Jakarta, katakabar.com - Pergerakan pasar aset kripto menguat lagi setelah berhasil rebound dan menghijau pasca terkoreksi disebabkan gejolak ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel.
Aset Bitcoin atau BTC terpantau berhasil menguat ke angka $111.000, diikuti oleh aset-aset lain seperti Ethereum atau ETH yang naik hingga 6.94 persen dan Hyperliquid (HYPE) yang mencapai 6.57 persen 24 jam terakhir.
Sebelumnya, konflik antar kedua negara ini, bermula dari serangan udara israel terhadap Iran, Jumat (14/6) lalu.
Serangan ini, tewaskan sejumlah petinggi militer dan ahli nuklir Negeri Persia, termasuk penghubung komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat, Ali Shamkhani.
Akibatnya, Iran membalas dengan menerjunkan sejumlah rudal ke Israel, termasuk ke Ibu Kota Tel Aviv. Di mana, serangan tersebut disebutkan bertujuan untuk membunuh Kepala Staf Militer milisi penguasa Yaman Houthi, Muhammad Al Ghamar.
Hal ini, kemudian mengakibatkan gejolak pada kondisi ekonomi global, termasuk pasar aset digital seperti aset kripto. Tapi, berselang dengan meredanya konflik kedua negara timur tengah tersebut, nilai pasar aset kripto kembali menunjukkan ketahanannya.
Terpantau, saat ini sentimen pasar berada di zona Neutral dengan angka 58 berdasarkan metrics Fear & Greed pada CoinMarketCap pada 10 Juli 2025. Ini menandakan indeks potensi pemulihan yang masih berlanjut.
Seiring dengan hal ini, investor aset digital dengan tingkat risiko yang lebih tinggi memilih memanfaatkan momentum ini dengan meningkatnya aktivitas jual-beli. Tidak hanya untuk akumulasi jangka panjang, tapi juga strategi jangka pendek berbasis volatilitas.
Nah kondisi pasar saat ini, Bittime, salah satu platform jual-beli aset kripto resmi dan berlisensi, gelar kampanye New Token Listing Airdrop. Kampanye yang berlangsung sepanjang 8 hingga 17 Juli 2025 ini, memberikan peluang bagi para trader untuk memaksimal potensi performa portofolio asetnya.
Membagikan total hingga 50 juta token HYPE, kampanye ini terbuka untuk publik, khususnya pengguna Bittime. Ini merupakan kesempatan bagi para trader, untuk mengeksplorasi potensi profit dengan menggunakan platform resmi dan berlisensi di Indonesia.
Bittime percaya, sebagai platform resmi dan berlisensi, penting untuk dapat menghadirkan pengalaman transaksi dengan mudah dan menyenangkan. Tapi sangat penting untuk memahami cara kerja industri aset kripto, latar belakang aset, toleransi risiko, hingga strategi investasi yang sesuai sebelum bertransaksi
Memilih aset-aset yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.
Diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus 111.000
Diskusi pembaca untuk berita ini