Siklus

Sorotan terbaru dari Tag # Siklus

Senggigi Masuki Siklus Pembaruan Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar Nasional
Nasional
7 jam yang lalu

Senggigi Masuki Siklus Pembaruan Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar

Lombok, katakabar.com - Pemerintah pusat sedang siapkan investasi senilai Rp81 miliar untuk merevitalisasi Pasar Seni Senggigi, menempatkan koridor pariwisata lama di Lombok Barat ini dalam fase baru pembaruan sektor publik. Pendanaan tersebut dilaporkan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, dengan Pemerintah Provinsi (Pempro Nusa Tenggara Barat (NTB) terlibat dalam perencanaan dan desain. Soal pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027, dengan proses pengadaan atau tender diperkirakan berlangsung sebelum konstruksi. Perombakan besar kawasan Pasar Seni menjadi ruang publik pariwisata yang lebih modern, termasuk gerai kuliner, ruang ritel UMKM, area publik terbuka, serta fungsi budaya atau pertunjukan sebuah intervensi yang oleh pejabat dibingkai sebagai bagian dari upaya memperkuat dan merevitalisasi pariwisata Senggigi. Proyek Pasar Seni sinyal jangka pendek paling jelas dari arah tersebut, tetapi maknanya lebih besar daripada satu lokasi. Senggigi telah menjadi destinasi matang dengan akomodasi, tempat makan, dan layanan pengunjung yang telah lama berdiri, tujuan investasi ini bukan untuk menciptakan ulang koridor tersebut, melainkan memperbarui ruang-ruang publik utama dan memperkuat pengalaman secara keseluruhan di kawasan yang telah menjadi pusat pariwisata Lombok selama beberapa dekade. Rencana Rp81 Miliar Tempatkan Pasar Seni Senggigi Jadi Sorotan Pasar Seni Senggigi telah lama menempati posisi strategis di pusat pariwisata Lombok Barat. Rencana revitalisasi akan memberi lokasi tersebut peran publik yang lebih aktif: tempat bagi pengunjung untuk makan, berbelanja, berkumpul, dan berinteraksi dengan pelaku usaha kreatif lokal. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa anggaran Rp81 miliar akan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pemerintah provinsi menyiapkan desain dan Detail Engineering Design. Pada 2027, dengan proses tender diperkirakan berlangsung sebelumnya. Fungsi yang direncanakan dan diberitakan oleh media lokal maupun nasional mencakup area kuliner, kios UMKM, ruang publik terbuka, dan komponen pertunjukan. Bagi koridor Senggigi, cara proyek ini diposisikan sangat penting: ini merupakan penguatan destinasi, bukan sekadar renovasi satu bangunan. Kawasan Pasar Seni yang lebih fungsional dapat meningkatkan pengalaman di jantung Senggigi, menambah alasan bagi pengunjung untuk tinggal lebih lama hingga malam hari, dan menyediakan ruang dengan visibilitas lebih tinggi bagi usaha kecil dalam ekonomi pariwisata. Mengapa Senggigi Penting bagi Pariwisata Lombok Kekuatan Senggigi terletak pada karakternya yang telah mapan. Portal pariwisata resmi Indonesia menggambarkan Pantai Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, serta menyoroti pantai-pantainya dan jalur pesisir ke arah utara menuju Bangsal, salah satu pintu gerbang yang umum digunakan menuju Kepulauan Gili. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat juga mengidentifikasi Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, dengan menyebut garis pantai, pemandangan matahari terbenam, dan fasilitas pariwisata yang sudah tersedia, seperti hotel, restoran, dan sarana hiburan. Kematangan tersebut bagian penting dari kisah Senggigi. Pengunjung tidak tiba di kawasan yang kosong; mereka memasuki ekosistem pariwisata yang telah berfungsi, dengan pilihan penginapan, kuliner, layanan transportasi, dan wisata sehari yang telah teruji. Bagi pasangan, keluarga, dan wisatawan yang menginginkan liburan santai di Lombok, lokasi Senggigi di pesisir barat secara alami berpusat pada aktivitas pantai dan matahari terbenam di atas Selat Lombok sering kali dengan Gunung Agung di Bali terlihat di cakrawala ketika kondisi cerah. Basis yang Praktis Jelajahi Lombok dan Kepulauan Gili Letak geografis Senggigi tetap menjadi salah satu keunggulan utamanya. Koridor ini berada dekat Mataram dan menyediakan akses yang mudah menuju rute-rute Lombok Barat dan Lombok Utara, serta koneksi lanjutan ke Bangsal untuk menuju Kepulauan Gili. Daftar kawasan strategis Dinas Pariwisata NTB menempatkan Senggigi dalam koridor strategis Senggigi–Tiga Gili, yang menegaskan eratnya keterkaitan