Artifisial

Sorotan terbaru dari Tag # Artifisial

Resmi! Indonesia Punya Perwakilan 'Mitra Pemimpin Global' Bidang Koding dan Kecerdasan Artifisial Internasional
Internasional
Selasa, 14 April 2026 | 15:32 WIB

Resmi! Indonesia Punya Perwakilan 'Mitra Pemimpin Global' Bidang Koding dan Kecerdasan Artifisial

California, katakabar.com - Program Global Leaders adalah kemitraan tingkat tertinggi Code.org, yang mendukung organisasi-organisasi secara aktif promosikan, dan terapkan kurikulum Ilmu Komputer dan AI di sekolah-sekolah, memberikan pelatihan guru, berbagi data penggunaan kurikulum, dan berkolaborasi dalam jaringan global para pemimpin pendidikan. Di penghujung Februari 2026 lalu, perwakilan dari seluruh Global Leaders berkumpul pada pertemuan resmi perdana bersama CEO baru Code.org, Karim Meghji, dan Karina Borja, Director Global BD. Sesi ini mempertemukan para mitra dari berbagai negara untuk memperkenalkan organisasi masing-masing, selaraskan tujuan bersama, serta mendiskusikan kolaborasi ke depan untuk mempercepat pendidikan Ilmu Komputer (CS) dan Kecerdasan Artifisial (AI) secara global. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan lintas negara dan dampak kolektif. Sementata, di awal Maret 2026 di Palo Alto, California, Perwakilan Indonesia dari KodeKiddo Terpilih sebagai salah satu dari 14 Pemimpin Global di Seluruh Dunia oleh Code.org. Organisasi nirlaba paling terkemuka di dunia yang berdedikasi untuk memperluas akses ke pendidikan koding/ilmu komputer (CS) dan Kecerdasan Artifisial (KA) di lebih dari 190 negara sejak tahun 2013. Sebagai lembaga bimbel perintis Koding dan KA dari 2016 silam, KodeKiddo menyampaikan kebanggaannya, kami merasa terhormat dapat mewakili Indonesia di panggung global dan terus memperluas akses ke pembelajaran KKA berkualitas tinggi bagi siswa dan guru. "Pemilihan ini merupakan pengakuan yang bermakna dari organisasi global dan bukti kuat atas misi, kredibilitas, dan komitmen jangka panjang KodeKiddo dan pengakuan lembaga internasional terhadap pendidikan Koding dan KA di Indonesia, dimana hanya 14 organisasi dan 15 negara dari 190 negara yang telah menjadi Program Mitra Pemimpin Global Code.org," ujar Meilani Hendrawidjaja, Pendiri KodeKiddo. “KodeKiddo telah menunjukkan visi dan eksekusi dalam menghadirkan pendidikan Computer Science & Artificial Intellige berkualitas tinggi kepada siswa dan guru. Melalui Program Pemimpin Global, kami sangat antusias untuk memperdalam kemitraan ini dan mendukung pertumbuhan serta jangkauan yang berkelanjutan,” timpal Karina Borja, Direktur Pengembangan Bisnis Global Code.org. Karina Borja menambahkan Program Global Leaders adalah kemitraan tingkat tertinggi, yang mendukung organisasi-organisasi yang secara aktif mempromosikan dan menerapkan kurikulum Ilmu Komputer dan AI di sekolah-sekolah, memberikan pelatihan guru, berbagi data penggunaan kurikulum, dan berkolaborasi dalam jaringan global para pemimpin pendidikan. "Dengan ini perkembang Koding dan Kecerdasan Artifisial di suatu negara khususnya Indonesia diharapkan menjadi semakin pesat,” jelasnya. Pesatnya perkembangan tersebut dikarenakan adanya, yakni implementasi berbagai kurikulum KA yang terbaru dari Code.org dapat diakses secara gratis bagi guru dan murid di sekolah-sekolah Indonesia, serta perkuat pengembangan profesional guru melalui program, perangkat dan sumber belajar yang terstruktur dari Code.org. Keberlanjutan pembelajaran Koding dan KA yang sesuai dengan perkembangan teknologi dunia melalui komunitas praktisi global melalui pertemuan secara teratur, buletin, dan acara internasional. Pelatihan pemanfaatan code.org akan diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan untuk guru dan siswa di Indonesia. Perdana akan dilakukan pada tanggal 18 April 2026 secara gratis untuk guru SD sampai dengan SMA. Adaptasi kurikulum dan pembelajaran agar sejalan dengan kebutuhan di Indonesia, seperti penerjemahan ke dalam Bahasa Indonesia, penyesuaian dan penambahan nilai-nilai budaya Indonesia ke dalam materi pembelajaran. Semakin mudahnya akses sumber pendidikan yang telah selaras nilai budaya lokal, kredibel, terkini dan diakui secara internasional akan menjadikan pendidikan Koding KA di Indonesia bertumbuh pesat serta relevan terhadap perkembangan teknologi di tingkat dunia.

