Jamuan Kenegaraan Xi Jinping-Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global Internasional
Internasional
Kemarin

Jamuan Kenegaraan Xi Jinping-Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global

Beijing, katakabar.com - Jamuan kenegaraan yang digelar Presiden Tiongko, Xi Jinping untuk menyambut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Great Hall of the People, Beijing, menjadi salah satu agenda diplomatik paling disorot dunia. Pertemuan tingkat tinggi tersebut tidak hanya membahas isu geopolitik dan hubungan ekonomi kedua negara, tetapi juga memperlihatkan bagaimana industri teknologi kini memainkan peran strategis dalam hubungan internasional modern. Sejumlah pemimpin perusahaan teknologi global terlihat menghadiri forum eksklusif tersebut, mulai dari sektor kecerdasan buatan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga elektronik konsumen. Nama-nama seperti Elon Musk dari Tesla, Tim Cook dari Apple, Jensen Huang dari NVIDIA, serta Jia Shaoqian dari Hisense Group menjadi bagian dari jajaran tokoh industri yang turut hadir dalam rangkaian acara diplomatik tersebut. Kehadiran para pemimpin industri ini dipandang sebagai refleksi meningkatnya keterkaitan antara teknologi, perdagangan global, dan stabilitas geopolitik. Kurun beberapa tahun terakhir, persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok semakin berfokus pada penguasaan teknologi strategis seperti AI, chip semikonduktor, energi baru, hingga smart manufacturing. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan-perusahaan teknologi global terus memperkuat investasi mereka pada inovasi dan pengembangan teknologi inti. NVIDIA misalnya menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur AI global, sementara Apple memperluas integrasi AI dan ekosistem perangkat pintar. Tesla juga terus mendorong percepatan kendaraan listrik dan teknologi autonomous driving di pasar internasional. Sedang, sektor display premium dan smart home juga berkembang pesat sebagai bagian dari transformasi gaya hidup digital. Berbagai perusahaan elektronik seperti Hisense aktif memperkenalkan teknologi visual generasi baru dengan fokus pada kualitas gambar, efisiensi energi, dan integrasi kecerdasan buatan. Hisense sendiri dalam beberapa tahun terakhir dikenal memperkuat pengembangan teknologi RGB-MiniLED, laser display, serta perangkat rumah tangga hemat energi seperti mesin cuci berteknologi heat pump. Pendekatan ini mencerminkan tren industri yang semakin mengutamakan inovasi teknologi independen dan keberlanjutan sebagai faktor utama daya saing global. Selain menjadi simbol hubungan diplomatik, jamuan kenegaraan ini juga menunjukkan bagaimana forum informal tingkat tinggi kini menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi lintas industri dan memperluas peluang kerja sama internasional. Beberapa pembahasan utama dalam pertemuan kedua negara diketahui mencakup perdagangan, rantai pasok teknologi, kecerdasan buatan, hingga isu energi dan investasi global. Di industri global, Hisense menjadi salah satu perusahaan yang mencatat pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Omdia 2025, Hisense menempati posisi No.1 dunia untuk kategori TV 100 inci ke atas, Laser TV serta MiniLED TV. Selain memperkuat posisi di pasar global, Hisense juga memperkuat basis industri serta pusat riset dan bisnis di lebih dari 160 negara. Di sisi global branding, Hisense kembali memperkuat posisinya di panggung olahraga internasional dengan resmi menjadi Global Official Sponsor FIFA World Cup 2026™. Pengumuman tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang Hisense bersama FIFA dalam berbagai turnamen internasional sebelumnya. Di pasar Indonesia, perkembangan Hisense juga menunjukkan pertumbuhan yang agresif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, Hisense TV telah berhasil meraih posisi Nomor 1 di Electronic City (EC), salah satu jaringan ritel elektronik terbesar di Indonesia. Hisense juga didukung oleh fasilitas pabrik lokal salah satunya di Purwakarta, Jawa Barat, yang menjadi bagian penting dalam mendukung kapasitas produksi dan distribusi nasional. Selain itu, jaringan layanan purna jual Hisense terus diperluas melalui service center yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia guna memberikan dukungan layanan yang lebih cepat dan mudah diakses konsumen. Komitmen jangka panjang Hisense terhadap Indonesia juga semakin diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPI Danantara dan Hisense Group Holding pada Mei 2026 yang disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto dan Chairman Hisense Group Jia Shaoqian. Kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan manufaktur maju, lokalisasi teknologi, penelitian dan pengembangan, hingga penguatan kapabilitas industri nasional. Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia dipandang tidak hanya sebagai pasar strategis, tetapi juga sebagai pusat masa depan untuk inovasi, riset, dan aktivitas industri bernilai tinggi. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, kolaborasi lintas negara, investasi riset jangka panjang, dan pengembangan teknologi berkelanjutan diperkirakan akan menjadi fokus utama industri global dalam beberapa tahun mendatang. Forum seperti jamuan kenegaraan di Beijing menjadi gambaran bagaimana diplomasi dan teknologi kini berjalan semakin beriringan dalam membentuk masa depan ekonomi dunia.

