BRI

Sorotan terbaru dari Tag # BRI

Tokocrypto Optimistis Dorong Transaksi Lewat Kolaborasi dengan BRI dan Bank Mandiri Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 09 April 2026 | 08:11 WIB

Tokocrypto Optimistis Dorong Transaksi Lewat Kolaborasi dengan BRI dan Bank Mandiri

Jakarta, katakabar.com - Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus perkuat strategi bisnisnya di tengah tren penurunan transaksi aset kripto nasional dengan menghadirkan kanal deposit baru melalui dua bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan akses bagi pengguna sekaligus mendorong kembali aktivitas transaksi di platform. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp24,33 triliun, mengalami penurunan dibandingkan Januari yang mencapai Rp29,28 triliun. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menyampaikan penurunan tersebut selaras dengan pelemahan harga sejumlah aset kripto global. “Posisinya telah menurun dibandingkan posisi Januari 2026 dan ini sejalan dengan penurunan harga sejumlah aset kripto utama di global,” ujar Adi saat Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 lalu di Jakarta. Menanggapi kondisi tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai perlambatan transaksi merupakan bagian dari siklus alami pasar kripto. Ia menjelaskan bahwa setelah mengalami lonjakan signifikan, pasar kini memasuki fase konsolidasi. “Pasar kripto saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan sebelumnya. Kondisi ini ditandai dengan koreksi harga dan penurunan volume transaksi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global,” ucap Calvin. Ia menambahkan dinamika geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, turut memengaruhi sentimen pasar. “Peningkatan tensi geopolitik mendorong investor global cenderung menghindari aset berisiko (risk-off), termasuk kripto. "Di sisi lain, kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat juga memicu likuidasi besar pada posisi leverage di pasar kripto, sehingga menekan volume transaksi,” jelasnya. Dari sisi aliran dana institusional, tren ETF Bitcoin juga mencerminkan kondisi pasar yang masih belum stabil. Pada Maret 2026, ETF Bitcoin sempat mencatat inflow sebesar US$1,13 miliar, namun momentum tersebut melemah dengan outflow mingguan mencapai minus US$296 juta di akhir bulan. Sementara, awal April, inflow tercatat sekitar US$69,6 juta, yang menunjukkan minat institusi masih ada, meski belum cukup kuat untuk mendorong reli pasar secara signifikan. Sejalan dengan upaya OJK dalam mendorong penguatan industri kripto, Tokocrypto mengambil langkah proaktif dengan memperluas kanal deposit. Kehadiran BRI dan Bank Mandiri sebagai opsi baru melengkapi metode pembayaran yang sebelumnya sudah tersedia, seperti BCA dan QRIS. “Penambahan kanal deposit melalui bank-bank besar seperti BRI dan Bank Mandiri merupakan bagian dari strategi kami untuk meningkatkan inklusivitas dan kemudahan akses bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa siapa pun dapat masuk ke pasar kripto dengan lebih praktis dan nyaman,” tutur Calvin. Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor penting dalam mendorong partisipasi investor, terutama di tengah kondisi pasar yang sedang melambat. Dengan semakin banyak pilihan metode deposit, diharapkan pengguna dapat lebih aktif melakukan transaksi. Tingginya Minat Investor Kripto Di tengah perlambatan transaksi, minat masyarakat terhadap aset kripto di Indonesia masih menunjukkan tren positif. Per Februari 2026, jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto mencapai 21,07 juta, tumbuh 1,76% secara bulanan. Tokocrypto sendiri mencatat memiliki sekitar 4,8 juta pengguna dengan nilai transaksi lebih dari US$1,5 miliar pada kuartal I 2025. Hal ini menunjukkan meskipun jumlah pengguna belum mendominasi secara nasional, aktivitas transaksi di platform Tokocrypto tetap tinggi dan didominasi oleh investor dengan nilai transaksi yang signifikan. Ke depan, Tokocrypto optimistis bahwa kondisi pasar akan berangsur membaik, khususnya pada kuartal II 2026. Harapan ini didukung oleh potensi stabilisasi kondisi makroekonomi global serta meredanya tensi geopolitik. Selain itu, momentum Bulan Literasi Kripto (BLK) yang berlangsung pada April hingga Mei 2026 juga diproyeksikan menjadi katalis positif bagi industri. Program ini akan melibatkan berbagai pelaku industri dalam meningkatkan edukasi dan literasi terkait aset kripto, Web3, blockchain, serta keuangan digital secara umum. “Kami percaya edukasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan industri kripto. Tokocrypto siap berkontribusi aktif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran investor, terutama di tengah kondisi pasar yang cenderung menantang seperti saat ini,” tambah Calvin.

