Dupoin

Sorotan terbaru dari Tag # Dupoin

Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman di Pekan Pertama April 2026 Nasional
Nasional
Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:10 WIB

Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman di Pekan Pertama April 2026

Jakarta, katakabar.com - PT Dupoin Futures Indonesia bakal gelar kegiatan brand activation dalam rangka Car Free Day (CFD) di kawasan FX Sudirman, Jakarta, Minggu (5/3) nanti. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan awareness serta mendekatkan layanan kepada masyarakat pasca momentum Lebaran. Di kegiatan ini, Dupoin Futures akan menghadirkan booth interaktif yang berlokasi di area depan FX Sudirman, Jakarta. Tim Dupoin Futures akan terlibat langsung dalam menyapa, serta berinteraksi dengan pengunjung, baik di dalam booth maupun di area sekitar. Seluruh tim juga akan mengenakan atribut berlogo perusahaan guna menciptakan visibilitas brand yang lebih kuat dan menarik perhatian masyarakat. Melalui aktivasi ini, pengunjung berkesempatan untuk mengenal industri perdagangan berjangka lebih dekat melalui berbagai aktivitas interaktif. Di antaranya adalah mencoba langsung demo platform trading, berdiskusi dengan analis maupun perwakilan Dupoin Futures, serta mengikuti kuis singkat seputar insight trading. Sebagai bentuk apresiasi, pengunjung yang berpartisipasi akan mendapatkan goodie bag edukatif yang disesuaikan dengan hasil kuis yang diikuti. Taufan selaku Direktur Marketing Dupoin Futures, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan brand visibility, tetapi juga untuk memberikan pengalaman edukatif yang mudah dipahami oleh masyarakat luas. “Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih interaktif dan relevan bagi masyarakat dalam mengenal konsep perdagangan berjangka. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan literasi finansial sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap industri ini,” kata Taufan. Kegiatan ini usung konsep yang menggabungkan unsur edukasi, engagement, dan experience dalam satu rangkaian aktivitas. Dengan memanfaatkan momentum Car Free Day yang ramai dikunjungi masyarakat, Dupoin Futures optimistis dapat menjangkau audiens yang lebih luas secara langsung. Melalui brand activation ini, Dupoin Futures menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendorong literasi finansial serta memperkenalkan perdagangan berjangka sebagai salah satu instrumen investasi dan teregulasi dengan baik di Indonesia.

Harga Emas Masih Kuat, Analis Dupoin Ingatkan Risiko Koreksi Jangka Pendek Internasional
Internasional
Kamis, 18 Desember 2025 | 18:10 WIB

