Tuan Rumah
Sorotan terbaru dari Tag # Tuan Rumah
ICE BSD Tuan Rumah GSDC 2026, Perkuat Peran sebagai Enabler Sustainability Forum Global
Tangerang Selatan, katakabar.com - Industri Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) terus menunjukkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Indonesia. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 134 event nasional berhasil diselenggarakan dengan total 10,8 juta pengunjung. Indonesia juga menempati peringkat ke-37 dunia dan ke 4 di kawasan ASEAN dalam industri MICE, memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan event dan konferensi internasional yang semakin kompetitif. Guna memperkuat momentum tersebut, pemerintah menargetkan penguatan kontribusi devisa sektor MICE dari sekitar 10% menjadi 15% pada tahun 2029. Target ini akan dicapai melalui pengembangan ekosistem event nasional, peningkatan daya saing destinasi, serta perluasan dampak ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Momentum pertumbuhan tersebut turut membuka peluang lebih besar bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai forum global berskala besar. Salah satunya adalah penunjukan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD sebagai tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, forum pembangunan berkelanjutan yang mempertemukan pemimpin global dari berbagai sektor. Siti Karmila, General Manager ICE BSD, mengungkapkan penunjukan ICE BSD sebagai tuan rumah GSDC 2026 merupakan kehormatan besar sekaligus pengakuan terhadap kapasitas dan standar operasional yang telah kami bangun selama bertahun-tahun. "Kami berkomitmen tidak hanya menghadirkan fasilitas terbaik, tetapi juga menjadi hub kolaborasi global yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi dan pertukaran pengetahuan demi percepatan pembangunan berkelanjutan," ujarnya. Sejalan dengan meningkatnya tuntutan terhadap penyelenggaraan event berkelanjutan, ICE BSD terus memperkuat perannya sebagai destinasi MICE yang mengintegrasikan aspek operasional dengan tanggung jawab lingkungan. Komitmen ini menjadi bagian dari transformasi ICE BSD dalam menghadirkan standar baru bagi industri penyelenggaraan acara di Indonesia. Dalam implementasinya, ICE BSD kembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan mulai dari efisiensi energi melalui pemanfaatan pencahayaan alami, penggunaan lampu LED hemat energi, sistem daur ulang air, hingga penyediaan EV Charging Station bagi pengunjung dan peserta acara. Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan Rekosistem dalam pergelaran GSDC 2026 untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah terpadu. Inisiatif ini mencakup penyediaan tempat sampah terpilah, pendampingan edukator dalam proses pemilahan, serta penyediaan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mendorong partisipasi aktif peserta dalam pengumpulan material daur ulang. Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 1,62 ton sampah berhasil dikelola selama penyelenggaraan GSDC 2026. Dari total volume tersebut, Rekosistem mencatat tingkat pemulihan (recovery rate) mencapai 41% yang berhasil dialihkan dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk masuk ke dalam proses daur ulang, sementara 57,30% merupakan sampah residu, dan 1,60% sisanya berupa sampah organik. Dari total sampah yang dikumpulkan dalam 4 kali frekuensi pengangkutan tersebut, material anorganik yang berhasil diselamatkan didominasi oleh sampah plastik sebesar 14,35% dan kertas sebesar 10,07%, diikuti oleh botol plastik, kardus, kaca, hingga logam. Seluruh upaya pemilahan dan pengelolaan terpadu ini berhasil menciptakan dampak lingkungan yang signifikan dengan mereduksi emisi karbon hingga 667,9 kg CO2. Angka penyelamatan lingkungan ini setara dengan menanam 11,35 bibit pohon selama 10 tahun, atau menghemat 285,70 liter bensin dan 333,25 kg batu bara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular di industri MICE. "Melalui GSDC 2026, kami ingin menunjukkan penyelenggaraan forum internasional berskala global dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi penyelenggara event lainnya dalam mengadopsi praktik yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas bagi industri MICE," timpal Siti Karmila, General Manager ICE BSD. GSDC 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 5.000 peserta, 500 pembicara, 200 peserta pameran, serta delegasi dari lebih dari 100 negara. Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui inovasi, pengetahuan, dan aksi nyata. Selain keunggulan fasilitasnya, ICE BSD terpilih menjadi tempat penyelenggaraan GSDC 2026 karena menawarkan nilai tambah berupa konektivitas yang sangat strategis bagi para peserta internasional. Berperan sebagai pusat konvensi modern berskala global, lokasi ini dapat diakses dengan mudah melalui berbagai moda transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Bagi delegasi yang datang melalui jalur udara, perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju ICE BSD hanya memakan waktu sekitar 35 menit, baik menggunakan mobil maupun layanan kereta bandara. Kemudahan akses transportasi publik juga tercermin dari terintegrasinya rute Airport Train (KAI Bandara Railink) menuju Stasiun Duri, yang kemudian tersambung dengan kereta komuter via Tanah Abang menuju Rangkasbitung Line hingga Stasiun Cisauk. Dari stasiun terdekat tersebut, para peserta cukup melanjutkan perjalanan singkat menggunakan taksi maupun moda transportasi daring menuju venue. Sementara untuk akses jalur darat, ICE BSD juga sangat mudah dijangkau berkat koneksi langsung dengan jaringan jalan tol utama, termasuk Tol Prof. Dr. Sedyatmo, JORR W2, dan Tol Kunciran–Serpong. Dengan area indoor dan outdoor seluas lebih dari 85.000 meter persegi, ICE BSD merupakan destinasi MICE terbesar di Indonesia dan telah menjadi tuan rumah berbagai konferensi, pameran, konser, serta forum internasional selama lebih dari satu dekade. Berlokasi di BSD City yang terintegrasi dengan hotel, pusat komersial, dan akses transportasi, ICE BSD terus memperkuat posisinya sebagai enabler utama dalam penyelenggaraan event kelas dunia.
NTB Tuan Rumah Sinar Fest 2026, BPDP Dukung Ketapang dan Pemberdayaan UMKM Perkebunan Naik Kelas
Nusa Tenggara Barat, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelar Sinara Fest untuk keempat kalinya. Kali ini, Provinsi Nus Tenggara Barat (NTB) tuan rumah kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari 25 hingga 26 Juni lalu. Kegiatan tersebut terlaksana hasil kolaborasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dan Kemenkeu Satu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Angkat tema “Perluasan Pemberdayaan UMKM Perkebunan untuk Mendukung UMKM Perkebunan Naik Kelas,” Kegiatan dihadiri Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB, Kepala KPPN Mataram, Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Nusa Tenggara, perwakilan KPPBC Mataram, perwakilan dari KPKNL Mataram, perwakilan dari Kemenkeu Satu NTB, Dinas Perkebunan, dan Kepala Divisi USDM BPDP, Adi Sucipto. Sinara Fest 2026 menghadirkan rangkaian edukasi, workshop, dan mini bazar UMKM bekerja sama dengan Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Hal ini berarti bentuk nyata komitmen BPDP dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan UMKM perkebunan berbasis kelapa sawit, kelapa, dan kakao untuk naik kelas. Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardani, menjelaskan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah, kita semakin menyadari bahwa pembangunan tidak lagi dapat dilakukan dengan pendekatan yang berjalan sendiri-sendiri. Tantangan yang kita hadapi saat ini membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan kemampuan untuk membangun jejaring yang saling menguatkan. “Kegiatan Sinara Fest di Provinsi NTB bukan sekadar forum sosialisasi, melainkan ruang strategis untuk mempertemukan pengetahuan, jejaring, dan peluang yang dapat mendorong UMKM tumbuh lebih kuat, inovatif dan kompetitif,” ujarnya. Ia menilai pemberdayaan UMKM sangatlah penting maka harus dipandang sebagai proses yang menyeluruh, bukan sekadar pemberian pelatihan melainkan ekosistem yang mampu mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan melalui akses pembiayaan yang lebih luas, peningkatan kompetensi, perluasan pasar, adopsi teknologi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Sejalan dengan Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB, Zaid Burhan Ibrahim selaku Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Umum BPDP dalam Keynote Speech-nya, menuturkan tujuan dari BPDP menggelar Sinara Fest adalah ingin memperkenalkan berbagai peluang pengembangan usaha berbasis komoditas perkebunan. “Komoditas perkebunan seperti kakao, kelapa sawit, kelapa dan berbagai komoditas unggulan lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk nilai tambah tinggi. Potensi inilah yang perlu terus kita dorong melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, penguatan pemasaran, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia," jelasnya. Kegiatan ini bukan hal baru, sebab BPDP terus berinovasi untuk menjalankan program-program yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “Khusus dalam aspek pemberdayaan UMKM, BPDP berupaya menghadirkan berbagai pelatihan, workshop, promosi dan pendampingan agar pelaku usaha mampu menghasilkan produk yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi," kata Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Umum BPDP. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah sat diskusi 'Peluang Kolaborasi Pengembangan UMKM Perkebunan', menyampaikan berbagai dukungan BPDP serta peluang kolaborasi dan Pelaku UMKM di Nusa Tenggara Barat. “BPDP siap kolaborasi dengan pelaku UKM di Mataram yang mengembangkan produk berbasis perkebunan dan turunannya dari sawit, kakao dan Kelapa dan juga sebagai untuk promosi kebaikan sawit,kakao dan kelapa," ucapnya. BPDP berharap ruang kolaborasi antar pemerintah, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan yang telah digaungkan oleh BPDP melalui Sinara Fest 2026, di Provinsi NTB dapat memperluas dan mendorong UMKM semakin naik kelas.
