Rokan Hulu
Sorotan terbaru dari Tag # Rokan Hulu
Dengar Suara Rakyat, Pemkab Rohul Perbaiki Jalan di Ujungbatu Timur
Ujungbatu, katakabar.com - Mendengar jerit paguyuban dan merespons keluhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) gerak cepat. Langkah nyata ditunjukkan dengan dimulainya perbaikan ruas jalan di Jalan Setiabudi, Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Sabtu (23/5). Pantauan di lapangan, sejumlah alat berat sudah dikerahkan ke lokasi. Pekerjaan fokus pada pemerataan badan jalan dan penimbunan material guna menutupi kerusakan yang dikeluhkan warga. Ruas jalan yang melintasi Dusun Sei Poteh ini akses vital yang menghubungkan masyarakat menuju fasilitas pendidikan, ekonomi, dan mobilitas sehari-hari. Bupati Anton: Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di pelosok desa tetap menjadi fokus utama pemerintahannya pada tahun anggaran 2026 ini. "Kami sangat memahami, jalan yang baik adalah urat nadi perekonomian rakyat. Oleh karena itu, meski ada tantangan efisiensi anggaran, perbaikan jalan-jalan strategis seperti ini harus tetap berjalan, baik melalui program swakelola maupun reguler," tegas Anton. Ia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan sementara selama proses perbaikan berlangsung. "Saya mengajak masyarakat untuk bersabar, mari bersama-sama mengawasi agar kualitas pekerjaan terjaga dan tahan lama. Semoga dengan jalan yang lebih mantap, aktivitas warga semakin lancar dan aman," tambahnya. Warga Bersyukur Harapan Terwujud Kabar perbaikan ini disambut hangat dan penuh antusias oleh warga setempat. Ketua RT setempat, Udin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian pemerintah daerah yang cepat merealisasikan apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Mereka berharap pengerjaan dapat segera rampung agar tidak mengganggu kenyamanan dan meminimalisir debu bagi pengguna jalan. PUPR Maksimalkan Kemampuan Sementara, Kepala UPTD Wilayah III, Khairul, membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus menangani kerusakan di wilayah tersebut. Meski dengan segala keterbatasan, tim lapangan berupaya maksimal melakukan penimbunan dan perataan agar jalan dapat dilalui dengan lebih baik. "Sesuai perintah Bupati, kami akan kerjakan sesuai kemampuan dan anggaran yang ada. Hari ini fokus kami di jalan Dusun Sei Puteh, Desa Ujung Batu Timur," ujar Khairul mewakili Dinas PUPR Rokan Hulu. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat didengar dan ditindaklanjuti demi kenyamanan bersama.
Proses Hukum Berjalan Pemulihan Mental Prioritas
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Proses hukum kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Rokan Hulu terus berjalan. Surat pemanggilan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Rokan Hulu kini telah diserahkan kepada keluarga korban melalui perangkat lingkungan setempat, menandai langkah nyata penegakan keadilan. Penyerahan surat tersebut dilakukan oleh Ketua RT, Suprianto, dan Ketua RW, Sulaiman Hasibuan, dan Kepala Dusun Suyanto, didampingi langsung oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Rokan Hulul, Ramlan Lubis. Kehadiran mereka memastikan proses berjalan lancar dan tetap mengedepankan perlindungan serta kenyamanan korban. Menurut Ramlan, kasus seperti ini tidak boleh dianggap remeh. Perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama, baik dari sisi hukum maupun sosial. “Hak anak harus terpenuhi dan dilindungi sepenuhnya. Semua pihak wajib bahu-membahu menjaga anak dari segala bentuk kekerasan,” tegas Ramlan, Kamis (21/5). Lebih dari Sekadar Hukum Kunci Pemulihan Mental Di samping tuntutan proses hukum yang adil, LPAI menekankan satu hal yang tak kalah krusial, yakni pemulihan mental korban. Ramlan menegaskan, hukuman bagi pelaku harus ditegakkan, namun kesehatan jiwa anak juga harus segera dikembalikan. “Anak korban butuh pendampingan psikolog yang intensif. Trauma yang tidak ditangani sejak dini bisa membekas seumur hidup dan merusak masa depannya,” ujarnya. Lantaran itu, LPAI meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas korban dan tidak membiarkan tekanan publik memperburuk kondisi psikologis anak. Kasus ini bermula ketika LPAI melaporkan seorang oknum Wakil Ketua BPD Desa Koto Tandun, berinisial ANJ 37 tahun, diduga telah melakukan perbuatan asusila berulang kali terhadap bunga nama samaran 13 tahun. Kejadian diduga terjadi di dalam kendaraan pribadi pelaku saat mengantar-jemput korban ke sekolah, hingga membuat anak tersebut trauma berat dan meminta pindah sekolah. Meski sempat muncul kontroversi dengan adanya surat sangkalan dari keluarga, masyarakat dan LPAI tetap menuntut kejelasan. Proses hukum kini terus berjalan, dan janji negara untuk hadir melindungi generasi muda menjadi harapan besar semua pihak. “Jangan biarkan masa depan anak hancur. Negara hadir, masyarakat bergerak, keadilan harus ditegakkan,” tegas Ramlan.
