Berdayakan

Sorotan terbaru dari Tag # Berdayakan

Ekspansi ke Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung-PHR Berdayakan UMKM Riau Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 17 April 2026 | 09:58 WIB

Ekspansi ke Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung-PHR Berdayakan UMKM Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Tansformasi besar geliat ekonomi lokal Provinsi Riau tengah berlangsung. Di mana pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebelumnya bergerak masing-masing tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wadah kolektif. Koperasi Pucuk Rebung hadir sebagai simbol kemandirian ekonomi yang mampu bersaing hingga skala internasional. Sosok perempuan tangguh bernama Yuneli, atau akrab disapa Nunik, yang pimpin koperasi ini melewati berbagai tantangan. Para pelaku usaha awalnya merasa kurang percaya diri untuk bermimpi besar karena keterbatasan modal, standar kualitas yang belum seragam, serta minimnya jejaring distribusi mulai menemukan arah. Pasar internasional yang sebelumnya terasa mustahil untuk diraih muncul perlahan. “Rasa percaya diri kini tumbuh menggantikan perasaan ragu yang dahulu membayangi kami. Perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung dan dukungan PHR telah mengubah segalanya. Berawal dari dapur sederhana, kini produk kami mampu tampil hingga pasar internasional,” kata Nunik yang baru saja kembali dari Malaysia menjajaki kerja sama dengan pelaku usaha setempat. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir sebagai Sahabat Pendukung melalui program Pengambangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan. Andil strategi PHR mencakup penguatan kelembagaan, pembukaan akses pasar, serta penyediaan pelatihan peningkatan kualitas produk. Intervensi ini dirancang agar UMKM tidak sekedar bertahan hidup, melainkan tumbuh menjadi usaha yang berdaya saing. Anggota koperasi berproses secara aktif meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan standar keamanan pangan. Mereka memperbaiki sistem pengemasan agar daya simpan produk mampu bertahan hingga delapan bulan. Dukungan alat produksi dan baku dari PHR dimanfaatkan secara optimal sebagai pemantik kemandirian. Produk unggulan seperti keripik tempe, rendang, salai patin, dan nastar sagu kini berhasil menembus pasar nasional hingga ekspor. Pencapaian finansial koperasi ini sangat signifikan dengan catatan omzet mencapai ratusan juta per bulan. Peningkatan pendapatan tersebut membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan keluarga para anggota. Rasa percaya diri kini tumbuh menggantikan perasaan ragu yang dahulu membayangi mereka. “Kehadiran PHR melalui program tanggung jawab sosia memberikan dampak yang sangat signifikan bagi pengembangan UMKM Pucuk Rebung. Dukungan PHR mampu meningkatkan kapasitas usaha secara optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota koperasi,” cerita Nunik, Ketua Koperasi UMKM Pucuk Rebung. Belum lama ini, dunia akademik internasional turut memberikan pengakuan terhadap model pemberdayaan ini. Universiti Keusahawanan Koperasi Malaysia melakukan kunjungan studi untuk mempelajari pengelolaan UMKM yang diterapkan Pucuk Rebung. Kunjungan tersebut membuktikan bahwa pola kolaborasi ini layak menjadi rujukan lintas negara. Bagi PHR, pembinaan UMKM merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar ekonomi. Program ini mencakup peningkatan kualitas produk, pelatihan manajemen, pemasaran digital, hingga perluasan akses pasar. “Koperasi UMKM Pucuk Rebung adalah bukti nyata bagaimana kolaborasi PHR dan masyarakat dapat mengubah tantangan menjadi peluang ekonomi yang mandiri. Pencapaian ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi kelompok usaha lainnya di Riau untuk terus berinovasi dan tidak ragu untuk 'naik kelas'. PHR komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ucap Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal. Koperasi Pucuk Rebung saat ini mulai menatap masa depan melalui semangat regenerasi. Pelibatan generasi muda menjadi kunci agar keberlanjutan ekonomi lokal terus tumbuh dan berdaya saing global. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Certyxio Ungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi Berdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran Default
Default
Selasa, 27 Januari 2026 | 10:01 WIB

Certyxio Ungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi Berdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran

Jakarta, katakabar.com - Certyxio, pengembang "Kerangka Pertahanan Tiga Lapis" (Tri-Layer Defense Framework) untuk melawan penipuan AI generatif, rilis spesifikasi ekonomi mendetail untuk aset utilitas aslinya, CRYI. Seperti diuraikan dalam whitepaper yang baru diterbitkan, CRYI dirancang bukan hanya sebagai alat tukar, tetapi sebagai bahan bakar operasional yang diperlukan untuk mengamankan ruang digital global dari lonjakan media sintetis (deepfake). Memonetisasi Verifikasi Kebenaran Di era di mana AI generatif telah membuat biaya pembuatan konten palsu mendekati nol, Certyxio memperkenalkan model "Biaya Verifikasi" (Cost of Verification) untuk memulihkan keseimbangan pasar. Token CRYI berfungsi sebagai "Bahan Bakar Verifikasi" untuk ekosistem ini. "Kelemahan mendasar dari internet saat ini adalah bahwa kebenaran tidak memiliki bobot ekonomi," ujar Sarah Vance, CEO Certyxio. "Dengan model utilitas CRYI, kami memberikan harga pada tindakan verifikasi. Setiap panggilan API untuk memeriksa keaslian video, dan setiap tanda tangan kriptografi yang ditambatkan ke blockchain, menciptakan permintaan utilitas langsung untuk token tersebut," ucapnya. Utilitas Utama & Mekanisme Deflasi Menurut dokumen ekonomi resmi perusahaan, token CRYI beroperasi pada model "Burn-and-Recycle" (Bakar-dan-Daur Ulang) yang dirancang untuk menyelaraskan penggunaan jaringan dengan kelangkaan token: Tekanan Deflasi (Konsumsi Gas): Entitas yang meminta layanan verifikasi mulai dari pengguna individu hingga API perusahaan harus membayar biaya dalam CRYI. Sebagian dari biaya ini dibakar secara permanen (dihapus dari peredaran), menghubungkan pengurangan total pasokan secara langsung dengan adopsi alat anti-deepfake Certyxio. Staking untuk Keamanan (Work Token): Untuk memastikan integritas Polis Network (lapisan konsensus manusia), validator diharuskan melakukan staking token CRYI sebagai jaminan terhadap perilaku jahat. Mekanisme "skin in the game" ini memastikan bahwa insentif finansial selaras dengan akurasi verifikasi kebenaran. Integrasi Perusahaan & Strategi Kas (Treasury) Menjawab kebutuhan klien institusional tradisional, Certyxio telah memperkenalkan mekanisme "Gas Abstractor". Fitur ini memungkinkan klien perusahaan membayar layanan verifikasi dalam mata uang fiat, yang secara otomatis dikonversi oleh protokol menjadi CRYI di backend. Hal ini memastikan adopsi tanpa hambatan sekaligus menjaga tekanan beli pada ekonomi token. Pendapatan yang dihasilkan dari lisensi perusahaan B2B akan digunakan untuk Pembelian Kembali Kas (Treasury Buybacks), di mana token dibeli dari pasar terbuka untuk mendanai pengembangan ekosistem dan hibah di masa depan. Keamanan Ekonomi Protokol & Cakrawala Lintas Rantai Di luar utilitas internal, token CRYI menopang model keamanan game-theoretic protokol. Sebagaimana dirinci dalam bagian Risiko & Insentif di whitepaper, jaringan mengharuskan validator untuk men-stake CRYI, memastikan bahwa biaya finansial untuk mencoba mengkompromikan kebenaran melebihi potensi keuntungan apa pun dari menghasilkan disinformasi. Lebih jauh lagi, Certyxio dirancang untuk ekonomi multi-rantai (multi-chain). Veritas Ledger mencakup jembatan (bridges) ke ekosistem Layer-1 utama seperti Ethereum dan Solana. Interoperabilitas ini memungkinkan pasar NFT eksternal dan jejaring sosial terdesentralisasi untuk menanyakan verifikasi keaslian Certyxio, yang secara efektif mengalihdayakan kebutuhan kepercayaan mereka ke ekosistem CRYI. Tentang Certyxio Certyxio adalah lapisan infrastruktur untuk keaslian digital. Didukung oleh token CRYI, Certyxio menggabungkan deteksi AI, kriptografi blockchain, dan konsensus manusia untuk memverifikasi asal-usul konten.