PKC PMII Riau Soroti Dugaan Praktik Truk Tangki 'CPO Kencing' dan Dampak Kelangkaan Minyak Riau
Riau
Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

PKC PMII Riau Soroti Dugaan Praktik Truk Tangki 'CPO Kencing' dan Dampak Kelangkaan Minyak

Pekanbaru, katakabar.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau desak Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik ilegal “CPO kencing” yang disebut marak terjadi di sejumlah wilayah jalur distribusi sawit di Provinsi Riau. Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, menilai praktik tersebut bukan hanya merugikan perusahaan dan negara, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas distribusi minyak sawit serta berdampak terhadap masyarakat luas. “Riau adalah salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Sangat ironis apabila di tengah melimpahnya produksi sawit, justru muncul dugaan praktik-praktik ilegal yang merusak tata kelola distribusi CPO,” ujar Ghulam Zaky dalam keterangannya, Sabtu (9/5) kemarin. Menurutnya, dugaan praktik pengurangan isi muatan truk tangki CPO di jalur distribusi harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Aktivitas tersebut diduga melibatkan jaringan penampungan ilegal yang tersebar di beberapa titik strategis wilayah Riau. PKC PMII Riau menyoroti sejumlah kawasan yang selama ini kerap disebut dalam isu distribusi CPO, di antaranya Kandis, Duri, Pinggir Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir hingga Indragiri Hulu. “Kami mendesak Kapolda Riau untuk tidak hanya melakukan penindakan di permukaan, tetapi juga membongkar aktor-aktor besar yang diduga bermain dalam praktik mafia CPO. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul terhadap cukong-cukong yang menikmati keuntungan dari praktik ilegal ini,” tegasnya. Selain itu, PKC PMII Riau juga meminta dilakukan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi dan tempat penampungan CPO ilegal yang diduga menjadi mata rantai utama praktik tersebut. Ghulam Zaky menegaskan persoalan tata kelola sawit bukan semata isu ekonomi, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di daerah. “Ketika praktik ilegal dibiarkan, maka yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga masyarakat. Ini menyangkut marwah penegakan hukum di Provinsi Riau,” sebutnya.

PMII Kepulauan Meranti Soroti Transportasi Antar Pulau, Dishub Siapkan Langkah Pembenahan Riau
Riau
Rabu, 06 Mei 2026 | 10:31 WIB

PMII Kepulauan Meranti Soroti Transportasi Antar Pulau, Dishub Siapkan Langkah Pembenahan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kepulauan Meranti melakukan audiensi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti guna menyampaikan berbagai persoalan transportasi, khususnya transportasi antar pulau yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Di audiensi tersebut, PMII menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari ketidakpastian jadwal kapal, tarif yang tidak transparan, hingga aspek keselamatan penumpang yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Selain itu, kondisi infrastruktur dermaga dan minimnya fasilitas pendukung juga menjadi perhatian serius. Ketua PC PMII Kepulauan Meranti, Amri Sukarles, menyampaikan transportasi di wilayah kepulauan memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat. “Transportasi di Kepulauan Meranti adalah urat nadi kehidupan. Ketika akses terganggu, maka ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat juga ikut terdampak,” ujarnya. Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, menyampaikan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis dalam upaya pembenahan sektor transportasi. Dishub menjelaskan saat ini telah disiapkan perencanaan perbaikan dermaga agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain itu, pemerintah daerah juga telah memiliki alat transportasi laut sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan transportasi bagi masyarakat. Dishub juga berperan aktif dalam membantu para pemilik kapal penyeberangan dalam pengurusan dokumen perizinan, termasuk Surat Persetujuan Berlayar (SPB) melalui Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Dalam hal ini, Dishub turut menjembatani agar para pemilik kempang tidak dipungut biaya, sehingga proses pengurusan izin dapat berjalan lebih mudah dan tidak memberatkan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan legalitas kapal serta menjamin keselamatan dan kenyamanan transportasi laut di wilayah Kepulauan Meranti. PMII juga menawarkan kerja sama strategis dengan Dinas Perhubungan, khususnya dalam kegiatan sosialisasi keselamatan transportasi, edukasi kepada masyarakat, serta pelibatan pemuda dalam pengumpulan data dan pengawasan di lapangan. PMII berharap audiensi ini dapat menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemuda dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih baik, aman, dan merata di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Antara Rp1,3 M, Air Comberan Meluber, Ruas Jalan Berlubang dan Pot Bunga Rusak di Duri Lingkungan
Lingkungan
Senin, 27 April 2026 | 15:01 WIB