Manajer Lari Dari Tanggung Jawab! PT SSM Cemari Sungai Bawak, DPRD dan DLH Rohul Dituding 'Tidur Pulas'
Pasir Pengaraian, katakabar.com – Sungai Bawak di Desa Koto Tandun kini telah berubah menjadi kubangan racun mematikan. Hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu secara mutlak membuktikan air sungai tersebut tercemar parah akibat ulah PT Surya Sawit Mandiri (SSM). Parameter BOD, COD, Amoniak, Minyak & Lemak, hingga TSS terbukti melebihi ambang batas fatal, membahayakan nyawa dan kesehatan ribuan warga. Tetapi, sungguh ironi terjadi ketika kebenaran sudah di depan mata, justru pihak yang paling bertanggungjawab memilih bersembunyi, diam seribu bahasa, dan terkesan sangat alergi terhadap kebenaran. Pesan konfirmasi yang sampaikan katakabar.com melalui pesan WhatsApp sama sekali tidak digubris Menejer PKS PT SSM, Mauli Ritonga terkait pencemaran Sungai Bawak tersebut. Saat ini, masayarakat menuntut jawaban yang jelas terkait bukti pencemaran, rencana perbaikan, serta dugaan kolusi yang terjadi. Tetapi hingga berita ini diturunkan, Mauli Ritonga sama sekali tidak memberikan respons. Ia memilih bersembunyi di balik tembok pabrik, membiarkan stafnya yang berulah, dan tidak berani menghadapi publik. Sikap diam dan menghindar ini dinilai sebagai bentuk pengecutan dan pengakuan bersalah secara tidak langsung. Jika manajemen merasa bersih dan jujur, kenapa harus takut bicara? Kenapa harus menghindar? Ini membuktikan bahwa PT SSM memang bersalah dan tidak punya malu merusak lingkungan. Toni Alexander Blokir Wartawan, Alergi Kebenaran Tidak jauh berbeda dengan bosnya, Humas PT SSM, Toni Alexander, justru bertindak semakin arogan. Ia tidak hanya menghindar, tapi secara teknis nekat memblokir nomor WhatsApp awak media. Tindakan tercela ini menunjukkan betapa rapuhnya mental mereka dan betapa takutnya perusahaan ini terhadap transparansi. Mereka merasa bisa berbuat apa saja, meracuni sungai, dan menutup mulut orang dengan cara memutus komunikasi. PJ Kepala Desa Aly Dituduh "Main Mata" Skenario busuk ini semakin sempurna dengan sikap diamnya Pj Kepala Desa Koto Tandun, Aly. Padahal wilayahnya yang dirusak dan rakyatnya yang menderita, ia justru tak kunjung bersuara. Masyarakat kini yakin, diamnya Aly bukan tanpa alasan. Kuat dugaan telah terjadi praktik "main mata" atau kolusi antara oknum pejabat desa dengan manajemen perusahaan demi keuntungan pribadi, sementara nasib warga dikorbankan. DPRD dan DLH Rohul: Pengawasan Nol Kinerja Gagal! Kasus berulang pencemaran di wilayah ini juga menjadi tamparan keras bagi lembaga legislatif dan eksekutif di Kabupaten Rokan Hulu. Masyarakat mempertanyakan fungsi DPRD Rokan Hulu sebagai lembaga pengawas. Dimana peran mereka? Kenapa kasus pembuangan limbah bisa terjadi terus-menerus? Apakah anggota dewan hanya sibuk dengan kepentingan sendiri dan membiarkan perusahaan merajalela merusak alam? Begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hulu. Keberadaan mereka dipertanyakan. Sudah berapa kali teguran diberikan? Sudah berapa kali janji dibuat? Tetpi kenyataannya, sungai tetap hitam dan beracun. Ini membuktikan bahwa pengawasan tidak berjalan, penegakan hukum lemah, dan diduga kuat ada "tangan-tangan jahat" yang melindungi perusahaan nakal ini. "Kalau pengawasan berjalan baik, tidak mungkin PT SSM seenaknya membuang limbah. Ini bukti DPRD dan DLH tidur besar, atau memang ada kesepakatan bisnis di balik layar," tegas tokoh masyarakat. Tantangan Terbuka Untuk Mauli Ritonga Masayarakat Desa Koto Tandun menyuarakan tidak akan berhenti! Mauli Ritonga tidak bisa lari selamanya. Rakyat punya bukti kuat, hukum pun berlaku untuk semua. Jawablah Pertanyaan Kami! 1. Mengapa Bapak diam dan kenapa kerap kali limbah PKS SSM mencemari Sungai Bawak? 2. Apa yang Bapak sembunyikan sehingga harus memblokir media? 3. Sampai kapan Bapak akan dilindungi oleh oknum yang tidur mengawasi? Jika Bapak tetap memilih diam, maka publik akan menilai sendiri bahwa PT SSM bersalah, Mauli Ritonga Pengecut dan penguasa di Rohul sudah dibeli.
