Bantan, katakabar.com - Pemerintah Kecamatan Bantan, Pemerintah Desa Muntai, Polsek Bantan dan Koramil 01 Bengkalis sinergitas melakukan penanaman Mangrove di sekitar wilayah pusat Titik Refensi 186A Batas Negara di Kuala Desa Muntai, pada Selasa (26/12) kemarin
Camat Bantan diwakili Kasi Trantib, Jayusni, Danramil 01 Bengkalis, dan anggota, Kapolsek Bantan serta anggota, Danposal Muntai dan anggota, serta distrik navigasi Muntai, turut penanaman Mangrove.
Begitu Kelompok Mangrove Teluk Pambang, Kelompok Mangrove Desa Muntai dan Kelembagaan Desa, yakni BPD Desa Muntai, PKK Muntai dan anggota dan RT, RW, LPM, serta Perangkat Desa Muntai ikut penanaman Mangrove.
"Penanaman Mangrove ini upaya untuk mengatasi abrasi pantai di pulau terkecil terluar Indonesia dan memiliki banyak fungsi baik untuk kelestarian dan ekosistim lainnya," ujar Kepala Desa Muntai, Nurin.

Kegiatan ini memiliki banyak manfaat ekologis. Di mana ekosistem Mangrove menyediakan habitat penting bagi beragam spesies hewan dan tumbuhan, termasuk ikan, burung, dan moluska.
"Mereka menjadikan mangrove sebagai tempat berkembang biak, tempat berlindung, serta tempat mencari makan," kata Nurin.
Keberadaan mangrove yang sehat, tutur Nurin, membantu menjaga keanekaragaman hayati di wilayah Pesisir Pantai Muntai, mempertahankan populasi spesies yang rentan, dan memelihara kesuburan perairan.
"Karenanya, penanaman mangrove menjadi salah satu solusi berkelanjutan untuk dapat mengatasi abrasi pantai dan menjaga kelestarian ekosistem pesisir pantai pulau kecil terluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)." Sebutnya.
Tumbuhan Mangrove Mampu Atasi Abrasi
Diskusi pembaca untuk berita ini