antara pariwisata Lombok Barat dan daya tarik pulau-pulau di Lombok Utara. Mangsit: Perpanjangan Koridor Senggigi Lebih Tenang Di sebelah utara pusat Senggigi, Mangsit telah berkembang sebagai perpanjangan koridor pariwisata Senggigi yang lebih tenang dan lebih berkelas. Kawasan ini memiliki orientasi pesisir barat yang sama, tetapi suasananya umumnya lebih tenang, dengan konsentrasi hotel tepi pantai berkualitas di sepanjang pesisir. Komposisi tersebut terlihat dari jajaran hotel di Senggigi dan Mangsit, dengan properti tepi pantai yang telah mapan seperti Katamaran, Kalandara, dan Holiday Resort Lombok. Qunci Villas, hotel butik tepi pantai di Mangsit, Senggigi, Lombok, juga menjadi bagian dari kelompok properti di sepanjang pesisir ini. Bagi wisatawan yang membandingkan hotel di Senggigi, perbedaannya cukup jelas: pusat Senggigi menawarkan kemudahan maksimal untuk bersantap dan bepergian, sedangkan Mangsit merupakan basis yang lebih tenang dengan konsentrasi hotel tepi pantai yang kuat. Melengkapi Lombok Selatan Bukan Bersaing Pembaruan Senggigi juga berlangsung dalam peta pariwisata Lombok yang semakin beragam. Lombok Selatan—terutama Kuta dan kawasan Mandalika—telah mengembangkan tawaran yang berbeda, berpusat pada pantai dramatis, ombak untuk berselancar, bentang alam terbuka, dan infrastruktur pariwisata olahraga. Indonesia Travel menyoroti pantai-pantai Mandalika serta peluang berselancar di Kuta dan Mawi bagi wisatawan yang mencari pengalaman pantai yang lebih aktif. Tawaran Senggigi berbeda: koridor pesisir barat yang telah mapan, dengan beragam layanan dan ritme santai yang menghadap matahari terbenam. Kedua peran ini dapat saling melengkapi—memberikan pilihan yang lebih jelas kepada pengunjung sesuai dengan jenis perjalanan ke Lombok yang mereka inginkan. Acara Publik dan Akses Digital Memperkuat Kisah Pembaruan Rencana Pasar Seni merupakan sinyal terbesar saat ini, tetapi bukan satu-satunya kegiatan yang didukung pemerintah dalam memperkuat profil pariwisata publik Senggigi. Pada Juni 2026 lalu, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meluncurkan Festival Senggigi 2026 di kawasan Merumatta Senggigi dan memperkenalkannya sebagai program tiga bulan yang berisi kegiatan seni, budaya, olahraga, dan hiburan, dengan tujuan menata potensi pariwisata lokal ke dalam kalender acara yang lebih jelas. Secara terpisah, Pemerintah Lombok Barat melaporkan peluncuran layanan e-ticketing dan gate-in online di Dermaga Senggigi. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pengguna dan memperkuat daya saing Senggigi sebagai pintu gerbang pariwisata bahari di Lombok Barat. Arti Siklus Pembaruan bagi Pengunjung Jika terlaksana sesuai rencana, revitalisasi Pasar Seni Senggigi dapat memberikan lebih banyak kegiatan bagi wisatawan di pusat Senggigi di luar waktu menikmati pantai, dengan ruang untuk bersantap, berbelanja, dan mengikuti program budaya. Proyek ini juga dapat membantu menghubungkan kawasan perhotelan dengan perdagangan lokal secara lebih jelas dan ramah bagi pengunjung. Bagi pelaku usaha lokal, fungsi UMKM dan ritel yang direncanakan memiliki arti khusus: semakin baik kualitas ruang publik, semakin mudah bagi pengunjung untuk membelanjakan uang secara lokal di luar area hotel. Bagi pariwisata Lombok secara lebih luas, proyek ini juga menjadi sinyal bahwa perhatian investasi tidak terbatas pada zona pertumbuhan baru. Destinasi yang telah mapan juga membutuhkan siklus pembaruan, dan Senggigi memiliki fondasi untuk memperoleh manfaat darinya. Membangun di Atas Fondasi Pusat Pariwisata yang Telah Mapan Proyek Pasar Seni Senggigi senilai Rp81 miliar masih berada dalam tahap rencana, dengan pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027. Dampaknya pada akhirnya akan bergantung pada kualitas desain, pelaksanaan, komposisi penyewa, pemeliharaan, serta seberapa baik ruang publik yang ditingkatkan tersebut terhubung dengan koridor Senggigi yang lebih luas. Arah perkembangannya sudah terlihat jelas. Senggigi memiliki fondasi destinasi pariwisata yang matang—ekosistem perhotelan yang telah mapan, lokasi pesisir barat yang berpusat pada pantai dan matahari terbenam, serta akses praktis menuju Mataram, Lombok Utara, dan Kepulauan Gili. Arti penting dorongan pemerintah saat ini adalah bahwa investasi publik yang besar kini diarahkan untuk memperkuat fondasi tersebut bagi fase berikutnya dalam pengembangan pariwisata Lombok.

