Desain

Sorotan terbaru dari Tag # Desain

Peluang Bisnis Fashion dari Lulusan Desain Produk Busana Pendidikan
Pendidikan
Senin, 02 Maret 2026 | 21:10 WIB

Peluang Bisnis Fashion dari Lulusan Desain Produk Busana

Jakarta, katakabar.com - Industri fashion Indonesia terus berkembang, menghadirkan peluang besar bagi generasi kreatif. Di balik brand lokal yang sukses, ada proses panjang desain busana yang matang dan terarah. Desain busana bukan sekadar membuat pakaian terlihat menarik, tetapi juga tentang riset, konsep, eksplorasi material, hingga strategi bisnis. Sobat Unggul, jika kamu punya passion di dunia fashion, memilih jalur pendidikan yang tepat di bidang desain busana bisa menjadi fondasi kuat untuk membangun bisnis dan karier profesional. Di Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University, Program Studi Desain Produk berada di bawah Fakultas Desain dan Industri Kreatif (FDIK). Program ini memiliki peminatan desain busana yang dirancang untuk mencetak desainer kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan industri. Melalui peminatan desain busana, mahasiswa dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari proses kreatif, teknik produksi, hingga pengembangan produk yang memiliki nilai estetika dan fungsi. Pembelajaran desain busana menekankan keseimbangan antara konsep artistik dan kebutuhan pasar. Bagi Sobat Unggul yang ingin menekuni program studi ini, tersedia dalam Program Reguler dengan sistem perkuliahan offline Senin–Jumat. Peluang Bisnis dari Keahlian Desain Busana Keahlian desain busana membuka banyak peluang usaha di industri kreatif. Sobat Unggul dapat memulai brand fashion sendiri dengan identitas unik berbasis konsep desain busana yang kuat. Beberapa peluang bisnis dari keahlian desain busana, yakni: 1. Mendirikan brand ready-to-wear atau modest fashion 2. Membuka jasa custom clothing berbasis desain busana 3. Mengembangkan lini sustainable fashion 4. Menjadi konsultan atau stylist dengan keahlian desain busana Dengan kompetensi desain busana yang terstruktur, lulusan memiliki keunggulan dalam membaca tren sekaligus menciptakan inovasi baru. Prospek Karir Lulusan Desain Busana Lulusan peminatan desain busana memiliki prospek karir yang luas, seperti: Fashion Designer Mengembangkan koleksi dan konsep kreatif berbasis desain busana untuk berbagai segmen pasar. Fashion Entrepreneur Membangun bisnis fashion dengan strategi branding yang kuat melalui keahlian desain busana. Product Developer Mengelola pengembangan produk fashion dengan pendekatan profesional dalam desain busana. Creative Industry Professional Berkarya di industri kreatif dengan kompetensi desain busana yang aplikatif dan inovatif. Dengan bekal pendidikan yang komprehensif, lulusan desain busana dari Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University memiliki daya saing tinggi di industri. Mengapa Memilih Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University? Program Studi Desain Produk dengan peminatan desain busana di Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga siap bisnis. Fasilitas studio, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan industri membuat mahasiswa terbiasa bekerja secara profesional sejak dini. Keunggulan Program Studi Desain Produk (Peminatan Desain Busana) – Universitas Esa Unggul 1. Terakreditasi Unggul (BAN-PT). 2. Pilihan peminatan jelas, termasuk Desain Busana 3. Alumni terserap 100% di industri (sesuai informasi di laman prodi). 4. Pembelajaran siap kerja: penguatan soft skill, program English (TOEFL/TOEIC), hybrid learning, praktikum, kuliah tamu praktisi, dan PKL di perusahaan nasional–multinasional. 5. Fasilitas lengkap untuk produksi karya/portofolio: Lab Desain Produk (Wacom), studio gambar, lab brainstorming, lab kreatif terpadu, workshop 3D modeling, dan lab komputer. Kurikulum Berstandar global Kuliah di Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University menghadirkan pengalaman pendidikan berstandar global melalui kurikulum terafiliasi dengan Arizona State University (ASU), sehingga mahasiswa mendapatkan akses materi kelas dunia tanpa harus ke luar negeri. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa berkesempatan menikmati berbagai benefit unggulan seperti: 1. Arizona State University Content & Curriculum – Materi dan kurikulum kelas dunia dari ASU yang disampaikan oleh dosen kompeten UEU. 2. Arizona State University Master Class – Kelas online eksklusif dengan pembahasan topik global yang relevan dan aplikatif. 3. Global Summer Program & Summer Experience – Program musim panas di jaringan universitas Powered by ASU untuk pengalaman belajar dan pertukaran budaya internasional. 4. Global Signature Courses – Kesempatan belajar bersama mahasiswa dari universitas mitra ASU di berbagai negara. 5. Global Students Competition – Kompetisi global berbasis SDGs untuk mengasah inovasi dan kepemimpinan mahasiswa. Dengan sinergi ini, Sobat Unggul tidak hanya kuliah di dalam negeri, tetapi juga merasakan standar pendidikan internasional yang membuka peluang karir global. Peluang bisnis fashion terbuka lebar bagi mereka yang memiliki kompetensi desain busana yang matang. Melalui pendidikan yang terstruktur, kemampuan desain busana tidak hanya menghasilkan karya estetis, tetapi juga menciptakan peluang usaha dan karier yang menjanjikan. Jika kamu ingin menjadikan passion fashion sebagai profesi dan bisnis yang berkelanjutan, memilih program studi dengan fokus desain busana adalah langkah strategis. Saatnya Wujudkan Karir Fashion Impianmu! Sobat Unggul, tertarik mendalami dunia desain busana secara profesional? Dapatkan informasi lengkap seputar kurikulum, fasilitas dan pendaftaran disini. Wujudkan masa depan profesional bersama Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Powered by Arizona State University!