PoweRRR Project, kolaborasi Baru GAPKI-Solidaridad Berdayakan 3.500 Perempuan Sawit di Desa Sawit
Sawit
Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:00 WIB

PoweRRR Project, kolaborasi Baru GAPKI-Solidaridad Berdayakan 3.500 Perempuan Sawit di Desa

Samarinda, katakabar.com - PoweRRR Project, kolaborasi baru GAPKI-Solidaridad, resmi dimulai lewat acara Kick-off Meeting di Samarinda, Kamis (23/10) kemarin. Proyek ini meliputi pelatihan budi daya kebun Good Agriculture Practices (GAP), literasi keuangan, kesadaran K3, dan pengasuhan anak, bakal jangkau sebanyak 3.500 perempuan hingga penghujung 2026 mendatang. Perempuan petani pemilik dan perempuan buruh tani sebagai pilot project dimulai di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Paser di Provinsi Kalimantan Timur. Proyek ini mendapat dukungan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan saat audiensi di awal Oktober 2025 lalu di Jakarta. Lebih strategis lagi melibatkan serikat buruh yang tergabung dalam Jejaring Serikat Buruh JAPBUSI dan JAGA SAWITAN. Pengusaha, Buruh dan NGO bekerja sama. Ini bukti GAPKI sebagai organisasi yang terbuka melakukan aksi, dan inisiatif progresif, serta konsisten. Perempuan adalah pilar penting industri sawit. Mereka bagian dari 16 juta total pekerja sawit nasional menopang ragam aktivitas. Dari peran eksekutif, pekerja perusahaan hingga petani dan buruh tani. Industri sawit pun terus berupaya mewujudkan terwujudnya keadilan dan kesetaraan jender. “Ini bukan saja soal bagian dari pemenuhan standar sawit berkelanjutan dan kepatuhan hukum. Lebih dari itu, bukti nyata industri sawit penting dan penopang mimpi Indonesia Emas 2045,” uja Ketua Bidang Pengembangan SDM Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Sumarjono Saragih, dilansir dari laman agorfarm.co.id, Jumat (24/10). Menurut Sumarjono, perempuan berdaya, haknya dihormati, dipenuhi dan dilindungi. Ini jadi fondasi penting dan kontribusi nyata dari industri sawit yang ada di perdesaan. Sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, membangun dari desa.

Berdayakan Wirausaha Perempuan Berkelanjutan, Pertamina Raih Penghargaan Bina UMKM Award Nusantara
Nusantara
Rabu, 28 Mei 2025 | 10:50 WIB

Berdayakan Wirausaha Perempuan Berkelanjutan, Pertamina Raih Penghargaan Bina UMKM Award

Jakarta, katakabar.com - Konsisten memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM, Pertamina lewat program PFpreneur yang dilaksanakan Pertamina Foundation dan “Bananania” meraih penghargaan platinum sebagai Pembina UMKM, dan UMKM Binaan di ajang 2nd Bina Mitra UMKM Award 2025. Penghargaan ini diterima Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari dan Owner Bananania Sofyani Mirah di gedung SMESCO UKM atau SME Tower. Vice President CSR dan SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto menyatakan, Pertamina setiap tahunnya memiliki program yang mendorong UMKM Indonesia terus berinovasi dan tumbuh berkelanjutan, salah satunya adalah PFpreneur yang berfokus pada peningkatan daya saing wirausaha perempuan. “UMKM tulang punggung ekonomi Indonesia sehingga Pertamina yang beroperasi di seluruh Indonesia, mempunyai tanggung jawab untuk turut memberdayakannya. Setiap tahunnya bergulir program untuk para UMKM, mulai dari PFpreneur, UMK Academy, dan Pertapreneur Aggregator serta pemberian sertifikasi dan akses pameran hingga business matching dengan investor. Dengan beragam program ini, kami memastikan bahwa UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menembus pasar global,” jelas Rudi.

