Kalimantan Barat, katakabar.com - PT Perusahaan Nusantara IV Regional V diganjar penghargaan oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Provinsi Kalimantan Barat, lantaran dinilai telah berkontribusi positif meningkatkan produktivitas kelapa sawit petani lewat program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Ketua Aspekpir Provinsi Kalimantan Barat, YS Marjitan yang serahkan penghargaan diterima oleh Region Head PTPN IV Regional V, Khayamuddin Panjaitan.

Menurut Ketua Aspekpir Provinsi Kalimantan Barat, YS Marjitan lewat keteranganya, pada Rabu lalu, dilansir dari laman ANTARA, pada Ahad (18/2), penghargaan diserahkan kepada PTPN IV Regional V di kegiatan 'Pengukuhan Aspekpir Kabupaten Landak dan Sanggau serta Awarding Komitmen Mewujudkan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat dan Kemitraan Berkelanjutan Bagi Kesejahteraan Bersama Menuju Indonesia Emas 2045' yang digelar di salah satu hotel di Pontianak.

"Keberadaan PTPN IV Regional V tidak dinafikan menjadi nafas baru penguatan petani kelapa sawit, terutama di Kalimantan Barat. Penghargaan ini bentuk dukungan kami atas komtimen PTPN IV untuk terus memperkuat petani sawit. Kemitraan ini mudah-mudahan terus berjalan dengan baik di masa mendatang," ujar Marjitan.

Terima kasih kepada berbagai pihak, ucap Marjitan, atas kontribusi positifnya dalam memperkuat para petani rakyat, tak terkecuali PTPN IV.

"Keberadaan PTPN baginya telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam meningkatkan kesejahteraan para petani kelapa sawit sejak lama," jelasnya.

Cerita Marjitan, perkebunan kelapa sawit masyarakat di Kalimantan Barat sudah memasuki umur generasi kedua, terutama di Landak dan Sanggau. Makanya perlu sinergi seluruh pihak untuk memperkuat petani kelap sawit rakyat di masa datang.

Di momen iru, Aspekpir Provinsi Kalimantan Barat melakukan pengukuhan pengurus Aspekpir Landak dan Aspekpir Sanggau.

"Pelantikan Aspekpir memperkokoh keberadaan Aspekpir di Provinsi Kalimantan Barat," tutur Marjitan

Keberadaan Aspekpir Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau jadi strategis, terang Marjitan, terutama menjadi mitra perusahaan yang saat ini sudah bertransformasi menjadi entitas usaha baru yang dikelola oleh PTPN IV.

"Kondisi kebun di Landak dan Sanggau sudah memasuki kebun generasi kedua. Di mana saat ini digalakkan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) membutuhkan dukungan seluruh pihak," bebernya.

Jadi, harap Marjitan, dengan menempatkan kelembagaan petani sebagai subjek pembangunan dalam menjalin kemitraan usaha bagi terwujudnya industri sawit berkelanjutan bersumber kesejahteraan bersama.

Region Head PTPN IV Regional V, Khayamuddin Panjaitan yang menerima penghargaan mengapresiasi penghargaan yang diberikan Aspekpir. Harapannya, Aspekpir terus menjadi mitra pembangunan yang strategis bagi PTPN IV khususnya Regional V.

"Kita harapkan Aspekpir yang ada saat ini di Kalbar dan Indonesia akan terus berjaya dan sukses ke depan," kata Khayamuddin.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Andi Nur Alamsyah turut bangga atas kehadiran PTPN IV yang kini menjadi perusahaan dengan luasan kelapa sawit terbesar di dunia.

"Hal ini menjadi kebanggan kita bersama yang mesti kita jaga ke depan," timpalnya.