Jakarta, katakabar.com - Usaha Kecil Menengah dan Koperasi atau UKMK mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP Kelapa Sawit, CV Smart Batik Indonesia capai Top 10 program Anugerah Bangga Buatan Indonesia atau BBI Tahun 2024.

Pergelaran ini terselenggara buah dari kolaborasi Asosiasi E-Commerce Indonesia atau idEA bersama Kementerian UMKM. Tujuannya untuk memberikan apresiasi kepada pengusaha kecil dan menengah atas inovasi mengembangkan produk-produk lokal yang berdaya saing tinggi.

Peserta BBI tahun 2024, meliputi pelaku usaha yang telah berkomitmen mengikuti rangkaian kegiatan BBI sepanjang tahun 2024 sehingga terpilih nominator yang telah terpilih dari 20 Provinsi.

Di kegiatan ini, CV Smart Batik Indonesia masuk kategori fesyen modest dengan mengusung inovasi utama berupa batik sawit yang dikembangkan bersama BPDP Kelapa Sawit.

Meski baru dikembangkan satu tahun  terakhir, produk batik sawit sudah menarik minat berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintahan, pecinta batik, hingga kalangan artis.

CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terus mendukung upaya yang dilakukan untuk pengembangan industri batik sawit.

Ia berkomitmen untuk dapat terus berkarya dan melibatkan lebih banyak ibu-ibu pembatik di pedesaan.

“Alhamdulillah bisa masuk Top 10 dari ratusan pendaftar. Terima kasih untuk semua pihak yang selalu mendukung upaya kami. Semoga kami terus bisa berkontribusi untuk ibu-ibu pembatik melalui pengembangan inovasi batik berkelanjutan,” kata Alumni Beasiswa LPDP program MBA UGM tersebut.

Kepala Divisi UKMK BPDP Kelapa Sawit, Helmi Muhansyah memberikan tanggapan positif. Menurutnya, sangat baik, produk-produk berbasis sawit bisa bersaing dengan produk-produk lainnya, dan menjadi Top 10 di acara bergengsi Anugerah BBI.

"Semoga nanti semakin banyak produk-produk unggulan dari turunan sawit yang dapat dikembangkan pelaku usaha kita,” harap Helmi.