Briket

Sorotan terbaru dari Tag # Briket

Polinela Ubah Tankos Sawit Jadi Briket Sawit
Sawit
Sabtu, 20 September 2025 | 22:00 WIB

Polinela Ubah Tankos Sawit Jadi Briket

Bandarlampung, katakabar.com - Tim dosen Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri Politeknik Negeri Lampung atau Polinela saat ini tengah melakukan penelitian berjudul Optimasi Proses Produksi Briket dari Limbah Jamur Merang Bermedia Tanam Tandan Kosong Kelapa Sawit atau TKKS. Penelitian itu dikomandoi M. Perdiansyah Mulia Harahap, Prof. Dr. Ir. Sarono, dan Subandi. Tujuannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit atau Tankos selama ini dipandang sebagai limbah bermasalah. Tankos produk sampingan kelapa sawit, menyumbang sekitar 23 persen dari total Tandan Buah Segar atau TBS yang dihasilkan. Meski Tankos telah digunakan sebagai media tanam jamur merang, limbah bekas media tanam tersebut masih mengandung lignoselulosa cukup tinggi, dan belum dimanfaatkan secara maksimal. "Limbah tankos ini memiliki potensi besar untuk diubah menjadi briket, bahan bakar padat berenergi tinggi yang bermanfaat atasi masalah energi," kata Sarono, di Bandar Lampung, Kamis (18/9) lalu, dilansir dari laman rri.co.id, Sabtu sore. Proses pembuatan briket melibatkan pencampuran serbuk arang Tankos dengan perekat tapioka dan air, kemudian dicetak menggunakan tekanan tertentu untuk menghasilkan briket yang padat dan efisien. Proses penelitian dimulai dengan produksi arang Tankos melalui pengeringan, dan pengecilan ukuran menggunakan tungku pirolisis. Setelah itu, arang tankos digiling, dan diayak dengan ukuran 40 mesh sebelum dicampur dengan perekat tapioka dan air. Terua, adonan tersebut dicetak menjadi briket dengan memberikan tekanan yang tepat. "Penentuan tekanan yang tepat sangat penting untuk menghasilkan briket dengan kepadatan dan kualitas yang baik," ulas Subandi. Hasil uji pendahuluan menunjukkan briket yang dihasilkan memiliki nilai kalor antara 5115 hingga 5396 kal/g, yang menjadikannya bahan bakar alternatif dengan potensi energi yang tinggi.

MISETA UNJA Ajari Warga Olah Limbah Sawit Jadi Briket Nasional
Nasional
Jumat, 22 September 2023 | 20:13 WIB

MISETA UNJA Ajari Warga Olah Limbah Sawit Jadi Briket

Batanghari, katakabar.com - Tim Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (MISETA) Universitas Jambi (UNJA) taja sosialisasi sekaligus pelatihan "Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit menjadi Produk Ekonomis Berupa Briket dan pemanfaatan Digital Marketing”. Kegiatan ini bertujuan untuk menimbulkan rasa keingintahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengolahan limbah yang dapat menghasilkan produk olahan ekonomis nanti bisa dipasarkan melalui Digital Marketing. Kepala Desa Serasah dan jajaran, Ketua RT, Karang Taruna, Ketua PT PKK beserta anggota turut hadir di kegiatan yang digelar di Kantor Desa Serasah, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Kepala Desa Serasah, Anda Yani SKom sampaikan dukungan dan terima kasih kepada tim MISETA UNJA sudah melaksanakan kegiatan. “Program ini sangat bagus, apalagi program ini berlanjut nanti kepada ibu-ibu PKK atau masyarakat desa. Program ini sangat bermanfaat bagi desa. Saya sangat berterima kasih kepada anak-anak tim MISETA UNJA sudah membawa program ini ke Desa Serasah,” ujarnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (22/9). Apa yang disampaikan di acara sosialisasi ini mudah-mudahan dapat melekat dan dilanjutkan masyarakat desa serasah, harapnya. Pelatihan pembuatan briket digelar di Sanggar Tani kawasan RT 02 Desa Serasah. Pihak desa dan masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan. Pelatihan berjalan lancar, berkat dukungan dari perangkat desa, ibu-ibu PKK, KWT, dan pemuda setempat. Ketua Pemuda RT 02 tertarik dengan sosialisasi dan pelatihan ini. Menurtnya, sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan sangat bagus. Penjelasan yang diberikan tim MISETA cukup jelas dan menarik. “Saya rasa sosialisasi dan pelatihan ini cukup bagus. Kami sedang melakukan pelatihan briket. Masyarakat kami mudah-mudahan dapat menyerap informasi yang diberikan dan dapat menjadi ilmu bagi masyarakat semuanya," kata Ketua RT 01. Sosialisasi ini ditutup dengan ujaran dan harapan dari Wakil Ketua Adat Desa Serasah, Badri. “Briket yang telah kita buat bersama saat pelatihan dapat kering sempurna, sehingh dapat berfungsi dengan baik semestinya,” harapnya.