Banjarmasin, katakabar.com - Pengembangan kelapa sawit Indonesia ke depan punya konsep, yakni 'sawit satu' dilakukan melalui perbaikan tata kelola kelapa sawit dengan sistem terintegrasi berbasis spasial sehingga perlu kerja inovatif, serta kerja kolaboratif dengan berbagai pihak.
"Pengembangan sawit Indonesia ke depan konsepnya, yakni 'sawit satu' dilaksanakan lewat perbaikan tata kelola sawit dengan sistem terintegritas spasial," jelas Dirjen Perkebunan Kementan Republik Indonesia, Andi Nur Alamsyah saat rapat koordinasi se Kalimantan Selatan di salah satu hotel di Banjarmasin, pada Selasa (22/8) malam lalu.
Luas areal perkebunan kelapa sawit Kalimantan Selatan telah menyumbang 3,1 persen dari total luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia, dan 2,6 persen dari total produksi kelapa sawit Indonesia, sebutnya.
Diketahui, Rapat Koordinasi (Rakor) kelapa sawit se Kalimantan Selatan di salah satu hotel di Banjarmasin, pada Selasa (22/8) malaml lalu dihadari Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo.
"Mentan RI ini menyeru para pelaku perkebunan kelapa sawit se Kalimantan untuk melakukan akselerasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) hingga hilirisasi lewat perbaikan tata kelola sawit secara berkelanjutan," imbaunya.
Sawit Satu Konsep Kelapa Sawit Indonesia Kedepan
Diskusi pembaca untuk berita ini