Keluarga Kuat, Bangsa Maju: PKK Rohul Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Sempena Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Rokan Hulu digelar khidmat di Halaman Kantor Camat Tambusai, Senin (11/5). Usung tema "Kuatkan 10 Program PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran gerakan tersebut dalam pembangunan daerah. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Rokan Hulu, dr. Hj. Yeni Dwi Putri, buka acara secara resmi ditandai dengan pelepasan balon sebagai simbol semangat kolaborasi dan harapan baru bagi masyarakat. dr. Yeni menegaskan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan. Melalui 10 Program Pokok PKK, gerakan ini berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai luhur, menjaga kesehatan, serta mencetak generasi yang berkualitas demi menyukseskan visi Indonesia Emas 2045. "Keluarga adalah unit terkecil yang sangat krusial. Di sanalah karakter bangsa dibentuk. Itu sebabnya, penguatan program PKK adalah investasi jangka panjang yang harus kita laksanakan secara berkelanjutan," ujarnya. Ia juga memaparkan besarnya potensi gerakan ini yang didukung oleh jutaan kader yang tersebar hingga ke tingkat RT RW. Dengan struktur yang masif dan dedikasi yang tinggi, PKK siap menjawab berbagai tantangan pembangunan di tengah masyarakat. Tidak hanya seremoni, peringatan HKG kali ini juga diisi dengan kegiatan nyata. Mulai dari senam bersama, Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kader, hingga layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan laboratorium, IVA test, dan donor darah yang disambut antusias oleh warga. Hadir pula di kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bambang Triono, Camat Tambusai, Muhammad Ghadafi, Forkopimcam, para Kepala Desa, serta seluruh jajaran pengurus PKK, memperlihatkan sinergi yang kuat demi kesejahteraan bersama
Warga Dusun Batas: Alhamdulillah Jembatan Sei Batang Rampung
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Jembatan Gantung Sei Sesuok, penghubung vital masyarakat Dusun Batas, Desa Cipang Kanan, Kecamatan Rokan IV Koto, telah rampung dan resmi difungsikan. Kini, warga melangkah tidak ada lagi keraguan dan was-was saat melewati Jembatan Gantung sudah lama didambakan. Kehadiran jembatan ini bukan sekadar menyambungkan dua tebing sungai, melainkan menyatukan harapan rakyat dengan kepedulian pemerintah. Senyum kebahagiaan, dan rasa syukur tak terhingga terpancar jelas dari wajah warga, setelah sekian lama menanti akses yang layak dan aman. Pembangunan infrastruktur strategis ini bukti nyata perhatian besar Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, yang konsisten hadir di tengah masyarakat hingga ke pelosok desa sekalipun. Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, H Zulfikri ST, melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Resqi Rades ST, menegaskan pembangunan ini adalah wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu di bawah kepemimpinan Anton dan H Syafaruddin Poti. "Kita akan berupaya bekerja semaksimal mungkin untuk kemajuan Rokan Hulu ini. Dengan segala kemampuan yang ada, kita fokuskan pada program skala prioritas yang bertujuan untuk kelancaran distribusi hasil perkebunan masyarakat desa," ujar Resqi Rades ST kepada katakabar.com, Jum’at (8/5). Setiap tetes keringat dan anggaran yang dikerahkan, tegasnya, adalah manifestasi nyata dari janji dan komitmen untuk menyejahterakan rakyat. Pemerintah memahami betul, aksesibilitas yang baik adalah kunci utama kemajuan ekonomi desa. Harapan Baru bagi Masyarakat Dengan beroperasinya Jembatan Gantung Sei Sesuok ini, roda perekonomian warga khususnya mengangkut hasil bumi dan perkebunan dipastikan semakin lancar. Kesulitan yang dulu menjadi cerita kelam, kini berganti menjadi kemudahan yang nyata. Masyarakat pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Jembatan ini menjadi saksi bisu kepemimpinan yang hadir dan peduli selalu meninggalkan jejak manfaat yang abadi bagi rakyatnya.
Diduga Cabuli Siswi SMP Tiga Kali di Mobil, Ayah Bantah Tapi Warga Bilang Sudah Sering Ditawari Damai
Tandun, katakabar.com – Dunia maya dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu diguncang drama keadilan sangat memilukan sekaligus memuakkan. Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang melibatkan oknum Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, berinisial ANJ, kini berubah menjadi skandal penuh kepalsuan. Setelah sebelumnya heboh dengan kondisi korban yang trauma parah hingga menangis minta pindah sekolah, tiba-tiba angin berubah. Sang ayah justru mengeluarkan surat sangkalan. Tetapi, fakta di lapangan justru membocorkan kebusukan lain sebagai upaya menutup kasus ini diduga sudah dilakukan berkali-kali demi keselamatan pelaku. Diketahui, pelaku dituding melakukan tindak asusila terhadap siswi kelas 1 SMPN 5 Tandun berinisial (NS). Aksi bejat ini diduga dilakukan tidak hanya sekali, melainkan berulang kali sebanyak tiga kali di dalam kendaraan pribadi milik pelaku saat modus antar jemput sekolah. Akibat perbuatan biadab itu, kondisi psikologis korban hancur lebur. Sang anak mengalami guncangan mental yang sangat berat hingga memohon kepada orang tuanya agar diizinkan pindah sekolah. Ia mengaku tidak sanggup lagi melanjutkan pendidikan, merasa malu, takut, dan tidak nyaman. Masa depan cerah yang seharusnya ia raih kini seolah terancam putus. Tiba-tiba Berubah Haluan dan Surat Pernyataan di Atas Materai Membuat publik bertanya-tanya dan darah mendidih, tiba-tiba pihak keluarga korban, Agus selaku ayah, membuat surat pernyataan resmi yang ditandatangani di atas materai Rp10.000. Di surat tersebut, Agus justru memutarbalikkan fakta dan menyatakan tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan ANJ terhadap anaknya adalah 'tidak benar'. "Selaku orang tua anak saya, mengklarifikasi isu yang beredar ditengah-tengah masyarakat yang menyatakan bahwa bapak ANJ melakukan pelecehan terhadap anak kami dan semua itu tidak benar adanya," demikian bunyi isi surat yang dibuat, Rabu (6/5) lalu. Keputusan mendadak ini sangat kontras dengan kondisi anaknya yang jelas-jelas trauma berat. Hal ini memunculkan dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa ada tekanan, bujukan halus, atau transaksi sejumlah uang di balik layar yang memaksa orang tua mengubah keterangan. Fakta Mencengangkan: Sudah Berkali-kali Ditawar Damai Informasi yang beredar luas di masyarakat menyebutkan, upaya untuk menutup-nutupi kasus pidana berat ini bukan dilakukan sekali dua kali. Dikutip dari keterangan warga, dikabarkan sudah beberapa kali upaya perdamaian dilakukan oleh pihak terduga pelaku untuk menempuh jalur aman dan menghindari jerat hukum. Kasus ini pun begitu cepat menyebar, dan menjadi konsumsi publik di Desa Koto Tandun. Warga menilai, surat sangkalan yang muncul tiba-tiba itu adalah bentuk kemenangan bagi pelaku yang sejak awal berusaha "membeli" keadilan