Mengenal Fase Akumulasi Siklus Pasar Keuangan Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 28 April 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Fase Akumulasi Siklus Pasar Keuangan

Jakarta, katakabar.com - Pasar keuangan tidak bergerak secara acak, melainkan mengikuti siklus berulang yang mencerminkan psikologi kolektif dari para pelakunya. Dengan memahami siklus ini memungkinkan seorang trader untuk mengidentifikasi kapan sebuah tren akan dimulai dan kapan tren tersebut akan berakhir. Salah satu konsep paling fundamental yang diperkenalkan oleh teori pasar klasik adalah pergerakan harga besar selalu dimulai dari fase persiapan yang tenang sebelum akhirnya meledak menjadi tren yang kuat. Bagi mereka yang mampu membaca tanda-tanda awal ini, pasar bukan lagi sekadar fluktuasi harga yang membingungkan, melainkan sebuah peta jalan yang dapat diprediksi secara objektif melalui analisis struktur pasar yang mendalam. Fase pertama dan paling krusial dalam siklus pasar adalah fase akumulasi dalam trading. Fase ini biasanya terjadi setelah tren turun yang berkepanjangan, di mana mayoritas trader retail merasa pesimis dan mulai meninggalkan pasar karena kerugian yang mereka alami. Namun, pada saat yang bersamaan, para investor besar atau "smart money" mulai masuk kembali ke pasar secara perlahan. Mereka melakukan pembelian secara bertahap dalam rentang harga yang sempit agar tidak memicu kenaikan harga yang mendadak sebelum posisi mereka terpenuhi sepenuhnya. Karakteristik utama dari fase ini adalah pergerakan harga yang cenderung menyamping (sideways) dengan volatilitas yang rendah. Mengenali fase akumulasi memerlukan kesabaran tinggi karena harga sering kali terlihat tidak bergerak kemana-mana dalam waktu yang lama. Tetapi, di balik ketenangan tersebut, volume perdagangan biasanya mulai menunjukkan aktivitas yang tidak biasa, menandakan bahwa aset sedang berpindah tangan dari pihak yang panik ke pihak yang lebih terencana. Setelah persediaan aset di pasar mulai menipis karena terus dibeli oleh institusi besar, harga akan mulai menembus level resistensi dan memulai fase kenaikan atau markup. Jadi, memahami dinamika ini membantu trader untuk masuk ke pasar di waktu yang tepat bersamaan dengan para profesional. Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai struktur siklus pasar dan strategi analisis teknikal lainnya, Anda dapat mempelajari ulasan lengkapnya di Market Analysis KVB. Keberhasilan transisi dari fase akumulasi ke fase tren sangat bergantung pada ketersediaan likuiditas di pasar. Di sinilah peran Liquidity Provider atau LP menjadi sangat vital sebagai penyokong utama ekosistem perdagangan. LP memastikan meskipun terjadi akumulasi besar-besaran oleh institusi, pasar tetap memiliki kedalaman yang cukup sehingga trader retail tetap dapat melakukan transaksi pada harga yang wajar tanpa terganggu oleh lonjakan harga yang tidak efisien. Dukungan LP yang kredibel memberikan kepastian bahwa setiap order beli atau jual dapat tereksekusi dengan transparan dan stabil. Tanpa likuiditas yang memadai, pasar akan menjadi sangat rapuh terhadap manipulasi dan memiliki biaya transaksi yang sangat tinggi. Lantaran itu, infrastruktur perdagangan yang terhubung dengan jaringan LP global yang kuat merupakan prasyarat mutlak bagi para pelaku pasar untuk dapat menjalankan strategi mereka, baik dalam fase akumulasi yang tenang maupun dalam fase volatilitas tinggi yang menyertainya. Memahami siklus pasar dan fase akumulasi merupakan kunci untuk menjadi trader yang lebih cerdas dan disiplin. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan yang stabil dengan dukungan teknologi eksekusi mutakhir, memungkinkan Anda untuk memetakan peluang di setiap fase pasar secara optimal. Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman trading yang transparan dan aman melalui penyediaan infrastruktur kelas dunia yang dirancang khusus untuk para trader profesional. Seluruh fasilitas layanan kami dikembangkan untuk memastikan Anda mendapatkan akses pasar yang luas dengan efisiensi tinggi di setiap lini transaksi. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan layanan perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera memulai langkah strategis Anda dan memanfaatkan peluang dari siklus pasar keuangan dunia, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Pahami Siklus Ekonomi Global dan Dampaknya Bagi Investor: Dari Ekspansi ke Resesi Internasional
Internasional
Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Pahami Siklus Ekonomi Global dan Dampaknya Bagi Investor: Dari Ekspansi ke Resesi

