Bengkalis, katakabar.com - Bencana angin puting beliung atau tornado terjang "Negeri Junjungan" nama lain dari Kabupaten Bengkalis bersamaan pelantikan 45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis masa jabatan 2024-2029 mendatang, di Gedung Parlemen nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, ibukota Kabupaten Bengkalis, Selasa (17/9) sekitar pukul 14.00 WIB siang.
Masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya di wilayah daratan Duri kota, Kecamatan Mandau terkejut dan kaget santing kencangnya terjangan angin puting beliung berdurasi setengah jam itu, sebab beberapa atap bagunan seperti rumah, knopi hotel beterbangan, bahkan sejumlah pohon yang berdiri kokoh di bibir Jalan Lintas Pekanbaru-Duri tumbang menghambat kenderaan roda empat dan roda dua yang melintas dari arah berlawanan, persisnya di Kelurahan Balairaja Kecamatan Pinggir.
Selain itu, pagar seng proyekpapan nama Kantor Camat Mandau telah bertahun lamanya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Duri rusak dihantam angin puting beliung.
Bergeser ke pulau seberang, Bengkalis ibukota Kabupaten Bengkalis, kapal tongkang bermuatan kayu tabrak dermaga Roro.
Tapi bikin merinding, peristiwa angin puting beliung kok waktunya hampir bersamaan dengan acara pelantikan 45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di gedung parlemen di pulau seberang, Bengkalis, ibukota Kabupaten Bengkalis.
Apakah itu suatu pertanda ataukah secara kebetulan? Tapi setahu saya, di dunia ini apa pun yang terjadi tidak ada yang kebetulan. Di dunia ini semua yang terjadi atas kehendak Sang Pencipta Alam Semesta.
Terlepas dari situ, Alhamdulillah, pasca kejadian puting beliung tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil diderita beberapa orang warga korban musibah angin puting beliuang, Selasa siang kemarin.
Salah seorang warga Duri, Kecamatan Mandau, Anto melihat saat peristiwa angin puting beliung, Selasa sore menyatakan, pas kejadian saya melintas di Jalan Hang Tuah Duri dengan mengendarai sepeda motor, tiba-tiba angin kencang mirip tornado menerbangkan knopi dan seng rumah warga yang berada di pinggir jalan.
"Santing kencangnya angin selember seng terjatuh menimpa kabel tegangan tinggi milik PLN yang terbentang di Jalan Hang Tuah, spontan mengeluarkan api membuat aliran listrik padam di wilayah Duri kota," ceritanya.
Tidak hanya itu, tambah Anto, sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Hang Tuah ada yang terjatuh tidak sanggup menahan kencangnya angin puting beliung.
Listrik Padam
Paska kejadian bencana angin puting yang melanda Kabupaten Bengkalis, khususnya di wilayah Duri kota, Kecamatan Mandau aliran listrik sempat padam beberapa jam lamanya.
Tapi, selepas salat ashar berjamaah di masjid dan mushalla listrik di sebagian wilayah Duri sudah menyala, Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB meski malam hari listrik sempat padam sekitar sejam lamanya.
Kini aliran listrik di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis sudah normal kembali. Masyarakat Duri kota telah menjalankan aktifitas dengan normal, dan warga korban musibah puting beliung sudah mulai membersihkan puing-puing bangunan atap rumah yang rusak.
Angin Puting Beliung Terjang Negeri Junjungan Bersamaan Pelantikan 45 Anggota DPRD 2024-2029
Diskusi pembaca untuk berita ini