Peran Korkom Tuan Rumah Konferensi HMI MPO Pekanbaru Dinilai Sah, Ini Alasannya
Pekanbaru, katakabar.com - Peran Koordinator Komisariat (Korkom) sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Pekanbaru dinilai sah, dan tidak bertentangan dengan konstitusi organisasi. Penilaian ini didasarkan tidak adanya ketentuan eksplisit dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMI MPO yang melarang Korkom jadi tuan rumah konferensi cabang. Sejumlah kader dan pemerhati organisasi menegaskan substansi utama konferensi cabang adalah pelaksanaan forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang yang menekankan prinsip kolektif, musyawarah mufakat, dan legitimasi struktural. Lantaran itu, aspek teknis kepanitiaan dan ketuanrumahan tidak dapat dijadikan dasar untuk menggugurkan keabsahan forum selama tidak melanggar aturan pokok organisasi. “Pada konstitusi HMI MPO tidak ditemukan satu pasal pun yang secara tegas menyebutkan tuan rumah konferensi harus berasal dari komisariat atau melarang Korkom menjadi pelaksana kegiatan. Selama pelaksanaan konferensi sesuai mekanisme, prinsip, dan nilai organisasi, maka hal tersebut sah secara organisatoris,” ujar salah satu kader HMI MPO Pekanbaru. Ia menyampaikan, Korkom sebagai bagian integral dari struktur HMI di tingkat komisariat memiliki legitimasi moral dan organisatoris untuk berperan aktif dalam menyukseskan agenda-agenda strategis organisasi, termasuk menjadi tuan rumah kegiatan konferensi. Peran tersebut justru dipandang sebagai bentuk tanggung jawab kader dalam menjaga keberlanjutan dan dinamika organisasi. Penilaian ini juga menegaskan pentingnya kedewasaan berorganisasi dalam menyikapi perbedaan pandangan. Perdebatan mengenai aspek teknis seharusnya tidak mengaburkan tujuan utama konferensi sebagai ruang evaluasi, regenerasi kepemimpinan, dan perumusan arah gerak organisasi ke depan. Jadi, pelaksanaan Konferensi HMI MPO Cabang Pekanbaru dengan Korkom sebagai tuan rumah dinilai memiliki dasar yang sah dan tidak bertentangan dengan konstitusi. Semua pihak diharapkan dapat menghormati proses organisasi dan menjaga kondusivitas demi marwah, dan persatuan HMI MPO.