Jakarta, katakabar.com - Ekonomi global tidak pernah bergerak secara linear, melainkan dalam sebuah pola berulang yang dikenal sebagai siklus ekonomi. Bagi para investor dan pelaku pasar, memahami setiap fase dalam siklus ini bukan sekadar pengetahuan teoritis, melainkan kebutuhan strategis untuk melindungi portofolio dan memaksimalkan peluang keuntungan di tengah perubahan kondisi pasar. Siklus ekonomi secara umum terdiri dari empat fase utama: ekspansi, puncak (peak), kontraksi (resesi), dan titik terendah (trough). Pergerakan di antara fase-fase ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral, tingkat konsumsi masyarakat, hingga produktivitas industri secara global. Bedah Fase Ekspansi hingga Resesi Memahami karakteristik setiap fase membantu investor menentukan instrumen apa yang paling layak untuk dikoleksi atau dilepas: Fase Ekspansi: Ini adalah periode pertumbuhan di mana aktivitas ekonomi meningkat, tingkat pengangguran menurun, dan kepercayaan konsumen menguat. Pada fase ini, pasar saham biasanya cenderung bullish karena pertumbuhan laba perusahaan yang positif. Puncak (Peak): Titik di mana pertumbuhan ekonomi mencapai batas maksimalnya. Pada tahap ini, inflasi sering kali mulai merangkak naik, memicu bank sentral untuk menaikkan suku bunga guna mencegah overheating. Fase Kontraksi (Resesi): Ditandai dengan penurunan aktivitas ekonomi selama dua kuartal berturut-turut atau lebih. Permintaan konsumen melemah dan perusahaan mulai melakukan efisiensi. Di sinilah volatilitas pasar meningkat tajam, namun di sisi lain, sering muncul peluang harga aset yang menjadi lebih murah. Titik Terendah (Trough): Akhir dari masa resesi di mana ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi sebelum kembali memasuki siklus ekspansi yang baru. Navigasi yang tepat pada setiap transisi fase sangat menentukan keberhasilan jangka panjang. Untuk pembahasan lebih mendetail mengenai mekanisme pergerakan siklus ini, Anda dapat mengakses ulasan lengkapnya di Market Analysis KVB Futures. Strategi Adaptif bagi Investor di Pasar Berjangka Di tengah transisi siklus ekonomi, pasar berjangka (Futures) menawarkan fleksibilitas yang unik bagi investor. Tidak seperti investasi konvensional yang hanya mengandalkan kenaikan harga, perdagangan berjangka memungkinkan investor untuk mengambil posisi dalam dua arah, baik saat pasar sedang menguat maupun saat mengalami kontraksi. Sebagai Broker Trading Futures yang terpercaya, KVB Futures berkomitmen untuk membantu para investor memahami setiap perubahan tren global. Dengan menyediakan akses ke berbagai produk seperti Forex, indeks saham global, dan komoditas, nasabah memiliki keleluasaan untuk melakukan diversifikasi sesuai dengan fase ekonomi yang sedang berlangsung. Dukungan teknologi trading yang mumpuni serta edukasi berkelanjutan menjadi prioritas KVB Futures agar para trader dapat mengambil keputusan yang berbasis data, bukan sekadar spekulasi. Bagi Anda yang ingin mulai membangun strategi investasi yang tangguh di segala kondisi ekonomi, pendaftaran akun dapat dilakukan secara mudah melalui tautan resmi: Daftar KVB Futures. Peringatan Risiko: Perdagangan berjangka memiliki risiko yang signifikan dan melibatkan penggunaan leverage. Nilai investasi dapat turun maupun naik. Sangat penting bagi investor untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko dan siklus pasar sebelum melakukan transaksi.