Antara Rp1,3 M, Air Comberan Meluber, Ruas Jalan Berlubang dan Pot Bunga Rusak di Duri

Duri, katakabar.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, resmi dibuka Bupati Bengkalis, Kasmarni, Rabu (22/4) lalu. Pelaksanaan TMMD ke 128 tersebut dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis sebesar Rp1,3 miliar, dan bantuan dari Komando Atas sebesar Rp474,5 juta. Kegiatan berlangsung 30 hari lamanya mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 nanti bakal menyasar pembangunan fisik, dan non-fisik di wilayah Desa Tengganau, dan Desa Balai Pungut (Balik Sumur). Bupati Bengkalis, Kasmarni, menegaskan program TMMD wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan. “Program TMMD ini telah terbukti memberikan kontribusi besar percepatan pembangunan daerah, terutama dalam membuka akses wilayah, meningkatkan infrastruktur dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di lokasi kegiatan, untuk turut berpartisipasi aktif demi keberhasilan program tersebut. “Keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan TNI, tetapi keterlibatan, dan kebersamaan masyarakat,” imbuhnya. Tetapi, kegiatan tersebut kontras dengan air comberan meluber, aspal hotmix ruas jalan protokol (Jalan Jenderal Sudirman), dan pot-pot bunga di pulau jalan yang membelah aspal hotmix jalur dua Jalan Hang Tuah rusak. Lantaran aspal hotmix ruas jalan protokol rusak berat para pengguna jalan, baik pengedara roda empat dan roda dua harus menginjak pedal rem dalam-dalam agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan di kawasan aspal hotmix jalan protokol rusak parah. Selain itu, pot-pot bunga rusak di pulau jalan yang membelah aspal hotmix jalur dua Jalan Hang Tuah. Pot-pot bunga tersebut rusak umumnya dihantam berbagai kendaraan saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Meski kondisi ketiga infrastruktur fisik yang berlokasi di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tersebut sudah bertahun lamanya memprihatinkan dan mengkhawatirkan tetapi belum terdengar ada kemauan dan niat pemerintah untuk memperbaikinya. Mustahil! Para pejabat, pemangku kepentingan, dinas terkait di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis yang telah mempatenkan Logo 'Bersama Tegakkan Marwah, Negeri Maju Masyarakat Sejahtera' disingkat Bermasa tidak tahu kondisi tersebut. Berbagai pertanyaan muncul di ranah publik, melihat fakta ketiga infrastruktur fisik kerusakan makin hari semakin parah. Pemerintah pura-pura tidak tahu atau sengaja ada pembiaran! Padahal melihat anggaran daerah sebesar Rp2,8 triliun lebih tahun anggaran 2026 ini, harusnya ketiga infrastruktur fisik tersebut dapat diperbaiki. Apalah artinya APBD trliunan rupiah bila keluhan masyarakat, seperti air comberan meluber, aspal hotmix ruas jalan protokol berlubang, dan pot-pot bunga di sepanjang Jalan Hang Tuah yang rusak tidak kunjung diperbaiki. Presiden RI Soroti dan Tegur Pejabat Daerah Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, lewat IG Muaraenimcom, di pekan pertama April 2026 lalu, memang menyoroti dan menegur keras para pejabat daerah terkait banyaknya jalan dan jembatan rusak yang dibiarkan, khususnya di wilayah pemerintahan daerah (Pemda).  Melalui IG tersebut Kepala Negara heran dan sentil pejabat daerah yang membiarkan infrastruktur rusak, padahal ia menekankan adanya anggaran seharusnya bisa digunakan untuk perbaikan.

Bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2025, HWT Gold Soroti Perjalanan Perempuan Lewat Fit dan Glow Default
Default
Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:00 WIB

Bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2025, HWT Gold Soroti Perjalanan Perempuan Lewat Fit dan Glow

Jakarta, katakabar.com - HWT Gold bersama Geng Glowing menghadirkan Fit dan Glow, inisiatif yang mengajak perempuan merayakan proses hidup, kepercayaan diri, dan makna personal di setiap fase. HWT Gold menggelar Fit dan Glow, sebuah inisiatif yang mengangkat makna proses, momen, dan apresiasi diri sebagai bagian dari perjalanan perempuan Indonesia. Berkolaborasi dengan komunitas Geng Glowing, acara ini menjadi ruang reflektif yang memadukan kesehatan, mindfulness, dan self-love, sekaligus menegaskan posisi HWT Gold sebagai brand perhiasan emas yang mendampingi perjalanan hidup perempuan. Lewat acara ini, HWT Gold menekankan bahwa Fit dan Glow bukan tentang standar kesempurnaan, melainkan tentang kesadaran untuk hadir sepenuhnya dalam setiap fase kehidupan. Perhiasan dimaknai bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi sebagai simbol perjalanan, momen penting, dan kepercayaan diri perempuan. Dalam Fit dan Glow with HWT Gold, peserta diajak memaknai perjalanan hidup perempuan sebagai rangkaian proses yang layak dirayakan. Melalui sesi refleksi, interaksi komunitas, dan pengalaman mindfulness, rangkaian ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya self-care dan self-love sebagai bagian dari keseharian perempuan aktif. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi HWT Gold yang melihat setiap karya perhiasan sebagai representasi momen dan nilai personal yang tumbuh seiring perjalanan hidup pemakainya. Sebagai highlight acara, HWT Gold menghadirkan Melliza Xaviera, Puteri Indonesia Lingkungan 2025, dalam sesi talkshow Fit dan Glow. Dengan latar belakang sebagai dokter, Melliza membagikan perspektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai fondasi perempuan yang aktif, inspiratif, dan percaya diri. Diskusi ini mengangkat perjalanan perempuan yang mencakup proses tumbuh, momen jeda, serta pentingnya mindfulness dan self-care dalam menjaga keseimbangan hidup. Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi terbuka mengenai kesehatan, kepercayaan diri, dan pengalaman personal perempuan di berbagai fase kehidupan. Salah satu bagian penting dalam acara ini adalah saat Melliza Xaviera membagikan pengalamannya mengenakan Crown Borobudur dari HWT Gold. Crown tersebut dimaknai sebagai simbol perjalanan panjang seorang perempuan, yang mencerminkan proses, tanggung jawab, dan kepercayaan diri yang dibangun dari waktu ke waktu. Filosofi Crown Borobudur mencerminkan nilai HWT Gold dalam menghadirkan karya bermakna. Bukan sekadar visual yang indah, tetapi juga refleksi cerita, makna, dan nilai perjalanan hidup perempuan. Sebagai penguat pengalaman Fit & Glow, HWT Gold juga menghadirkan berbagai aktivasi yang mendorong partisipasi dan refleksi diri, mulai dari eksplorasi koleksi perhiasan melalui Visit Booth HWT Gold, interaksi komunitas, hingga yoga session sebagai momen mindfulness. Rangkaian ini ditutup dengan sesi kebersamaan yang memperkuat semangat Fit dan Glow untuk dibawa ke kehidupan sehari-hari. Melalui Fit dan Glow with HWT Gold, HWT Gold kembali menegaskan komitmennya untuk mendampingi perjalanan perempuan Indonesia dengan menghadirkan perhiasan sebagai simbol momen, proses, dan apresiasi diri di setiap langkah kehidupan. Tentang HWT Gold HWT Gold adalah pionir produsen manufaktur perhiasan emas Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, serta sponsor resmi mahkota Puteri Indonesia sejak tahun 2007. Menghadirkan berbagai jenis perhiasan emas mulai dari cincin, kalung, gelang, anting, hingga emas batangan. HWT Gold mengembangkan setiap karyanya melalui teknologi modern dan keahlian berpengalaman. Bagi HWT Gold, perhiasan bukan hanya tentang kilau, tetapi juga tentang cerita, nilai, dan perjalanan hidup yang layak dirayakan. Tentang Geng Glowing Geng Glowing merupakan komunitas perempuan yang berfokus pada pengembangan diri, kesehatan, dan self-care. Melalui berbagai aktivitas dan event komunitas, Geng Glowing mendorong perempuan untuk saling mendukung, bertumbuh, dan merayakan proses hidup bersama.

