PTPN I Latih Pemandu Wisata TNGL Implementasi Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara Wisata
Wisata
Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB

PTPN I Latih Pemandu Wisata TNGL Implementasi Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara

Langkat, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Holding Perkebunan Nusantara terus perkuat kontribusi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Di antaranya lewat pelatihan pemandu wisata profesional di Bukit Lawang, pintu gerbang utama Taman Nasional Gunung Leuser, yang digelar PTPN I Regional 1, di pekan kedua November 2025 lalu. Total 50 peserta, meliputi pemandu wisata lokal dan anggota Perhimpunan Pramuwisata Indonesia (PPI), mengikuti pelatihan angkat tema “Heroes of Hospitality: Menjaga Alam, Menyapa Dunia”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan BenihBaik.com sebagai mitra pelaksana CSR tersertifikasi. Region Head PTPN I Regional 1, Wispramono Budiman membuka kegiatan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Sinergi antara Perusahaan dengan lingkungan sekitar menjadi keharusan dan tugas moral Perusahaan. Untuk itu, kami merasa ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi kawasan pariwisata di Kabupaten Langkat agar lebih baik lagi. Kita semua ingin masyarakat mendapat manfaat maksimal, tetapi alam lingkungan tetap lestari,” ujar Wispramono. Program pelatihan ini bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM sektor pariwisata. BenihBaik.com menyusun program pelatihan tiga materi utama, pertama, Etika Pariwisata dan Keramahan Lokal, disampaikan Gilang Ahmad Fauzi, pakar pariwisata inklusif. Kedua, Rescue dan Pertolongan Pertama (P3K), disampaikan oleh Azhar, praktisi keselamatan wisata, dan Fotografi Handphone untuk Promosi Pariwisata, untuk melatih peserta memanfaatkan smartphone dalam dokumentasi wisata. Wispramono menekankan ketiga materi tersebut merupakan elemen dasar yang wajib dimiliki pemandu wisata alam, terutama di kawasan berisiko tinggi seperti Taman Nasional Gunung Leuser. “Objek wisata di sini berbasis alam, sehingga masuk kategori risiko tinggi. Para pramuwisata harus paham betul penanganan keselamatan. Sedang fotografi handphone adalah keterampilan penting agar pemandu tidak gaptek dan mampu mendukung promosi wisata,” jelasnya. Investasi Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi Direktur Utama PTPN I, Teddy Yarman Danas, menyampaikan inisiatif ini merupakan praktik nyata dari filosofi bisnis berkelanjutan yang dianut perusahaan. “Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, khususnya Bukit Lawang adalah aset alam luar biasa yang harus dijaga. Pelatihan ini bukan hanya sekadar program TJSL, tetapi investasi jangka panjang pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Dengan pemandu wisata yang profesional dan berwawasan konservasi, kita memastikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan ekosistem DAS sebagai warisan untuk generasi mendatang,” tegas Teddy. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menimpali kegiatan ini perkuat pilar Environmental dan Social dalam strategi ESG yang diterapkan Holding Perkebunan Nusantara.

PTPN IV Regional V Bersama Polres Landak Panen Perdana Jagung Tumpang Sari Sawit
Sawit
Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:16 WIB

PTPN IV Regional V Bersama Polres Landak Panen Perdana Jagung Tumpang Sari

Ngabang, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo, Regional V Ngabang, bersama Kepolisian Resor (Polres) Landak, melaksanakan panen perdana jagung tumpang sari di lahan seluas 20 hektar, pasnya di Afdeling 4, Kebun Ngabang. Jagung yang mulai ditanam sejak 2 Mei 2025 lalu oleh jajaran Polres Landak ini, kini mulai dipanen sekitar satu hektar. Hal ini sebagai bukti nyata kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Landak. Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., menyampaikan, kegiatan demplot jagung ini langkah konkret dukung program pemerintah perkuat ketahanan pangan. “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polres Landak dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Semoga hasil panen ini dapat memberi manfaat, menjadi contoh, sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian di wilayahnya,” ujarnya. Kata AKBP Devi, panen perdana ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah, yang salah satunya menekankan peningkatan produktivitas pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Sementara, Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, melalui Manajer Kebun Ngabang, Janri Ginting sampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Polres Landak. “Kerja sama ini membuktikan perkebunan sawit juga dapat dikembangkan dengan sistem tumpang sari yang memberi manfaat lebih luas. Kami berharap program seperti ini dapat berkelanjutan dan menjadi model kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucap Janri.