Binus University Tuan Rumah Garena Game Jam 2026, Dorong Talenta Game Developer Muda Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Binus University resmi diumumkan sebagai tuan rumah pergelaran Garena Game Jam 3: Reinvent The Game, yang akan berlangsung pada 6 hingga 8 Februari 2026 di Binus @Kemanggisan, Anggrek Campus. Ajang ini menjadi ruang kolaborasi nasional bagi pelajar, mahasiswa, hingga fresh graduate untuk mengembangkan gim orisinal dalam format kompetisi intensif selama 48 jam. Garena Game Jam digelar lagi merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Garena mendukung pertumbuhan ekosistem pengembangan gim Indonesia. Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh, menyampaikan antusiasme tinggi dari para developer muda menjadi alasan utama keberlanjutan program ini. "Melalui tagline Reinvent The Game, peserta ditantang untuk menghadirkan pendekatan kreatif dan segar terhadap tema gim yang akan diumumkan pada hari pembukaan kompetisi," ujarnya. Sebagai institusi pendidikan yang konsisten mendorong pembelajaran berbasis praktik industri, Binus University memandang kehadiran Garena Game Jam 2026 sebagai momentum strategis dalam menjembatani dunia akademik dan industri gim. Hal ini sejalan dengan keberadaan Program Game Application & Technology (GAT) di bawah School of Computer Science Binus University, yang secara aktif membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis, kreatif, dan pemahaman bisnis gim melalui pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi industri, serta partisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional. “Melihat antusiasme yang begitu tinggi dari para developer muda di Indonesia, Garena akan mengawali tahun 2026 dengan kembali menghadirkan Garena Game Jam yang kali ini mengusung slogan Reinvent the Game. Selain menjadi wadah kompetisi untuk para talenta muda Indonesia di bidang pengembang game, Garena Game Jam juga menjadi salah satu upaya Garena untuk terus mendukung pertumbuhan ekosistem pengembangan game Indonesia,” ujar Hans Saleh, Country Head Garena Indonesia. Head of Game Application & Technology, Dr. David, S.Kom, M.T.I., C-AI/MLPEN, menyampaikan harapannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Binus University sebagai tuan rumah. “Kami menyambut baik kehadiran Garena Game Jam 2026 di BINUS University. Kegiatan ini mencerminkan pentingnya pengasahan kemampuan mahasiswa dan talenta muda langsung di lingkungan nyata industri. Melalui program Game Application & Technology, Binus berkomitmen menyiapkan generasi game developer yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga kreatif, adaptif, dan siap berkontribusi bagi industri gim nasional maupun global,” timpalnya. Dari seluruh pendaftar, Garena akan menyeleksi 150 peserta terbaik, yang akan diumumkan pada 2 Januari 2026. Selain memperebutkan total hadiah senilai Rp30 juta, peserta juga berkesempatan mendapatkan mentoring, inkubasi lanjutan, serta peluang showcase karya di ajang industri seperti Indonesia Game Developer Exchange (IGDX). Dengan menjadi tuan rumah Garena Game Jam 2026, Binus University kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan talenta digital dan industri kreatif, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem gim Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Tuan Rumah, Pemkab Bengkalis Siap Sukseskan Perhelatan MTQ Riau ke 43 2025
Pekanbaru, katakabar.com - Ruang rapat Lancang Kuning, kantor Gubernur Riau jadi saksi bisu, Kamis (24/4) lalu, Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten atau Sekdakab, Ersan Saputra paparkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai tuan rumah perhelatan Musabaqah Tiwalatil Quran atau MTQ ke 43 tingkat Provinsi Riau yang dibakal dihelat Juni 2025 mendatang. “Sesuai rencana perhelatan MTQ ke 43 Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis akan digelar pada 21 hingga 28 Juni 2025, persisnya di pulau Bengkalis. Sebagai tuan rumah Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis menyatakan siap menyukseskan MTQ ke 43 Provinsi Riau,” ujar Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Sekdakab Bengkalis, Ersan Saputra, dilansir dari laman website resmi Diskominfotik Bengkalis, Sabtu (26/4) siang. Ekspose kesiapan sebagai tuan rumah MTQ ke 43 Riau dipimpin Asisten I Setda Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, dihadiri seluruh utusan dari pemerintah kabupaten dan kota se Provinsi Riau. Di kegiatan itu, Asisten I Setda Provinsi Riau menyatakan, agar sukses sebagai tuan rumah, pihaknya yakin Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis sudah siapkan secara matang dan detil. Di eksposes tersebut, Sekdakab Bengkalis, Ersan Saputra menyampaikan soal kesiapan Pemkab Bengkalis yang diamanahkan sebagai tuan rumah MTQ, mulai dari menyiapkan logo, tema dan sub tema MTQ Provinsi Riau. "Sesuai rencana, astaka utama MTQ ke 43 Provinsi Riau yang bakal dibuka langsung Gubernur Riau, Abdul Wahid itu berada di Lapangan Pasir Andam Dewi pasnya tidak jauh dari laut Selat Bengkalis," jelasnya.