Harga Emas Masih Kuat, Analis Dupoin Ingatkan Risiko Koreksi Jangka Pendek

Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia (XAU/USD) saat ini dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren kenaikan, seiring respons pelaku pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat serta perkembangan situasi geopolitik global. Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai bahwa pergerakan emas saat ini masih berada dalam fase bullish yang cukup kuat, meskipun tetap perlu diwaspadai potensi koreksi dalam jangka pendek. Pada perdagangan Selasa (16/12) lalu, harga emas sempat mengalami pembalikan arah setelah pasar mencerna laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan adanya pelemahan di sektor tenaga kerja. Kondisi tersebut mendorong harga emas naik hingga mencapai level tertinggi harian di sekitar $4.335. Tetapi, tekanan aksi ambil untung membuat harga kembali terkoreksi dan ditutup melemah sekitar 0,23 persen, dengan posisi bertahan di kisaran $4.296. Andy Nugraha menjelaskan dari sisi teknikal, kombinasi pola candlestick serta indikator Moving Average saat ini masih memperlihatkan sinyal penguatan tren bullish pada XAU/USD. "Struktur pergerakan harga dinilai masih mencerminkan dominasi pembeli, sehingga peluang kenaikan tetap terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support krusial," ujarnya. Untuk pergerakan saat ini, Andy memproyeksikan jika dorongan beli berlanjut, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance di sekitar $4.348. Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa kegagalan menembus level tersebut dapat memicu koreksi teknikal, dengan potensi penurunan awal mengarah ke area support di sekitar $4.294. Pada perdagangan Rabu (17/12), emas tercatat bergerak menguat secara terbatas. XAU/USD diperdagangkan di kisaran $4.315 setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah harian di sekitar $4.271. Penguatan ini terjadi seiring pasar kembali merespons laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) menunjukkan hasil yang beragam, di mana jumlah angkatan kerja meningkat di atas ekspektasi, sementara tingkat pengangguran justru naik ke level tertinggi sejak 2021. Laporan tersebut dinilai membuka peluang bagi pelonggaran kebijakan moneter lanjutan. Namun demikian, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga pada Januari 2026 masih tergolong rendah, yakni di kisaran 25 persen. Di sisi lain, data Penjualan Ritel AS dari Biro Sensus menunjukkan bahwa belanja konsumen stagnan secara bulanan pada Oktober, mencerminkan tekanan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, serta barang impor yang terdampak kebijakan tarif. Sementara, meredanya ketegangan geopolitik turut menahan laju penguatan emas. Adanya laporan kemajuan dalam perundingan damai antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi Amerika Serikat sedikit mengurangi minat terhadap aset safe haven. Optimisme dari pejabat Ukraina serta pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai peluang tercapainya kesepakatan damai membuat arus dana ke emas cenderung terbatas. Ke depan, pelaku pasar akan menantikan rilis data inflasi AS serta Klaim Pengangguran Awal, menjelang publikasi Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE). Andy Nugraha menilai, selama ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter dan kondisi ekonomi global masih berlanjut, pergerakan harga emas berpotensi tetap fluktuatif dengan kecenderungan menguat dalam jangka pendek.

Dupoin RIF 2025: Dorong Transparansi dan Kepercayaan di Pasar Keuangan Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 19 Oktober 2025 | 09:39 WIB