Media X Space Tempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia Internasional
Internasional
Jumat, 06 Februari 2026 | 14:34 WIB

Media X Space Tempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Kuala Lumpur, katakabar.com - Selepas pameran Media X Space 2025: Beyond Illumination di Galeri Filamen @GMBB pada 18 Januari lalu bukan sekadar penutupan sebuah rangkaian pameran yang dimulai di Jakarta sejak Agustus 2025 lalu. Ia menjadi refleksi tentang bagaimana seni media baru mampu menjadi ruang bagi manusia untuk kembali “muncul” secara kolektif di hadapan publik. Pameran yang memamerkan hasil karya publik, mahasiswa dan dosen Binus, serta seniman berskala internasional ini lahir dari kolaborasi lintas disiplin antara School of Design, Graphic Design and New Media (International Programme), Master of Design, BINUS University bersama ARCOLABS dan Galeri Filamen, Malaysia. Sinergi ini pertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, Korea Selatan dan Inggris dalam sebuah upaya membongkar kebuntuan komunikasi digital yang seringkali terasa dingin dan teknis. “Harapan kami, di tengah kepungan teknologi yang serba otomatis, pameran Media X Space dapat menegaskan pentingnya gerakan kolektif seni dan desain Asia untuk tampil secara berdaulat di ruang publik. Gerakan ini bukan sekadar pameran kecanggihan, melainkan sebuah tindakan atau action (praxis)– jika boleh meminjam istilah dari pemikiran Hannah Arendt–untuk menunjukkan bahwa di tangan kreator Asia, teknologi dapat menjadi medium yang manusiawi, puitis, dan inklusif,” kata Patricia Adele, Ko-Kurator Pameran sekaligus Direktur Program 2025 Media X Space: Beyond Illumination, saat memberikan sambutan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 22 November 2025 lalu. “Terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah berpartisipasi dan turut berkontribusi menjadi saksi pergerakan bersama desain dan seni, dalam upayanya membangun dunia yang setidaknya lebih dapat terpikul oleh semua,“ ujarnya lagi, sebagai penutup acara pembukaan. Meskipun keberadaan pameran di Kuala Lumpur, Malaysia, telah usai, keberadaan kolaborasi ini tetap terjaga dalam ruang maya yang melampaui batas geografis. Publik tetap dapat mengakses dan merenungkan kembali karya-karya yang dipamerkan melalui situs resmi sod.binus.ac.id/mediaxspaceexhibition2025. Akses daring ini untuk memastikan karya dapat terus terakses oleh publik, namun juga sebagai sarana pendokumentasian karya-karya pameran yang sarat akan pemikiran komunitas lintas asia kontemporer, dalam rangka perluasan pengetahuan.