BRI Manajemen Investasi dan KSPM FEB UI Taja Pelatihan Kursus Sekolah Pasar Modal Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 04 Desember 2024 | 12:20 WIB

BRI Manajemen Investasi dan KSPM FEB UI Taja Pelatihan Kursus Sekolah Pasar Modal

Jakarta, katakabar.com - Sebagai upaya mendorong literasi investasi di kalangan generasi muda, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), bekerja sama dengan Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (KSPM FEB UI), menggelar pelatihan Sekolah Pasar Modal. Kegiatan edukatif ini berlangsung 25 November 2024, di Aula Manajemen FEB UI, Depok, Jawa Barat. Kepala Divisi Corporate Secretary dan Communication BRI-MI, Bagus Setyawan mengatakan, kegiatan ini menunjukkan berkomitmen BRI-MI mencetak generasi muda yang memiliki wawasan yang baik dalam mengambil keputusan keuangan, sejalan dengan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Dengan bekal literasi investasi yang memadai, para peserta diharapkan mampu memaksimalkan potensi investasi mereka, sekaligus melindungi diri dari jebakan penipuan atau investasi bodong yang semakin marak di Indonesia,” ujar Bagus.

Kolaborasi Eratani dan BRI Wujudkan Smart Farming Berbasis IoT Optimalisasi Pengelolaan Lahan Nasional
Nasional
Jumat, 01 Maret 2024 | 09:02 WIB

Kolaborasi Eratani dan BRI Wujudkan Smart Farming Berbasis IoT Optimalisasi Pengelolaan Lahan

