Medan, katakabar.com - Suasana pagi di Masjid Raya Medan berubah khidmat saat ratusan warga Al Jam’iyatul Washliyah berkumpul, Senin (24/11/2025).
Mereka mengawali hari dengan zikir, tahlil, dan doa sebagai rangkaian Harlah ke-95 Al Washliyah.
Ketua Panitia, Dr. H. Hayatsyah MPd, mengingatkan pentingnya mengenang perjuangan para pendiri. “Usia 95 bukan waktu singkat. Ziarah ini cara kita berterima kasih dan meneruskan apa yang mereka mulai,” ujarnya.
Sultan Deli ke-15, Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, juga hadir memberi sambutan. Ia berharap Al Washliyah terus menjaga syiar dakwah, pendidikan, dan amal sosial. “Saya bangga, syiar Al Washliyah tidak pernah padam,” tuturnya.
Usai doa yang dipimpin Almukarrom H. M. Husein Ali LC, rombongan bergerak menziarahi pusara para ulama di sekitar Masjid Raya Medan: mulai dari Syekh Hasan Maksum, Tuan Guru Sibarani, Syekh Abdul Majid Siraj, Syekh Udin Syamsudin, Jalaluddin Abdul Mutholib, hingga H. Hamdan Abbas.
Perjalanan berlanjut ke berbagai penjuru Medan: makam Syekh Arsyad Thalib Lubis di Mabar Sei Kera, H. Hasbullah Hadi di Perumnas Mandala, Syekh Abdurrahman Syihab, Adnan Nur Lubis, Mahmud Syihabbudin, hingga Syekh Muhammad Yunus di Sei Deli.
Rombongan juga menziarahi makam ulama lain seperti H. Abdul Halim Harahap di Pinang Baris, H. M. Nizar Syarif, H. Harun Amin di Jalan Kemiri Simpang Limun, hingga H. Usman Serawy dan para ulama di pemakaman Sei Mati.
Ziarah pun ditutup dengan harapan sederhana namun kuat: agar perjalanan Al Washliyah menuju usia satu abad tetap bertumpu pada nilai para pendiri—ikhlas, berjuang, dan berkhidmat untuk umat.
Warga Washliyah Gelar Ziarah dan Doa Menjelang Harlah ke-95
Diskusi pembaca untuk berita ini