Indragiri Hulu, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar meminta program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B) tanaman padi sebagian mengalami kerusakan segera disisip atau ditanam kembali. Hal ini bertujuan agar hasil panen tetap optimal mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

"Kita harus pastikan padi yang sudah ditanam tetap tumbuh dengan baik. Kalau ada yang rusak, segera lakukan penyisipan agar hasil panen tetap optimal," ujarnya.

Kapolres Indragiri Hulu memberi arahan kepasa Polsek Kuala Cenaku dan jajaran saat kunjungan kerja, sekaligus mengecek perkembangan padi yang ditanam di sekitar halaman Polsek Kuala Cenaku sebagai bagian dari program 'Asta Cita' Presiden RI, Jumat (31/1).

Selain itu, Kapolres Indragiri Hulu menanyakan tentang perkiraan waktu panen padi. Soalnya gagasan ini menjadi langkah penting guna memastikan keberhasilan ketahanan pangan tersebut.

Ia lantas soroti kondisi tanah di sekitar Polsek Kuala Cenaku agar diperhatikan sehingga tidak berpotensi longsor.

"Tanami bambu sebagai upaya agar tebing tanah tidak longsor, jarak tanam harus rapat bila ada yang mati tumbuhan itu tetap bisa bertahan menompang beban," jelasnya.

Program penanaman padi di Polsek Kuala Cenaku ini langkah inovatif yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tapi memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekitar.

Keberadaan sawah mini di halaman Mapolsek menjadi bukti kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam sektor pertanian.

Kegiatan kunjungan Kapolres berakhir sekitar pukul 17.30 WIB dengan suasana yang aman dan kondusif. Keberadaan tanaman padi di Mapolsek Kuala Cenaku diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi instansi lain untuk turut serta mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.