Pekanbaru, katakabar.com - Tenaga kebersihan Universitas Riau (UNRI) mengeluhkan kepemimpinan rektor baru, Sri Indarti.

Pasalnya, sejak kepemimpinannya, gaji para tenaga kebersihan di kampus milik Pemerintah Provinsi Riau itu mengalami penurunan cukup drastis.

Ini diungkapkan oleh salah seorang tenaga kebersihan yang tak ingin disebutkan namanya. Dia mengaku gajinya pada bulan Februari dan Maret 2024 turun dari sebelumnya.

Pada tahun 2023 lalu, dia mengaku gaji yang diterimanya sebesar Rp 2.403.500. Tapi jumlahnya terus turun pada 2024. Bahkan total sudah turun hingga Rp 515 ribu.

"Bulan 2 kemarin turun Rp 200 ribu, jadi Rp 2.203.500. Terus bukan 3 ini turun lagi, jadi Rp 1.888.500. Kalo dihitung ya sudah turun Rp 500 ribu lebih," ujarnya.

Dia mengaku takut untuk protes terkait hal ini pada pihak kampus. Karena sebelumnya para tenaga kebersihan diminta untuk membuat surat perjanjian khusus.

"Turun ini sejak rektor baru, Buk Sri Indarti. Entah gimana kebijakannya, kenapa bisa turun. Kami mau protes pun takut, nanti diberhentikan pula," keluhnya.

Penurunan gaji ini juga dirasakan oleh tenaga kebersihan lain. Dia mengaku gajinya turun sebesar Rp 315 dibandingkan sebelumnya.

"Sebelumnya gaji kami itu Rp 2,2 juta Sekarang turun jadi Rp 1.888.500. turun 300 ribu lebih lah jadinya," ujarnya.

Dia juga mempertanyakan kebijakan yang diambil oleh Rektor UNRI, Sri Indarti. Karena menurutnya, gaji yang diterimanya saat ini dikeluhkan oleh seluruh tenaga kebersihan di lingkungan kampus itu.