Jakarta, katakabar.com - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Parlemen (BKSAP) DPR RI Sukamta mengatakan penanganan masalah yang terjadi di Gaza saat ini sudah berada di tahap krusial.
Hal itu karena Israel dinilai sudah berusaha untuk melenyapkan seluruh penduduk Gaza.
Pasalnya, kelompok ekstremis sayap kanan di pemerintahan Israel yang saat ini berkuasa di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, tidak menginginkan adanya negara Palestina.
"Saya punya tafsir bahwa israel memang ingin melenyapkan seluruh penduduk Palestina di bumi Gaza," kata kata Sukamta usai hadir dalam agenda Dialektika Demokrasi di Jakarta, kemarin dikutip dari laman resmi DPR RI.
"Supaya kalau tidak ada penduduk lagi pasti pejuang-pejuang kemerdekaan Palestina itu tidak bisa eksis," ujarnya.
Terlebih, apa yang dilakukan Israel di Gaza, kata Sukamta, juga mendapatkan dukungan dari negara-negara barat yang saat ini tengah menunjukkan wajah asli mereka, yakni wajah kolonialisme.
Sukamta juga khawatir kalau penduduk Palestina nantinya akan bernasib sama dengan suku Aborigin dan Indian yang seakan tak memiliki tempat lagi di tanah aslinya.
"Dulu mereka datang ke Australia membunuh suku Aborigin, berapa juta dibunuh. Kemudian membangun infrastruktur, membangun negara dan membanggakan kemakmurannya di bawah penderitaan suku Aborigin," kata Sukamta.
"Kemudian mereka datang ke Amerika dan membunuh suku asli Indian, lalu membanggakan infrastruktur, dan kemajuan peradaban mereka. Ternyata itu masih ada, dengan mendukung Israel saat ini," lanjutnya.
Oleh karena itu, ia meminta agar Indonesia dapat terus membantu Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaan mereka melalui logika kekuatan ekonomi.
"Indonesia kalau kita serius mau membantu satu-satunya bangsa yang terjajah kita harus kreatif, pintar, untuk memaksa semua pihak itu mendengarkan aspirasi realisasi kemerdekaan palestina ini," tandasnya.
Sukamta Khawatir Penduduk Gaza Bakal Senasib dengan Suku Aborigin dan Indian
Diskusi pembaca untuk berita ini