DT|UX 2025 Soroti Desain sebagai Katalis Ketahanan Ekonomi Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 30 November 2025 | 15:10 WIB

DT|UX 2025 Soroti Desain sebagai Katalis Ketahanan Ekonomi Indonesia

Jakarta, katakabar.com - DT|UX Summit 2025 menegaskan komitmen untuk memperkuat inovasi dan pembangunan inklusif melalui Humanity-Centred Design, menghadirkan kolaborasi regional bersama Singapore Polytechnic dan berbagai institusi dari delapan negara. Dengan ekonomi kreatif Indonesia yang bernilai lebih dari Rp1.500 triliun dan menyerap 26 juta tenaga kerja, forum ini memberikan wawasan strategis bagi pemimpin dan inovator untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan, intuitif, dan berfokus pada pengguna. Kehadiran Prof. Don Norman sebagai “father of UX” menjadi sorotan penting yang memperkaya perspektif tentang desain yang berempati dan mudah diadopsi. Binus University menegaskan reputasinya sebagai institusi berkelas dunia melalui perjalanan panjang dalam mengembangkan design thinking serta kolaborasi global, sehingga mendorong pendidik, industri, dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan pendekatan user-centric dalam inovasi nasional. Binus University, bekerja sama dengan Singapore Polytechnic, menyelenggarakan Design Thinking User Experience (DT|UX) Summit 2025 di Kampus Alam Sutera dengan tema “Advancing Innovation through Humanity-Centred Design in Indonesia and Asia.” Acara ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat inovasi, pembangunan inklusif, dan kolaborasi regional melalui Humanity-Centred Design (HCD+). Dengan nilai ekonomi kreatif Indonesia yang mencapai lebih dari Rp1.500 triliun (~USD 94 miliar) dan menyerap 26 juta tenaga kerja (Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ANTARA News), Summit ini memberikan wawasan berharga bagi para pemimpin dan inovator. Acara ini menekankan pentingnya pertumbuhan yang berkelanjutan, berfokus pada pengguna, serta berwawasan internasional, lengkap dengan perangkat untuk menciptakan produk yang intuitif dan mudah diadopsi. “Menjadi universitas pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah summit ini, serta mendapat kehormatan untuk menghadirkan 'the father of UX', Profesor Don Norman, menunjukkan reputasi kami sebagai universitas berkelas dunia yang terus mendorong inovasi dan keunggulan demi memberikan dampak bagi perkembangan masyarakat. Binus University telah mengenalkan pengajaran design thinking selama satu dekade. Kolaborasi dengan Singapore Polytechnic dan konsorsium DT|UX merupakan bukti komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat melalui inisiatif kolaborasi global,” ditekankan oleh Dr. Nelly selaku Rektor BINUS University. Summit ini salah satu inisiatif utama dari DT|UX Consortium, sebuah kolaborasi regional yang diinisiasi oleh Singapore Polytechnic, yang melibatkan institusi pendidikan terkemuka dari delapan negara, termasuk Ateneo de Manila University (Filipina), Symbiosis International University (India), King Mongkut Institute of Technology Ladkrabang (Thailand), The Design Village (India), Communication University of China (Tiongkok), dan Bakrie University (Indonesia). Don Norman dikenal sebagai the “father” of User Experience (UX) dan merupakan tokoh terkemuka dalam bidang desain serta ilmu kognitif. Ia terkenal melalui pemikirannya mengenai user-centered design. Karyanya yang paling dikenal adalah buku “The Design of Everyday Things”, yang telah memberikan pengaruh besar dalam industri desain karena wawasan mendalamnya mengenai prinsip-prinsip human-centered design dan usability. Karier Norman mencakup berbagai peran di dunia akademik, industri, dan konsultansi. Ia pernah menjadi profesor di sejumlah universitas, termasuk University of California, San Diego, dan Northwestern University. Di dunia korporasi, ia juga menduduki posisi penting, termasuk sebagai Vice President di Apple dan eksekutif di Hewlett-Packard. Don juga merupakan salah satu pendiri Nielsen Norman Group, konsultan terkemuka yang berfokus pada user experience dan usability. Kontribusinya memberikan pengaruh signifikan terhadap cara para desainer memandang proses perancangan produk dan sistem yang intuitif serta ramah pengguna. DT|UX Summit 2025 menegaskan fokus Indonesia terhadap Human-Centered Design Plus (HCD+). Para pakar seperti Don Norman dan para pejabat menekankan pentingnya empati dan kebijakan yang berpusat pada pengguna/customer. Pencapaian ini mendorong pendidik, pemimpin industri, dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan empati dan pendekatan user-centric dalam inovasi nasional demi mendorong kemajuan.

