Sambas, katakabar.com - Prajurit Kesehatan (Prakes) Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645 Gardatama Yudha Pos Sei Bening bantu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pembantu lanyani pelajar Sekolah Dasar (SD), pada Sabtu (19/11) weekend lalu.

Prakes yang membantu Puskemas Pembantu (Pustu) untuk melayani imunisasi pelajar SD di perbatasan, yakni SDN 02 Sei Bening, Dusun air Bening Desa Sei Bening Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas, dipimpin Serda Rohid bersama dua orang anggota, ujar Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 645 GTY, Letkol Inf Hudallah lewat keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kec. Entikong Kabupaten Sanggau.

Menurut Dansatgas, sesuai amanat Undang- Undang nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, pada pasal 7 ayat (2) huruf b angka 4 tentang pengamanan wilayah perbatasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645 Gardatama Yudha diberikan tugas operasi untuk mengamankan wilayah perbatasan sektor barat Kalimantan barat yang berbatasan  dengan Serawak Malaysia.

Selain dalam tugas pokok undang-undang tersebut menjaga pilar batas negara, mencegah masuknya barang-barang illegal dan mencegah masuknya Narkotika, Satgas Pamtas Yonif 645 GTY. TNI melaksanakan tugas Pembinaan Teritorial (Binter) wilayah masing-masing binaannya dengan berkoordinasi kepada satuan kewilayahan yang ada, serta instansi terkait di perbatasan mendukung pembangunan, dan membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan, tegasnya.

Layanan kesehatan kepada anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan menjadi perhatian utama bagi pemerintah, sebab membutuhkan penanganan khusus agar kesehatannya terjamin.

Wujud nyata dari upaya tersebut dalam meningkatkan derajat kesehatan pada anak-anak sekolah. Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645 GTY bekerja sama dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) Sei bening melaksanakan program pelayanan imunisasi anak yang berada di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

"Upaya ini salah satu langkah yang dilakukan agar anak-anak sebagai penerus bangsa dapat terpelihara, dan meningkatkan kualitas kesehatan anak dalam bentuk pencegahan penyakit, pengobatan penyakit, dan pemulihan kesehatan,” kata Dansatgas.

Untuk itu, kehadiran Puskesmas Pembantu (Pustu) Sei bening dengan tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif 645 GTY terus berkolaborasi tidak sampai di sini, tetap mempererat hubungan demi membantu program pemerintah dalam bidang layanan Kesehatan, serta untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah perbatasan, sebutnya.