Ketapang, katakabar.com - Pabrik Kelapa Sawit atau PKS milik PT Alam Selatan Mandiri atau ASM resmi beroperasi. Bupati Ketapang, Martin Rantan yang meresmikan pabrik baru yang berada di Pabrik Desa Kepuluk (SP 6) Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat itu.
Di seremoni peresmian pabrik pengolahan sawit ini hadir Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, para anggota Forkopimda, Pj Sekda Ketapang Donatus Franseda, serta sejumlah tokoh dan masyarakat sekitar pabrik.
Bupati Ketapang, Martin Rantan
mengapresiasi PT ASM sudah berinvestasi di Kabupaten Ketapang.
“Keberadaan pabrik ini diharapkan membuka banyak peluang kerja dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya melalui keterangan resmi dilansir dari laman EMG, Kamis (21/11).
Peresmian pabrik pengolahan kelapa sawit ini memiliki makna strategis, kata Martin, sebab tidak hanya sebagai simbol kemajuan infrastruktur industri di Kabupaten Ketapang, tapi sebagai bagian dari upaya nyata mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal.
Menurutnya, industri kelapa sawit di Ketapang memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Tapi, untuk memanfaatkan potensi tersebut secara optimal, diperlukan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
"Saya berharap pabrik ini dapat menjadi salah satu langkah percepatan dalam pembangunan ekonomi, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit, yang dapat berkontribusi langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah," jelasnya.
Harapannya setelah diresmikan, ucap Martin, pabrik ini dapat beroperasi dengan lancar, aman, dan sukses, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat di Kecamatan Sungai Melayu Rayak khususnya, dan Kabupaten Ketapang secara umum.
Sedang Achmad Sholeh ucapkan selamat atas berdirinya pabrik PT ASM. Dengan adanya pabrik ini, sebutnya, masyarakat tidak jauh-jauh lagi untuk menjual hasil panen buah sawitnya. Semoga buah sawit masyarakat juga dihargai dengan harga yang layak.
Diresmikan Pabrik Kelapa Sawit di Sungai Melayu Rayak, Ini Harapan Bupat Ketapang
Diskusi pembaca untuk berita ini