dengan cara-cara kotor. Pelaku Santai Sodorkan Surat Sebagai Tameng Sementara, saat dikonfirmasi terkait tudingan berat tersebut, terduga pelaku ANJ justru terlihat sangat santai dan tenang. Ia hanya menyodorkan isi surat pernyataan sangkalan tersebut dan membantah keras semua isu yang menimpa dirinya. "Isu itu tidak benar Pak, dan orang tua dari ananda NS sudah mengklarifikasi terkait isu yang beredar," ujarnya singkat kepada katakabar.com, seolah-olah selembar kertas itu bisa menghapus dosa dan bukti fisik yang ada. Masyarakat Murka, Tolak Mati Rekonsiliasi Meski ada surat sangkalan dan pembantahan dari pelaku, masyarakat justru semakin geram dan tidak terima. Warga menilai kasus pencabulan anak di bawah umur adalah tindak pidana berat yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan materai atau uang damai. "Jangan ada perdamaian! Ini pencabulan anak di bawah umur, bukan masalah sepele. Lihat saja nasib korban yang sampai minta pindah sekolah karena mentalnya hancur. Kami minta Anjasri ditangkap dan dihukum seberat-beratnya, surat apa pun itu tidak kami akui!" tegas warga dengan nada tinggi. Hingga berita ini diturunkan, sorotan tajam juga mengarah kepada Pj Kepala Desa Koto Tandun, Aly, yang hingga kini masih menghilang dan belum memberikan pernyataan apa pun terkait skandal besar yang melibatkan jajarannya ini. Masyarakat kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum. Kasus pidana seperti ini tidak bisa mati hanya karena ada surat sangkalan, bukti fisik dan trauma korban adalah saksi bisu yang tak bisa dibohongi.
Antrean Kenderaan Isi BBM Mengular, Stok di Rohul Dijamin Aman!
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Antrean panjang kendaraan mengisi BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Rokan Hulu belakangan ini menjadi pemandangan tak asing lagi beberapa hari belakangan ini. Tetapi, di balik kemacetan kendaraan untuk mendapatkan BBM yang terjadi, masyarakat tak perlu risau. Pemerintah daerah memberikan jaminan tegas bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah ini dalam kondisi aman, tersedia cukup, dan distribusi tetap berjalan lancar. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., menegaskan fenomena antrean tersebut bukanlah tanda kelangkaan, melainkan murni akibat perubahan perilaku konsumsi masyarakat. Terjadi pergeseran atau migrasi penggunaan jenis bahan bakar, di mana sebagian pengguna yang biasa mengisi Dex atau Dexlite kini beralih ke Bio Solar. Hal serupa juga terjadi pada pengguna Pertamax dan Pertamax Turbo yang beralih ke Pertalite. "Kondisi ini merupakan dampak dari migrasi pola konsumsi masyarakat. Lonjakan permintaan pada jenis BBM tertentu secara bersamaan inilah yang menyebabkan antrean, terutama di jam-jam sibuk," ujar Anton. Meski terjadi penumpukan permintaan pada jenis tertentu, Bupati memastikan rantai pasokan tetap berjalan normal dan terus dipantau secara intensif. Pemerintah Kabupaten bersama PT Pertamina dan Pemprov Riau terus berkoordinasi memastikan suplai ke seluruh wilayah tetap terkendali. Di tengah situasi ini, orang nomor satu di Rokan Hulu ini mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Ia juga menekankan pentingnya sikap bijak dengan tidak melakukan panic buying atau membeli bahan bakar secara berlebihan. "Kami mengajak untuk tidak panik dan membeli secukupnya sesuai kebutuhan. Dengan begitu, distribusi dapat berlangsung merata dan adil bagi seluruh masyarakat," tegasnya. Pemerintah optimistis, dengan pemahaman dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi situasi ini, antrean di SPBU akan segera kembali normal dan suasana tetap kondusif.
