bagi

Sorotan terbaru dari Tag # bagi

Gejolak Pasar Aset Digital Indonesia Tantangan Besar Bagi Investor Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 02 April 2025 | 19:29 WIB

Gejolak Pasar Aset Digital Indonesia Tantangan Besar Bagi Investor

Jakarta, katakabar.com - Sejak awal tahun, industri aset digital menghadapi kondisi dinamis yang penuh tantangan, termasuk aset kripto. Ketidakpastian kebijakan ekonomi global, dan perkembangan regulasi di berbagai negara turut memengaruhi kondisi pasar aset secara signifikan. Koreksi harga yang terbilang cukup drastis pengaruhi kondisi volatilitas nilai aset. Meski mengalami fluktuasi tajam, minat terhadap aset digital terutama kripto di Indonesia terpantau stabil. Mengimbangi minat adopsi, sebagai upaya penanggulangan dari gejolak dinamika pasar, para investor kemudian mencari solusi alternatif untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang yang lebih stabil, sekaligus guna mempertahankan nilai aset. Salah satu strategi yang kini banyak diminati adalah fitur staking. Di mana, staking memungkinkan investor untuk memperoleh keuntungan dari imbal hasil tahunan (APY) pasif, dengan mengunci aset dalam jangka waktu tertentu dan menjaga nilai kepemilikan aset. Lebih lanjut, staking dinilai dapat memberikan stabilitas antara risiko dan potensi keuntungan terhadap aset kripto. Didukung dengan mekanisme yang transparan dan aman, pengguna dapat mengelola portofolio aset dengan lebih stabil, dan berkelanjutan. Seiring dengan hal tersebut, baru-baru ini, Bittime, crypto exchange Indonesia bersama token platform nya, Palapa, menghadirkan fitur staking token Palapa (PLPA). Staking PLPA merupakan bagian dari upaya memberikan solusi bagi investor yang ingin mengelola aset PLPA dengan pendekatan yang lebih stabil. Menawarkan imbal hasil hingga 7 persen APY, staking PLPA memberikan kesempatan bagi investor untuk mengelola portofolio aset PLPA dengan keuntungan pasif dan berkelanjutan. Apalagi, saat ini Bittime dan Palapa sedang menjalankan strategi jangka panjang burn token Palapa, guna memperkuat ekosistem dan meningkatkan nilai aset token. Hal tersebut, dinilai dapat memberi potensi keuntungan yang lebih besar bagi investor aset PLPA.

Bitcoin di Tahun 2025: Apakah Masih Terjangkau Bagi Semua? Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 16 Maret 2025 | 14:00 WIB

Bitcoin di Tahun 2025: Apakah Masih Terjangkau Bagi Semua?

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin telah berkembang pesat sejak pertama kali diperkenalkan lebih dari satu dekade lalu. Dari sekadar eksperimen aset digital, kini Bitcoin menjadi aset bernilai triliunan dolar yang banyak dibicarakan di berbagai belahan dunia. Meski popularitasnya semakin meningkat, laporan terbaru dari River, sebuah perusahaan jasa keuangan Bitcoin, menunjukkan hanya 4 persen dari populasi dunia yang memiliki Bitcoin pada 2025. Apa yang menyebabkan angka ini masih tergolong kecil? Mengapa adopsi Bitcoin belum meluas ke masyarakat umum? Artikel ini mengulas faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran Bitcoin, tantangan yang menghambat adopsinya, serta bagaimana masa depan Bitcoin ke depan. Perjalanan Bitcoin: Dari Awal Hingga Sekarang Bitcoin pertama kali diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto pada 2008 silam sebagai solusi terhadap ketidakstabilan sistem keuangan tradisional. Sebagai mata uang digital yang terdesentralisasi, Bitcoin menawarkan sistem pembayaran yang transparan dan tidak bergantung pada perantara seperti bank. Setahun kemudian, pada 2009 transaksi Bitcoin pertama terjadi ketika Satoshi mengirimkan 10 BTC kepada Hal Finney, seorang pengembang kriptografi. Dari sana, Bitcoin mulai berkembang dan menarik perhatian berbagai kalangan.