India Tuan Rumah Waves 2025 Peran di Mumbai, Siap Jalin Kolaborasi Global
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Informasi dan Penyiaran Pemerintah India, umumkan penyelenggaraan perdana World Audio Visual and Entertainment Summit atau WAVES 2025, berlangsung pada 1 hingga 4 Mei 2025 di Jio Convention Center, Mumbai, India. Saat ini, kreativitas, media, dan teknologi saling beririsan, dan membawa perubahan besar dalam dunia media global. WAVES 2025 hadir sebagai wadah bagi para kreator untuk memproduksi konten berkualitas tinggi yang bernilai tinggi. “Acara ini menjadi ajang penting untuk mendorong diskusi, kolaborasi, dan inovasi di industri media dan hiburan dunia. Lebih dari sekadar acara, WAVES 2025 adalah sebuah gerakan yang menyoroti peran media yang terus berkembang dalam kemajuan teknologi dan perubahan sosial," ujar Gaurishankar Kesarwani, Direktur Tambahan, Kementerian Informasi dan Penyiaran Pemerintah India pada Press Briefing di Kedutaan India, Jakarta, Senin (24/3). “Para peserta WAVES mendapat kesempatan bagus untuk saling mempelajari industri media dari negara peserta lainnya, mereka tidak hanya berpartisipasi saja, tapi mereka juga dapat berkolaborasi satu sama lain," jelasnya. Melalui WAVES, perusahaan media global diberi ruang untuk terhubung dengan sektor kreatif India.
Expose MTQ ke 49 Tingkat Kabupaten Riki H: Astaka Utama Dipusatkan di Halaman Kantor Camat
Mandau, katakabar.com - Kecamatan Mandau jadi tuan rumah perhelatan Mushabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke 49 tingkat Kabupaten Bengkalis tahub 2024. Untuk kesuksesan MTQ ke 49 Tingkat Kabupaten Bengkalis tersebut, Camat Mandau, Riki Rihardi menjabarkan ekspose kesiapan Kecamatan Mandau sebagai tuan rumah perhelatan MTQ ke 49 Tingkat Kabupaten Bengkalis, di Ruang Rapat Kantor Camat Mandau, Jumat (6/12).
Jadi Tuan Rumah, Duri Siap Sambut Kedatangan Peserta Reuni Akbar GYD ke 9 se Asia Tenggara
Duri, katakabar.com - Duri, Kabupaten Bengkalis jadi tuan rumah, dan siap sambut kedatangan peserta reuni akbar Group Yong Dollah (GYD). Ditunjuknya Duri sebagai tuan rumah pergelaran reuni akbar GYD ke 9 se Asia Tenggara, selepas sukses gelar acara silaturrahmi ke 8 Komunitas GYD di Kota Dumai tahun lalu. Pergelaran tersebut direncanakan dihelat di Gedung LAMR Kota Duri pada Minggu, 23 Juni 2024 nanti. Bupati Bengkalis, Kasmarni yang buka acara kabarnya bertabur bintang yang dihadirkan dari Malaysia dan Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, panitia menghadirkan Maestro Syair Nusantara, sekaligus penyanyi Asli Lemak Manis "Roslan Madun" bakal gelar konser mini sangat ditunggu-tunggu para fans terutama anggota GYD dari seluruh Riau dan Kepualuan Riau. Roslan Madun bakal gandeng 2 Penyair Hebat dari Malaysia, yakni Ayudez Zuraina dan Lin Hazlinaz, dan mengikut sertakan seniman Duri, Hery Budiman dalam penulisan sebuah buku Antologi Puisi yang berjudul "Bengkalis With Love" di mana buku ini berisikan puisi tentang Yong Dolah, dan diluncurkan du acara ini Reuni Akbar GYD tahun ini. Selain Penampilan Roslan Madun dan 2 Artis Malaysia, bakal ditampilkan Parade Seni dari 9 Kota yang ada di Riau membuat persembahan, berupa Pencak Silat, Drama Komedi, Nyanyian, Syair, Tari Tradisional dan Kontemporer, berbalas pantun, stand up comedy, Joged Pop Yeh Yeh, Joged Lambak dan berbagai atraksi seni lainnya yang dijamin akan sangat menghibur Hingga kini sudah terdaftar 435 peserta dari seluruh Asia Tenggara menyatakan siap hadir, dan siap sukseskan acara reuni Akbar GYD ke 9 tahun ini. Panita GYD Duri selaku tuan rumah sangat bersemangat melakukan persiapan dan berbagai latihan untuk mensukseskan acara yang gilang gemilang ini. Yong Yuli Pandi selaku Pendiri Grup Yong Dolah atau GYD menyatakan, hingga saat ini anggota grup telah mencapai 65.200 orang dari seluruh Asia Tenggara. "Dengan adanya grup GYD ini bisa menjalin silaturrahmi antar melayu serumpun, dan sekaligus melestarikan budaya melayu yang sangat dibanggakan ini," harapnya.