Tegas! Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai Tolak Adu Domba Sesama Melayu
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai menyampaikan pernyataan sikap terkait kebijakan pemerintah dalam penertiban kawasan hutan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung Ketua Forum, Irwansyah SM, pada Kamis (12/2) kemarin. Dalam keterangannya, Irwansyah, menegaskan Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang didirikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Terkait penertiban kawasan hutan, kami mendukung seluruh upaya Masyarakat Adat Luhak Tambusai, baik melalui kelompok, koperasi, organisasi maupun lembaga kemasyarakatan lainnya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, sepanjang dilakukan secara baik, benar dan untuk kemaslahatan bersama,” ujarnya. Selain itu, forum secara tegas menolak segala bentuk upaya pembenturan sesama anak bangsa, khususnya sesama anak kemenakan Melayu se Luhak Tambusai. “Kami menolak segala bentuk adu domba yang dapat memecah belah persatuan. Jangan sampai sesama anak kemenakan saling berhadapan karena kepentingan tertentu,” tegas Irwansyah. Forum juga menyatakan kesiapan untuk membuka komunikasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat Melayu Luhak Tambusai. Dalam pernyataan tersebut, Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai mengajak seluruh anak kemenakan untuk menjaga persatuan dan hubungan kekerabatan agar tidak mudah dipecah belah oleh kepentingan mana pun. “Kami berharap semua pihak dapat mengedepankan musyawarah. Mari merangkul, bukan memukul, karena perjuangan ini untuk kepentingan kampung halaman,” imbuhnya. Pernyataan tersebut diakhiri dengan penegasan semangat persatuan: “Takkan hilang Melayu di bumi.
Peringati HPN 2026, PJI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026, organisasi profesi wartawan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Rokan Hulu tunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran di kecamatan Kepenuhan Hulu. Kegiatan ini bentuk nyata kehadiran insan pers di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pemberitaan tetapi juga dalam aksi kemanusiaan. Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh pengurus dan anggota PJI ke lokasi terdampak. Adapun bantuan yang diberikan meliputi paket sembako serta kebutuhan dasar lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban para korban dalam masa pemulihan pasca-insiden. Ketua PJI Kabupaten Rokan Hulu, Sudirman melalui sekretarisnya Syukri, menyampaikan momentum HPN tahun ini sengaja diisi dengan kegiatan sosial agar semangat hari besar pers tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. "Kami ingin berbagi keberkahan di hari bersejarah bagi insan pers ini. Melalui bantuan yang ala kadarnya ini, kami berharap para korban kebakaran tetap tegar dan segera bangkit kembali," ujarnya saat penyerahan bantuan, Kamis (12/2) kemarin. Camat setempat, Junaidi mengapresiasi gerak cepat PJI Rohul dan Sahabat Rokan Hulu Peduli. Ia menilai sinergi antara arahan pimpinan daerah dan aksi nyata organisasi profesi sebagai bentuk kolaborasi ideal dalam penanganan dampak bencana. "Terima kasih atas kepedulian para awak media yang tergabung dalam PJI. Menurut warga, bantuan ini sangat berarti mengingat banyaknya harta benda yang tidak sempat terselamatkan saat api melahap kediaman mereka," jelasnya. Ia berharap, agar sinergi antara wartawan dengan masyarakat terus terjalin erat, selaras dengan semangat pers yang mengabdi untuk kepentingan publik. Terlebih, kegiatan ini juga bagian dari amanah langsung dari Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM dan Wakil Bupati, H Syafaruddin Poti SH MM yang menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dan elemen masyarakat dalam setiap situasi krisis kemanusiaan.