Kolaborasi Entitas Holding Perkebunan Nusantara Warnai Peringatan HUT ke 80 RI Nasional
Nasional
Jumat, 22 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Kolaborasi Entitas Holding Perkebunan Nusantara Warnai Peringatan HUT ke 80 RI

Jakarta, katakabar.com - PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara atau PT KPBN, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, turut serta pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Agro Plaza, Jakarta, Minggu (17/8) lalu. Upacara berlangsung khidmat dengan partisipasi berbagai entitas Holding Perkebunan Nusantara, yakni PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Perkebunan Nusantara I, PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo), PT KPBN, Jasa Tania, serta Dana Pensiun Perkebunan atau DAPENBUN. Seluruh peserta mengenakan atasan batik dan tenun sebagai simbol kebanggaan terhadap identitas budaya bangsa. Hadir pula jajaran Direksi dari masing-masing entitas Holding Perkebunan Nusantara, yang memberikan teladan serta meneguhkan semangat kebangsaan di lingkungan perusahaan. Rangkaian kegiatan semakin meriah usai upacara dengan digelarnya Fun Games antar entitas yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Acara juga dirangkaikan dengan peluncuran PTPN Carbon Hub sebagai wujud komitmen Holding Perkebunan Nusantara terhadap keberlanjutan lingkungan, serta peluncuran Vending Machine sebagai inovasi pelayanan di lingkungan Agro Plaza. Selain itu, diumumkan pula para pemenang lomba pre-event yang telah digelar sebelumnya. Suasana peringatan HUT RI semakin semarak dengan penampilan band performance serta ditutup dengan pembagian doorprize bagi peserta yang beruntung.

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Sosial Melalui PTPN IV PalmCo Nasional
Nasional
Kamis, 17 Juli 2025 | 19:53 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Sosial Melalui PTPN IV PalmCo

Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo, terus pertegas peran sosialnya di tengah masyarakat. Sepanjang Semester I 2025, perusahaan telah menyalurkan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) senilai Rp16,78 miliar yang disebar ke ratusan titik di berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Aceh, Jawa hingga Sulawesi. Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga penanggulangan bencana. Mulai dari pembangunan dan renovasi masjid, musholla, gereja, ruang kelas, hingga penyediaan air bersih, serta program pencegahan stunting dan masih banyak objek bantuan lainnya. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan program sosial perusahaan sebagai bukti nyata untuk membangun Indonesia dari desa-desa. "Kami ingin memastikan kehadiran perusahaan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Tidak hanya lewat kontribusi ekonomi, tapi melalui penguatan sisi sosial, pendidikan, dan spiritual," ujarnya di Jakarta, di akhir pekan pekan kedua Juli 2025. Kata Jatmiko, seluruh kegiatan TJSL dilakukan secara terukur dengan prinsip legacy sosial dan keterlibatan aktif dari masyarakat serta pendekatan yang partisipatif dan akuntabel. "Program-program bantuan ini adalah kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat sekitar, yang pada prinsipnya kebutuhan yang paling mendesak itulah yang kami dahulukan," ucapnya, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Rabu siang. Meski menggelontorkan dana hingga miliaran rupiah, PTPN IV PalmCo mengklaim keseluruhan program dirancang dengan asas manfaat jangka panjang. Jatmiko menyebut, nilai Rp16 miliar itu bukanlah angka akhir. “Kami menargetkan hingga akhir tahun 2025, nilai realisasi bisa mencapai lebih dari Rp30 miliar. Yang lebih penting dari jumlahnya adalah dampak yang ditimbulkan,” tegasnya.