PMII Inhu Siapkan Aksi Nasional, Soroti Dugaan Kelalaian ESDM–BUMN di Balik Kebocoran Gas Riau
Riau
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:00 WIB

PMII Inhu Siapkan Aksi Nasional, Soroti Dugaan Kelalaian ESDM–BUMN di Balik Kebocoran Gas

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada pejabat ESDM dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pasca insiden kebocoran gas di wilayah Sumatra menuai respons kritis dari kalangan mahasiswa. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Indragiri Hulu menilai, langkah pemerintah tidak boleh berhenti pada sanksi administratif semata. Menurut mereka, insiden kebocoran gas merupakan persoalan serius yang menyangkut keselamatan rakyat, kerusakan lingkungan, serta lemahnya tata kelola sektor migas secara struktural. Ketua PC PMII Indragiri Hulu, Fadilah Irsandi, menegaskan negara harus hadir secara nyata dan bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan. “Ancaman sanksi harus dibarengi tindakan konkret. Negara wajib memastikan penegakan hukum berjalan, pemulihan lingkungan dilakukan, dan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan maksimal,” ujar Fadilah, Selasa (27/1). Ia menilai, berulangnya insiden kebocoran gas menunjukkan adanya persoalan sistemik dalam pengawasan dan pengelolaan infrastruktur migas, baik di tingkat kementerian maupun BUMN terkait, termasuk PT TGI. Sebagai bentuk kontrol sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa, PC PMII Indragiri Hulu menyatakan akan gelar aksi besar untuk mengawal komitmen negara dalam menuntaskan kasus tersebut secara adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sementara, Koordinator Lapangan Aksi, Yusra Lubis, menyampaikan bahwa gerakan yang akan dilakukan tidak sekadar bersifat simbolik, melainkan bertujuan menekan pemerintah agar mengambil langkah nyata. “Aksi ini adalah bentuk pengawalan agar negara benar-benar hadir dan bertanggung jawab, bukan sekadar mengeluarkan pernyataan politik atau ancaman sanksi tanpa kejelasan tindak lanjut,” tegas Yusra. PC PMII Indragiri Hulu juga mendesak pemerintah pusat untuk membuka hasil investigasi secara terbuka kepada publik, menindak tegas pihak-pihak yang terbukti lalai, serta memastikan perbaikan sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kementerian ESDM maupun BUMN terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai mekanisme sanksi, serta langkah lanjutan pasca kejadian kebocoran gas tersebut.

Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Bersurat ke Kementerian Riau
Riau
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:32 WIB

Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Bersurat ke Kementerian

Indragiri Hilir, katakabar.com - Dugaan kepemilikan dan penguasaan lahan oleh warga negara asing (WNA) asal Malaysia di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian menjadi sorotan publik. Persoalan ini dinilai bukan hanya persoalan agraria semata, tetapi telah menyentuh isu serius terkait kedaulatan negara, penegakan hukum, serta perlindungan hak masyarakat lokal. Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, menegaskan pihaknya memandang persoalan ini sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aset tanah di wilayah perbatasan dan pesisir. Muridi Susandi yang akrab disapa Sandi menyampaikan, PW IWO Riau akan mengambil langkah konkret dan terukur dengan menyurati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia. Surat tersebut akan berisi permintaan klarifikasi, audit, serta penelusuran menyeluruh terhadap status hukum lahan yang diduga dikuasai oleh WNA di Kuala Sebatu. “Ini bukan isu kecil. Jika benar ada dugaan WNA menguasai lahan, maka ini menyangkut pelanggaran hukum dan kedaulatan negara. Pemerintah pusat harus turun tangan langsung. Kami akan menyurati Kementerian ATR/BPN RI agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut,” tegas Sandi, Rabu (14/1). Lebih lanjut, Sandi mempertanyakan peran dan kinerja pemerintah desa serta pemerintah kecamatan yang dinilai tidak maksimal dalam melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap tanah masyarakat. Ia menilai, mustahil persoalan sebesar ini terjadi tanpa adanya kelalaian, pembiaran, atau bahkan dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu. “Pemerintah desa dan kecamatan perlu dipertanyakan secara terbuka. Apakah mereka tidak mengetahui, atau justru mengetahui tetapi membiarkan? Ini yang harus dijelaskan kepada publik,” ujarnya. Menurut Sandi, masyarakat kecil di Desa Kuala Sebatu justru menjadi pihak yang paling dirugikan. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari lahan dan wilayah tersebut, namun kini harus menghadapi ketidakpastian akibat dugaan penguasaan tanah oleh pihak luar. Ia menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil, sementara kepentingan tertentu justru terkesan lebih dilindungi. “Terlalu banyak persoalan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Kehadiran pemimpin seharusnya melindungi, melayani, dan memberikan solusi. Bukan membiarkan rakyatnya tertekan, apalagi kehilangan hak atas tanahnya sendiri,” tegas pria kelahiran Inhil tahun 1985 itu. Dalam pernyataannya, Sandi juga menyerukan agar dugaan praktik mafia tanah dibongkar secara menyeluruh dan transparan. Ia menduga, penguasaan lahan oleh WNA tidak mungkin berdiri sendiri, melainkan melibatkan jaringan dan kepentingan tertentu yang selama ini bermain di balik layar. “Jika benar ada mafia tanah, maka mereka harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Praktik seperti ini hanya memperkaya segelintir orang dan menyengsarakan masyarakat luas. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tanah, apalagi jika melibatkan warga negara asing,” tandasnya. Tak hanya berhenti di situ, Sandi juga menyoroti sikap anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) setempat yang dinilainya belum menunjukkan keberanian politik dalam membela masyarakat. Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan wajib hadir di tengah-tengah persoalan rakyat. “Anggota DPRD sebagai wakil rakyat seharusnya berdiri di garis depan, bersuara lantang, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Diam dalam situasi seperti ini sama saja dengan membiarkan rakyat dirugikan,” ucapnya dengan nada kritis. PW IWO Riau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal, menginvestigasi, dan menyuarakan persoalan ini hingga ada kejelasan hukum dan sikap tegas dari pemerintah. Sandi menekankan bahwa isu ini bukan semata kepentingan organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan negara. “Tanah adalah sumber kehidupan rakyat. Jika tanah bisa dengan mudah dikuasai pihak asing, maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan masyarakat dan daerah. PW IWO Riau akan berdiri bersama masyarakat hingga keadilan benar-benar ditegakkan,” sebutnya.

