Dipuji

Sorotan terbaru dari Tag # Dipuji

Apresiasi Layanan Jemaah Haji 2025, Bupati Rohul Diganjar Pujian Riau
Riau
Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Apresiasi Layanan Jemaah Haji 2025, Bupati Rohul Diganjar Pujian

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Suasana haru, dan kebersamaan selimuti, dan warnai acara Silaturahmi Akbar Jemaah Haji 2025, yang digelar Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Rokan Hulu bersama ratusan jemaah di Aula Rumah Dinas Bupati, Senin (25/8) kemarin. Acara yang dipenuhi suasana kekeluargaan itu dibuka dengan sambutan Ketua Panitia, Dr. HC. H. Yulihesman, S.Ag, M.Pd. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas dukungan penuh Pemkab Rokan Hulu. "Terima kasih kepada Pemkab Rokan Hulu yang telah memberikan fasilitas dan sarana, sehingga kegiatan silaturahmi akbar ini dapat berjalan lancar," ujarnya. Di momentum tersebut, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia atau IPHI Rokan Hulu juga menyampaikan rencana besar untuk meluncurkan program infak. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi dengan Pemkab Rokan Hulu, khususnya mendukung pengembangan syiar Islam di daerah berjuluk 'Negeri Seribu Suluk'. Sebagai ungkapan rasa syukur IPHI Rokan Hulu menyerahkan cendera mata kepada Bupati Rokan Hulu. Penyerahan ini disambut dengan tepuk tangan para jemaah yang hadir. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., singgung perjalanan panjang dan penuh dinamika saat pemberangkatan jemaah haji 2025. Menurutnya, semula keberangkatan jemaah direncanakan melalui jalur darat. Tapi, berkat perjuangan dan upaya serius Pemkab Rokan Hulu, akhirnya jemaah bisa diberangkatkan melalui Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian langsung menuju Bandara Hang Nadim, Batam. "Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan semua pihak, kita bisa merealisasikan keberangkatan dari Bandara Tuanku Tambusai. Ini kebanggaan sekaligus bukti keseriusan kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji," kata Anton. Ia menegaskan, Pemkab berkomitmen agar pola keberangkatan tersebut tetap dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Di suasana yang penuh haru, Bupati Rokan Hulu, Anton tak kuasa menahan air mata saat bercerita mengingat pesan ibundanya sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati. "Beliau berpesan agar jabatan yang saya emban harus bernilai ibadah. Pesan itu selalu menjadi pegangan saya dalam memimpin Rokan Hulu," tutur Anton dengan suara bergetar, membuat suasana ruangan ikut larut keharuan. Acara silaturahmi akbar tersebut ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan untuk keberkahan para jemaah haji, Pemkab Rokan Hulu, serta seluruh masyarakat. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran Pemkab, pengurus IPHI, dan para jemaah.

Ramadhan Fair BEM Polbeng Dipuji Bupati Bengkalis Riau
Riau
Minggu, 16 Maret 2025 | 19:44 WIB

Ramadhan Fair BEM Polbeng Dipuji Bupati Bengkalis

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia atau SDM, Johansyah Syafri hadiri Ramadhan Fair yang ditaja Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Politeknik Negeri Bengkalis, di Gedung Cik Puan, Jalan Hangtuah Bengkalis, Sabtu (15/3) kemarin. Kegiatan angkat tema "Mewujudkan Generasi Islam yang Beriman dan Bertaqwa untuk Meraih Keberkahan Ramadhan" diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh salah satu mahasiswi Politeknik Negeri Bengkalis. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia atau SDM ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga dengan agenda ini bisa dijadikan sebagai sarana silahturahmi antara sesama. "Alhamdulillah, kita sudah berada pada 15 ramadhan 1446 hijiriah, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa buat keluarga besar Politeknik negeri Bengkalis," ujar Johansyah, dilansir dari laman resmi Diskominfotik Bengkalis, Minggu (16/3). Terima kasih kepada keluarga besar dan BEM Politeknik Negeri Bengkalis, kata Johansyah, yang telah mengundang untuk ikut berkumpul dan bersilaturahmi, mudah-mudahan dapat memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan. "Terima kasih telah mengundang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, melalui kegiatan ini mudah-mudahan dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan baik dikalangan Pemerintah, masyarakat, mahasiswa dan juga segenap civitas akademika," harap Johansyah. Lantas, Pak Jo sapaan akrab mantan Kabag Humas Pemkab Bengkalis ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Polbeng Bengkalis, dan berharap untuk terus berkolaborasi demi mewujudkan visi misi Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia.

