Siak, katakabar.com - Rumah pria perekam aktivitas salah satu Cabup Siak didatangi sejumlah orang tak dikenal jelang Magrib tadi.
Darwis, nama lelaki ini menjelaskan bahwa rumahnya yang berada di tepi jalan lintas Bungaraya-Siak didatangi 6 orang. Mereka mengendarai dua mobil, salah satunya Mitsubishi Pajaro Sport warna Silver.
Kepada katakabar.com, Kamis (13/3), Darwis menjelaskan, awal mula kejadian itu setelah ia merekam aktivitas Cabup Siak Afni Z di salah satu rumah warga Kampung Buantan Besar, Kecamatan Bungaraya, Siak.
"Setelah memvideokan aktivitas itu. Saya pulang. Tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal ke kedai saya. Mereka langsung berteriak. Mana Darwis, ini rumahnya kan," ucap Darwis menirukan bahasa orang itu.
Mendengar teriakan itu, Darwis langsung mengambil telepon genggamnya dan merekam kebrutalan orang-orang tersebut.
"Anak-istri saya nangis histeris. Cara mereka sangat brutal. Datang ke rumah orang teriak-teriak sambil mengucapkan kata-kata kotor," ujarnya.
Darwis mengatakan, orang-orang itu ingin mengambil handphone (HP)-nya. Karena sadar semua barang bukti aktivitas Cabup itu di dalam HP, ayah tiga anak ini tidak memberikannya.
"Mereka mau merampas HP suami saya. Tentu saya tidak mau. Mereka memaki-maki kami, sambil menunjuk suami saya. Yang membuat kami panik, anak saya usia 5 tahun nangis histeris. Saya pun ikut nangis," kata istri Darwis, Heny Diana menambahkan sambil menangis.
Bahkan, lanjut Darwis, ia sempat meminta agar segerombolan orang tak dikenal itu berbicara dengan temannya yang juga pengacara, Suprianto SH. Namun orang-orang itu tidak mau.
"Mereka tidak mau. Mereka meminta agar saya ikut dengan mereka dan membawa HP. Tapi saya tidak mau. Mereka pun langsung pergi," ujarnya.
Tidak lama setelah itu, ratusan warga sekitar pun berdatangan ke kedai Darwis. Termasuk Kapolsek Siak Ali Azar dan Ketua Bawaslu Siak Zulfadli Nugraha.
Kapolsek juga mengingatkan, agar tim sukses masing-masing paslon bupati-wakil bupati Siak menahan diri.
"Saya juga tadi sudah mengingatkan kepada tim paslon 02 untuk menahan diri. Begitu juga tim paslon 03 dan 01 lah. Semuanya untuk menahan diri," ujarnya.
Sementara, penasehat hukum (PH) Darwis, Suprianto SH mengatakan, atas kejadian ini pihaknya akan membuat laporan ke Polres Siak. "Besok akan kita laporkan. Ini sudah brutal. Kasian anaknya. Sampai sekarang ketakutan," pungkasnya.
Usai Videokan Cabup Siak di Lokasi PSU, Rumah Pria di Buantan Besar Didatangi OTK, Anak-Istri Histeris
Diskusi pembaca untuk berita ini