Medan Tuan Rumah 'Semarak UKMK Sawit 2024' di Penghujung Februari 2024
Medan, katakabar.com - Medan, Provinsi Sumatera Utara jadi tuan rumah ' lSemarak UKMK Sawit 2024' yang digelar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dari 28 Februari hingga 1 Maret 2024 nanti. Kegiatan itu diamini Pelaksana Tugas (PlT) Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto, lewat surat resmi yang diterima elaeis.co, pada Rabu lalu. "Pelaksanaan kegiatan tersebut kolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Wilayah Sumatera Utara (Sumut)," ujar Kabul di dalam surat. Kegiatan dihelat dari Rabu hingga Jumat di GKN Kemenkeu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30A, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia. Menurut Kabul, kegiatan sudah sesuai dengan Rencana Bisnis Tahunan (RBT) BPDPKS 2024 dan dilakukan guna menjamin keberlangsungan industri kelapa sawit di tengah tantangan yang muncul. Termasuk, isu–isu negatif perkebunan kelapa sawit yang ada di Indonesia. BPDPKS diharapkan mampu melakukan pengelolaan dana Perkebunan kelapa sawit (DPKS) untuk menjalankan serangkaian program. Terutama terkait pengembangan kelapa sawit guna menjaga keberlangsungan industri kelapa sawit. "Guna menjamin keberlanjutan industri sawit melalui potensi skala UKMK serta selaraskan program kegiatan dengan RBT 2024. Lantaran itu, BPDPKS taja rangkaian kegiatan 'Semarak UKMK Sawit 2024' dalam rangka Kemenkeu Satu dengan mengundang UKMK mitra strategis," jelasnya Ditambahkannya, kegiatan ini kolaborasi BPDPKS dan Kementerian Keuangan Wilayah Sumatera Utara.
Mantap! Kepulauan Meranti Tuan Rumah Kegiatan BBPOM Pekanbaru
Meranti, katakabar.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, tunjuk Kabupaten Kepulauan Meranti terpilih jadi tuan rumah kegiatan penanaman mangrove dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Stunting 2023. Kegiatan dipusatkan di Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Rokhaizal, pada Selasa (31/10). Total 1050 pohon mangrove yang ditanam di kawasan Jalan Pelabuhan ke Penyeberangan Desa Semukut. Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander ucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Dijelaskannya, BBPOM Pekanbaru sebagai lembaga pemerintah non kementerian menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pengawasan obat dan makanan, serta mengawal industri terkait untuk mematuhi pelestarian lingkungan. "Berkaitan dengan itu, Badan POM telah melakukan inisiatif kepedulian terhadap lingkungan, salah satunya dengan gerakan penanaman pohon mangrove sebagai program kolaborasi bersama pemangku kepentingan," ujarnya. Kata Alex sapaan akrab Kepala BBPOM Pekanbaru ini, selain kepedulian mengenai isu lingkungan, BBPOM memberikan dukungan nyata program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau. "Balai besar POM Pekanbaru dengan wilayah kerja Provinsi Riau turut berperan dalam percepatan penurunan stunting," jelas Alex. Kegiatan ini, harap Alex, dapat direplikasi instansi pemerintah lainnya maupun dari pihak swasta. "Kami minta Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Meranti untuk melakukan pengawalan dan memastikan kelanjutan tumbuh kembangnya pohon mangrove yang ditanam," harapnya. Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti, Rokhaizal sampaikan terima kasih kepada BBPOM telah mempercayai Kepulauan Meranti sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. "Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat seperti yang diharapkan," tuturnya. Penanaman mangrove, sebut Rokhaizul, bukti nyata peran aktif Badan POM dalam mengelola isu lingkungan. "Mengelola isu lingkungan bukan hal yang mudah. Itu sebabnya, kami memberikan apresiasi besar atas inisiatif Badan POM dalam pengelolaan isu ini," bebernya. Selain itu, penyelenggaraan KIE stunting menjadi bentuk dukungan Badan POM terhadap percepatan penurunan stunting. "Dengan dilaksanakannya dua kegiatan jadi fokus pemerintah saat ini dapat menyediakan udara yang bersih dan terbebas dari stunting dapat tercapai," tandasnya. Unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, sejumlah kepala OPD, perwakilan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah Tebingtinggi, dan Kepala Desa Mekong, tokoh masyarakat serta pejabat dan lainnya.