait stabilitas operasional, tetapi juga keberlanjutan kontribusi terhadap perekonomian nasional. “Kami ingin memastikan setiap hektar aset negara yang kami kelola terlindungi secara hukum dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” kata Jatmiko. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola BUMN dan isu agraria, pendekatan kolaboratif lintas provinsi ini menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan aset negara sekaligus menjaga kesinambungan usaha di sektor perkebunan.
PTPN Group dan Kementan Koordinasikan Percepatan Bongkar Ratoon di Jatim
Surabaya, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara komitmen dukung penguatan industri gula nasional, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, melakukan kunjungan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (21/1) lalu. Pertemuan itu membahas percepatan program bongkar ratoon tanaman tebu di wilayah Jawa Timur sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung target peningkatan produksi gula nasional. Di sesi diskusi, Direktur Jenderal Perkebunan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN sektor pergulaan guna mendorong peremajaan tanaman tebu. Program bongkar ratoon dinilai krusial untuk meningkatkan rendemen dan produktivitas lahan, khususnya di sentra-sentra produksi tebu di Jawa Timur. Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, menyampaikan komitmen perusahaan dukung percepatan bongkar ratoon melalui pendampingan teknis kepada petani, penguatan kolaborasi di tingkat lapangan, serta optimalisasi pengelolaan lahan tebu. “SGN siap mengambil peran aktif dalam percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tebu dan memperkuat ketahanan industri gula nasional,” ucap Mahmudi. Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa sambut baik koordinasi tersebut dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap program strategis nasional di sektor pergulaan. Ia menekankan bahwa percepatan bongkar ratoon sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani tebu di daerah. “Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dukung percepatan bongkar ratoon melalui penguatan kebijakan daerah dan sinergi lintas sektor, agar produktivitas tebu meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” terangnya. Melalui koordinasi ini, Holding Perkebunan Nusantara bersama Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berharap percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing industri gula nasional sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani tebu.
PTPN Group Salurkan Bantuan Buat Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Jawa Timur
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Holding PTPN Group menyatakan keprihatinan yang mendalam atas bencana banjir, longsor, dan erupsi Gunung Semeru yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Timur. Bencana tersebut berdampak signifikan terhadap masyarakat sekitar serta sebagian karyawan di wilayah kerja perusahaan. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, PTPN Group bergerak cepat memberikan bantuan darurat dan mengaktifkan posko penanganan bencana di berbagai titik terdampak. Hingga saat ini telah berdiri 10 posko bantuan yang menjangkau lebih dari 250.000 warga terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, selimut, perlengkapan keluarga, kebutuhan ibu dan anak, matras, mantel hujan, hingga bantuan untuk lansia. Penyaluran bantuan dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Medan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, hingga Lumajang yang terdampak erupsi Semeru. Meski menghadapi kendala di lapangan seperti akses jalan terputus, jembatan rusak, gangguan jaringan komunikasi, dan cuaca ekstrem, PTPN Group terus memastikan distribusi bantuan berjalan lancar melalui koordinasi aktif dengan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya. Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan PTPN Group akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi pulih. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam bagi seluruh korban bencana. Situasi ini menegaskan peran PTPN Group untuk hadir dan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ujarnya. Denaldy menambahkan nilai kepedulian dan solidaritas merupakan prinsip penting yang selalu dijunjung PTPN Group dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di sekitar wilayah operasi kami tidak menghadapi masa sulit sendirian. PTPN Group akan melanjutkan pemetaan kebutuhan serta menyiapkan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” imbuhnya. PTPN Group juga melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan penanganan bencana guna memastikan efektivitas bantuan dan mendukung proses pemulihan jangka panjang. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir, membantu meringankan beban para korban, serta memastikan keselamatan masyarakat dan karyawan di seluruh wilayah operasional.
Bantu Perangi Stunting, PTPN Group Jadi Bapak Asuh Puluhan Anak di Inhu
Regional III membantu sejumlah kelompok masyarakat melalui budidaya ikan air tawar. Bantuan tersebut direalisasikan PTPN IV Regional III melalui pembangunan kolam-kolam berukuran cukup besar serta ribuan anakan ikan air tawar. Tujuannya adalah pemenuhan gizi melalui protein hewani yang dikebudidayakan warga secara swadaya. Kini, PTPN IV Regional III kembali hadir melalui program BAAS, setelah sebelumnya sukses dilangsungkan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Hingga saat ini, program BAAS menjadi salah satu program unggulan PTPN IV Regional III untuk membantu pencegahan dan memerangi stunting di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau.