Jakarta, katakabar.com - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu menyetujui usulan Amerika Serikat memperpanjang gencatan senjata di Gaza hingga bulan suci Ramadan dan hari raya Paskah Yahudi pada pertengahan April.

Dari kantornya, Minggu (2/3), Netanyahu mengatakan Israel menerima usulan dari utusan Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.

"Israel mengadopsi rencana utusan Presiden AS Steve Witkoff untuk gencatan senjata sementara selama Ramadan, dan akan berakhir pada akhir Maret atau pada Paskah Yahudi selama delapan hari yang akan dirayakan di pertengahan April," kata Benjamin yang dirilis setelah tengah malam waktu Israel seperti dilansir dari detikcom.

Tahap pertama gencatan senjata yang mulai berlaku pada 19 Januari berakhir pada Sabtu (1/3).

Tahap kedua dari kesepakatan itu seharusnya mengamankan pembebasan puluhan sandera yang masih berada di Gaza dan membuka jalan bagi berakhirnya perang secara permanen.

Namun menurut kantor Netanyahu, Witkoff mengajukan perpanjangan sementara sebagai solusi sementara setelah menyimpulkan bahwa Israel dan Hamas berada dalam kebuntuan negosiasi, dan tidak dapat segera menyetujui persyaratan gencatan senjata permanen.