PTPN IV Regional V Perkuat Program PSR Lewat Sosialisasi Bibit Unggul di KUD Sawit Trija Sawit
Sawit
Rabu, 03 September 2025 | 08:12 WIB

PTPN IV Regional V Perkuat Program PSR Lewat Sosialisasi Bibit Unggul di KUD Sawit Trija

Kembayan, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) lewat Subholding PTPN IV Regional V terus perkuat pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR dengan menggelar sosialisasi bibit sawit unggul di Kantor KUD Sawit Trija, Kecamatan Kembayan. Kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan mendukung petani sawit melalui proses replanting. Di sosialisasi itu Manajer PPKS Parindu, Andimurinho paparkan keunggulan bibit DxP Yangambi, DxP 540, dan DxP Langkat. Varietas tersebut dikenal lebih tahan terhadap hama dan penyakit, memiliki daya adaptasi tinggi, serta berpotensi menghasilkan tandan buah segar atau TBS lebih banyak dibanding bibit biasa. Paparan ini disambut antusias anggota KUD karena memberikan wawasan baru mengenai pilihan varietas yang tepat untuk mendukung keberhasilan peremajaan kebun sawit. General Manager Distrik Petani Mitra PTPN IV Regional V, Mahendra, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendampingi petani hingga program PSR berjalan optimal. “Kami berkomitmen untuk mendampingi petani sampai proses replanting ini benar-benar berhasil. Tujuan kami adalah memastikan para petani plasma merasakan manfaat nyata dari program PSR, baik dari sisi produktivitas maupun peningkatan kesejahteraan,” terang Mahendra, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Selasa (2/9) kemarin. Sedang, Kabid Tanaman Plasma/KKPA PTPN IV Regional V, Sumedi Joko Purwanto mengutarakan, hingga Agustus 2025, luas areal petani yang mengikuti program PSR bermitra dengan perusahaan telah mencapai 74,95 persen atau 4.173 hektar dari total rencana 5.568 hektar, dengan jumlah peserta sebanyak 1.791 kepala keluarga atau KK. Capaian ini mencerminkan tingginya partisipasi petani, berkat pendampingan berkelanjutan serta penyediaan bibit unggul berkualitas. Ketua KUD Sawit Trija, Pangsius, turut mengapresiasi dukungan PTPN IV Regional V. Menurutnya, sinergi antara perusahaan dan koperasi sangat penting dalam mempercepat keberhasilan program PSR sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi anggota. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PTPN IV Regional V bersama Petugas Penyuluh Lapangan atau PPL Kecamatan Kembayan salurkan bantuan benih padi gogo varietas Situ Bagendit sebanyak 1.700 kilogram, serta herbisida 176 liter kepada anggota KUD Sawit Trija. Bantuan ini bertujuan mendukung optimalisasi lahan selama masa tunggu sawit baru hingga memasuki fase produktif.

Siapkan 50 Ribu Bibit Unggul, Disbun Kaltim Dorong Produktivitas Kebun Rakyat Nasional
Nasional
Jumat, 10 November 2023 | 16:02 WIB

Siapkan 50 Ribu Bibit Unggul, Disbun Kaltim Dorong Produktivitas Kebun Rakyat

Samarinda, katakabar.com - Dinas Perkebunan (DIsbun) Provinsi Kalimantan Timur dorong produktivitas kebun rakyat, dengan menyiapkan 50 ribu bibit unggul. Ini salah satu faktor penting yang harus diperhatikan guna mendukung usaha perkebunan rakyat ketersediaan bibit unggul. Benih tanaman yang tak unggul, kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, bisa mengurangi pendapatan pekebun lantaran produksinya terbilang rendah. Makanya Disbun Provinsi Kalimantan Timur siapkan puluhan ribu bibit atau benih kelapa sawit, pala, kakao, dan aren yang sangat bermutu untuk nantinya dikelola dengan baik oleh pekebun. “Dinas Perkebunan tengah menyediakan benih unggul bermutu untuk parkebunan rakyat. Benih terdiri dari kelapa sawit 20.000 benih, aren 10.000 benih, pala 15.000 benih, dan kakao 5.000 benih,” ulasnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (10/11). Pengadaan benih tersebut, ujar Ahmad, dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) khusus mempunyai tugas dan fungsi mempersiapkan komoditas unggul. "Penyiapan bibit tersebut guna meningkatkan kualitas dari hasil perkebunan," jelasnya. Bila hal ini dikelola dengan baik, sebut Ahmad, mampu mencapai target Pendapat Asli Daerah (PAD) dan dapat menekan inflasi di 'Benua Etam' nama lain dari Kalimantan Timur. “Kami memiliki UPTD yang mempersiapkan bibit atau benih unggul komoditas unggul. Tujuannya, agar dapat meningkatkan produktivitas perkebunan, dan menghasilkan PAD setiap tahun ditargetkan,” ucapnya. Selain itu, tambahnya, ini untuk pelestarian keberlangsungan sumber daya genetik atau plasma nutfah tanaman perkebunan. Sebelumnya, Ahmad Muzakkir telah melakukan pemantauan ke lokasi pembibitan di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), guna memastikan kesiapan bibit unggu. “Saya bersama Kepala UPTD terkait dan staf teknis terkait sudah monitor dan cek langsung ke dua lokasi, kilometer 41 Batuah dan kilometer 38 di Loa Janan, Kukar, dalam rangka memastikan kesiapan bibit atau benih,” terangnya. Dengan upaya Dinas Perkebunan ini, harap Ahmad, kita benar-benar dapat mendongkrak perekonomian Kalimantan Timur. "Kita ingin menjadikan masyarakat senang dan lebih progres untuk bersama-sama meningkatkan produktivitas. Untuk itu, Dinas Perkebunan tetap mendorong dan membantu agar perkebunan di Kaltim bisa maju,” tandasnya.

