Dumai, katakabar.com - Animo peserta sangat tinggi saat mengikuti praktik membatik menggunakan malam yang berbahan kelapa sawit pada gelaran yang digelar Elaeis Media Group (EMG) di Kota Dumai.
Bahkan gelaran ini menjadi ajang menemukan bakat bagi peserta yang baru kali pertama membuat batik, seperti kata Siti Rodyah yang mengaku baru kali pertama mengikuti kegiatan membatik seperti gelaran yang ditaja di Galery Batik Dumai, Kelurahan Teluk Binjai, Kota Dumai, Provinsi Riau ini.
Ia mengaku mendapat banyak ilmu khususnya dalam membuat kain batik. "Saya senang sekali mengikuti kegiatan ini, selain tambah teman kita juga dapat pengalaman baru. Ini kali pertama saya ikut membatik," cerita gadis 23 tahun tersebut di hari kedua gelaran Workshop dan Praktik Produksi Batik Sawit, Rabu sore kemarin.
Siti juga mendapat banyak inpirasi dari kegiatan yang terselenggara atas dukungan BPDP, Pemko Dumai, BRK Syariah, Gapki dan Dekranasda Kota Dumai. Bahkan Siti menemukan bakatnya yakni melukis dan membatik.
"Ini ajang untuk kembangkan bakat dan melanjutkan budaya yang sudah ada. Sehingga generasi muda tak kehilangan budayanya," bebernya.
Sedang, Eva salah seorang pembatik di Kota Dumai menambahkan kegiatan ini sangat menambah wawasan para pesertanya. Bukan hanya yang belum pernah ikut membatik tapi juga bagi yang sudah biasa membatik. Karena menggunakan malam yang berbahan dasar kelapa sawit.
"Malamnya ini spesial dan istimewa yakni menggunakan bahan dari kelapa sawit," ucapnya.
Malam ini kata Eva, lebih mudah digunakan dalam membatik. Sebab membatiknya bisa lebih panjang dibandingkan dengan malam biasa yang ia gunakan. Dengan begitu maka kain batik yang akan dibuat semakin cepat selesai.
"Ini lebih hemat waktu hasilnya juga lebih bagus, malamnya tepat digaris jadi tidak membleber bleber jadi hasilnya maksimal sesuai dengan gambar yang kita inginkan," tuturnya.
"Pasti akan kita kembangkan," imbuhnya.
Temukan Bakat Baru Digelaran WPP Batik Sawit EMG Kota Dumai
Diskusi pembaca untuk berita ini