Langgar Pasal 466 KUHP, Warga Air Jamban Diringkus Tim Reskrim Polsek Mandau Hukrim
Hukrim
14 jam yang lalu

Langgar Pasal 466 KUHP, Warga Air Jamban Diringkus Tim Reskrim Polsek Mandau

Mandau, katakabar.com - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mandau tangkap warga Air Jamban, belakangan diketahui bernama AP 33 tahun karena melanggar Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan, di kawasan Jalan Jeruk Keluahan Air Jamban Kecamatan Mandau, Senin (12/10) sekitar pukul 17.10 WIB kemarin.

Muatan TBS Sawit Berceceran, Warga Ujungbatu Minta Truk Overdimension Ditindak Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Muatan TBS Sawit Berceceran, Warga Ujungbatu Minta Truk Overdimension Ditindak

Ujungbatu, katakabar.com - Jalan utama di kawasan perkotaan Ujungbatu sempat terganggu, Sabtu (10/10) pagi ini. Satu unit truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit terlihat terjepit di tengah jalan, muatannya terlalu tinggi dan melebihi batas, sebabkan buah sawit jatuh dan berserakan di aspal, membuat permukaan jalan menjadi licin sangat berbahaya bagi pengguna jalan lain.

Selasa, 29 September 2026 | 11:10 WIB

Perkuat Ekonomi Warga, IDSurvey Resmikan Program Desa Binaan di Nglarangan

Temanggung, katakabar.com - PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey resmikan Desa Binaan Nglarangan di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (23/9) lalu.  Program yang dirancang hingga 2028 mendatang ini bertujuan memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penguatan pendidikan (IDS Skill Plus), pengelolaan lingkungan (IDS Eco Assure), serta IDS UMKM Growth Hub yakni pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) .

Warga Dusun Tegar Dijebloskan Kepenjara Polsek Mandau Lantaran Curi TBS Sawit Hukrim
Hukrim
Kamis, 24 September 2026 | 07:52 WIB

Warga Dusun Tegar Dijebloskan Kepenjara Polsek Mandau Lantaran Curi TBS Sawit

Mandau, katakabar.com - Warga Jalan Tegar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, bernama JH 25 tahun, dijebloskan kedalam penjara Polsek Mandau lantaran mencuri Tandan Buah Segar (TBS) kelap Sawit. Pelaku ditangkap Rabu (23/9) sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah yang berada di kawasan Jalan Tegar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, dalam keterangan resmi, Rabu malam, mengatakan pengungkapan tindak pidana pencurian TBS kelapa sawit berdasarkan laporan korban berinisial JMS. Setelah dilakukan penyelidikan tim opsnal Polsek Mandau mendapat informasi terduga pelaku sedang berada di rumah di Jalan Tegar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. "Tiba di tempat tersebut tim mengamankan pelaku JH sekitar pukul 17.30 WIB. Benar saja, ketika diinterogasi pelaku mengakui telah melakukan pencurian buah kelapa sawit sesuai dengan laporan polisi tersebut," jelas Betty. Kemudian, ujar Kasi Humas Polsek Mandau, pelaku dan barang bukti, berupa satu unit sepeda motor merk Honda Supra hitam tanpa Nomor Polisi (Nopol) dibawa ke Polsek Mandau guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. "Kepad tersangka disangkakan perkara tindak pidana pencurian sesuai Pasal 476 KUHPidana," terangnya.

Gerbang Rusak dan Sampah Penuhi Trbun Penonton Saksi Bisu Atlet Sepak Bola Dini dan Warga Jogging di Stadion Mini Duri Riau
Riau
Selasa, 22 September 2026 | 11:03 WIB

Gerbang Rusak dan Sampah Penuhi Trbun Penonton Saksi Bisu Atlet Sepak Bola Dini dan Warga Jogging di Stadion Mini Duri