Dupoin RIF 2025: Dorong Transparansi dan Kepercayaan di Pasar Keuangan Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Sebagai upaya perkuat transparansi dan kepercayaan publik terhadap industri perdagangan berjangka di Indonesia, Dupoin Indonesia gelar Dupoin Regulatory Insight Forum (RIF) 2025 usung tema “Memperkuat Kepercayaan dan Transparansi di Pasar Keuangan Indonesia.” Forum ini menjadi wadah penting yang mempertemukan para pemangku kepentingan, mulai dari regulator hingga pelaku industri keuangan, untuk berdiskusi secara terbuka mengenai langkah konkret dalam membangun ekosistem pasar yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta ini terdiri dari nasabah Dupoin dan berbagai perwakilan industri yang antusias mengikuti sesi interaktif bersama para regulator. Empat narasumber utama dari lembaga regulator nasional turut hadir dalam forum ini, yakni: Yazid Kanca Surya, Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX) Tirta Karma Senjaya, S.Si., M.SE, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Bimahyunaidi Umayah, Kepala Divisi Pengawasan Keuangan Derivatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yoanita Historiani, Deputi Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia (BI) Di sesi diskusi, Yoanita Historiani dari Bank Indonesia menekankan pentingnya sinergi antarotoritas untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk derivatif. “Kami terus menjaga koordinasi lintas otoritas agar pengawasan semakin efektif dan perlindungan konsumen semakin kuat. Pelaku industri seperti Dupoin juga memiliki peran penting untuk menyampaikan edukasi yang benar dan sesuai dengan profil investornya,” jelasnya. Ia menambahkan kebijakan BI selalu diarahkan untuk memperkecil kesenjangan antara masyarakat dan pelaku industri demi menciptakan pasar keuangan yang inklusif dan berdaya saing. Sementara, Matheus Hendro, Kepala Biro Pengawasan dan Penindakan BAPPEBTI, menyoroti pentingnya edukasi untuk menekan maraknya investasi bodong dan fenomena FOMO di kalangan masyarakat. “Banyak nasabah yang belum memahami apa yang sebenarnya mereka masuki di industri ini. Ketika harga emas naik, banyak yang langsung membeli tanpa analisis mendalam, tetapi saat harga turun baru muncul kebingungan. Masyarakat perlu memahami risiko sejak awal, dan inilah mengapa literasi seperti ini harus dilakukan secara rutin agar masyarakat paham dari awal sebelum terjun ke perdagangan berjangka,” ucapnya. Selain itu, Yazid Kanca Surya, Direktur Utama JFX, menegaskan penguatan literasi digital menjadi prioritas di tengah pesatnya pertumbuhan investasi online. “Kami terus mendorong literasi tentang perdagangan berjangka, baik untuk masyarakat umum maupun untuk para Wakil Pialang (WP). Kami rutin mengadakan talkshow, webinar, dan bekerja sama dengan universitas untuk memberikan edukasi yang tepat kepada mahasiswa dan calon investor. Edukasi yang baik harus dimulai dari sumber pertama, yaitu pihak yang mengenalkan informasi kepada calon nasabah,” ujarnya. Sedang, Bimahyunaidi Umayah dari OJK menegaskan pentingnya transparansi dan tata kelola yang baik di sektor derivatif. “Dalam pengawasan kami, transparansi dan tata kelola yang baik menjadi fondasi utama bagi kepercayaan publik. Setiap pelaku industri perlu memastikan bahwa kegiatan usahanya tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga berorientasi pada perlindungan konsumen,” tuturnya. Dari sisi pelaku industri, Gunawan Herman, Direktur Utama Dupoin Indonesia, menegaskan regulasi bagian penting menciptakan kepercayaan publik. “Regulasi adalah perlindungan. Karena dalam industri ini, kepercayaan adalah segalanya. Kepatuhan terhadap regulator sudah menjadi bagian dari budaya kerja kami, mulai dari penerapan prinsip anti pencucian uang hingga transparansi dalam setiap proses,” kats Gunawan Herman, Direktur Utama Dupoin Indonesia. Menurutnya, forum ini digelar bukan sebagai ajang promosi, melainkan bentuk komitmen Dupoin dalam mempererat hubungan antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat. “Kepercayaan tidak bisa dibangun sendiri. Harus bersama regulator, bursa, pelaku industri, dan masyarakat. Forum ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan transparansi dan memperkuat kepercayaan di pasar berjangka Indonesia,” tukasnya. Forum ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Dupoin untuk mendorong praktik keuangan yang etis dan berkelanjutan. Melalui diskusi dan sesi berbagi pengetahuan, Dupoin mendorong para pelaku industri agar lebih aktif dalam meningkatkan literasi, memperkuat tata kelola, dan memastikan keselarasan regulasi. Inisiatif ini juga menunjukkan dukungan Dupoin terhadap Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan, sejalan dengan agenda pembangunan ekonomi nasional. Dupoin meyakini semakin tinggi literasi dan kesadaran masyarakat terhadap legalitas, semakin kuat pula fondasi industri berjangka untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Rally Emas Berlanjut, Analis Dupoin Sebut Tren Bullish Masih Solid Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 08:00 WIB