Lewat Rumah BUMN Bekasi BNI Berdayakan Perempuan Disabilitas Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 26 April 2025 | 10:04 WIB

Lewat Rumah BUMN Bekasi BNI Berdayakan Perempuan Disabilitas

Jakarta, katakabar.com - PT Bank Negara Indonesia berdayakan perempuan disabilitas lewat Rumah BUMN Bekasi. Kegiatan itu sempena peringatan Hari Kartini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya mendorong pemberdayaan perempuan, termasuk perempuan penyandang disabilitas, melalui program BNI Berbagi lewat Rumah BUMN di Bekasi. Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengungkapkan, sejak didirikan pada 2017 lalu, Rumah BUMN BNI di Bekasi telah menjadi wadah pengembangan bagi lebih dari 400 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. "Program ini tak hanya menyediakan pelatihan dan pendampingan usaha, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran BNI sebagai agen pembangunan atau agent of development," ujar Okki melalui keterangan resmi. Sebagai bank milik negara, kata Okki, BNI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh warga negara untuk terlibat dalam perekonomian nasional, tanpa membedakan gender maupun kondisi fisik. Salah satu kisah inspiratif dari penerima manfaat Rumah BUMN BNI adalah Paini, seorang perempuan penyandang disabilitas yang kini sukses mengembangkan usaha kuliner Bumbu Pecel Yuk Ni. Melalui dukungan alat produksi dari BNI, Paini mampu meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan. "Dulu saya hanya bisa memproduksi sambal sedikit. Tapi sekarang, dengan bantuan dari BNI, saya bisa menggiling sambal minimal 10 kilogram setiap dua hari sekali," ucap Paini.

NGN Umumkan Kemitraan Strategis dengan HF Markets Berdayakan IB Internasional
Internasional
Sabtu, 01 Februari 2025 | 21:27 WIB

NGN Umumkan Kemitraan Strategis dengan HF Markets Berdayakan IB

Malaysia, katakabar.com - Nusantara Global Network (NGN) umumkan kolaborasi strategis dengan HF Markets untuk meluncurkan program Introducing Broker (IB) yang revolusioner. Kemitraan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan, sumber daya, dan dukungan yang diperlukan bagi individu yang bercita-cita menjadi introducing broker, guna meraih kesuksesan di industri perdagangan terus berkembang pesat. Melalui kemitraan ini, program Introducing Broker (IB) dari Nusantara Global Network dan HF Markets akan memberikan peserta akses ke teknologi perdagangan terdepan, materi edukasi yang komprehensif, serta bimbingan pribadi. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan bahwa broker baru dilengkapi dengan keterampilan dan alat yang dibutuhkan untuk dengan percaya diri mengarungi kompleksitas pasar keuangan. "Kami sangat bangga bermitra dengan HF Markets untuk meluncurkan program Introducing Broker (IB) yang transformatif ini," ujar Kepala Nusantara Global Network. Tujuan kami, jelasnya, untuk memberikan broker masa depan keahlian dan dukungan yang mereka butuhkan untuk sukses di lanskap keuangan yang kompetitif."

UKMK Batik Sawit Diganjar Gender Champion Award 2024, Ini Prestasinya Sawit
Sawit
Kamis, 05 Desember 2024 | 12:53 WIB

UKMK Batik Sawit Diganjar Gender Champion Award 2024, Ini Prestasinya

Yogyakarta, katakabar.com - CV Smart Batik Indonesia, produsen Batik Sawit diganjar prestasi lagi lantaran berdayakan ibu-ibu. Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini Juara 1 Kategori Dunia Usaha pada Gender Champion Award 2024 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta. Gender Champion Award apresiasi bagi individu, komunitas, pelaku usaha, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta perangkat daerah yang peduli pada perempuan, anak, disabilitas, lansia, dan warga miskin, untuk mendorong terciptanya kesetaraan dan keadilan gender di Kota Yogyakarta.