LAMR dan Dinas Perkim LH Sepakati Desain Tugu Selamat Datang Selatpanjang Riau
Riau
Minggu, 16 November 2025 | 10:36 WIB

LAMR dan Dinas Perkim LH Sepakati Desain Tugu Selamat Datang Selatpanjang

Selatpanjang, katakabar.com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) resmi sepakati desain final Tugu Selamat Datang yang akan dibangun di pintu masuk utama Kota Selatpanjang. Kesepakatan itu diambil saat pertemuan yang digelar di Balai Adat LAMR, Jalan Dorak, Jumat (14/11) malam lalum. Presentasi desain disampaikan oleh konsultan yang ditunjuk Dinas Perkim LH, dan LAMR memberikan sejumlah masukan terkait muatan adat, budaya, dan kearifan lokal Melayu. Di mana masukan tersebut tidak jauh berbeda dengan konsep awal sehingga rancangan akhir dapat disetujui bersama. Kepala Dinas Perkim LH Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, S.T., M.Si., menjelaskan tugu akan dibangun di lokasi strategis, tepatnya di Jalan Tanjung Harapan, persis di depan Gerbang Pelabuhan PT Pelindo. “Dengan posisinya yang berada di pintu masuk Pelabuhan Selatpanjang, pengunjung yang baru tiba akan langsung melihat Tugu Selamat Datang sebagai ikon identitas daerah,” ujar Agustiono. Wujudkan Identitas Budaya Melayu Meranti Ketua I Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Heri Saputra, S.H., menyampaikan pembangunan tugu memiliki makna penting memperkenalkan identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Melayu Kepulauan Meranti. “Pembangunan tugu ini menjadi pengingat bagi siapa pun yang datang dan pergi dari Selatpanjang. Kota ini dikenal sebagai kota sagu, sehingga di sebelah tugu juga akan ditanam pohon sagu sebagai simbol kekayaan alam dan ciri khas daerah,” tutur Datuk Heri. Ia menceritakan, kawasan tugu nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik bagi masyarakat maupun tamu yang berkunjung. Hadir Para Pengurus LAMR Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pengurus LAMR, meliputi Timbalan Ketua Umum I DPH LAMR Datuk Dr. Abu Hanifah, M.Pd. Ketua I DPH LAMR Datuk Heri Saputra, S.H., Datuk Misdar Efendi, S.Pd., Datuk Ibrahim Munir, Datuk Zaini Mahadun, Puan Hj Nuryaningsih, S.Pd., Para pengurus dengan latar belakang teknik dan desain, seperti Datuk Herwanto Herman, S.T., dan Datuk Ikmal Trianda, S.Kom. Mereka hadir mewakili Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., yang berhalangan.

Pertimbangan Desain Ruang Rapat Menarik Ciptakan Atmosfer Kolaboratif dan Kreatif Lingkungan
Lingkungan
Senin, 21 April 2025 | 19:20 WIB

Pertimbangan Desain Ruang Rapat Menarik Ciptakan Atmosfer Kolaboratif dan Kreatif

Jakarta, katakabar.com - 'Pertimbangan Desain untuk Ruang Rapat yang Menarik' oleh Melvin Halpito, Managing Director MLV Teknologi, soroti pentingnya elemen desain yang tepat ciptakan ruang rapat yang mendukung kolaborasi dan kreativitas. Dengan menekankan fleksibilitas tata letak, kenyamanan furnitur, dan integrasi teknologi modern, artikel ini menunjukkan bagaimana ruang rapat yang dirancang dengan baik dapat memaksimalkan partisipasi dan produktivitas. MLV Teknologi menawarkan pendekatan desain yang terpadu dan inovatif sesuai dengan kebutuhan perusahaan masa kini. Merancang ruang rapat yang menarik dan fungsional menjadi fokus penting bagi perusahaan modern. MLV Teknologi, di bawah bimbingan Melvin Halpito, Managing Director, menonjolkan pentingnya desain ruang rapat yang mendukung kolaborasi dan kreativitas di tempat kerja. Dalam artikel terbaru mereka yang dapat diakses di https://mlvteknologi.com/pertimbangan-desain-untuk-ruang-rapat-yang-menarik/, diuraikan bagaimana elemen seperti pencahayaan, tata letak, dan teknologi dapat meningkatkan kualitas rapat. Di era inovasi cepat ini, ruang rapat modern harus memenuhi kebutuhan untuk interaksi dinamis dan fasilitasi komunikasi yang efektif. Ruang yang dirancang dengan baik mendorong peserta untuk berpartisipasi aktif dan berbagi ide tanpa ragu. Melvin Halpito menyoroti "pencahayaan yang baik dan furnitur yang nyaman memainkan peran vital dalam menciptakan suasana positif dan produktif". Desain ruang rapat yang tepat bukan hanya soal estetika, ia harus mencerminkan kultur perusahaan. Visual branding lewat warna dan elemen desain yang sejalan dengan identitas perusahaan dapat memperkuat rasa keterikatan karyawan. Fleksibilitas penataan ruang, seperti penggunaan partisi atau dinding bergerak, memungkinkan adaptasi cepat terhadap berbagai jenis pertemuan. Dalam kolaborasinya dengan interior designer, MLV Teknologi menawarkan pendekatan terpadu yang memastikan setiap aspek ruang rapat dioptimalkan. Mereka memadukan teknologi modern, seperti solusi audio visual dari AV integrator yang andal, untuk menghasilkan presentasi yang efektif dan komunikasi yang jelas. Selain itu, konektivitas yang baik melalui Wi-Fi berkualitas tinggi dan perangkat kolaborasi digital menjadi kunci dalam memastikan semua peserta bisa berinteraksi tanpa hambatan.

