Medan, katakabar.com - Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia (ALISSS) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan dan Dinas PMD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Aksi damai yang digelar Senin (23/6/2025) ini melibatkan gabungan LIRA Sergai, FKI-1, GAMBESU, dan APMPEMUS.
Massa membawa spanduk dan poster, menyuarakan kekecewaan atas keterlambatan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan IV tahun 2024 yang belum cair untuk 458 guru.
Koordinator aksi, Muslim Lubis, menilai hal ini melukai dunia pendidikan. Sementara Ketum ALISSS, Zuhari, menyoroti pembagian 181 unit motor Nmax untuk kepala desa di tengah banyaknya warga miskin di Sergai.
ALISSS mengajukan enam tuntutan utama, termasuk pemeriksaan sejumlah pejabat, pengusutan dugaan pungli PPPK, hingga pengadaan asesmen siswa dan motor dinas.
Pihak Kejatisu melalui perwakilan intelijen menyatakan siap menindaklanjuti laporan jika telah diterima secara resmi. ALISSS pun langsung menyerahkan laporan tertulis usai aksi.
ALISSS Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan PMD Sergai
Diskusi pembaca untuk berita ini