Rayakan Haul ke 43, Binus: Komitmen Membangun dan Memberdayakan Nusantara Pendidikan
Pendidikan
Jumat, 26 Juli 2024 | 10:17 WIB

Rayakan Haul ke 43, Binus: Komitmen Membangun dan Memberdayakan Nusantara

Jakarta, katakabar.com - Binus University, perguruan tinggi top di Indonesia, rayakan Haul ke 43 dengan penuh semangat dan optimisme. Acara peringatan digelae di kampus Anggrek, Binus @Kemanggisan ini meriah. Apalagi dihadiri civitas akademika Binus dari berbagai daerah di Indonesia, baik secara onsite maupun via zoom. Perhelatan akbar ini menandakan 43 tahun perjalanan Binus dalam berkontribusi membangun dan memberdayakan bangsa Indonesia.

Arches Kumpulkan $3 Juta Berdayakan Perusahaan MBB, Big 4 dan PE Berkapitalisasi Besar di Asia Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 19 Juni 2024 | 16:16 WIB

Arches Kumpulkan $3 Juta Berdayakan Perusahaan MBB, Big 4 dan PE Berkapitalisasi Besar di Asia

Jakarta, katakabar.com - Cerita buat Pembaca, Arches kumpulkan $3 Juta untuk Memberdayakan Perusahaan MBB, Big 4, dan PE Berkapitalisasi Besar di Asia Arches Kumpulkan $3 Juta Demokratisasi Keahlian di Pasar Asia dan sekitarnya Arches , platform berbagi pengetahuan pakar terkemuka, telah mendapatkan $3 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin KUSABI, dengan partisipasi dari Visional Inc, SMBC Venture Capital, dan angel investor dari perusahaan investasi terkemuka. Hal ini menjadikan total pendanaan perusahaan menjadi $5 juta. Jembatani Kesenjangan Pengetahuan Arches dengan cepat memantapkan dirinya sebagai jembatan terpercaya antara para pengambil keputusan global dan keahlian yang diperlukan untuk menavigasi pasar Asia yang dinamis. Layanan "Expert Matching" andalan perusahaan ini telah menghubungkan lebih dari 300 klien di 20+ negara dengan jaringan luas yang terdiri dari lebih dari 100.000 pakar terverifikasi. Tapi Arches tidak berhenti di situ. Bank Pengetahuan Pakar: Pergeseran Paradigma Putaran pendanaan baru ini mempercepat pengembangan "Bank Pengetahuan Pakar", suatu platform revolusioner yang mengubah wawancara pakar menjadi database wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan dapat dicari. Klien mendapatkan akses diskon ke para ahli sebagai imbalan atas kontribusi mereka terhadap gudang pengetahuan yang berkembang ini, mendemokratisasi akses terhadap informasi khusus yang dulunya merupakan domain eksklusif segelintir orang terpilih. "Bank Pengetahuan Pakar lebih dari sekadar basis data; ini adalah masa depan berbagi pengetahuan,” kata Hiroki Kato, CEO dan salah satu pendiri Arches. “Kami sedang membangun sebuah platform di mana siapa pun, di mana pun, dapat memanfaatkan kearifan kolektif dari para pemikir paling cerdas di Asia,” bebernya. Visi Ekspansi Global Visi Arches melampaui Asia. Perusahaan berencana untuk memperluas jaringan pakarnya hingga mencakup Eropa dan Amerika Serikat, memperkuat posisinya sebagai platform berbagi pengetahuan yang benar-benar global. Selain itu, Arches bakal berinvestasi dalam strategi pemasaran baru untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, termasuk perusahaan dan lembaga keuangan yang mencari keunggulan kompetitif di dunia yang semakin kompleks. Kepercayaan Investor Investor sangat antusias dengan potensi Arches untuk mendisrupsi dan mendefinisikan kembali lanskap berbagi pengetahuan. Yuki Watanabe, Mitra Perwakilan di KUSABI, mengatakan, Arches tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, mereka menciptakan kategori baru. Kami sangat antusias untuk menjadi bagian dari perjalanan mereka seiring mereka berkembang secara global. Masa Depan Keahlian Dengan putaran pendanaan terbaru ini, Arches siap membuka era baru dalam berbagi pengetahuan, di mana keahlian bukanlah sebuah hak istimewa namun merupakan sumber daya yang kuat dan dapat diakses oleh semua orang. Platform terpadu perusahaan ini, yang menawarkan wawancara ahli, penelitian, konsultasi, dan penempatan talenta, akan menjadi tujuan utama bagi organisasi yang ingin memanfaatkan kekuatan pengetahuan untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi. Tentang Lengkungan Arches adalah pemimpin global dalam berbagi pengetahuan para pakar, menghubungkan para pengambil keputusan dengan para pakar terverifikasi di seluruh Asia dan sekitarnya. Dengan misi untuk "Berbagi pengetahuan, Memberdayakan Asia," Arches beroperasi di lima lokasi di seluruh dunia dan menawarkan platform "Expert Matching" dan "Expert Knowledge Bank" yang inovatif. Kontak: Arches Corporation press@arches-global.com 028 2200 3260

