Palembang, katakabar.com - Di Bumi Sriwijaya pameran Info Franchise dan Business Concept Expo (IFBC) 2026 digelar di pekan kedua April 2026 lalu, persisnya di PSCC Icon Palembang.
Kegiatan berlangsung hingga 19 April 2026 lalu ini jadi momentum strategis bagi pelaku usaha, investor, dan masyarakat untuk menjajaki berbagai peluang bisnis dari berbagai sektor.
Angkat tema “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 Palembang mencerminkan semangat dunia usaha untuk terus berkembang, berinovasi, dan melampaui batas di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, resmi membuka kegiatan IFBC 2026 Palembang. Ia menyampaikan bahwa pameran ini menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi bisnis, serta membuka peluang kemitraan yang luas bagi masyarakat.
Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan IFBC 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menopang pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi. UMKM dan usaha yang hadir hari ini memiliki kontribusi besar terhadap PDB nasional,” ucapnya.
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai Badan Layanan Umum Kementerian Keuangan turut berpartisipasi di pameran ini melalui booth interaktif yang menghadirkan edukasi dan promosi mengenai kebaikan sawit.
Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat kelapa sawit bukan hanya sebatas minyak goreng, tetapi memiliki beragam produk turunan bernilai tambah tinggi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari produk skincare, bodycare, hingga kuliner berbasis sawit.
“Pengunjung dapat menemukan berbagai produk turunan sawit seperti sabun, lilin ramah lingkungan, juga ditampilkan pula beragam inovasi dan kreativitas UMKM berbasis sawit, seperti tas dari lidi sawit, wadah sabun dari cangkang sawit, sandal dari lidi sawit, hingga helm berbahan limbah sawit. Dengan melihat secara langsung beragam produk UMKM dari turunan sawit pengunjung diharapkan terinspirasi mengembangakan wirausaha berbasis turunan sawit," terang Helmi, dilansir dari laman resmi BPDP, Kamis sore.
Partisipasi BPDP ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengedukasi publik mengenai potensi besar industri sawit yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis inovasi dan keberlanjutan untuk UMKM.
Dengan semangat “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 diharapkan tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi besar sawit sebagai komoditas unggulan Indonesia yang inovatif dan berkelanjutan.
IFBC 2026, BPDP BLU Kemkeu Promo Kebaikan Sawit dan Produk Turunan ke UMKM di Bumi Sriwijaya
Diskusi pembaca untuk berita ini