Duri, katakabar.com - Kampanye terbuka 'SANDI' Pasangan Calon Nomor Urut 02 Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, Syahrial-Andika Putra Kenedi disambut antusias Emak-emak di Kecamatan Bathin Solapan, Sabtu (16/11) sore.
Berlokasi di halaman rumah Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, kampanye terbuka dihadiri Calon Bupati Kabupaten Bengkalis, Syahrial, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Syamsu Dalimunte, kampanye terbuka Paslon Nomor Urut 02 dihadiri beberapa tokoh masyarakat, yakni H Selamet Simamora, Syamsu Dalimunte, serta beberapa tokoh masyarakat dari kalangan penceramah, pengasuh pondok pesantren, dan kaum emak-emak Kecamatan Bathin Solapan.
"Di Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pemilukada Kabupaten Bengkalis tahun 2024 ini, kita ingin memilih yang lebih baik, yakni Pasangan Calon Nomor Urut 02, Syahrial-Andika Putra Kenedi berjuluk SANDI," ujar Syamsu Dalimunte disapa akrab Syamda saat berorasi dihadapan lima ratusan orang Emak-emak.
Kenapa Syahrial-Andika Putra Kenedi berjuluk 'SANDI' lebih baik? Lantaran Pasangan Calon Nomor Urut 02 memiliku program menyentuh langsung hak-hak dasar masyarakat, yakni Rp100 juta per RT dan seragam sekolah gratis untuk siswa dan siswi baru tingkat pendidikan SD dan SMP se Kabupaten Bengkalis.
"Program Rp100 juta per RT sangat bermanfaat bagi masyarakat. Makanya, coblos dan menangkan 'SANDI' pada 27 November 2024 nanti. Jika Syahrial-Andika Putra Kenedi menang program Rp100 juta per RT ini bakal terealisasi. Ini bukan janji politik tapi program kerja 'SANDI' untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bengkalis," tegasnya.
Tokoh Masyarakat Duri, H Selamet Simamora dalam orasinya menekankan tentang Pemilukada Kabupaten Bengkalis tahun 2024 nyaris melawan kotak kosong.
Kita bersyukur, kata Simamora, Mahkmah Konstitusi atau MK mengeluarkan putusan tentang ambang batas suara pencalonan kepala daerah pada Pemilukada 2024 ini. Akhir Partai Golkar mengusung dan mengutus Syahrial-Andika Putra Kenedi untuk maju di Pemilukada Kabupaten Bengkalis tahun 2024 ini.
"Andai MK tidak mengeluarkan putusan tersebut, saya dan kawan-kawan berpihak kepada kotak kosong. Tapi kosong tadi sudah digantikan Syahrial-Andika Putra Kenedi, mari kita menangkan 'SANDI' Paslon Nomor Urut 2 pada 27 November 2024 nanti, demi perubahan yang lebih baik ke depan di Kabupaten Bengkalis," terangnya.

Di kesempatan tersebut, Simamora menjelaskan secara gamblang proyek-proyek mangkrak yang telah menghabiskan uang rakyat di daerah Duri, Kabupaten Bengkalis.
Calon Bupati Kabupaten Bengkalis, Syahrial di kampanye terbuka memperkenalkan dirinya, dan menceritakan cikal bakal Ia dan pasangannya Andika Putra Kenedi maju di Pemilukada tahun 2024 ini kepada peserta kampanye terbuka yang didominasi Emak-emak.
"Syahrial-Andika Putra Kenedi maju di Pemilukada Kabupaten Bengkalis tahun 2024 ini bukan kebetulan, tapi kehendak Allah Subahanahu Wa Taala," ujarnya disambut riuh peserta kampanye.
Menurutnya, membuat perubahan tidak mudah penuh tantangan, dan intimidasi. Kalau mental kerupuk atau mental tempe jangan cerita perubahan lagi, sebab perlu keberanian untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik ke depan.
"Untuk mewujudkan perubahan harus punya mental baja dan keberanian lebih. Lantaran itu, bapak dan khususnya kaum ibu-ibu yang hadir ini punya mental baja untuk mewujudkan perubahan di Kabupaten Bengkalis ini," ucapnya.
Lantas, Syahrial menjabarkan visi dan misi bersama Andika Putra Kenedi di Pemilukada Kabupaten Bengkalis tahun 2024 ini, yakni Rp100 juta per RT dan seragam sekolah gratis untuk siswa dan siswi SD dan SMP setiap tahun pembelajaran baru.
Visi dan misi yang dipaparkan Syahrial disambut antuasian Emak-emak yang hadir di kampanya terbula Paslon Nomor Urut 02.
Emak-emak berharap 'SANDI' menang di Pemilukada Kabupaten Bengkalis yang digelar pada 27 Novemver 2024 nanti. Mereka siap untuk memberikan hak pilih di TPS-TPS yang menyebar di Kecamatan Bathin Solapan dengan mencoblos Paslon Cabup dan Cawabup Kabupaten Bengkalis, Syahrial-Andika Putra Kenedi.
Menyala Abangku SANDI Paslon Nomor 2 Disambut Antusias Emak-emak di Bathin Solapan
Diskusi pembaca untuk berita ini