Tebar Berkah Idul Adha, Elnusa Petrofin Bagikan Daging Kurban ke 15.525 Penerima Manfaat Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 22 Juni 2024 | 16:21 WIB

Tebar Berkah Idul Adha, Elnusa Petrofin Bagikan Daging Kurban ke 15.525 Penerima Manfaat

Jakarta, katakabar.com - Sempena rayakan Hari Raya Idul Adha 1445 hijiriah, PT Elnusa Petrofin atau EPN anak usaha PT Elnusa Tbk atau ELSA menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsbility atau CSR Petrofin Berkurban 1445 hijiriah. Tahun 2024 ini EPN menyalurkan 137 hewan kurban, rinciannya 42 ekor sapi dan 95 ekor kambing bagi masyarakat di sekitar unit operasi Elnusa Petrofin di berbagai daerah Indonesia hingga ke daerah terpencil termasuk beberapa daerah yang terdampak bencana alam. Pelaksanaan ini dilakukan secara serentak di seluruh unit operasi Elnusa Petrofin, baik di lokasi Fuel Terminal (TBBM), Storage (Depo), Area Operasi Chemical dan Area Operasi Industry & Marine yang tersebar di seluruh Indonesia yang dimulai dari periode 17 hingga 19 Juni 2024 lalu. Puncak dari kegiatan ini dilaksanakan di Depo Semper, Jakarta Utara, pada Rabu (19/6) siang, dihadiri Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan dan Direktur Keuangan dan Administrasi, Yogi Firdaus beserta manajemen perusahaan serta perwakilan warga serta aparat setempat. Acara penyembelihan dan pembagian hewan kurban, melibatkan sekitar 15.525 penerima manfaat, yakni kaum dhuafa, fakir miskin, panti asuhan serta anak yatim yang tinggal di sekitar wilayah operasional dan unit bisnis EPN khususnya yang berada di pelosok Indonesia. Hewan beserta daging kurban dibagikan kepada masyarakat melalui masjid, yayasan sosial setempat maupun dilakukan sendiri oleh sebagian besar pekerja unit bisnis yang melakukan pemotongan hewan kurban sekaligus menyalurkannya. “Semoga pembagian daging hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi yang penerimanya," kata Doni Indrawan. Kegiatan CSR pembagian hewan kurban ini, ujar Doni, melengkapi program serta kegiatan CSR lainnya dari Elnusa Petrofin untuk masyarakat.

Perlu Anda Ketahui Biaya Pendaftaran Perusahaan Bagi Perusahaan Milik Asing di Indonesia Lifestyle
Lifestyle
Minggu, 05 Mei 2024 | 19:12 WIB

Perlu Anda Ketahui Biaya Pendaftaran Perusahaan Bagi Perusahaan Milik Asing di Indonesia

