Pekanbaru, katakabar.com - Tingginya harga tiket pesawat rute penerbangan domestik sepertinya sudah menjadi hal limrah. Namun masih banyak yang belum tau apa penyebab tingginya harga tiket pesawat domestik ini.
Memang, jika dibandingkan dengan tiket penerbangan ke luar negeri, harga tiket penerbangan domestik jauh lebih tinggi. Penyebab tingginya harga tiket penerbangan domestik ini ternyata bukan soal jarak.
Karena memang, walaupun jarak penerbangan domestik lebih dekat, harganya masih jauh lebih mahal ketimbang tiket penerbangan internasional yang jaraknya lebih jauh. Ini bisa dilihat di berbagai platform penjualan tiket daring.
Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko mengungkapkan penyebab tingginya harga tiket domestik itu.
Menurutnya, dari berbagai perbincangan yang dilakukannya dengan para maskapai penerbangan, tingginya harga tiket penerbangan domestik ini lantaran harga avtur, yang merupakan bahan bakar pesawat di Indonesia jauh lebih mahal dibanding di luar negeri.
"Penyebabnya karena harga avtur di Indonesia ini lebih mahal dari di luar negeri," kata pria yang akrab disapa Oki, kemarin.
Hal senada juga diungkapkan CEO Capital A Berhad, induk usaha penerbangan AirAsia, Tony Fernandes. Dia menyebutkan, penyebab mahalnya harga tiket domestik adalah karena mahalnya harga avtur yang dijual Pertamina.
Harga avtur yang dipasok Pertamina, kata Tony, merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Yakni mencapai 28 persen lebih mahal.
Selain harga avtur, Tony mengungkapkan bahwa mahalnya harga tiket juga disebabkan oleh tingginya pajak PPN dan pajak impor suku cadang pesawat.
EGM Bandara SSK II Pekanbaru Bongkar Penyebab Harga Tiket Domestik Mahal
Diskusi pembaca untuk berita ini