Nanovest Soroti Risiko Sentralisasi RUU P2SK, Minta Regulasi Kripto Lebih Adil dan Transparan Ekonomi
Ekonomi
Senin, 08 Desember 2025 | 10:00 WIB

Nanovest Soroti Risiko Sentralisasi RUU P2SK, Minta Regulasi Kripto Lebih Adil dan Transparan

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memfinalisasi revisi terbaru Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) yang kini memuat pengaturan komprehensif mengenai Lembaga Jasa Keuangan Aset Kripto (LJK Aset Kripto). Tetapi, kekhawatiran muncul ketika melihat isi dari ketentuan Pasal 312A huruf c, yang memberikan ruang bagi bursa yang seharusnya menjadi pengawas untuk juga melakukan perdagangan jual-beli aset kripto layaknya exchange. Dual-role ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, ketidakseimbangan ekosistem, hingga persaingan yang tidak sehat bagi pelaku industri kripto lokal. “Ketentuan ini membuka ruang bagi pihak yang seharusnya menjadi pengawas untuk sekaligus menjadi pelaku perdagangan, sehingga dapat mengganggu fairness dan merugikan pelaku industri seperti Nanovest,” ujar Billy Surya Jaya, Direktur Utama Nanovest. Kekhawatiran serupa terlihat pada Pasal 215A, yang memberikan bursa kewenangan sangat luas sebagai “gatekeeper” industri. Bursa memiliki peran untuk memberikan rekomendasi bagi pedagang, lembaga kliring, dan kustodian yang ingin masuk ke ekosistem, sekaligus mengawasi standar teknis, keamanan transaksi, hingga validasi operasional pelaku lainnya. Kewenangan yang terpusat ini menimbulkan risiko overpower dan berpotensi menciptakan struktur monopoli, karena bursa dapat mengatur sekaligus mengendalikan hampir seluruh rantai industri kripto Indonesia. Jika tidak diawasi ketat, peran dominan ini dapat menghambat inovasi, membatasi kompetisi, dan memperlambat pertumbuhan industri secara keseluruhan. “Kami memandang perlu adanya kajian lebih mendalam agar regulasi ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga memastikan ekosistem tetap kompetitif dan inklusif,” tambah Billy. Untuk itu, transparansi dan pengawasan dari OJK menjadi sangat penting untuk mencegah konsentrasi kekuasaan yang berlebihan dan menjaga keseimbangan ekosistem kripto nasional. Seluruh lembaga yang menjalankan aktivitas terkait aset keuangan digital juga diwajibkan mendapatkan izin dari OJK sesuai dengan lingkup usahanya. Revisi RUU ini memperjelas pengaturan mengenai pedagang aset kripto, yang diperbolehkan menerima konsumen baik individu maupun non individu, serta mewajibkan seluruh aktivitas teknologi sistem keuangan terdesentralisasi (ITSK) dilakukan melalui pedagang yang telah berizin. Regulasi ini diharapkan untuk mengurangi risiko operasional di sektor aset digital sekaligus memperkuat perlindungan konsumen. Sebaliknya, revisi RUU P2SK menetapkan batasan rangkap jabatan bagi direksi LJK Aset Kripto dan sanksi administratif untuk mencegah pelanggaran. Ini dilakukan untuk menjaga tata kelola yang sehat dan menghindari konflik kepentingan. Bursa aset kripto kini ditetapkan sebagai pihak utama yang wajib memperoleh persetujuan OJK sebelum dapat beroperasi. Revisi RUU P2SK juga memperkenalkan tanggung jawab pribadi bagi pihak utama bursa apabila terbukti melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian bagi LJK Aset Kripto. Ketentuan ini memperkuat prinsip akuntabilitas, sekaligus menempatkan bursa sebagai aktor yang memiliki peran strategis dalam pengaturan, pengawasan, serta penjaminan keamanan transaksi kripto di Indonesia. Secara keseluruhan, revisi RUU P2SK terbaru memberikan fondasi yang lebih kuat bagi regulasi aset kripto di Indonesia melalui pembagian peran yang jelas, peningkatan standar tata kelola, dan akuntabilitas yang lebih tegas. Namun, keseimbangan antara pengawasan yang ketat dan kompetisi yang sehat harus dijaga agar ekosistem aset digital Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengorbankan inovasi maupun kesempatan bagi pelaku baru.

