Batang Hari, katakabar.com - Bupati Batang Hari, Jambi, Muhammad Fadhil Arief khawatir Pondok Pesantren (Ponpes) dijajah pemain politik. Pemerintah daerah melalui program Super Tangguh berencana merancang supaya seluruh Ponpes di Kabupaten Batang Hari bisa mandiri.
"Insya Allah, lima tahun ke depan seluruh Ponpes bisa mandiri selama periode kedua kepemimpinan sayo bersama Bang Bakhtiar," kata Fadhil dalam peringatan Hari Santri Nasional 2024, Rabu (4/12/2024) di Ponpes Darul Qur'an Al Islami, Kelurahan Sridadi.
"Kita ingat di zaman Rasul dulu, zaman Nabi Muhammad, bagimana Nabi berusaha memerdekakan budak. Perbudakan terjadi pada saat perekonomiannya tidak stabil," imbuhnya.
Menurut dia, kemandirian inilah yang akan membuat penghuni Ponpes bahagia, kemandirian akan membuat manusia lebih kreatif dan kemandirian akan membuat manusia lebih inovatif.
"Tapi kalau pesantrennya besok minta tolong-minta tolong terus, takutnya di jajah oleh pemain-pemain politik. Kita ingin pesantren mandiri, sehingga bisa bertindak atas kemauan sendiri," tegasnya.
Fadhil Arief mengapresiasi panitia Hari Santri Nasional 2024 Kabupaten Batang Hari lantaran mengundang penyanyi religi Islam Indonesia, Haddad Alwi bersalawat bersama ribuan santri. Ia berujar salawatan merupakan hasil diskusinya bersama para Ustadz, Kiai, agar santriwan-santriwati tak melulu disuguhi ceramah.
"Karena setiap hari mereka (santriwan-santriwati) mendengar ceramah. Kalau bisa di hibur dengan dimensi lainnya. Makanya kita datangkan Haddad Alwi hari ini. Alhamdulillah ya adik-adik semua ya, capek sudah diceramahi," kelakar mantan Ketua GP Ansor ini.
"Insya Allah kalau doa kita terkabul, umur kita panjang, adik-adik inilah, anak-anak inilah yang akan mengurus kami tua nanti," imbuhnya.
Fadhil Arief menekankan agar sumber daya manusia (SDM) santriwan-santriwati seluruh Ponpes daerah ini berkualitas. Jika SDM santriwan-santriwati jelek, sudah barang tentu orang-orang tua diurus anak-anak yang tidak kompeten.
"Tentu repot kita, jadi dokter tapi tak kompeten, jadi Ketua RT tak kompeten. Karena anak-anak semua adalah investasi kami menuju kebahagiaan, supaya tua nanti kami di urus dengan baik," ujarnya.
"Saya meyakini anak-anak semua berbakti kepada orang tuanya. Kalau berbakti dengan orang tua, pasti baik dengan tetangga. Kalau sudah baik dengan tetangga, pasti akan baik dengan orang tua," imbuhnya.
Tema Hari Santri Nasional 2024 Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan, kata Fadhil, memiliki dimensi berarti terhadap seluruh santri-santriwati. Kalau dulu dimensinya bagaimana santriwan-santriwati melanjutkan perjuangan menegakkan syariat Islam setelah para Kiai wafat.
"Kini dimensinya lebar lagi, bagaimana adik-adik semua menjauhi hal-hal negatif. Pertama jauhi narkoba, kedua judi online jauhi. Kalau dua ini sudah dijauhi, Insya Allah orang tuanya akan bahagia dan Insya Allah adik-adik semua akan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya," tegasnya. (***)
Bupati Fadhil Arief Insya Allah 5 Tahun ke depan Pondok Pesantren bisa Mandiri
Diskusi pembaca untuk berita ini