Duri, katakabar.com - Bagi Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) termasuk Polsek Kecamatan Mandau, Polres Bengkalis saat menjalankan tugas negara mau jalan bagus atau jalan rusak mesti ditempuh hingha sampai ke lokasi giat.
Seperti yang dilakukan Kanit Binmas Polses Kecamatan Mandau, AKP Indra Varenal bersama Bhabinkamtibmas harus bersimbah lumpur di jalan bak kubangan guna menjangkau dan mengunjungi warga menyampaikan pesan dan imbauan untuk menjaga Kamtibmas agar tetap aman kondusif menghadapi Pemilu Damai tahun 2024, di kawasan Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (13/1).
Hal sama dialami personel Polsek Kecamatan Mandau, yakni Aiptu Erwandi, Aiptu Juni Shandra, Bripka Abdul Rasyid, Bripka Kurnia Rahman, dan Bripka Agus Rizal, saat melaksanakan giat cooling system di Desa Petani ujung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, di hara yang sama.
Untuk menjangkau dan mengunjungi warga tidak mudah, jalan yang dilalui hampir sama dengan apa yang dirasakan Kanit Binmas Polsek Kecamatan Mandau, sebab jalan yang dilintasi masih terbuat dari tanah bak kubangan.
Tapi, jalan ke Desa Petani ujung rada kering dan personel yang bertugas tidak jatuh saat melewati jalan berlumpur.
Berbeda yang dialami Kanit Binmas Polsek Kecamatan Mandau, AKP Indra Varenal sempat terjatuh santing licin dan berlumpur jalan tanah kuning yang dilintasi ke lokasi giat coolibg system.
Meski tantangan yang dihadapi tidak mudah untuk bertemu warga, tapi tekad tidak pudar memberikan pengabdian terbaik demi menciptakan Pemilu Damai tahun 2024.
Kita bangga dan salud dengan polisi telah bekerja keras mengajak warga agar turut menjaga Kamtibmas demi menciptakan pesta demokrasi Pemilu Dama tahun 2024.
Potret Jalan di Negeri Kaya SDA

Jalan-jalan masih terbuat dari tanah bak kubangan di musim penghujan menuju ke lokasi cooling system yang dilintasi personel Polsek Kecamatan Mandau merupakan potret sekaligus gambaran infrastruktur jalan di negeri kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA).
Potret dan gambaran infrastruktur jalan yang dilintasi personel kepolisian tersebut bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah, khususnya dinas terkait untuk memberikan pelayanan sarana jalan kepada warga.
Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian warga dan salah satu indikator kemajuan daerah.
Kalau jalan bagus, hasil-hasil pertanian warga, seperti Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan lainnya bisa dipasarkan dengan harga bersaing.
Tapi, bila kondisi jalan seperti yang dialami personel kepolisian terpaksa jatuh bangun ke lokasi cooling system. Bisa dibayangkan, hasil-hasil pertanian warga sulit dipasarkan dan kalaupun dijual harganya di bawah harga pasaran.
Betapa beratnya perjuangan warga setiap hari keluar masuk dari dan ke perkampungan. Pemerintah mudah-mudahan memperhatikan infrastruktur jalan di pelosok-pelosok desa di negeri ini.
Wilayah pedesaan pondasinya wilayah perkotaan. Bila infrasturktur jalan pedesaan ke perkotaan bagus roda perekonomian bakal berputar pada sumbunya dan otomatis pendapatan serta kesejahteraan warga desa dan kota bakal meningkat dengan sendirinya.
Personel Polsek Mandau Jatuh Bangun di Jalan Bak Kubangan ke Lokasi Cooling System
Diskusi pembaca untuk berita ini