Indragiri Hulu, katakabar.com -  Pemerintah Daerah atau Pemda Indragiri Hulu, Riau terus berupaya melakukan pembenahan permasalahan infrastruktur dengan mengusulkan pembangunan ke pemerintah pusat, yakni Kementerinan Pekerjaan Umum atau PU.

Di mana komunikasi intensif tentang penanganan jalan ini sudah berjalan ke pemerintah pusat.

“Beberapa pekan lalu sesuai perintah pimpinan (Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto,red) sudah mengajukan usulan pembangunan kepada pemerintah pusat,” ujar Bobby Mauliantino, Kepala Bappeda Inhu kepada wartawan, Selasa (15/4) kemarin.

Menurutnya, pengusulan pembangunan dan penanganan infrastruktur itu untuk meningkatkan konektivitas wilayah. Selain itu, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Layanan infrastruktur menjadi faktor penting untuk ditingkatkan. Bahkan, infrastruktur merupakan hal yang krusial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Di antara usulan yang disampaikan itu sambung Bobby, yakni pembangunan jalan dua jalur ruas Pematang Reba-Rengat sepanjang 11,4 kilometer. Terus, pembangunan jalan dua jalur ruas Pematang Reba-Seberida sepanjang 6 kilometer.

Kata Bobby, untuk usulan pembangunan jalan dua jalur ruas  Simpang Japura-Pematang Reba sepanjang 2 kilometer.

"Konsentrasi usulan jalan dua jalur itu berada di Simpan Empat Tugu Ikan Patin Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat," tuturnya.

Dirincikannya, Bupati Indragiri Hulu mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk pembangunan jembatan gantung di 11 desa atau sebanyak 11 unit. Bahkan, ada pengusulan untuk penanganan abrasi tebing sungai sepanjang daerah aliran Sungai Indragiri untuk 17 lokasi prioritas di tujuh kecamatan.

Masih Bobby, bupati berharap usulan tersebut bisa segera ditindaklanjuti. Apalagi kondisi yang ada sangat urgensi terhadap dampak yang ditimbulkan.

"Usulan itu untuk mewujudkan Kabupaten Inhu sebagai pusat pelayanan industri, barang dan jasa," tandasnya.