Startup Teratas Semesta AI 2025, Lintasarta Perkuat Ekosistem Kecerdasan Artifisial Nasional Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 17 Desember 2025 | 09:55 WIB

Startup Teratas Semesta AI 2025, Lintasarta Perkuat Ekosistem Kecerdasan Artifisial Nasional

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta secara resmi umumkan tiga startup terpilih dari program Semesta AI 2025, hasil penjurian pada Semesta AI Pitch Day yang digelar Oktober lalu di Jakarta. Pengumuman ini menandai tonggak penting gerakan AI Merdeka, inisiatif strategis Lintasarta untuk mempercepat adopsi kecerdasan artifisial (AI) yang aman, berdaulat, dan inklusif di Indonesia. Program Semesta AI, bagian dari payung besar gerakan AI Merdeka, dirancang untuk membangun fondasi ekosistem AI nasional melalui pengembangan talenta, percepatan startup, dan akselerasi implementasi use case lintas industri. Tahun ini, Semesta AI menarik ratusan pendaftar dari seluruh Indonesia, dengan 10 startup terpilih yang kemudian mengikuti Pitch Day dan menerima akses GPU Merdeka, kesempatan komersialisasi melalui Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU), serta peluang kolaborasi untuk melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi Lintasarta. Dari 10 finalis tersebut, tiga startup terpilih sebagai TOP 3 dengan nilai tertinggi berdasarkan penilaian dewan juri. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada lima kriteria utama: inovasi dan keunikan solusi, relevansi serta dampaknya bagi ekosistem nasional, model bisnis dan skalabilitas, implementasi teknologi AI, serta kualitas pitching dan storytelling. Gidion Suranta Barus, Chief Cloud Officer Lintasarta, mengatakan Semesta AI adalah platform strategis bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi kecerdasan artifisial yang inklusif dan berdaulat. “Semesta AI adalah bukti bahwa inovasi merupakan salah satu pilar utama AI Merdeka, dirancang untuk memperkuat Tiga startup teratas tahun ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis AI di Indonesia tidak hanya semakin matang, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri secara nyata. Dengan akses GPU Merdeka, LAMPU, dan jaringan pelanggan kami, Lintasarta berkomitmen mempercepat adopsi teknologi mereka ke level nasional,” terang Gidion. Tiga startup teratas semesta AI 2025, yakni BETA-UAS Revolusi Drone Otonom untuk Industri Strategis BETA-UAS (PT Bentara Tabang Nusantara) adalah perusahaan teknologi drone berbasis Bandung yang berdiri sejak 2016. Startup ini mengembangkan Unmanned Aircraft Systems (UAS) untuk kebutuhan pemetaan, inspeksi, monitoring, dan operasi di beberapa sektor industri. Melalui metode pengembangan cepat “BETA Way”, startup ini mampu menghadirkan platform UAV kustom dalam waktu hanya 3–6 bulan, menjadikannya salah satu penyedia solusi drone paling adaptif di Indonesia. Dengan visi menghadirkan masa depan operasi industri otonom, BETA-UAS kini mendukung sektor-sektor strategis seperti pertanian, kehutanan, pertambangan, minyak & gas, energi, logistik, hingga pertahanan dan penegakan hukum. Mereka mengusung model Drone-as-a-Service, yaitu penggunaan drone berbasis langganan (opex), tanpa capex besar. Dengan TKDN tertinggi di pasar (56,79 persen), layanan purna jual