Mengusung tema “Literasi Hidup, Generasi Kreatif”, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (27-28/2026).
Bupati berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
Pengukuhan dan pelantikan Bunda Literasi tingkat kecamatan yang menjadi bagian dari kegiatan itu, menurutnya, harus ditindaklanjuti dengan program terarah agar dampaknya menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.
Ia meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba menyusun langkah teknis untuk mendukung kerja para Bunda Literasi.
Dengan demikian, keberadaan mereka diharapkan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi mampu mendorong peningkatan minat baca melalui kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Harapan saya, kegiatan ini bisa menumbuhkan minat baca semua kalangan masyarakat di Kabupaten Toba. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar,” kata Effendi sebelum membuka festival secara resmi.
Festival Literasi Toba Dibuka, Bupati Dorong Gerakan hingga Desa
Diskusi pembaca untuk berita ini