Musim Mas Women Smallholders Program, Pelatihan Petani Perempuan Nasional
Nasional
Kamis, 14 Desember 2023 | 19:10 WIB

Musim Mas Women Smallholders Program, Pelatihan Petani Perempuan

Jakarta, katakabar.com - Salah satu perusahaan kelapa sawit terintegrasi terbesar di dunia, Musim Mas Group persentasikan hasil implementasi Women Smallholders Program, saat ini lebih difokuskan pada program Pelatihan Hidup Sehat bagi petani perempuan dan istri petani kelapa sawit binaan Musim Mas di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau. Implementasi program perdana yang dilaksanakan pada bulan Mei hingga Oktober 2023 lalu, kurun ebam bulan di tiga kabupaten di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Pelalawan garap 500 orang perempuan ini dinilai telah berhasil, dan bakal diteruskan untuk diterapkan di wilayah lain di tahun depan. Selain itu, Musim Mas membuka peluang kolaborasi bagi stakeholders yang ingin menjalankan program ini. General Manager of Programs & Projects Musim Mas, Linda Wati menuturkan, salah satu pilar Kebijakan Keberlanjutan Musim Mas adalah meningkatkan taraf hidup petani, pekerja, dan masyarakat. Lantaran itu, kesejahteraan petani swadaya kelapa sawit salah satu fokusnya. Cerita Linda, dilansir dari laman indoposco.id, pada Kamis (14/12), dari tahun 2015, korporasi ini telah menginisiasi program pemberdayaan petani swadaya dengan melatih para petani swadaya kelapa sawit untuk praktik-praktik perkebunan yang baik. Program ini, kata Linda, menjadi program petani swadaya terbesar di Indonesia dengan melibatkan 42.900 petani di 6 provinsi di Indonesia. “Di samping komitmen kami untuk terus mengembangkan program pemberdayaan petani swadaya yang dimiliki, kami melihat perempuan memiliki peranan penting bagi keluarga dan keberlanjutan industri kelapa sawit. Makanya, Women Smallholders Program dihadirkan untuk memberdayakan petani perempuan dan istri petani melalui berbagai pelatihan yang menekankan aspek sosial-ekonomi agar dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki, biar mereka dapat kesempatan untuk berkontribusi lebih di dalam keluarga,” beber Linda Wati kepada wartawan yang mengikuti acara Diskusi Musim Mas Women Smallholders: Program Pemberdayaan perempuan di perkebunan melalui pelatihan dalam dukung pencapaian SDGs Indonesia di Jakarta, dua hari lalu. Diskusi publik itu dihadiri Rob Nicholls selaku General Manager of Programs & Projects Musim Mas; Linda Wati sebagai Project Leader Women Smallholders Program Musim Mas; Dr Putri C. Eyanoer, MS.Epi., Ph.D.; dan Dr Fotarisman Zaluchu, S.KM., MPH. Dijabarkan Linda, dari survei terhadap calon peserta yang dilakukan pihaknya telah menyiapkan modul pelatihan yang akan dijalankan terkait dengan nutrisi dan kesehatan keluarga, literasi keuangan, dan peluang bisnis rumahan. “Women Smallholders Program dimulai dengan pelatihan nutrisi dan kesehatan keluarga. Untuk itu, Musim Mas berkolaborasi dengan dua akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU), yakni Dr. Fotarisman Zaluchu, S.K.M, M.P.H dan Dr. Putri C. Eyanoer, MS.Epi, Ph.D, untuk melaksanakan program pelatihan dengan materi yang dituangkan dalam tiga modul, 'Generasi Sehat, Keluarga Sehat' yang berisi nutrisi keluarga, 'Emas Dari Dalam Kandungan' mengenai gizi balita dan pola asuh, dan 'Sehat Diri, Sehat Sekitar' yang menjelaskan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat,” terangnya. Menurut Linda, pelatihan perdana ini diikuti 500 perempuan dari tiga kabupaten, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Pelalawan. “Melalui tiga