Pahami Siklus Pasar Pergerakan Harga Aset Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 05 Februari 2026 | 10:32 WIB

Pahami Siklus Pasar Pergerakan Harga Aset

Jakarta, katakabar.com - Dunia trading dan investasi, harga aset tidak bergerak secara acak. Pergerakan pasar biasanya mengikuti pola tertentu yang berulang jangka panjang, yang dikenal sebagai siklus pasar. Memahami siklus ini sangat penting bagi trader dan investor karena dapat membantu menentukan kapan waktu yang tepat untuk masuk pasar, mengambil profit, atau menghindari risiko penurunan besar. Siklus pasar terjadi karena perubahan sentimen investor, kondisi ekonomi, serta dinamika permintaan dan penawaran. Dengan memahami fase-fase dalam siklus ini, pelaku pasar dapat membaca arah tren dengan lebih jelas dan tidak mudah terjebak dalam keputusan emosional. Mengapa Siklus Pasar Penting untuk Dipahami Banyak trader pemula hanya fokus pada pergerakan harga harian tanpa memahami konteks besar di balik tren tersebut. Padahal, pasar bergerak dalam fase tertentu yang mencerminkan perilaku pelaku pasar secara kolektif. Ketika pasar berada dalam fase naik, optimisme biasanya mendominasi. Sebaliknya, ketika pasar turun, ketakutan dan aksi jual sering menjadi pemicu utama. Siklus ini terus berulang dan menjadi dasar penting dalam analisis teknikal maupun strategi jangka panjang. Dengan memahami siklus pasar, trader dapat menghindari kesalahan umum seperti membeli di puncak harga atau menjual saat pasar sudah terlalu murah. Mengenal Siklus Pasar: Akumulasi, Mark-Up, dan Mark-Down Secara umum, siklus pasar dapat dibagi menjadi beberapa fase utama, yakni akumulasi, mark-up, distribusi, dan mark-down. Fase akumulasi biasanya terjadi setelah penurunan harga besar, ketika pelaku pasar besar mulai membeli aset secara perlahan. Pada tahap ini, harga cenderung bergerak sideways dan sentimen pasar masih pesimis. Setelah itu, pasar memasuki fase mark-up, yaitu periode kenaikan harga yang kuat. Pada fase ini, tren bullish mulai terbentuk dan semakin banyak investor ritel ikut masuk karena optimisme meningkat. Kemudian, fase distribusi terjadi ketika harga mulai mencapai puncak dan pelaku besar mulai mengambil keuntungan. Jika tekanan jual meningkat, pasar memasuki fase mark-down, yaitu periode penurunan harga yang tajam akibat aksi jual massal dan sentimen negatif. Penjelasan lengkap mengenai fase-fase siklus pasar ini dapat dibaca melalui artikel berikut Siklus Pasar dan Strategi Trading yang Lebih Terukur Memahami siklus pasar membantu trader menyesuaikan strategi sesuai kondisi. Pada fase akumulasi, trader dapat mulai mencari peluang entry jangka panjang. Pada fase mark-up, strategi mengikuti tren sering lebih efektif. Sementara pada fase mark-down, trader perlu lebih defensif dan fokus pada manajemen risiko. Dengan pendekatan ini, trader tidak hanya bereaksi terhadap harga, tetapi juga memahami posisi pasar dalam siklus yang lebih besar. Dalam menghadapi pergerakan pasar yang selalu bersiklus, trader membutuhkan broker yang menyediakan akses instrumen global dengan platform stabil serta dukungan analisis pasar yang relevan. Broker Trading KVB Indonesia memberikan akses trading ke berbagai aset seperti forex, emas, indeks, dan komoditas yang sangat dipengaruhi oleh perubahan siklus pasar. Bagi Anda yang ingin mulai trading dengan strategi yang lebih terukur berdasarkan pemahaman siklus pasar, pendaftaran akun dapat dilakukan melalui link ini Dengan memahami siklus pasar dan menggunakan platform trading yang tepat, trader dapat meningkatkan peluang mengambil keputusan yang lebih strategis dan konsisten dalam menghadapi dinamika harga aset global.