cepat (minimum downtime), serta 18 konfigurasi drone, BETA-UAS menjadi pilihan utama pelanggan pemerintah dan BUMN. Momofin-Infrastruktur Kepercayaan Digital untuk Dokumen Perusahaan Momofin adalah startup keamanan dokumen digital yang dibangun untuk menjawab meningkatnya risiko pemalsuan dokumen, sebuah tantangan yang dialami hingga 78 persen perusahaan secara global. Startup ini menyediakan infrastruktur kepercayaan digital yang mengautentikasi, memverifikasi, menandatangani, dan mengamankan dokumen secara end-to-end. Sejak berdiri pada 2022, Momofin telah memproses lebih dari 1 juta dokumen, melayani lebih dari 200 perusahaan, dan membantu penghematan hingga 70 persen biaya operasional. Produk unggulan mereka mencakup: Momofin Go: platform one-stop untuk tanda tangan elektronik, e-meterai, dan pengelolaan dokumen digital dengan efisiensi hingga 15x lebih cepat. Momofin API: integrasi dokumen ke ERP dan sistem bisnis lainnya secara mulus. Momofin AI: teknologi ekstraksi data dan document intelligence untuk menghasilkan wawasan berbasis dokumen secara otomatis. Momofin menghadirkan kecepatan, kenyamanan, dan keamanan sebagai fondasi, mendukung transformasi digital korporasi dengan standar kepercayaan yang lebih tinggi. Fineksi-AI untuk Analitik Kredit Modern dan Pencegahan Fraud Fineksi adalah platform Software-as-a-Service(SaaS) yang menghadirkan AI untuk membantu lembaga keuangan mempercepat dan meningkatkan akurasi analisis kredit. Dengan fraud menyebabkan kerugian hingga USD 28 miliar di Asia Tenggara, kebutuhan solusi seperti Fineksi menjadi semakin penting dan strategis Fineksi menggabungkan AI, analisis finansial, dan machine learning untuk: Memroses dokumen kredit secara otomatis, Mendeteksi manipulasi dan pemalsuan,Menilai risiko pinjaman,Menghasilkan insight prediktif,Mempercepat pengambilan keputusan hingga 40x lebih cepat. Platform ini telah digunakan oleh bank, multifinance, dan P2P lending dalam berbagai skenario seperti KPR, KUM, pembiayaan kendaraan, invoice financing, dan kredit usaha.Dengan akurasi tinggi, kecepatan kilat, dan kemampuan deteksi risiko tersembunyi yang melampaui kemampuan manusia, Fineksi memperluas standar baru bagi industri keuangan Indonesia. Dukungan Lintasarta untuk Pertumbuhan Startup AI Indonesia Dewan juri Semesta AI Pitch Day tahun ini yang memberikan penilaian diantaranya terdiri dari: Dandy Yudha Feryawan — Direktur Teknologi Digital Baru, Kementerian Parekraf Gidion Suranta Barus — Chief Cloud Officer Lintasarta Nurendrantoro — Head of Industry Solution Lintasarta Benjamin Chan — Head of NVIDIA Startup Inception Program Asia Pacific Anissa Dyah Setyowati — Principal, Spiral Ventures SEA Para juri memberikan penilaian berdasarkan inovasi teknologi, potensi pasar, kesiapan implementasi, dan kontribusinya terhadap ekosistem AI nasional. Melalui gerakan AI Merdeka, Lintasarta ingin mempercepat penyediaan talenta, memperluas inovasi startup, serta memperkuat infrastruktur nasional melalui GPU Merdeka serta LAMPU. Pengumuman TOP 3 startup Semesta AI 2025 menjadi simbol bahwa inovasi AI dalam negeri telah memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang, didukung kolaborasi erat antara pemerintah, industri, venture capital, dan partner teknologi global.