katakabar.com - Jika Anda seorang pengusaha yang sedang mempertimbangkan prospek yang menarik ini, memahami biaya pendaftaran perusahaan sangatlah penting untuk perencanaan keuangan yang matang. Panduan komprehensif ini mengupas lebih dalam tentang biaya pendaftaran perusahaan untuk perusahaan asing di Indonesia. Kami akan membahas berbagai struktur perusahaan, persyaratan investasi minimum, biaya pemerintah, dan biaya-biaya tambahan yang mungkin Anda temui. Di akhir artikel ini, Anda akan memiliki pemahaman yang jelas mengenai lanskap keuangan yang terkait dengan pembukaan perusahaan asing di Indonesia, sehingga Anda dapat mengambil keputusan investasi yang tepat. Apakah Anda seorang pengusaha yang mengincar pasar Indonesia yang sedang berkembang pesat? Indonesia, dengan lokasinya yang strategis, populasi yang besar, dan ekonomi yang sedang berkembang, menghadirkan banyak peluang bagi investor asing. Jika Anda mempertimbangkan untuk membuka perusahaan asing di Indonesia, memahami biaya pendaftaran perusahaan sangat penting untuk membuat keputusan finansial yang tepat. Artikel ini mengulas lebih dalam tentang biaya pendaftaran perusahaan di Indonesia untuk perusahaan asing. Kami akan membahas berbagai jenis perusahaan, persyaratan investasi minimum, biaya pemerintah, dan biaya tambahan yang mungkin Anda temui. Memahami Struktur Perusahaan di Indonesia Langkah pertama untuk memahami biaya pendaftaran perusahaan adalah dengan mengetahui berbagai struktur perusahaan yang tersedia bagi investor asing di Indonesia. Opsi yang paling umum untuk kepemilikan asing adalah Penanaman Modal Asing (PMA), yang diterjemahkan sebagai “Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing.” Berikut adalah rincian fitur-fitur utama untuk perusahaan PT PMA: 1. Kepemilikan Asing: Sebagian besar kegiatan bisnis memungkinkan 100% kepemilikan asing, sehingga ideal untuk kontrol penuh oleh investor asing. 2. Modal Disetor: Minimal Rp 10 miliar (sekitar USD 680.000+) 3. Kepemilikan Saham: Minimal 2 pemegang saham (baik perusahaan atau perorangan) diperlukan untuk mendirikan PT PMA Rincian Biaya Pendaftaran Perusahaan Sekarang, mari kita pelajari seluk-beluk biaya pendaftaran perusahaan. Ada dua kategori utama biaya yang perlu dipertimbangkan: Biaya Pemerintah Biaya wajib ini dibayarkan ke berbagai instansi pemerintah yang terlibat dalam proses pendaftaran. Biaya ini biasanya meliputi biaya administrasi, perizinan, dan publikasi pendirian perusahaan Anda. Biaya pemerintah tertentu dapat bervariasi tergantung pada lokasi perusahaan Anda, aktivitas bisnis, dan struktur hukum yang dipilih. Namun, beberapa biaya pemerintah yang umum meliputi: 1. Biaya reservasi nama: Biaya ini mengamankan nama perusahaan yang Anda inginkan untuk jangka waktu tertentu. 2. Biaya notaris Akta Pendirian Perusahaan (akta pendirian): Akta ini secara resmi mendirikan perusahaan Anda. 3. Biaya pendaftaran di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). 4. Biaya lisensi: Tergantung pada industri Anda, lisensi tambahan mungkin diperlukan, dan akan dikenakan biaya tambahan. 5. Biaya Layanan Profesional: Biaya ini dibayarkan kepada pengacara, akuntan, atau konsultan pendaftaran perusahaan yang membantu Anda dalam proses pendaftaran. Keahlian mereka memastikan pengalaman pendaftaran yang lancar dan sesuai. Biaya layanan profesional dapat bervariasi tergantung pada kompleksitas struktur bisnis Anda, penyedia layanan yang dipilih, dan tingkat dukungan yang diperlukan. Pertimbangan Biaya Tambahan Di luar biaya pendaftaran inti, ada potensi biaya lain yang perlu dipertimbangkan: 1. Biaya penerjemahan: Jika ada dokumen perusahaan Anda yang tidak dalam bahasa Indonesia, maka layanan penerjemahan akan dibutuhkan. 2. Biaya bank: Membuka rekening bank perusahaan mungkin akan dikenakan biaya. 3. Biaya imigrasi: Jika Anda berencana mempekerjakan tenaga kerja asing, akan ada biaya pengurusan visa dan izin kerja. Estimasi Biaya Total, Kisaran, Bukan Harga Tetap Karena berbagai faktor yang terlibat, sulit untuk memberikan biaya tetap untuk membuka perusahaan asing di Indonesia. Namun, kisaran biaya yang umum dapat diperkirakan: 1. Untuk pendaftaran PT PMA dasar dengan biaya minimal dari pemerintah dan dukungan layanan profesional, biayanya bisa mulai dari USD 1.500. 2. Untuk pendirian yang lebih kompleks dengan lisensi tambahan dan bantuan hukum yang ekstensif, biayanya bisa mencapai USD 5.000 atau bahkan lebih tinggi. Jaga Biaya Terkendali, Kiat-kiat Bagi Investor Sadar Anggaran Berikut adalah beberapa kiat untuk mengelola biaya pendaftaran perusahaan Anda di Indonesia: 1. Lakukan riset: Biasakan diri Anda dengan proses registrasi dan peraturan-peraturan yang relevan untuk menghindari biaya-biaya yang tidak perlu. 2. Bandingkan penyedia layanan: Dapatkan penawaran harga dari beberapa pengacara, akuntan, atau konsultan pendaftaran perusahaan untuk mendapatkan harga yang kompetitif. 3. Rencanakan struktur bisnis Anda dengan cermat: Pilih struktur hukum yang paling sederhana yang memenuhi kebutuhan Anda untuk meminimalkan kerumitan dan biaya terkait. 4. Persiapkan dokumen Anda sebelumnya: Memiliki semua dokumen yang diperlukan sudah tersedia akan menyederhanakan proses dan mengurangi potensi penundaan yang menimbulkan biaya tambahan. Membuka perusahaan asing di Indonesia memberikan banyak peluang bagi para pengusaha. Panduan komprehensif ini telah membekali Anda dengan pengetahuan untuk menavigasi lanskap biaya pendaftaran perusahaan. Yuk, mulai petualangan bisnis Anda di Indonesia sekarang juga! Dapatkan panduan lengkapnya dan mulailah membangun perusahaan Anda untuk meraih kesuksesan di pasar yang menjanjikan ini. Ayo, kunjungi website dan akun instagram CPT Corporate untuk memulai langkah pertama Anda menuju sukses! Kontak: Isnanda Sofman Johara PR Consultant for CPT Corporate +62 815 860 332 35 isnanda@uralaverse.com