Pekanbaru, katakabar.com - 78 titik panas terpantau tersebar di wilayah Riau, Selasa (3/3). Titik panas terdeteksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru dengan indikasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Bedasarkan data tersebut, diketahui terjadi lonjakan peningkatan titik panas yang cukup signifikan. Sebab, Senin (2/3) sore BMKG Pekanbaru merilis jumlah titik panas hanya mencapai 65 hot spot. Artinya ada peningkatan sebanyak 13 titik.

“Dari 78 titik panas, ada 50 titik yang dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen,” kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Mia Vadilla.

Dirincinya, titik panas ini tersebar di beberapa wilayah di Riau. Seperti di Kabupaten Pelalawan yakni mencapai 22 titik. Di Kota Dumai ada 16 titik, Bengkalis 10 titik, Indragiri Hilir 8, Siak 7, Rokan Hilir dan Meranti masing-masing 6 titik panas. Selain itu titik panas turut terdeteksi di Indragiri Hulu sebanyak 2 dua titik dan Kampar 1 titik panas.

Sementara untuk titik api, Mia menjelaskan terdapat sebanyak 16 titik di Pelalawan, Dumai 12 titik, Bengkalis 5 titik, Rokan Hilir, Siak, Meranti dan Indragiri Hilir masing-masing 4 titik api serta. Lalu 1 titik api terdapat di Indragiri Hulu.