Rally Emas Berlanjut, Analis Dupoin Sebut Tren Bullish Masih Solid

Jakarta, katakabar.com - Harga emas melanjutkan reli ke rekor tertinggi di US$4.056 per troy ons. Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai tren bullish emas masih kuat, didukung kombinasi faktor teknikal dan fundamental seperti pemangkasan suku bunga The Fed serta ketidakpastian politik AS. Harga emas (XAU/USD) masih menunjukkan potensi penguatan pada perdagangan hari ini setelah mencatatkan reli selama tiga sesi berturut-turut. Logam mulia tersebut sempat menyentuh rekor tertinggi baru di level US$4.056 per troy ons pada Rabu (8/10), naik lebih dari 1,70 persen dalam satu hari. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, lonjakan harga emas yang sudah mencapai 54 persen sepanjang tahun ini merupakan hasil dari kombinasi kuat antara faktor teknikal, dan fundamental yang masih menopang tren bullish. Dari sisi teknikal, Andy menjelaskan berdasarkan pola candlestick dan indikator Moving Average, tren kenaikan XAU/USD masih terjaga dengan baik. “Harga emas saat ini masih bergerak di atas area support utama dan belum menampilkan tanda pembalikan arah yang signifikan. Jika tekanan beli berlanjut, bukan tidak mungkin emas kembali menguji level US$4.056 atau bahkan menembus level yang lebih tinggi,” ujarnya. Tapi, ia menambahkan jika momentum menguat mulai melemah, maka potensi koreksi bisa membawa harga turun ke sekitar US$3.986 per troy ons. Sementara dari sisi fundamental, reli emas kali ini didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Pada Kamis (9/10), harga emas stabil di kisaran US$4.010 setelah terkoreksi ringan dari puncaknya di US$4.059 pada sesi perdagangan Asia. Para investor masih mencari perlindungan pada aset safe haven di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan politik Amerika Serikat. Krisis penutupan pemerintahan (government shutdown) AS yang telah berlangsung selama sembilan hari tanpa kesepakatan antara Partai Republik dan Demokrat memperburuk sentimen pasar. Bahkan, pemerintahan Presiden Donald Trump memperingatkan tidak adanya jaminan pembayaran bagi pegawai federal selama masa penutupan tersebut. Kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) juga menjadi katalis utama penguatan harga emas. Bank sentral AS baru saja memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan bulan September, penurunan pertama sejak akhir 2024 dan memberi sinyal akan ada dua kali pemangkasan tambahan hingga akhir tahun ini. Berdasarkan data CME FedWatch, pasar memperkirakan ada 78% peluang penurunan suku bunga lagi pada Desember mendatang. Secara historis, kebijakan suku bunga rendah mendorong kenaikan harga emas karena mengurangi biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti logam mulia. Meski demikian, penguatan harga emas masih dihadapkan pada hambatan dari meredanya ketegangan di Timur Tengah. Presiden AS, Trump mengumumkan tercapainya tahap awal kesepakatan damai antara Israel dan Hamas, termasuk rencana pembebasan sandera dalam waktu 72 jam. Walau implementasinya masih belum pasti, kabar ini sedikit mengurangi permintaan ekstrem terhadap aset safe haven seperti emas. Menariknya, reli harga emas berlangsung di tengah penguatan Dolar AS, di mana indeks DXY naik 0,45 persen ke level 99,00, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun AS turun tipis ke 4,113 persen. Penurunan imbal hasil riil AS yang secara historis berbanding terbalik dengan harga emas turut memperkuat daya tarik logam kuning ini.

Data NFP Picu Lonjakan Harga Emas, Ini Prediksi Analis Dupoin Default
Default
Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:25 WIB

Data NFP Picu Lonjakan Harga Emas, Ini Prediksi Analis Dupoin

Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) melonjak tajam lebih dari 1,5 persen, Jumat (1/8), disebabkan rilisnya data tenaga kerja AS yang mengecewakan dan meningkatnya ketegangan antara Rusia dan AS. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, kombinasi antara lemahnya data Nonfarm Payrolls atau NFP, dan memburuknya situasi geopolitik mendorong investor untuk kembali memilih emas sebagai aset safe haven. Rilis NFP menunjukkan penambahan lapangan pekerjaan di bulan Juli hanya mencapai 73.000, jauh di bawah perkiraan pasar yang mengantisipasi angka 110.000. Selain itu, tingkat pengangguran di AS juga naik dari 4,1 persen menjadi 4,2 persen, yang menunjukkan perlambatan ekonomi AS mungkin lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya. Andy menjelaskan, kondisi ini meningkatkan kemungkinan Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, yang secara historis menjadi pemicu naiknya harga emas. Meski begitu, Andy mengingatkan bahwa ada potensi koreksi harga emas karena dolar AS sempat menguat pada awal sesi Asia, Senin (4/8). Penguatan ini terjadi akibat rebound teknikal pasca tekanan berat dari rilis data NFP. Akibatnya, harga emas sempat turun dan menguji level sekitar $3.360. Secara teknikal, Andy menilai bahwa tren bullish masih mendominasi pergerakan emas. Hal ini tercermin dari pola candlestick yang terbentuk di akhir pekan dan dukungan indikator Moving Average yang mengarah ke atas. Dengan momentum ini, peluang emas untuk kembali naik sangat terbuka, dengan target resistance terdekat di sekitar $3.363. Tapi, jika harga tidak mampu mempertahankan tren naik dan justru mengalami koreksi lebih dalam, maka level support terdekat berada di area $3.338. Andy juga mengingatkan pentingnya mengamati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan perdagangan AS, karena kedua faktor ini dapat memicu lonjakan volatilitas pasar. Salah satu faktor geopolitik yang turut menjadi sorotan adalah kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Tarif sebesar 35 persen diberlakukan terhadap berbagai produk impor dari negara mitra dagang, termasuk Kanada dan Tiongkok. Ketegangan pun meningkat setelah AS mengirimkan kapal selam nuklir sebagai reaksi atas komentar keras dari pihak Rusia.