DT|UX 2025 Soroti Desain sebagai Katalis Ketahanan Ekonomi Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 30 November 2025 | 15:10 WIB

DT|UX 2025 Soroti Desain sebagai Katalis Ketahanan Ekonomi Indonesia

Jakarta, katakabar.com - DT|UX Summit 2025 menegaskan komitmen untuk memperkuat inovasi dan pembangunan inklusif melalui Humanity-Centred Design, menghadirkan kolaborasi regional bersama Singapore Polytechnic dan berbagai institusi dari delapan negara. Dengan ekonomi kreatif Indonesia yang bernilai lebih dari Rp1.500 triliun dan menyerap 26 juta tenaga kerja, forum ini memberikan wawasan strategis bagi pemimpin dan inovator untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan, intuitif, dan berfokus pada pengguna. Kehadiran Prof. Don Norman sebagai “father of UX” menjadi sorotan penting yang memperkaya perspektif tentang desain yang berempati dan mudah diadopsi. Binus University menegaskan reputasinya sebagai institusi berkelas dunia melalui perjalanan panjang dalam mengembangkan design thinking serta kolaborasi global, sehingga mendorong pendidik, industri, dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan pendekatan user-centric dalam inovasi nasional. Binus University, bekerja sama dengan Singapore Polytechnic, menyelenggarakan Design Thinking User Experience (DT|UX) Summit 2025 di Kampus Alam Sutera dengan tema “Advancing Innovation through Humanity-Centred Design in Indonesia and Asia.” Acara ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat inovasi, pembangunan inklusif, dan kolaborasi regional melalui Humanity-Centred Design (HCD+). Dengan nilai ekonomi kreatif Indonesia yang mencapai lebih dari Rp1.500 triliun (~USD 94 miliar) dan menyerap 26 juta tenaga kerja (Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ANTARA News), Summit ini memberikan wawasan berharga bagi para pemimpin dan inovator. Acara ini menekankan pentingnya pertumbuhan yang berkelanjutan, berfokus pada pengguna, serta berwawasan internasional, lengkap dengan perangkat untuk menciptakan produk yang intuitif dan mudah diadopsi. “Menjadi universitas pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah summit ini, serta mendapat kehormatan untuk menghadirkan 'the father of UX', Profesor Don Norman, menunjukkan reputasi kami sebagai universitas berkelas dunia yang terus mendorong inovasi dan keunggulan demi memberikan dampak bagi perkembangan masyarakat. Binus University telah mengenalkan pengajaran design thinking selama satu dekade. Kolaborasi dengan Singapore Polytechnic dan konsorsium DT|UX merupakan bukti komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat melalui inisiatif kolaborasi global,” ditekankan oleh Dr. Nelly selaku Rektor BINUS University. Summit ini salah satu inisiatif utama dari DT|UX Consortium, sebuah kolaborasi regional yang diinisiasi oleh Singapore Polytechnic, yang melibatkan institusi pendidikan terkemuka dari delapan negara, termasuk Ateneo de Manila University (Filipina), Symbiosis International University (India), King Mongkut Institute of Technology Ladkrabang (Thailand), The Design Village (India), Communication University of China (Tiongkok), dan Bakrie University (Indonesia). Don Norman dikenal sebagai the “father” of User Experience (UX) dan merupakan tokoh terkemuka dalam bidang desain serta ilmu kognitif. Ia terkenal melalui pemikirannya mengenai user-centered design. Karyanya yang paling dikenal adalah buku “The Design of Everyday Things”, yang telah memberikan pengaruh besar dalam industri desain karena wawasan mendalamnya mengenai prinsip-prinsip human-centered design dan usability. Karier Norman mencakup berbagai peran di dunia akademik, industri, dan konsultansi. Ia pernah menjadi profesor di sejumlah universitas, termasuk University of California, San Diego, dan Northwestern University. Di dunia korporasi, ia juga menduduki posisi penting, termasuk sebagai Vice President di Apple dan eksekutif di Hewlett-Packard. Don juga merupakan salah satu pendiri Nielsen Norman Group, konsultan terkemuka yang berfokus pada user experience dan usability. Kontribusinya memberikan pengaruh signifikan terhadap cara para desainer memandang proses perancangan produk dan sistem yang intuitif serta ramah pengguna. DT|UX Summit 2025 menegaskan fokus Indonesia terhadap Human-Centered Design Plus (HCD+). Para pakar seperti Don Norman dan para pejabat menekankan pentingnya empati dan kebijakan yang berpusat pada pengguna/customer. Pencapaian ini mendorong pendidik, pemimpin industri, dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan empati dan pendekatan user-centric dalam inovasi nasional demi mendorong kemajuan.