Duri, katakabar.com - Sore itu, di akhir pekan ketiga September 2026 , kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terasa menusuk hidung. Cahaya matahari senja redup. Ia melangkah gontai menuji ufuk barat sambil menyaksikan prilaku penguasa yang sombong dan serakah di kolong langit. Memasuki Stadion Mini Duri tampak gerbang terbuat dari besi rusak menganga bak ular python siap memangsa, ragam sampah mulai plastik, kertas bekas bungkus nasi, dan lainnya menumpuk di dalam keranjang terbuat dari bambu terletak di pojok kiri bersandar di dinding penghalang dekat tangga ditutup pagar seng di lantai dua trubun penonton. Di pelataran ukuran 100 meter x 100 meter meski rumput lapangan sudah mulai berganti tanah puluhan hingga ratusan orang tunas-tunas muda atlet sepak bola mengikuti latihan rutin guna mempersiapkan berbagai turnamen sepanjang tahun. Warga jogging dan jalan santai secara berkelompok mengelilingi lapangan setelah bekerja seharian mengejar kebutuhan dunia, seakan menjadi pagar betis. Begitulah pemandangan dan potret Stadion Mini di lingkungan gedung LAM R, yang terletak di Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah berlangsung bertahun lamanya minim perbaikan, dan perawatan. Stadion Mini Duri dibangun di era Bupati Bengkalis, Drs. Syamsurizal, hingga kini baru sekali dapat perhatian sekitar beberapa tahun lalu. Itupun rehab kecil senilai Rp200 juta dari Pokok Pikiran (Pokir) Dewan masa itu. Setelah itu, Stadion Mini Duri satu-satunya pusat fasilitas olahraga bagi masyarakat Kecamatan Mandau masih berinduk ke ibu kota Kabupaten Bengkalis, nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, bak pungguk merindukan bulan dihukum oleh keadaan luput dari perhatian. Padahal, kalau kita bicara sepak bola sudah dua orang atlet sepak bola dari Duri pernah tercatat namanya di Tim Nasional Senior dan Tim Nasional U-19. Mereka meniti karir mulai dari Stadion Mini Duri hingga memakai jersey Timnas yang diimpikan setiap atlet-atlet sepak bola berbakat dan bertalenta. Tetapi itu tadi, prestasi mentereng dari dua atlet sepak bola asal Duri tidak mampu mencuri perhatian para penguasa di negeri ini setidaknya peduli sehingga memperbaiki, dan membangun stadion sepak bola yang layak bagi talenta-talenta sepak bola di daerah berjuluk 'Emas Hitam' yang kaya dengan sumber daya alam. Fasilitas Tak Layak Bukan Jadi Penghalang Bagi para pelatih, dan atlet-atlet sepak bola usia dini, serta warga jogging memanfaatkan Stadion Mini Duri dengan kondisi tak layak bukan menjadi penghalang. Kondisi Stadion Mini Duri cukup memprihatinkan menjadi pelecut semangat mereka untuk terus tapaki karir dan menjaga kesehatan fisik agar tetap bugar. Mereka justru bersyukur Duri, Kecamatan Mandau masih memiliki Stadion Mini untuk tempat berolahraga meski kondisinya telah mengkhawatirkan. "Kita bersyukur, Stadioan Mini untuk kegiatan berolahraga di Duri, Kecamatan Mandau meski keadaannya, ya memprihatinkan," ujar seorang warga paruh baya tak mau ditulis namanya, kepada katakabar.com di suatu perbicangan. Setiap hari jogging! "Enggak juga Pak, palingan tiga kali dalam sepekan saat waktu longgar atau tidak begitu sibuk," ucap pria itu sambil berlari-lari kecil di pinggir lapangan. Stadion Mini Bukan Stadion Biasa Stadion Mini Duri bukan stadion biasa, sebab stadion ini selain melahirkan atlet-atlet sepak bola usi dini. Stadion merupakan homebase PS Duri tim sepak bola yang sangat disegani di Provinsi Riau, dan Sumatera Bagian Utara. Bahkan, Stadion Mini pernah menjadi tempat acara dan perhelatan pemerintah, konser musik, serta acara berskala besar lainnya, seperti upacara HUT Kemerdakan RI, kampanye akbar hingga konser musik group-group band papan atas nasional. Tetapi, semua itu tinggal cerita menjadi kenangan indah tak terlupakan. Sebab, beda penguasa beda pula ego, dan ambisi. Penguasa datang dan pergi silih berganti ada yang hobi olahraga ada pula yang hobi pencitraan untuk melanggengkan kekuasaaan hingga tujuh turunan. Stadion Mini Duri salah satu fasilitas cabang olahraga di jantung Kecamatan Mandau, bisa jadi dinilai tidak prioritas sehingga membiarkannya sekarat adalah sebuah pilihan buat apa diperbaiki dan dibenahi. Apalagi secara matematika ekonomi dan politik kurang menguntungkan bagi para oknum-oknum penguasa. Akhirnya, masyarakat mesti menerima kenyataan dan menelan pil pahit  melihat fakta Stadion Mini Duri sekarat dihukum keadaan imbas dari salah pilih pemimpin hasil dari perhelatan politik pragmatis.

Goro di Jalan Gaya Baru Ujung Duri Timur, Camat Mandau Apresiasi Kebersamaan Warga Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 13 September 2026 | 20:27 WIB

Goro di Jalan Gaya Baru Ujung Duri Timur, Camat Mandau Apresiasi Kebersamaan Warga

Mandau, katakabar.com - Pemerintah Kelurahan Duri Timur bersama masyarakat, dan pemuda pemudi melaksanakan Gotong Royong (Goro) membersihkan parit serta rerumputan di Lapangan Jalan Gaya Baru Ujung RT 03 RW 06 Kelurahan Duri Timur, Minggu (13/9). Kegiatan tersebut merupakan sarana meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Camat Mandau Riki Rihardi, dan Sekretaris Kecamatan Mandau, Kasi Kasubbag Kantor Camat Mandau, ikut menghadiri kegiatan gotong royong, sekaligus merajut silaturrahmi dengan masyarakat Kelurahan Duri Timur. Orang Nomor Satu di Kecamatan Mandau mengucapkan terima kasih dan apresiasi  kepada seluruh masyarakat sekitar kerena tetap kompak, serta semangat dalam bergotong royong, semoga lapangan yang kita bersihkan saat ini bisa kita pergunakan untuk melaksanakan ajang perlombaan Turnamen Bola Voly. "Bapak Ibu, kedatangan kami selain meninjau kegiatan gotong royong ialah untuk menjalin silaturrahmi dengan masyarakat Kelurahan Duri Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemuda-pemudi serta masyarakat Kelurahan Duri Timur semangat dalam kegiatan gotong-royong," ujarnya. Kami berharap, tambah Camat Mandau, kegiatan gotong-royong ini menjadi bentuk kepedulian kita dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas sampah demi kenyaman kita bersama.

Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV PalmCo Salurkan Ribuan Bibit Nanas Bagi Dua Desa di Jambi Nasional
Nasional
Minggu, 06 September 2026 | 15:09 WIB

Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV PalmCo Salurkan Ribuan Bibit Nanas Bagi Dua Desa di Jambi

Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo, terus memperkuat komitmennya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG), PTPN IV PalmCo menyalurkan 1.500 bibit nanas siap tanam kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional lahan gambut di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Bantuan tersebut disalurkan secara proporsional, yakni 1.000 bibit untuk masyarakat Desa Merbau dan 500 bibit untuk masyarakat Desa Sungai Tawar. Pemilihan komoditas nanas (Ananas comosus) dinilai sangat strategis karena selain memiliki adaptasi yang baik terhadap karakteristik keasaman lahan gambut, nanas juga memiliki potensi ekonomi tinggi, baik sebagai buah segar maupun produk olahan turunan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mengintegrasikan operasional bisnis dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian ekosistem. "Pemberdayaan masyarakat desa yang berdampingan dengan wilayah operasional adalah salah satu prioritas kami. Bantuan bibit nanas ini tidak sekadar memiliki nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga sejalan dengan upaya kita bersama dalam menjaga produktivitas lahan gambut secara berkelanjutan. Kami berharap komoditas ini dapat dikelola dengan baik sehingga mampu menjadi pilar pendapatan alternatif bagi warga," ujar Jatmiko di Jakarta. Program pemberdayaan yang menyentuh langsung ke tingkat akar rumput ini mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Khairul Anwar, perwakilan masyarakat dari Desa Merbau, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif perusahaan. "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan bibit nanas dari PTPN IV. Tanaman ini cocok dengan kondisi lahan di sini, dan kami berharap ke depannya hasil panennya nanti bisa benar-benar membantu menambah penghasilan keluarga," ucapnya. Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin aminkan Direktur Utama PTPN IV PalmCo. Ia lantas mengapresiasi sinergi yang terjalin antara perusahaan dan masyarakat desa. "Mewakili warga Desa Sungai Tawar, kami berterima kasih atas dukungan dari PTPN IV. Bantuan bibit ini sangat bermanfaat dan kami siap mendukung pengelolaannya agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga desa kami," bebernya. Konsistensi Dorong Perekonomian Desa Langkah PTPN IV PalmCo dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pedesaan bukanlah yang pertama kali dilakukan. Perusahaan secara konsisten terus menggulirkan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan kemandirian ekonomi masyarakat (Creating Shared Value). Sebelumnya, PTPN IV PalmCo juga telah sukses menjalankan serangkaian program pemberdayaan ekonomi dan UMKM di berbagai wilayah operasional lainnya. Beberapa inisiatif tersebut di antaranya adalah program pelatihan pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah yang menyasar 50 perempuan, serta penyelenggaraan baking class gratis bagi 50 pelaku UMKM dan warga guna menciptakan peluang usaha baru di bidang kuliner. Tidak hanya berfokus pada sektor pangan, dorongan ekonomi perusahaan juga menyentuh sektor industri kreatif dan pertukangan. Salah satunya dibuktikan melalui dukungan modal dan pembinaan di Kabupaten Kampar, Riau, yang berhasil melonjakkan kapasitas produksi sentra pandai besi hingga 10 kali lipat. Ke depan, PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang tepat sasaran, adaptif terhadap potensi lokal, dan berkelanjutan, guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat yang beriringan dengan keberlanjutan bisnis perusahaan.