Mantap! Anak Perusahaan Astra Agro Lestari Dapat Apresiasi Bupati Rohul
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Group Astra Agro Lestari melalui dua anak usahanya, PT Sawit Asahan Indah (SAI) dan PT Eka Dura Indonesia (EDI), menyerahkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa pengecatan Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu. Serah terima berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Kamis (22/1). Kedatangan rombongan Astra Group dipimpin langsung oleh VP OPS Astra Agro Area Riau, Dwi Hartono. Ia didampingi CD Area Manager Area Riau, Dede Putra Kurniawan, Administratur PT Eka Dura Indonesia, Dwi Setyo Budiawan, Administratur PT Sawit Asahan, Indah Dani Sitorus, CDO PT EDI, Dwiky Yudhistira, CDO PT SAI, Ilka Iskandar, Kepala Teknik PT EDI Risman, serta Kepala Teknik PT SAI, Amsal. Rombongan disambut Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, antara lain Asisten I Sekretariat Daerah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Umum, serta pengurus Masjid Agung Madani Islamic Center. Bupati Rokan Hulu, Anton mengapresiasi komitmen Astra Group yang dinilai konsisten berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia menyebut dukungan perusahaan melalui CSR bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari kerja bersama menjaga fasilitas publik agar tetap layak dan nyaman digunakan masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Group Astra yang telah berkontribusi membangun Rokan Hulu. Program CSR ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan korporasi karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Rokan Hulu secara luas,” ucap Anton. Menurut Anton, pembangunan daerah tidak bisa bertumpu pada pemerintah saja. Ia mengajak seluruh korporasi yang beroperasi di Rokan Hulu ikut terlibat aktif dalam pembangunan, agar hasilnya berdampak lebih luas dan merata. “Saya mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Rokan Hulu untuk bersama-sama membangun daerah. Kalau kolaborasi diperkuat, manfaatnya akan dirasakan masyarakat secara umum,” ujarnya. Anton juga mendorong agar CSR dapat diarahkan pada program prioritas yang menyentuh kebutuhan mendasar warga. Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, dukungan sarana prasarana pendidikan, hingga fasilitas kesehatan yang menurut dia masih sangat dibutuhkan. “Harapan kami, CSR bisa lebih berdampak luas. Misalnya pembangunan jalan dan jembatan, dukungan fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan. Itu kebutuhan nyata masyarakat,” jelas Anton. Anton menyebut saat ini sudah ada 20 perusahaan yang menyalurkan CSR di Rokan Hulu dengan program beragam. Mulai dari pengecatan fasilitas umum seperti Masjid Agung Madani Islamic Center dan pasar modern, pengecatan pagar, pembangunan box culvert, hingga pembangunan jalan. “Program CSR ini harus terus didorong agar tepat sasaran dan memberi manfaat luas, tidak hanya untuk titik tertentu, tetapi untuk masyarakat Rokan Hulu secara keseluruhan,” jelas Anton. Serah terima program CSR tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT SAI dan PT EDI bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan oleh Pemkab Rohul kepada pihak Astra Group. Kemudian acara ditutup dengan sesi foto bersama manajemen PT SAI dan PT EDI bersama jajaran pejabat Pemkab Rohul. Dari pihak perusahaan, VP OPS Astra Agro Area Riau, Dwi Hartono mengatakan program CSR yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan pengelola fasilitas. Ia menegaskan Astra Group siap melanjutkan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan. “Kami berharap program CSR Astra Group ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Ke depan kami juga siap bersama-sama membangun Rokan Hulu,” tutur Dwi Hartono. Ia menambahkan, komitmen Astra Group tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan perbaikan fasilitas umum, tetapi juga melalui kontribusi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Diketahui, Astra Group melalui PT EDI dan PT SAI selama ini telah menjalankan berbagai program CSR di Rokan Hulu, baik dalam mendukung pembangunan daerah maupun pemberdayaan masyarakat. Sejumlah kegiatan yang telah berjalan mencakup perbaikan fasilitas umum, dukungan infrastruktur lingkungan, hingga kegiatan sosial yang langsung menyasar kebutuhan warga.