Dumai, katakabar.com - Begitu memasuki kawasan Jalan HR Soebrantas II, Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, mata pengunjung langsung tertuju pada bangunan megah yang berdiri anggun di atas lahan seluas empat hektare.

Itulah Dumai Islamic Center (DIC), ikon baru kebanggaan masyarakat Kota Dumai.
Dibangun sejak 2021, DIC tak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah. 

Kawasan ini kini menjelma menjadi ruang publik yang hidup. Ramai oleh aktivitas keagamaan, keluarga yang berwisata religi, hingga deretan pelaku UMKM dengan sajian kuliner beragam.

Rio, warga Kecamatan Sungai Sembilan, menyebut DIC hampir tak pernah sepi. “Pengunjungnya bukan cuma warga Dumai, tapi juga dari luar daerah,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Arsitektur DIC mengadopsi konsep Masjid Nabawi di Madinah. Interior masjid dihiasi kaligrafi, mimbar megah, menara, serta kubah yang menawan. 

Di halaman, payung-payung besar khas Madinah semakin menguatkan nuansa religius sekaligus menenangkan.

“Ini bukan sekadar masjid. DIC menjadi pusat dakwah, pendidikan agama, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” kata Rio, yang juga pengusaha laundry, saat berkunjung bersama keluarganya.

Pembangunan DIC rampung pada 15 Maret 2023 dengan total anggaran sekitar Rp29 miliar yang bersumber dari APBD Dumai 2022, dibantu dana CSR perusahaan serta partisipasi masyarakat. 

Masjid ini mampu menampung hingga 2.000 jamaah. Fasilitas pendukung di kawasan DIC terbilang lengkap: rumah tahfiz, aula serbaguna, guest house 18 kamar, rumah tinggal garim, hingga area parkir luas. 

Seluruh material bangunan—mulai dari lantai, kubah, hingga tempat wudu menggunakan bahan berkualitas.

Kini, Dumai Islamic Center bukan hanya simbol kebanggaan warga, tetapi juga destinasi wisata religi yang memperkuat identitas Dumai sebagai kota yang ramah, religius, dan terbuka bagi siapa saja yang singgah.