Paripurna APBD-P 2025, Tiga Fraksi DPRD Inhu Sentil Pemindahan Gedung DPRD Politik
Politik
Sabtu, 20 September 2025 | 18:57 WIB

Paripurna APBD-P 2025, Tiga Fraksi DPRD Inhu Sentil Pemindahan Gedung DPRD

Indragiri Hulu, katakabar.com - Anggota dewan dari tiga fraksi, yakni partai Golongan Karya atau Golkar, Demokrat, Nasdem di Indragiri Hulu, Riau mengingatkan eksekutif terkait wacana pemindahan Kantor DPRD ke Plaza Rengat. Hal ini diketahui saat pandangan fraksi di rapat paripurna pengantar nota keuangan APBD-P Tahun 2025, Sabtu (20/9). Juru Bicara Partai Nasdem,Fajri Anugrah mengatakan, pemerintah seyogyanya memiliki prinsif pemerataan pembangunan wilayah dalam berbagai program berbasis kebutuhan masyarakat. “Perhatikan kemampuan fiskal jangka menengah dan panjang dalam penyusunan anggaran program. Kalau lokasi DPRD akan dibangun Islamic Center mohon ditinjau kembali. Ini bentuk perhatian secara dini Nasdem meski anggaran Islamic Center tidak masuk dalam APBD-P Tahun 2025,” terangnya. Ia mengapresiasi APBD-P tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp230 miliar menjadi Rp1,7 triliun di mana sebelumnya pada tahun 2024 sebesar Rp1,5 triliun, di antaranya pendongkat anggaran tersebut dari PAD sebesar Rp10 miliar. “Kami fraksi Nasdem akan terus mendukung program-program, dan kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya. Sementara, Hj. Risma Agustina, Juru Bicara Golkar menolak pemindahan Kantor DPRD Indragiri Hulu tidak memiliki urgensi justru berpotensi membebani keuangan daerah. Menurutnya, lokasi gedung DPRD saat ini masih representatif, strategis, dan muidah diakses masyarakat melihat kondisi keuangan yang terbatas. “Kami sarankan prioritas anggaran pada peningkatan infrastruktur, termasuk anggran APBD-P tahun 2025 nantinya,” jelasnya. Setelah sidang paripurna pandangan fraksi, Risma Agustina enggan memberikan komentar saat dikonfirmasi katakabar.com soal alasan krusial dibalik penolakan pemindahan Gedung DPRD. “Saya harus izin Ketua partai dulu ya,” tuturnya irit bicara.