Dharmasraya
Sorotan terbaru dari Tag # Dharmasraya
Mantap! Petani Sawit Dapat Pupuk Gratis dan Mobil Angkut Panen dari Pemkab Dharmasraya
Sumbar, katakabar.com - Petani kelapa sawit dapat pupuk gratis dan mobil angkut panen di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Ini bukti Pemkab Dharmasraya, di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, SH, LLM., bersama Wakil Bupati Leliarni, S. Pd, M. Si, yang menghadirkan beragam program langsung ke tangan petani agar produktivitas, dan penghasilan mereka meroket. Lewat dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Pemkab Dharmasraya memberikan bantuan pupuk gratis, perbaikan jalan usaha tani, dan bahkan mobil langsir untuk angkutan hasil panen khusus kebun sawit berusia 4 tahun. Semua dilakukan agar panen bisa cepat dijual tanpa hambatan logistik. Selain itu, ada program replanting bagi sawit tua atau tidak produktif. Setiap hektare mendapatkan dana hingga Rp60 juta untuk bibit unggul, pupuk, pengolahan lahan, dan sarana kebun lainnya. Bahkan, anak-anak petani mendapat perhatian khusus lewat beasiswa hingga perguruan tinggi, menjadikan program ini bukan sekadar jangka pendek, tetapi investasi masa depan keluarga petani. Syarat untuk menikmati semua fasilitas ini cukup sederhana, tetapi tetap jelas. Petani harus tergabung dalam Kelompok Tani minimal 20 anggota, memiliki lahan 50 hektare, dan dokumen kepemilikan berupa Sertifikat atau Alashak. Kebun juga tidak boleh berada di kawasan hutan atau HGU perusahaan. Pemkab memastikan semua warga Dharmasraya memiliki kesempatan yang sama. Bagi petani yang masih bingung atau ragu soal prosedur, bisa langsung datang ke kantor wali nagari setempat. Alternatifnya, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Dharmasraya siap dihubungi di nomor 0853-5646-2272. “Pemkab akan aktif mendorong setiap usulan agar diterima BPDPKS dan cepat direalisasikan. Tujuannya jelas pendapatan petani meningkat, sawit Dharmasraya makin berkualitas, dan ekonomi desa bergerak maju,” kata salah satu pejabat Dinas Pertanian. Program ini jadi bukti nyata petani sawit Dharmasraya kini dimanjakan pemerintah. Dari bantuan pupuk gratis hingga replanting hingga beasiswa anak, semuanya dirancang untuk mendorong kesejahteraan dan produktivitas. Dengan langkah ini, Dharmasraya berpotensi jadi kawasan sawit paling progresif di Sumatera Barat, sekaligus jadi inspirasi bagi daerah lain.
Mentan RI Datang, Dharmasraya Kurangi Ketergantungan pada Sawit Genjot Perkebunan Kopi
Padang, katalabar.com - Menteri Pertanian atau Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, sambangi Padang beberapa hari lalu, benar-benar mendatangkan efek positif ke berbagai provinsi sentra perkebunan di Provinsi Sumatera Barat. Di antara yang merasakan efek positif tersebut, yakni Kabupaten Dharmasraya telah mendapatkan persetujuan dari Mentan RI untuk permohonan pengembangan perkebunan kopi seluas 2.000 hektare. “Persetujuan yang diberikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjadi angin segar bagi pengembangan komoditas pertanian di Ranah Cati Nan Tigo kita ini,” ucap Bupati Kabupaten Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dilansir dari laman Mediaperkebunan.id, Selasa (23/9) siang. Kata Annisa Suci Ramadhani, proyek pengembangan perkebunan kopi di Dharmasraya direncanakan mulai berjalan pada Januari 2026, dengan target dapat terus berkembang hingga mencapai total luas lahan 6.000 hektare Langkah ini, ulas Annisa Suci Ramadhani, diambil Pemkab Dharmasraya sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas, khususnya perkebunan kelapa sawit. “Pemerintah daerah menilai pentingnya memiliki alternatif seperti kopi agar tetap memiliki sumber ekonomi saat harga atau produksi sawit mengalami penurunan,” terangnya. Diversifikasi industri hulu perkebunan ini, sebutnya, diharapkan bisa memerkuat ketahanan ekonomi masyarakat di sekitar perkebunan kopi setempat. "Kopi yang akan ditanam ini dapat dibudidayakan secara tumpang sari dengan tanaman lain, termasuk di dalam kebun sawit yang baru ditanam. Hal ini dinilai sebagai solusi efisien dalam pemanfaatan lahan, sekaligus memberikan hasil yang lebih optimal bagi petani. Selain sawit, kopi juga bisa ditanam bersamaan dengan berbagai jenis tanaman perkebunan lainnya," bebernya. “Selain kopi, potensi pertanian lainnya di Dharmasraya juga dibahas saat kunjungan kerja Menteri Pertanian di Sumbar, di antaranya program cetak sawah baru dan pengembangan jagung,” ulasnya.
Mahyeldi Bilang Di Dharmasraya Layak Didirikan Pabrik Kelapa Sawit
Dharmasraya, katakabar.com - Calon petahana Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi merencanakan pembangunan pabrik pengolahan sawit di Kabupaten Dharmasraya. Selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal, kehadiran pabrik sawit bakal dapat membuka lapangan kerja baru. Saat bertemu masyarakat di Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Sabtu (16/11), Mahyeldi menjelaskan penting pengolahan buah sawit menjadi minyak CPO agar nilai ekonominya lebih tinggi.