kali tatap muka, dengan materi yang berbeda, pelatihan menggunakan pendekatan participatory, reflective, dan interactive, mengombinasikan modul dengan games, diskusi, dan aktivitas peserta peserta,” ulasnya. Pelatihan Dr. Fotarisman Zaluchu mengamini penjelasan Linda Wati. Pelatihan kepada perempuan dan petani kelapa sawit membutuhkan kreatif dan inovasi. Tujuannya, sambung Zaluchu, agar peserta dapat mengingat keseluruhan materi untuk digunakan dalam praktik perilaku secara mandiri setelah pelatihan selesai. Sedang, Dr Fota mengatakan sebelum setiap pertemuan dilakukan, para peserta menjalani cek kesehatan berupa pencatatan berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. “Program pelatihan yang berlangsung selama enam minggu ini menggunakan metode pendampingan perilaku menggunakan kalender kesehatan dan grup whatsapp,” jelas dokter sekaligus peneliti, penulis, pelatih, dan dosen di Program Studi Antropologi Sosial di FISIP USU. Melihat dan mengetahui latar belakang peserta yang sebagian besar awam dengan istilah-istilah kesehatan. Kita harus bisa memberikan informasi yang mudah dipahami oleh mereka. "Kami mengembangkan teknik belajar yang edukatif tapi menyenangkan," katanya Jadi, lanjutnya, penyampaian materi dilakukan secara dialogis, melibatkan indra, dan membangkitkan semangat. Kami menyampaikan materi sesuai dengan konteks keseharian mereka, dan dari awal, menjelaskan kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi. Model pembelajaran seperti ini ternyata menyenangkan bagi mereka,” ujarnya. Pengamatan Dr. Putri C. Eyanoer yang dikenal sebagai peneliti dan konsultan serta Dosen Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran USU, program ini memiliki framework yang tepat dengan memilih para ibu sebagai target peserta pelatihan. “Pengaruh Ibu pada keluarga terlihat dengan mengajak suami untuk hidup sehat, tentu dengan segala keterbatasannya. Efek domino memang hanya bisa didapat melalui komitmen yang kuat untuk mewujudkannya. Mulai dari mengajak suami untuk ikut menerapkan apa yang didapat dalam pelatihan, sehingga bisa merasakan manfaatnya bersama, dan melalui unggahan di grup whatsapp, dapat memotivasi ibu dan pasangan lain untuk melakukan program bersama,” timpalnya Seorang petani Perempuan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Roslina Tampubolon mengaku pengaruh besar bagi diri dan keluarganya setelah mengikuti program tersebut. ”Kalau memikirkan masa depan anak saya, saya ingin sehat. Saya merombak habis kebiasaan, dan beralih mengonsumsi makanan sehat, sehingga kini dari bangun tidur, rasanya penuh energi. Saya juga berbagi dan mengajak keluarga dan teman-teman untuk hidup sehat,” akunya. Project Leader Women Smallholders Program Musim Mas Linda Wati mengaku optimis program ini bisa terus dikembangkan dan diterapkan di daerah-daerah lainnya, mengingat program ini berkontribusi langsung dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, khususnya Tanpa Kelaparan (nomor 2), Kesetaraan Gender (nomor 5), serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (nomor 8). Perluasan program dapat dilakukan dengan memberdayakan para petani Perempuan atau istri petani yang sudah mendapatkan pelatihan untuk berbagi dengan anggota keluarga atau komunitasnya. “Setelah pelatihan nutrisi dan kesehatan keluarga, selanjutnya kami akan merancang pelatihan terkait literasi keuangan dan peluang bisnis rumahan. Untuk itu, Musim Mas menyambut baik seluruh stakeholders yang ingin berkolaborasi, untuk meningkatkan kehidupan keluarga petani swadaya di Indonesia,” sebutnya.