GAPKI Kalbar Dipuji Bantu Renovasi Gedung Pusat pelatihan Sawit
Sawit
Selasa, 26 November 2024 | 15:16 WIB

GAPKI Kalbar Dipuji Bantu Renovasi Gedung Pusat pelatihan

Pontianak, katakabar. com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Barat terima penghargaan dari Pemprov Kalbar atas kontribusi nyata yang diberikan dalam merenovasi gedung Pusat Pelatihan Kerja Provinsi Kalbar. Penghargaan ini diberikan Pj Gubernur Kalbar, Harisson, kepada Ketua GAPKI Kalbar, Purwati Munir.

Puji Program WEC, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama di Pendanaan dan Riset Lifestyle
Lifestyle
Senin, 17 Juni 2024 | 22:46 WIB

Puji Program WEC, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama di Pendanaan dan Riset

Semarang, katakabar.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendorong peningkatan pemberdayaan perempuan melalui berbagai kegiatan wirausaha. Lantaran, potensi perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya cukup besar. "Lebih dari 60 persen pelaku UMKM adalah perempuan. Ini menunjukkan perempuan itu ulet, lebih tahan, dan semangatnya luar biasa," ujar Sumarno di sela acara Final Day and Awarding Night Women Ecosystem Catalyst (WEC) di Openaire Resto Semarang, pada Kamis (6/6) malam lalu. WEC program yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) bersama Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah. Kata Sumarno, Pemerintah Provinsi atau Pemprov Jateng terus berupaya memfasilitasi pelaku UMKM agar dapat terus berkembang. Salah satunya dengan menggelar event pameran, pelatihan, dan program lainnya dengan menggandeng Bank Indonesia, Sampoerna, maupun stakeholder terkait. Di momen itu, Ia megapresiasi kegiatan WEC. Program ini dinilai mengajarkan perempuan wirausaha tentang pembuatan produk berkualitas, tata kelola keuangan bisnis, branding, perluasan jaringan pemasaran, dan lainnya. "Hasil kegiatan ini dapat membangun ekosistem usaha yang baik. Nanti teman-teman bakal dihubungkan dengan para pengusaha-pengusaha yang sukses," jelasnya. Menurut Sumarno, selain menjadi sarana pemberdayaan UMKM dan startup, program WEC menjadi bagian dari mengurangi angka pengangguran. "Ini program yang luar biasa," sebut Sumarno. Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa dan Sumber Daya Alam Kementerian Perkonomian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Musdhalifah Machmud mengapresiasi program tersebut. "Kita bakal menjadi penggerak ekonomi negara," tutur Musdhalifah kepada para peserta. Ia mengaku sudah melihat secara langsung bagaimana pelatihan wirausaha yang diadakan Pemerintah Jateng dengan Sampoerna. "Kita yakin kita bisa capai dengan mentor-mentor yang keren-keren. Saya yakin pencapaiannya keren banget. Acaranya santai tapi sangat berisi," imbuhnya. Negara, ucap Musdhalifah, masih membutuhkan lebih banyak lagi wirausaha. Untuk itu, ia usul agak program tersebut dapat dikembangkan ke wilayah yang lebih luas. "Kalau perlu kita kembangan program ini lebih luas lagi supaya banyak kesempatan anak-anak kita untuk dapat pengetahuan yang bermanfaat," terang Musdhalifah. Direktur Pendanaan Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ajeng Arum Sari menimpi, ada peluang wirausaha berkolaborasi dengan para peneliti BRIN. "Kita punya program pendanaan startup. Kita bisa mendorong mbak-mbak yang ada di sini untuk berkolaborasi dengan periset dari BRIN sehingga hasil risetnya terbukti secara ilmiah," bebernya. Dijelaskan, BRIN mempunyai skema pendanaan untuk startup yang nilainya mencapai Rp300 juta per tahun dengan durasi pengerjaan maksimal 2 tahun. "Kami punya lebih dari 10 ribu peneliti, jangan khawatir kalau tidak ada peneliti di bidang pangan, teknologi, bidang apapun pasti ada," tandas Ajeng.