Hand Or Hope Opini
Opini
Kamis, 28 November 2024 | 07:23 WIB

Hand Or Hope

Oleh: Agung Marsudi, Duri Institute katakabar.com - Pilkada Bengkalis 2024 sudah _game over_. Dengan kekuatan (_hand_), usaha bisa dihitung, makanya punya harapan (_hope_). Tapi hanya dengan modal harapan, perjuangan sulit untuk diangkakan. Kabar KBS memenangi pertandingan, bukan sesuatu yang luar biasa, karena memiliki semua potensi yang bisa diangkakan (_jaringan, struktural, finansial_)

Penggunaan SAF Hemat Emisi Karbon 80 Persen Kurun Siklus Hidup Bahan Bakar Nusantara
Nusantara
Sabtu, 25 November 2023 | 19:09 WIB

Penggunaan SAF Hemat Emisi Karbon 80 Persen Kurun Siklus Hidup Bahan Bakar

Palangkaraya, katakabar.com - Penggunaan SAF atau sustainable aviation fuel dalam bahasa Indonesia bahan bakar berkelanjutan diklaim bisa hemat jumlah karbon sangat besar. Menurut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman lewat keterangan resmi, dilansir dari laman borneonews, pada Sabtu (25/11), pemanfaatan SAF mampu pengurangan emisi karbon hingga 80 persen selama siklus hidup bahan bakar. "Pengurangan emisi karbon ini dibandingkan dengan bahan bakar jet tradisional yang digantikan. Tapi, bergantung pada bahan baku berkelanjutan yang digunakan, metode produksi, dan rantai pasokan ke bandara," ujarnya. Diketahui, saat tur dunia grup band yang digawangi Chris Martin sebagai vokalis dan pianis mengusung tema ramah lingkungan dengan menerapkan konsep inklusivitas dan keberlanjutan. Coldplay mengaku mendapatkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan 100 persen dihasilkan dari limbah dan residu, seperti minyak goreng bekas dari restoran. Bila digunakan tanpa dicampur dengan bahan bakar jet fosil, SAF diklaim dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dari perjalanan udara hingga 80 persen dibanding dengan bahan bakar jet konvensional. Kalau memungkinkan, Coldplay menggunakan kendaraan listrik atau biofuel untuk pengangkutan dan transportasi darat selama tur. Saat konser di Indonesia, Coldplay mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur sehari sebelum manggung. Itu konser kali pertama di Indonesia.