Jakarta, katakabar.com - PT Eratani Teknologi Nusantara sebuah perusahaan agritech yang memberikan pendampingan pertanian di Indonesia, resmi gandeng PT Bank Rakyat Indonesia guna merealisasikan pengadaan Internet of Things (IoT) mendukung implementasi solusi operasional pertanian. Lewat kemitraan ini, Eratani adopsi perangkat Smart Fertilizing Recommendation System, atau sistem cerdas untuk pemupukan berimbang untuk membantu Petani Binaan Eratani optimalkan penggunaan sumber daya dan meningkatkan hasil panen. Data USDA (United States Department of Agriculture) menunjukkan, Indonesia duduki peringkat keempat dalam hal konsumsi beras global, dengan total konsumsi rata-rata mencapai 35,367 juta ton sepanjang tahun. Permintaan yang tinggi bisa beras di Indonesia berasal dari kecenderungan masyarakat untuk mengonsumsi nasi dalam asupan harian. Hingga kini, upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masih harus terus dioptimalkan lantaran dihadapi dengan berbagai tantangan, termasuk alih fungsi lahan. Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa, alih fungsi lahan pertanian Indonesia mencapai 90 ribu hingga 100 ribu hektar setiap tahun. Tergerusnya lahan pertanian bikin petani harus fokus untuk memaksimalkan potensi lahan yang tersedia. Praktik pertanian berkelanjutan dapat menjadi solusi dari tantangan tersebut, salah satunya adalah melalui pemanfaatan IoT. IoT, atau Internet of Things, adalah perangkat teknologi portabel yang terhubung melalui internet dan memiliki kemampuan untuk mendeteksi berbagai parameter secara cepat dan aktual. Sensor IoT di sektor pertanian memiliki kemampuan alternatif untuk memantau penyakit pada tanaman, serangan hama, dan analisis kesuburan tanah. VP Operations Eratani, Adwin Pratama Anas menyatakan, kami mengapresiasi dukungan Bank BRI dorong inovasi dan kemajuan sektor pertanian Indonesia. "Kemitraan ini sejalan dengan misi Eratani untuk menjadi mitra terbaik bagi petani dengan cara memberikan dukungan dalam keseluruhan proses pertanian, dari hulu hingga hilir, melalui penerapan smart farming," kata Adwin. Langkah ini, harap Adwin, dapat menjadi gebrakan baru bagi petani untuk mengetahui kebutuhan selama masa tanam secara aktual dan tepat sasaran. Kedepannya, kami berharap semakin banyak pihak yang ingin berkontribusi untuk kemajuan bidang pertanian di Indonesia. Sub Branch Office BRI Kementrans, Fauzan Rahman, menimpali, kami antusias untuk bermitra dengan Eratani sebagai perusahaan agritech, sebab kami sadari Agronomis Eratani di lapangan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif. "Kolaborasi ini mudah-mudahan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian Indonesia," harapnya. Diketahui, Smart Fertilizing Recommendation System yang digunakan Eratani, tidak hanya mampu mengukur kandungan unsur hara tanah seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan tingkat keasaman (pH), tetapi juga dapat digunakan untuk menghitung kebutuhan pupuk berdasarkan kondisi tanah yang spesifik secara cepat dan aktual dibandingkan dengan pengujian melalui laboratorium. Selain itu, perangkat tersebut dilengkapi dengan sensor yang dapat menyesuaikan kebutuhan unsur hara tanah berdasarkan target panen yang ingin dicapai, sehingga dapat mengoptimalkan kebutuhan dalam penyerapan unsur hara serta meningkatkan hasil panen bagi petani di lapangan. Kontak: Indifa Sekar Andjani Marketing Communications Associate Eratani Tel. +62 812-8201-7232 Email: indifa.sekar@eratani.co.id Website: https://eratani.co.id/

SSS Jalin Kerja Sama Dengan BRI Pelayanan Payroll Karyawan Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 28 Desember 2023 | 21:58 WIB

SSS Jalin Kerja Sama Dengan BRI Pelayanan Payroll Karyawan

Panyabungan, katakabar.com - PT Sawit Sukses Sejati (SSS) yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit jalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Panyabungan untuk pelayanan payroll karyawan. Payroll maksudnya skema penggajian dari perusahaan kepada karyawan untuk jangka waktu tertentu di mana tanggal pencairannya sudah ditetapkan. Sistem ini memudahkan perusahaan untuk proses penggajian karyawan, sebab perhitungan dilakukan secara otomatis dan akurat. Payroll sangat membantu, khususnya bagi perusahaan berskala besar dengan jumlah karyawan ratusan hingga ribuan. Direktur PT SSS, M Syawal Ginting dan Pemimpin Branch Office BRI Panyabungan, Rian Darmawan sudah teken kesepakatan kerja. "MoU ini awal yang baik, nantinya perbankan dan perusahaan perkebunan kelapa sawit sama-sama diuntungkan. Kita terus berkoordinasi pantau jalannya nota kesepahaman ini di lapangan,” jelas Rian lewat keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (28/12). Menurut Rian, pihaknya sudah sampaikan beberapa fitur dan aplikasi BRI yang bisa diakses karyawan PT SSS. BRI sepakat mengenai peletakan 1 unit mesin ATM di Kecamatan Muara Batang Gadis untuk payroll karyawan begitu tertuang di kesepakatan kerja sama. "Terima kasih atas kerja sama ini. Harapannya, kerja sama nantinya dapat membantu sejahterakan pegawai perkebunan. BRI selalu memberi makna dan pelayanan terbaik untuk seluruh rakyat Indonesia," terangnya.