Medan, katakabar.com – Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-80, sebagian warga Kota Medan justru merasakan “kemerdekaan setengah hati”. 

Selama lima hari terakhir, puluhan kepala keluarga di Gang Masjid, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, hidup dalam kondisi listrik lemah arus hingga padam.

Gangguan ini terjadi sejak Selasa (12/8/2025) hingga Sabtu (16/8/2025). Warga menduga penyebabnya adalah trafo di kawasan tersebut yang sudah kelebihan beban.

Manager ULP PLN Selatan, Oktavo Naibaho, membenarkan hal itu.
“Trafo-nya kontak, sedang diusahakan penggantinya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/8/2025).

Oktavo mengungkapkan, trafo di Jermal 15 Gang Masjid diduga mengalami overload, bahkan ada indikasi penyalahgunaan listrik.

“Kami akan perbesar kapasitas trafo dan memeriksa pemakaian di sekitar lokasi. Secara perhitungan, trafo seharusnya belum overload, jadi kemungkinan ada penggunaan listrik tidak resmi,” tegasnya.

Seorang teknisi PLN di lapangan menambahkan, selama ini warga mengira pemadaman hanya karena sekring putus. “Sekringnya putus lagi, Bang. Solusinya akan kita perbesar, tapi tunggu instruksi pimpinan,” ujarnya.

Warga yang terdampak sekitar 15–20 KK di Jermal 15 Gang Masjid dan sebagian lainnya di jalur trafo Jalan Denai. Mereka mulai resah dan mendesak solusi cepat.

“Atau pindahkan saja jalurnya ke trafo Jalan Denai, biar khusus warga Jermal 15 Gang Masjid tidak kena lagi,” usul Usup, salah seorang warga.

Menanggapi keluhan ini, Manager Humas PLN Sumut, Surya Saputra Sitepu, berjanji akan menindaklanjutinya.“Kita follow-up, Bang,” singkatnya.