Kampar, katakabar.com - Kapolres Kampar, AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang menegaskan kepedulian akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ia meminta seluruh masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Jangan ada lagi aktivitas yang bisa memicu kebakaran, sekecil apa pun. Membakar untuk membersihkan lahan hanya akan menimbulkan dampak negatif bagi kita semua,” jelas Kapolres dengan nada tegas, Rabu (12/11).
Imbauan itu disampaikannya bukan tanpa alasan. Beberapa hari terakhir, kebakaran kembali melanda wilayah Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Lahan yang terbakar mayoritas merupakan gambut jenis lahan yang mudah menyala dan sulit dipadamkan.
Tak tinggal diam, AKBP Bobby bersama jajarannya turun langsung ke lokasi kebakaran. Dengan sepatu terendam lumpur dan wajah diselimuti asap, Kapolres ikut memimpin proses pemadaman sekaligus pendinginan area yang telah terbakar.
“Lahan gambut ini sangat rawan. Setelah api padam pun, bara bisa muncul lagi dari bawah permukaan. Karena itu, pendinginan menjadi langkah penting,” jelasnya di sela kegiatan.
Kapolres menambahkan, Polres Kampar bersama tim gabungan dari TNI, BPBD, dan Manggala Agni terus bersiaga untuk mencegah api meluas. Ia menegaskan, setiap pelaku pembakaran akan diproses hukum tanpa kompromi.
“Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang sengaja membakar lahan. Kami akan tindak sesuai aturan,” tegas AKBP Bobby.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan atau tanda-tanda kebakaran di sekitar tempat tinggal mereka.
“Mencegah lebih baik daripada menyesal. Mari kita jaga udara tetap bersih, lingkungan tetap aman, dan anak-anak kita bisa bernapas tanpa asap,” sebutnya penuh harap.
Turun ke Lokasi Karhutla, Kapolres Kampar Imbau Warga Stop Bakar Lahan
Diskusi pembaca untuk berita ini