Sejahtera

Sorotan terbaru dari Tag # Sejahtera

Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu, BP Tapera Dorong Sinergi Perluas Akses Pembiayaan Rumah Bagi MBR Nasional
Nasional
12 jam yang lalu

Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu, BP Tapera Dorong Sinergi Perluas Akses Pembiayaan Rumah Bagi MBR

Kota Batu, katakabar.com -  Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan mengenai berbagai skema pembiayaan perumahan pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Mengawali kegiatan, Staf Ahli Menteri Kementerian PKP, Riadi Arief Aladin, menjelaskan bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendorong penyediaan rumah layak, berkualitas, dan terjangkau. Menurutnya, melalui KPP pemerintah memberikan dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha sektor perumahan, termasuk UMKM dan pengembang, guna mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat. Direktur Kerja Sama dan Kebijakan Pembiayaan BP Tapera, Alfian Arif, memaparkan berbagai ketentuan Program KPR Sejahtera FLPP, mulai dari persyaratan penerima, mekanisme pembiayaan, hingga hak dan kewajiban penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa KPR Sejahtera FLPP merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan yang terjangkau. Melengkapi sesi sosialisasi, Small Business Manager BRI Kota Batu, Dimas Sutikno Putro, menjelaskan peran BRI sebagai bank penyalur dalam mendukung program pembiayaan perumahan pemerintah. Menurutnya, BRI berperan dalam proses verifikasi calon debitur, analisis kelayakan pembiayaan, hingga pendampingan proses akad kredit sehingga masyarakat memperoleh layanan pembiayaan yang mudah, cepat, dan sesuai ketentuan. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Menanggapi pertanyaan peserta mengenai anak yang orang tuanya dalam satu Kartu Keluarga telah membeli rumah melalui Program KPR Sejahtera FLPP, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa setiap calon penerima tetap dapat memanfaatkan program tersebut sepanjang memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila yang bersangkutan telah membentuk keluarga sendiri, memenuhi kriteria sebagai masyarakat berpenghasilan rendah, serta belum pernah menerima subsidi perumahan, maka dapat mengajukan KPR Sejahtera FLPP sesuai ketentuan yang berlaku. Menjawab pertanyaan lain terkait penerima FLPP yang harus berpindah domisili atau tempat kerja ke daerah lain setelah memiliki rumah subsidi, Alfian Arif menegaskan bahwa pemanfaatan rumah subsidi harus tetap mengikuti ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap perubahan kondisi penerima wajib disesuaikan dengan regulasi pemerintah agar tujuan utama program dalam menyediakan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap terjaga Menutup kegiatan, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah.  "BP Tapera akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KPR Sejahtera FLPP semakin tepat sasaran, cepat, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Heru. Hingga 1 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional telah mencapai 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp11,6 triliun. Penyaluran tersebut didukung oleh 36 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, 10.902 pengembang, dan 9.358 perumahan yang tersebar di 35 provinsi serta 377 kabupaten/kota di Indonesia. Di Provinsi Jawa Timur, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 24.763 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp2,9 triliun, melibatkan 13 asosiasi, 1.104 pengembang, 1.178 perumahan, dan 9 bank penyalur. Tiga kabupaten dengan realisasi penyaluran FLPP terbesar di Jawa Timur yakni Kabupaten Jember sebanyak 939 unit, Kabupaten Malang sebanyak 813 unit, dan Kabupaten Kediri sebanyak 533 unit. Melalui kegiatan sosialisasi ini, BP Tapera berharap semakin banyak masyarakat memahami dan memanfaatkan Program KPR Sejahtera FLPP sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama.

BSI Maslahat Hadirkan Layanan KZ Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:10 WIB

BSI Maslahat Hadirkan Layanan KZ Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat

Jakarta, katakabar.com - BSI Maslahat hadir memeriahkan BSI International Expo 2025 di Jakarta Convention Center atau JCC. BSI Maslahat menyediakan booth ZISWAF Corner yang memberikan layanan konsultasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf atau ZISWAF, serta pendaftaran BSI Scholarship 2025 yang terletak di Hall B JCC. Booth ini tersedia selama event tersebut berlangsung dari tanggal 26 hingga 29 Juni 2025 nanti. Kehadiran BSI Maslahat wujud komitmen untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat, serta memberikan kemudahaan dalam menunaikan ZISWAF. Tak hanya itu, para generasi muda bisa mendaftar BSI Scholarship 2025 di booth tersebut. Masyarakat yang hadir dapat memperoleh informasi lengkap dan menunaikan ZISWAF secara langsung, serta memperoleh informasi terkait program-program yang dijalankan oleh BSI Maslahat, seperti Program Panel Surya untuk Masjid Tanpa Listrik. Program ini menargetkan pemasangan panel surya di 8 masjid yang tersebar di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Penyediaan akses listrik bertujuan untuk mendukung optimalisasi fungsi masjid dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti ibadah sholat, pembelajaran Al Quran melalui TPA, dan sebagai pusat literasi dan perpustakaan. Tak hanya program tersebut, BSI Maslahat fokus bahagiakan anak yatim dhuafa. Program ini berupa dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan proses belajar yang bertujuan memberikan harapan dan semangat meraih masa depan yang lebih baik. Selain dapat membayar ZISWAF secara langsung, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran digital melalui BYOND By BSI dan digital.bsimaslahat.or.id Lalu, BSI Maslahat juga membuka pendaftaran BSI Scholarship 2025. BSI Scholarship adalah program beasiswa jenjang sarjana yang dikelola oleh BSI Maslahat. Program ini bertujuan untuk membentuk pemimpin masa depan umat yang berkarakter, amanah dan bisa menjadi teladan, serta mampu berkontribusi dalam membangun keumatan khususnya di bidang industri ekonomi syariah. Ada 3 jenis BSI Scholarship yang dapat dipilih yaitu; 1. Prestasi Unggulan merupakan beasiswa yang ditujukkan untuk mahasiswa baru dari keluarga kurang mampu. 2. Inspirasi merupakan beasiswa yang ditujukkan untuk mahasiswa pra sejahtera semester 3. 3. Talenta merupakan program beasiswa kuliah tingkat akhir semester 7 yang berfokus menyiapkan lulusan sarjana memiliki kemampuan siap bekerja dengan kemampuan leadership dan managerial yang dibutuhkan di dunia industri untuk mendapatkan peluang karir yang lebih besar khususnya di bidang ekonomi syariah.3.

Pemprov Aceh Bentuk PMU KSB Demi Sejahterakan Petani Sawit
Sawit
Selasa, 17 Desember 2024 | 09:49 WIB

Pemprov Aceh Bentuk PMU KSB Demi Sejahterakan Petani

Aceh, katakabar.com - Pemerintah Provinsi atau Pemprov Aceh terus berupaya agar para petani kelapa sawit di Tanah Rencong makin sejahtera. Salah satunya membentuk Program Management Unit Kelapa Sawit Berkelanjutan (PMUnKSB) yang tertuang dalam Pergub Nomor 9 tahun 2024. Latar belakang program ini rumusan pemerintah daerah terkait peta jalan KSB 2023-2045 dan Rencana Aksi Daerah atau RAD KSB 2023-2026 untuk mencapai rantai pasok yang bebas dari deforestasi. Ketua PMU-KSB Aceh, Fadhli Ali mengatakan, program peta jalan KSB fokus pada peningkatan produksi kelapa sawit, penguatan kapasitas, pengembangan kelembagaan, pengembangan basis data, pembiayaan, dan model bisnis baru di dalam area konsesi. Di mana peran PMU KSB mengimplementasikan peta jalan tersebut.