Desain Ruang Brainstorming Kelompok Efektif Ciptakan Lingkungan Dorong Kreativitas dan Kolaborasi Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 19 April 2025 | 11:52 WIB

Desain Ruang Brainstorming Kelompok Efektif Ciptakan Lingkungan Dorong Kreativitas dan Kolaborasi

Jakarta, katakabar.com - "Designing Spaces for Effective Group Brainstorming" oleh Melvin Halpito, Managing Director MLV Teknologi, membahas pentingnya menciptakan ruang kerja yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas dan kolaborasi. Dengan menyoroti elemen kunci seperti tata letak fleksibel, teknologi audio-visual, dan suasana yang menginspirasi, artikel ini menjelaskan bagaimana desain ruang yang tepat dapat mengubah cara tim bekerja. Investasi dalam penciptaan lingkungan yang mendukung ini memungkinkan organisasi untuk mendorong ide-ide inovatif dan mencapai hasil yang lebih baik. MLV Teknologi, yang dipimpin Melvin Halpito, Managing Director, perkenalkan inovasi terbaru dalam desain ruang kerja yang dirancang khusus untuk meningkatkan kreativitas dan kolaborasi. Industri modern menuntut ruang brainstorming yang efektif, yang tidak hanya sekadar tempat bertemu, tetapi juga menjadi pusat kreativitas dan solusi inovatif. Menurut artikel terbaru di https://mlvteknologi.com/designing-spaces-for-effective-group-brainstorming/, menciptakan lingkungan brainstorming yang baik dapat merubah cara tim menghasilkan ide dan memecahkan masalah. Dalam desain ini, elemen-elemen seperti tata letak fleksibel, dekorasi inspiratif, dan teknologi canggih menjadi fokus utama. Ruang terbuka dengan furniture yang dapat dipindahkan serta akses ke cahaya alami adalah beberapa contoh bagaimana MLV Teknologi mengubah ruang kerja konvensional menjadi tempat kolaboratif yang dinamis. Hal ini penting untuk membangun suasana yang mendukung kreativitas bersama dan hasil yang kuat. Melvin Halpito dari MLV Teknologi menyatakan, dengan memperhatikan kenyamanan, teknologi, dan dekorasi yang menginspirasi, kita dapat meningkatkan sesi brainstorming secara signifikan. Ruang yang dirancang dengan baik dapat membawa dampak besar pada produktivitas dan hasil kerja tim.

Maxy Academy Ajak Generasi Muda Belajar Digital Ads &amp, Desain Visual Gratis Tekno
Tekno
Sabtu, 01 Maret 2025 | 18:25 WIB

Maxy Academy Ajak Generasi Muda Belajar Digital Ads &amp, Desain Visual Gratis

Jakarta, katakabar.com - Maxy Academy kembali gelar kelas gratis bertajuk Tagar#FreeDayClass sebagai bagian dari komitmennya mendorong peningkatan keterampilan digital di Indonesia, Jumat (28/2) sekitarpukul 16.00 WIB secara daring melalui platform Zoom atau Google Meet. Di era digital yang semakin berkembang pesat, kemampuan dalam digital marketing dan desain visual menjadi kebutuhan mendesak bagi siapa saja yang ingin tetap relevan di dunia kerja. Menurut laporan World Economic Forum, keterampilan digital menjadi salah satu aspek utama yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan industri di masa depan.