Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan SH., SIk lihat Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau PLTD di Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat. Sabtu (10/8) kemarin.

Kegiatan ini dilakukan Kapolres Kepulauan Meranti, guna pastikan suplai listrik untuk wilayah Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir aman jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak pada November 2024.

Apalagi mengingat, 6 unit dari 13 unit mesin di PLTD tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan pasca kebakaran pada 23 Juli 2024 lalu.

Saat peninjauan itu, AKBP Kurnia didampingi Kabag Log Polres Kepulauan Meranti, AKP Wisnu Budiarto, Kapolsek Rangsang Barat, Iptu Roly Irvan SH., MH, para Kanit dan personel Polsek Rangsang Barat. Hadir pula Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Richard Tambunan, Pj Kepala Desa Segomeng Siswanto, dan Kepala Desa, Lemang Herman.

"Kondisi saat ini, pihak PLN memberlakukan pemadaman listrik bergilir di wilayah Kecamatan Rangsang Barat dengan menggunakan 7 mesin yang masih dapat beroperasi," ujar AKBP Kurnia.

Kapolres Kepulauan Meranti menjelaskan, lantaran pemadaman listrik bergilir yang diberlakukan tersebut, berdampak pada terganggunya jaringan komunikasi dikarenakan Tower pemancar jaringan terkoneksi dengan Listrik PLTD Lemang.

"Kita minta pihak PLN Selatpanjang agar saat hari pencoblosan Pilkada serentak 2024 hingga berakhirnya rapat pleno tingkat Kecamatan tidak ada pemadaman listrik, sehingga jalannya Pilkada di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir berjalan lancar," tegasnya.

Kepala PLN  Rayon Selatpanjang, Richard mengutarakan, jika pihaknya waktu dekat bakal menerima mesin pembangkit listrik untuk menutupi beban listrik akibat rusaknya 6 mesin pembangkit listrik atas# peristiwa kebakaran tersebut.

"Dengan datangnya mesin pembangkit listrik ini nantinya kita menjamin saat hari pencoblosan hingga pleno tingkat kecamatan tidak ada permasalahan pemadaman listrik," sebut Richard.