Dupoin Terdaftar Resmi di Bank Indonesia Pelaku Derivatif PUVA Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 02 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Dupoin Terdaftar Resmi di Bank Indonesia Pelaku Derivatif PUVA

Jakarta, katakabar.com - Kabar gembira PT Dupoin Futures Indonesia cetak tonggak penting dalam kiprahnya di industri finansial. Perusahaan kini telah mendapatkan pengakuan resmi dari Bank Indonesia sebagai Pelaku Derivatif PUVA atau Pasar Uang dan Valuta Asing. Penetapan ini dikukuhkan melalui Surat Registrasi Nomor.27/378/DPPK/Srt/B, yang secara resmi menetapkan status Dupoin sebagai Pialang Berjangka dan Peserta Sistem Perdagangan Alternatif. Pencapaian ini semakin memperkuat legalitas operasional dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Dupoin. Hal ini juga menegaskan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan regulasi nasional yang ditetapkan otoritas terkait. Dengan masuknya Dupoin dalam daftar resmi Bank Indonesia, perusahaan kini berada pada posisi strategis untuk menyediakan layanan finansial yang lebih aman, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Terdaftarnya Dupoin di Bank Indonesia merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan trading yang legal, aman, dan berstandar tinggi. Ini adalah langkah strategis yang menegaskan posisi Dupoin sebagai pialang berjangka yang tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga kuat secara tata kelola dan kepatuhan,” kata perwakilan manajemen Dupoin. Dengan status barunya sebagai Pelaku Derivatif PUVA, seluruh kegiatan bisnis Dupoin kini berada dalam kerangka regulasi yang diatur oleh Peraturan Bank Indonesia Nomor 6 Tahun 2024. Selain itu, seluruh operasional perusahaan tetap berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti. Tak hanya itu, pada kuartal pertama tahun ini, Dupoin juga berhasil memperoleh peringkat Grade A+++ dari Bappebti – skor tertinggi dalam sistem penilaian berkala terhadap pialang berjangka nasional. Kini, dengan terdaftarnya Dupoin di Bank Indonesia, aspek legalitas dan kualitas layanannya semakin terjamin, memperkuat posisi perusahaan di mata masyarakat dan pelaku pasar. Dukungan Regulasi dari Tiga Lembaga, Jaminan Perlindungan Nasabah Dengan pencapaian ini, Dupoin menjadi salah satu dari segelintir perusahaan pialang di Indonesia yang telah mendapat verifikasi resmi dari tiga lembaga otoritas utama: Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, dan Bank Indonesia. Tiga pengesahan ini menjadi indikator kuat bahwa layanan dan aktivitas Dupoin berjalan secara transparan, bertanggung jawab, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik.