Pemprov Bengkulu Beri Bibit Varietas Sawit Unggul Pada Petani Ikut PSR Sawit
Sawit
Rabu, 09 Agustus 2023 | 20:25 WIB

Pemprov Bengkulu Beri Bibit Varietas Sawit Unggul Pada Petani Ikut PSR

Bengkulu, katakabar.com - Pemeritah Provinsi (Pemprov) Bengkulu motivasi petani kelapa sawit yang ikut program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dengan memberikan secara gratis Bibit sawit varietas unggul. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi mengatakan, dengan bibit varietas unggul kalau sudah berbuah bakal mampu meningkatkan produksi TBS kelapa sawit. "Bibit varietas unggul wajib diberikan bagi peserta program PSR," ujar Rosmala dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (9/8). Cerita Rosmala, bibit varietas unggul ini diperoleh dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Bibit-bibit ini bukan bibit biasa, melainkan bibit yang telah diuji coba dan mampu menghasilkan tanaman sawit sesuai dengan harapan petani. "Kalau bibit dari varietas unggul hasilnya bakal sesuai harapan petani, sebab buah kelapa sawit lebat dan bobotnya bagus," jelasnya. Menurutnya, ada tiga varietas unggul kelapa sawit di Indonesia, meliputi varietas unggul termasuk kelompok SP540, yakni DxP PPKS 540, DxP Simalungun, dan D x P Avros. Varietas ini dihasilkan dari tetua Psifera turunan 540 murni adanya cuma di PPKS. "Keunggulan dari kelompok SP 540 adalah quick starter dan prosentase mesokarp atau lapisan tengah buah sawit yang tebal, berserabut, banyak mengandung minyak per buah cukup tinggi. Begitu pula adaptasinya cukup luas, varietas ini bisa ditanam di berbagai tipe lahan baik wilayah datar maupun bergelombang," ulasnya. Selain itu lanjut Rosamala, ada varietas unggul kelapa sawit turunan Yangambi, yakni DxP Yangambi, DxP PPKS 239, dan P PPKS 718. Keunggulan varietas ini bobot tandan relatif besar, kandungan rendemen minyak, dan mesokarp jauh lebih tinggi dari varietas kelompok lainnya. Nah, khusus varietas DxP PPKS 239, selain tandan yang besar memiliki potensi produksi CPO dan PKO yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas lainnya dari kelompok Yangambi. "Varietas ini cocok dikembangkan untuk industri pangan maupun non pangan," katanya. Masih Rosmala, terakhir varietas Unggul Kelapa Sawit DxP Langkat kali pertama yang dirakit PPKS dari hasil rekombinasi tetua-tetua terbaik beberapa populasi psifera. Tetua psifera hasil rekombinasi antara psifera SP540, Yangambi, dan Marihat yang disilangkan dengan Dura Deli terbaik menghasilkan varietas dengan karakter unggul rachis yang relatif pendek (compact palm) dan potensi CPO hingga 8,3 ton per hektar per tahun. Varietas ini cocok ditanam di areal bergelombang dan berbukit, serta mulai berbuah umur 22 bulan setelah tanam. "Di Bengkulu varietas jenis ini paling banyak ditanam tapi rata-rata perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menanam bibit ini," tandasnya.