Dupoin Gandeng Ken Handersen Bahas Strategi Saham dan Forex 2025 Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 04 Juni 2025 | 19:08 WIB

Dupoin Gandeng Ken Handersen Bahas Strategi Saham dan Forex 2025

Jakarta, katakabar.com - Mengawali tahun 2025, Dupoin mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kolaborasi eksklusif bersama salah satu figur publik di dunia keuangan. Di sebuah acara tatap muka yang diadakan di The Premiere Lounge, kawasan SCBD Jakarta, di pertengahan Mei 2025 lalu, Dupoin menggandeng Ken Handersen influencer ternama di bidang finansial sekaligus pendiri komunitas investasi Gatherich dan Investorich. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Dupoin dalam memajukan literasi finansial. Tidak hanya menyediakan layanan dan teknologi trading, Dupoin juga berupaya membangun komunitas yang kuat dan memberikan kontribusi positif terhadap edukasi keuangan masyarakat. Di sesi utama, Ken Handersen membawakan materi berjudul "Strategi Menghadapi Pasar Saham dan Forex 2025". Ia membedah berbagai faktor makroekonomi yang mempengaruhi arah pasar global, mulai dari dinamika suku bunga, tensi geopolitik, hingga volatilitas harga komoditas. Selain itu, Ken memberikan pandangan tentang sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan pada tahun ini. Ia membagikan pendekatan analisis fundamental yang ia gunakan dalam membuat keputusan investasi. Di luar sisi teknikal, Ken turut menekankan pentingnya keberadaan komunitas investasi sebagai sarana berbagi pengalaman, menumbuhkan semangat kolaboratif, serta memperkuat mentalitas saat menghadapi fluktuasi pasar. Nilai-nilai inilah yang konsisten ia bawa melalui komunitas yang ia bangun. Sesi berikutnya diisi Andy Nugraha, analis dari tim Dupoin, yang membawakan topik “Psikologi Trading: Menaklukkan Emosi di Pasar Finansial.” Dalam paparannya, Andy menjelaskan bagaimana emosi seperti rasa takut, serakah, dan terlalu percaya diri sering kali menjadi hambatan terbesar dalam mencapai hasil konsisten. Ia mengajak peserta untuk memahami pentingnya disiplin menjalankan trading plan, memiliki pola pikir yang profesional, serta melakukan manajemen risiko dengan objektif.

Dupoin Resmi Terdaftar di OJK, Semakin Kuat dalam Regulasi Keuangan Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 20 April 2025 | 22:00 WIB

Dupoin Resmi Terdaftar di OJK, Semakin Kuat dalam Regulasi Keuangan

Jakarta, katakabar.com - PT Dupoin Futures Indonesia umumkan perusahaan kini resmi memperoleh izin prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK sebagai Perantara Pedagang Efek Derivatif Keuangan. Izin ini diperoleh melalui Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT) pada 10 Februari 2025, dan diterbitkan pada 25 Maret 2025, sebagai tindak lanjut dari Undang Undang PPSK. Pencapaian ini memperkuat posisi Dupoin sebagai pialang terpercaya di Indonesia. Komitmen Dupoin dalam Keamanan dan Kredibilitas Sebagai platform trading yang terus berkembang, Dupoin selalu mengutamakan aspek legalitas dan perlindungan bagi penggunanya. Di bawah pengawasan OJK, Dupoin semakin memperkuat akuntabilitas operasionalnya dan memastikan setiap aktivitas perdagangan dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh regulator keuangan nasional. Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan Herman menyatakan, pendaftaran dan perizinan dari OJK merupakan bukti komitmen kami dalam memberikan layanan trading yang aman dan sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Kami ingin memastikan setiap nasabah merasa nyaman dan percaya saat bertransaksi di platform kami," ujarnya. Manfaat berinvestasi di Dupoin dengan adanya pengawasan dari OJK, Nasabah mendapatkan berbagai manfaat, seperti: 1. Keamanan Terjamin: Seluruh aktivitas investasi di Dupoin mengikuti standar regulasi yang ketat. 2. Kepercayaan yang Lebih Tinggi: Status legalitas ini semakin meningkatkan kredibilitas Dupoin di mata para trader dan investor. 3. Layanan yang Profesional: Didukung oleh regulasi yang jelas, Dupoin menawarkan layanan yang lebih aman dan terpercaya. Dengan diperolehnya Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT) pada 10 Februari 2025 sebagai tindak lanjut dari Undang Undang PPSK, Dupoin kini beroperasi di bawah pengawasan tiga lembaga, yakni Bappebti, OJK dan Bank Indonesia. Hal ini semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap keamanan dan legalitas aktivitas trading di Dupoin.